Apa Itu Past Participle? Penggunaan, Rumus, dan Contoh Kalimat

15 July 2026
past participle

Saat belajar grammar bahasa Inggris, kita akan mengenal berbagai bentuk kata kerja.

Salah satu yang paling sering digunakan adalah past participle atau verb 3.

Past participle memiliki peran penting karena digunakan dalam banyak jenis kalimat, mulai dari perfect tense hingga passive voice.

Ingin paham lebih jauh? Mari simak artikel ini!

 

 

Apa Itu Past Participle?

Past participle adalah salah satu dari tiga bentuk utama kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris, yaitu base form (bentuk dasar), past simple (bentuk lampau sederhana), dan past participle (bentuk ketiga).

Pada verb reguler biasanya dibentuk dengan menambahkan -ed, namun untuk verb irregular memiliki bentuk khusus.

Di dalam penggunaannya, past participle tidak berdiri sendiri sebagai kata kerja utama, ia dipakai bersama kata bantu (auxiliary verb) seperti have, has, had, atau be.

Rumus dasar past participle untuk verb reguler: base form + -ed (contoh: play menjadi played).

 

Bentuk-Bentuk Past Participle

Past participle dibagi menjadi dua bentuk utama, regular verb dan irregular verb.

 

Regular Verb (Kata Kerja Beraturan)

Regular verb adalah kata kerja yang past participle-nya dibentuk dengan menambahkan -ed, -d, atau -ied pada bentuk dasar kata kerja (infinitive).

Rumus past participle regular verb: Verb 1 + -ed = Past Participle (V3)

Beberapa aturan terkait regular verb adalah:

  • Jika verb berakhiran -e, tambah -d saja (contoh: love menjadi loved).
  • Jika berakhiran konsonan + y, ganti y jadi -ied (contoh: study menjadi studied).
  • Jika satu suku kata dengan konsonan akhir, gandakan konsonan + -ed (contoh: stop menjadi stopped).

 

Contoh regular verb yang sering digunakan beberapa diantaranya adalah:

 

Base Form (V1)Simple Past (V2)Past Participle (V3)Arti
WatchWatchedWatchedMenonton
ListenListenedListenedMendengarkan
DiscussDiscussedDiscussedMembahas
PullPulledPulledMenarik
StartStartedStartedMemulai
FryFriedFriedMenggoreng
EncourageEncouragedEncouragedMendorong

 

Irregular Verb (Kata Kerja Tidak Beraturan)

Irregular verb adalah kata kerja yang tidak mengikuti aturan -ed. 

Bentuk past participle-nya harus dihafalkan karena bisa berubah total.

Contoh irregular verb yang sering digunakan beberapa diantaranya adalah:

 

Base Form (V1)Simple Past (V2)Past Participle (V3)Arti
ChooseChoseChosenMemilih
DoDidDoneMelakukan
SwimSwamSwumBerenang
SeeSawSeenMelihat
GrowGrewGrownTumbuh
GiveGaveGivenMemberi
ForgetForgotForgottenLupa

 

Penggunaan dan Contoh Past Participle

Berikut penjelasan mendalam dengan contoh past participle.

 

1. Sebagai Kata Kerja dalam Perfect Tense

Past participle dipakai dengan have/has/had untuk menunjukkan aksi yang sudah selesai dalam perfect tense.

Ada tiga jenis utama:

 

Present Perfect Tense

Present perfect tense merujuk pada aksi lampau yang relevan sekarang.

Rumusnya Subject + have/has + past participle.

Contoh kalimat:

  • She has finished her homework. (Dia sudah menyelesaikan PR-nya.)
  • They have eaten breakfast. (Mereka sudah sarapan.)

 

Past Perfect Tense

Past perfect tense menjelaskan kejadian yang sudah selesai sebelum kejadian lain di masa lalu.

Rumusnya Subject + had + past participle.

Contoh kalimat:

  • He had left before I arrived. (Dia sudah pergi sebelum aku datang.)
  • We had studied English. (Kami sudah belajar bahasa Inggris.)

 

Future Perfect Tense

Future perfect tense digunakan untuk menyatakan kejadian yang akan sudah selesai di masa depan.

Rumusnya Subject + will have + past participle.

Contoh kalimat:

  • She will have completed the test. (Dia akan sudah menyelesaikan ujian.)
  • They will have gone home. (Mereka akan sudah pulang.)

 

2. Sebagai Adjective (Kata Sifat)

Past participle sering digunakan untuk menjelaskan perasaan atau kondisi suatu benda sebagai kata sifat (adjective).

Contoh kalimat:

  • I am tired. (Aku lelah.)
  • The movie was interesting and exciting. (Film itu menarik dan seru.)

 

3. Sebagai Kata Kerja Passive Voice

Digunakan dengan be (is/was/will be + past participle) untuk fokus pada objek di dalam passive voice.

Contoh kalimat:

  • The cake was made by my mom. (Kue itu dibuat oleh ibuku.)
  • The door is opened every morning. (Pintu itu dibuka setiap pagi.)

 

4. Sebagai Participial Phrase

Past participle digunakan sebagai participial phrase untuk memberikan informasi tambahan dalam kalimat agar lebih pendek.

Contoh kalimat:

  • Broken by the wind, the window fell. (Karena rusak oleh angin, jendela itu jatuh.)
  • Finished with homework, she played games. (Setelah selesai mengerjakan PR, dia bermain.)

 

5. Digunakan dalam Conditional If Type 3

If conditional type 3 digunakan untuk kejadian yang tidak mungkin terjadi di masa lalu.

Rumusnya If + had + past participle, would have + past participle.

Contoh kalimat:

  • If I had studied, I would have passed the exam. (Jika aku belajar, aku pasti lulus.)
  • If she had left earlier, she would have arrived on time. (Jika dia berangkat lebih awal, dia akan tepat waktu.)

 

Apa Bedanya Past dan Past Participle?

Banyak orang mengira past dan past participle adalah bentuk kata kerja yang sama.

Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam kalimat, meskipun pada beberapa verb bentuknya memang terlihat sama.

Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan.

Past (Verb 2) digunakan untuk menyatakan kejadian yang sudah terjadi di masa lalu, sedangkan past participle (Verb 3) digunakan dalam perfect tense, kalimat pasif (passive voice), atau sebagai kata sifat (adjective).

 

Past (Verb 2)Past Participle (Verb 3)
Digunakan pada Simple Past Tense.Digunakan pada Perfect Tense dan Passive Voice.
Menunjukkan tindakan yang sudah terjadi di masa lampau.Menunjukkan tindakan yang sudah selesai atau hasil dari suatu tindakan.
Tidak memerlukan auxiliary verb seperti have, has, atau had.Biasanya digunakan bersama have, has, had, atau be.

 

Baca Juga: Conditional Sentence: 4 Tipe, Fungsi, dan Contoh Terlengkap

 

Nah, itulah pembahasan kita mengenai past participle yang akan membantu dalam membuat kalimat yang benar dan percaya diri berbicara bahasa Inggris.

Jika kamu merasa belajar secara teori saja kurang cukup, yuk bergabung di kursus bahasa Inggris Sparks English!

 

Very New Banner SEO Sparks English 2026 (1)

Sparks English tahu metode paling efektif agar grammar mudah dimengerti dan bisa diaplikasikan langsung dalam percakapan sehari-hari.

Kurikulumnya berbasis internasional CEFR dan fokus juga pada peningkatan speaking skill kamu agar lebih percaya diri berbahasa Inggris.

Biaya per kelasnya terjangkau, mulai Rp70 ribu aja bisa belajar dalam kelas semi-private dibimbing native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT!

Coba dulu lewat kelas trial gratisnya sekarang, sekaligus konsultasi level kemampuan bahasa Inggrismu secara gratis!

Author:

Topik:

Share article: