Pick Me Artinya Apa? Makna Bahasa Gaul dan Contohnya

4 September 2026
pick me artinya

Istilah pick me sering muncul di TikTok, Instagram, X, hingga percakapan sehari-hari. Tapi sebenarnya, pick me artinya apa?

Istilah ini memang berasal dari bahasa Inggris. 

Namun, pick me artinya bisa berbeda tergantung konteks penggunaannya.

Supaya tidak salah menggunakannya, yuk pahami arti pick me, ciri-cirinya, contoh penggunaannya, hingga perbedaannya dengan sikap percaya diri.

 

 

Arti Pick Me Secara Harfiah dalam Bahasa Inggris

Kata pick memiliki beberapa arti dalam bahasa Inggris. 

Salah satu arti yang paling umum adalah “memilih” atau to choose. 

Sementara itu, me adalah object pronoun yang berarti “aku” atau “saya”. 

Cambridge Dictionary juga mencantumkan pick sebagai kata kerja (verb) yang dapat digunakan untuk memilih seseorang atau sesuatu.

Contohnya:

Pick me for your team! = Pilih aku untuk timmu!

Please pick me to answer the question. = Tolong pilih saya untuk menjawab pertanyaan.

Why did you pick me? = Kenapa kamu memilih aku?

Jadi, ketika digunakan dalam kalimat biasa, pick me tidak selalu memiliki makna negatif.

Maknanya berubah ketika istilah tersebut digunakan sebagai slang.

 

Pick Me Artinya Apa dalam Bahasa Gaul?

Dalam bahasa gaul, pick me adalah istilah untuk seseorang yang dianggap terlalu berusaha mendapatkan perhatian, penerimaan, atau validasi dari orang lain, terkadang dengan menampilkan dirinya sebagai sosok yang lebih berbeda atau lebih baik dibandingkan orang lain.

Merriam-Webster mendefinisikan pick-me sebagai istilah slang bernada merendahkan untuk seseorang yang mencari perhatian dan persetujuan dengan perilaku yang dianggap tidak tulus atau terlalu berusaha agar diterima.

Istilah yang paling sering ditemui adalah pick me girl.

Pick me girl biasanya merujuk pada perempuan yang dianggap berusaha memperoleh perhatian atau validasi, terutama dari laki-laki, dengan menonjolkan bahwa dirinya “berbeda dari perempuan lain”. 

Dalam beberapa kasus, perilaku tersebut juga disertai dengan merendahkan perempuan lain.

Misalnya:

“Aku tuh beda sama cewek lain. Aku nggak suka dandan dan lebih suka main game sama cowok.”

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan tidak menyukai makeup atau menyukai game. 

Kalimat tersebut baru bisa dianggap memiliki kesan pick me jika digunakan untuk membuat diri sendiri terlihat lebih unggul sekaligus merendahkan kelompok lain.

Karena itu, konteks sangat penting saat memahami pick me artinya dalam bahasa gaul.

 

Baca Juga: Core Artinya Apa? Makna Bahasa Gaul dan Contohnya di Tiktok

 

Ciri-Ciri Perilaku yang Sering Disebut Pick Me

Tidak ada daftar resmi mengenai perilaku pick me. 

Namun, dalam penggunaan sehari-hari, istilah ini sering dikaitkan dengan beberapa perilaku berikut:

  • Sering membandingkan diri dengan orang lain, terutama untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih menarik atau berbeda.
  • Mencari validasi secara berlebihan, misalnya terus berharap mendapat pujian, perhatian, atau pengakuan dari kelompok tertentu.
  • Merendahkan orang lain agar terlihat lebih unggul, seperti mengatakan bahwa kebiasaan atau minat orang lain buruk sementara pilihannya sendiri lebih baik.
  • Menyesuaikan kepribadian secara berlebihan agar disukai seseorang atau kelompok tertentu.
  • Menunjukkan bahwa dirinya “tidak seperti orang lain” untuk mendapatkan perhatian.
  • Berpura-pura menyukai sesuatu karena ingin diterima atau dianggap menarik oleh orang tertentu.

Namun, satu perilaku saja tidak cukup untuk langsung memberi seseorang label pick me. 

Istilah ini juga bersifat subjektif dan sering digunakan sebagai ejekan di media sosial.

 

Contoh Pick Me dalam Kehidupan Sehari-Hari

Supaya lebih mudah memahami arti pick me, berikut beberapa contoh situasi yang sering diasosiasikan dengan istilah tersebut.

 

1. Contoh Pick Me dalam Percakapan

Misalnya, beberapa teman sedang membicarakan hobi.

Nina: “Aku baru mulai belajar fotografi. Ternyata seru juga.”

Dina: “Aku lebih suka menggambar karena bisa dilakukan di rumah.”

Rara: “Aku sih nggak suka ikut tren seperti kalian. Aku beda dari kebanyakan orang. Makanya orang-orang biasanya lebih suka berteman denganku.”

Dalam contoh tersebut, memiliki hobi yang berbeda bukanlah perilaku pick me.

Kesan pick me muncul ketika Rara membandingkan dirinya dengan orang lain dan menggunakan perbedaan tersebut untuk membuat dirinya terlihat lebih menarik atau lebih unggul.

 

2. Contoh Pick Me di Media Sosial

Contoh lain bisa muncul melalui caption atau komentar seperti:

“Orang-orang sekarang cuma ikut tren. Untung aku nggak seperti mereka dan selalu punya selera sendiri.”

Memiliki selera pribadi tentu bukan sesuatu yang salah.

Namun, kalimat tersebut bisa dianggap memiliki kesan pick me karena seseorang menonjolkan dirinya dengan cara merendahkan atau menganggap pilihan orang lain lebih rendah.

Contoh lainnya:

“Aku nggak pernah ikut drama seperti orang-orang lain. Makanya semua orang lebih nyaman berteman denganku.”

Masalahnya bukan pada seseorang yang merasa dirinya tenang atau tidak suka konflik, melainkan pada cara ia membandingkan dirinya dengan orang lain untuk mendapatkan penilaian positif.

 

3. Contoh Pick Me dalam Lingkungan Pertemanan

Misalnya, sekelompok teman sedang menentukan tempat makan.

Lia: “Kita makan pasta saja, yuk!”

Sarah: “Boleh. Atau mau burger?”

Maya: “Aku mah apa saja. Nggak ribet seperti kalian. Makanya orang-orang biasanya lebih nyaman kalau ada aku.”

Maya sebenarnya boleh saja merasa dirinya fleksibel dalam memilih makanan.

Namun, ketika sifat tersebut digunakan untuk membandingkan dirinya dengan teman-temannya demi mendapatkan penilaian positif, ucapannya bisa terdengar seperti perilaku pick me.

 

Contoh-contoh ini juga menunjukkan bahwa memahami bahasa Inggris tidak selalu cukup dengan menerjemahkan kata satu per satu. 

Istilah seperti pick me punya makna yang sangat bergantung pada konteks percakapan dan budaya penggunaannya.

Nah, itulah kenapa kemampuan bahasa Inggris penting banget untuk dimiliki, bukan cuma buat ngerti artinya, tapi beneran paham konteks dan cara pakainya. 

Karena di era sekarang, bahasa Inggris bukan opsional, tapi kebutuhan wajib yang bikin kamu selangkah lebih siap untuk bersaing di masa depan, dibandingkan yang nggak.

design new banner 2026

Sparks English bisa jadi partner tepat buat kamu yang mau beneran lancar bahasa Inggris dalam 6 bulan! 

Metodenya fun dan interaktif, jadi belajar nggak bakal terasa kayak hafalan yang membosankan.

Kurikulumnya berbasis CEFR, standar internasional yang bikin progress belajar lebih terarah dan terukur. 

Setiap sesi berlangsung di kelas semi-private bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher, jadi pronunciation-mu terbentuk secara natural dan ada lebih banyak kesempatan buat langsung praktek.

Mulai Rp70 ribuan per kelas, in this economy worth it banget, nggak nguras dompet!

Coba dulu lewat free trial class dan klaim diskon 1 jutanya sebelum berakhir!

 

Apakah Semua Orang yang Ingin Terlihat Berbeda Disebut Pick Me?

Tidak. Memiliki selera, hobi, pendapat, atau kepribadian yang berbeda tidak otomatis membuat seseorang menjadi pick me.

Seseorang boleh tidak mengikuti tren. Anak juga boleh menyukai hobi yang berbeda dari teman-temannya. 

Bahkan, berani memiliki pendapat sendiri justru bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengenal dirinya dengan baik.

Perbedaannya terletak pada alasan dan cara seseorang menunjukkan perbedaan tersebut.

Misalnya:

“Aku lebih suka main basket daripada nonton film.”

Kalimat itu hanya menyampaikan preferensi.

Bandingkan dengan:

“Aku tidak seperti anak-anak lain yang cuma suka nonton film. Aku lebih keren karena suka basket.”

Pada contoh kedua, seseorang tidak hanya menyampaikan minatnya, tetapi juga menggunakan perbedaan tersebut untuk menempatkan dirinya lebih tinggi dari orang lain.

Jadi, bukan soal berbeda atau tidak. Konteks dan cara menyampaikannya yang perlu diperhatikan.

 

Baca Juga: Arti Chill dalam Bahasa Inggris dan Gaul + Contoh Kalimatnya

 

Perbedaan Pick Me dan Percaya Diri

Sekilas, perilaku pick me terkadang terlihat seperti rasa percaya diri karena sama-sama melibatkan keberanian menunjukkan diri.

Padahal keduanya berbeda.

 

1. Percaya Diri Tidak Harus Merendahkan Orang Lain

Orang yang percaya diri dapat menghargai kemampuan atau pilihan dirinya sendiri tanpa harus menjatuhkan orang lain.

Contohnya:

“I love playing basketball. It’s my favorite sport.”

Kalimat tersebut hanya menunjukkan kesukaan seseorang terhadap basket.

Berbeda dengan:

“I love basketball. I’m not like other girls who only care about shopping.”

Kalimat kedua menggunakan minat terhadap basket untuk membandingkan diri dengan perempuan lain.

 

2. Pick Me Lebih Berkaitan dengan Pencarian Validasi

Perilaku yang disebut pick me biasanya dikaitkan dengan keinginan mendapatkan perhatian, penerimaan, atau validasi.

Seseorang mungkin mengubah cara berbicara, pendapat, atau minatnya supaya dianggap lebih menarik oleh kelompok tertentu.

Sementara itu, rasa percaya diri tidak selalu membutuhkan persetujuan dari orang lain.

 

3. Memiliki Minat yang Berbeda Bukan Selalu Berarti Pick Me

Seorang anak perempuan boleh menyukai sepak bola. 

Anak laki-laki juga boleh menyukai memasak. 

Seseorang boleh tidak menyukai tren yang sedang ramai.

Semua itu adalah preferensi pribadi.

Perilaku tersebut baru berpotensi disebut pick me ketika seseorang sengaja menggunakan perbedaan tersebut untuk mencari validasi sekaligus menjatuhkan orang lain.

 

Contoh Kalimat Menggunakan Pick Me

Berikut adalah contoh penggunaan kata pick me dalam kalimat bahasa Inggris dan bahasa Indonesia sesuai dengan konteksnya:

 

1. Contoh Kalimat Pick Me dalam Bahasa Inggris

Berikut lima contohnya:

  1. “People called her a pick me because she kept putting other girls down to get attention.”
  2. “Having different hobbies doesn’t automatically make someone a pick me.”
  3. “Don’t change your personality just to get someone’s approval and end up looking like a pick me.”
  4. “They called her a pick me girl, but she was simply sharing what she genuinely liked.”
  5. “That comment sounded a little pick-me because he kept comparing himself with everyone else.”

Dari contoh tersebut terlihat bahwa pick me bisa digunakan sebagai kata benda maupun sebagai ungkapan untuk menggambarkan perilaku tertentu.

 

2. Contoh Kalimat Pick Me dalam Bahasa Indonesia

Berikut contoh penggunaannya dalam percakapan bahasa Indonesia:

  1. “Dia disebut pick me karena terus membandingkan dirinya dengan teman-temannya untuk mendapat perhatian.”
  2. “Punya hobi yang berbeda bukan berarti kamu pick me.”
  3. “Komentarnya dianggap pick me karena merendahkan orang lain supaya dirinya terlihat lebih baik.”
  4. “Jangan langsung menyebut seseorang pick me hanya karena pilihan dan hobinya berbeda.”
  5. “Istilah pick me sebaiknya digunakan dengan hati-hati karena bisa terdengar seperti ejekan.”

Jadi, pick me artinya “pilih aku” jika diterjemahkan secara harfiah. 

Namun, dalam bahasa gaul, pick me adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dianggap terlalu berusaha mendapatkan perhatian atau validasi.

 

Baca Juga: Apa Itu Yapping? Artinya dalam Bahasa Gaul & Penggunaannya

 

Kosakata bahasa Inggris memang terus berkembang, terutama karena pengaruh media sosial. 

Karena itu, memahami sebuah kata tidak cukup hanya mengetahui terjemahannya. 

Kamu juga perlu belajar kapan dan dalam situasi apa sebuah ungkapan digunakan.

design new banner 2026

Di les bahasa Inggris Sparks English, kamu belajar lewat kelas yang fun, interaktif, dan disesuaikan dengan usia serta proficiency level. 

Kamu diajak aktif speaking sehingga bahasa Inggris tidak hanya dipelajari, tapi juga benar-benar digunakan.

Kamu juga bebas pilih jadwal kelas tersedia dan lokasi center terdekat yang bikin jadwal belajar lebih fleksibel.

Masih banyak juga benefit lain yang bisa didapatkan saat belajar di Sparks English seperti free extra sessions, student kit, hingga konsultasi professional teacher.

Lebih dari 25.000 students sudah buktikan hasilnya, saatnya giliran kamu!

Daftar free trial class–nya sekarang atau bisa juga booking instan langsung cuma 1 menit!

Author:

Topik:

Share article: