Ada satu istilah dalam bahasa Inggris yang menjelaskan kalimat pendek yang diselipkan di akhir pertanyaan, itu adalah question tag.
Contohnya “You’re happy, aren’t you?”.
Bentuknya akan sering sekali kita temukan dalam percakapan sehari-hari.
Nah, lalu bagaimana penggunaannya? Mari simak di sini!
- Apa Itu Question Tag?
- Fungsi Menggunakan Question Tag?
- Rumus Question Tag
- Contoh Question Tag dan Jenis Penggunaannya
Apa Itu Question Tag?
Question tag adalah pertanyaan pendek yang ditambahkan di akhir sebuah pernyataan (declarative sentence).
Tujuannya bukan untuk menanyakan informasi baru, melainkan untuk mengubah pernyataan tersebut menjadi sebuah pertanyaan konfirmasi.
Biasanya, question tag terdiri dari auxiliary verb (kata kerja bantu) dan subject pronoun.
Contoh question tag: You are happy, aren’t you? (Kamu bahagia, kan?)
Dalam bahasa Indonesia, question tag sering diterjemahkan sebagai “kan?”, “ya?”, atau “bukan?”.
Fungsi Menggunakan Question Tag?
Question tag punya banyak fungsi dalam komunikasi.
Berikut penjelasannya.
1. Melakukan Konfirmasi
Fungsi utama question tag adalah meminta konfirmasi atas pernyataan yang kita yakini benar.
Ini menjadi cara kita bisa memverifikasi informasi dengan sopan.
Contoh: “You finished your homework, didn’t you?” (Artinya: Kamu sudah selesai PR-mu, kan?)
2. Menunjukkan Ketertarikan
Membantu menunjukkan bahwa kita mendengarkan dan tertarik pada apa yang dibicarakan lawan bicara.
Contoh: You went to the zoo yesterday, didn’t you? (Kamu pergi ke kebun binatang kemarin, ya?)
3. Mengajak Lawan Bicara Sependapat
Digunakan untuk membangun koneksi dengan mencari persetujuan dari orang lain.
Contoh: The ice cream is delicious, isn’t it? (Es krimnya enak sekali, bukan?)
4. Menjaga Percakapan Tetap Hidup
Dalam percakapan sehari-hari, question tag membantu percakapan tidak terasa kaku atau satu arah.
Contoh: It’s a nice day, isn’t it? (Hari ini cerah, ya?)
Baca Juga: Collocation: Pengertian, 7 Jenis, dan Contoh Collocation Lengkap
Rumus Question Tag
Rumusnya sederhana, gunakan auxiliary verb yang sama atau sesuai dari kalimat utama, tapi balik polaritasnya (positif jadi negatif, atau sebaliknya).
Jika kalimat utama positif, question tag negatif, dan vice versa.
Subject-nya sama dengan kalimat utama.
1. Menggunakan Auxiliary Verb
Auxiliary verb (seperti do, does, is, have) dari kalimat utama diulang di question tag, dengan tambahan “not” jika negatif.
Contoh: “She plays soccer, doesn’t she?” (Artinya: Dia main sepak bola, kan?)
2. Menyesuaikan Tenses
Question tag menyesuaikan tenses kalimat utama.
Berikut tabel lengkap tenses beserta contohnya:
|
Tenses |
Contoh Kalimat Positif | Question Tag |
Arti Lengkap |
| Present Simple | You eat breakfast, | don’t you? | Kamu sarapan, kan? |
| Present Continuous | They are playing, | aren’t they? | Mereka sedang main, ya? |
| Present Perfect | He has finished, | hasn’t he? | Dia sudah selesai, kan? |
| Past Simple | We watched a movie, | didn’t we? | Kita nonton film, ya? |
| Past Continuous | She was sleeping, | wasn’t she? | Dia sedang tidur, kan? |
| Future (will) | It will rain, | won’t it? | Hujannya bakal turun, ya? |
3. Menyesuaikan Subject Pronoun
Subject pronoun di question tag sama dengan kalimat utama.
|
Subject Pronoun |
Contoh Kalimat Positif | Question Tag |
Arti Lengkap |
| I | I am smart, | aren’t I? | Aku pintar, kan? |
| You | You like candy, | don’t you? | Kamu suka permen, ya? |
| He | He runs fast, | doesn’t he? | Dia lari cepat, kan? |
| She | She draws well, | doesn’t she? | Dia gambar bagus, ya? |
| It | It is sunny, | isn’t it? | Cuacanya cerah, kan? |
| We | We go to school, | don’t we? | Kita sekolah, ya? |
| They | They eat pizza, | don’t they? | Mereka makan pizza, kan? |
Baca Juga: 15 Proverbs atau Peribahasa Bahasa Inggris Umum dan Artinya
Contoh Question Tag dan Jenis Penggunaannya
Berikut contoh kalimat question tag berdasarkan jenis kalimat, lengkap dengan arti:
1. Kalimat Positif
Kalimat utama positif, question tag negatif.
- “The cake is delicious, isn’t it?” (Kue ini enak, kan?)
- “Kids love cartoons, don’t they?” (Anak-anak suka kartun, ya?)
2. Kalimat Negatif
Kalimat utama negatif, question tag positif.
- “You don’t like vegetables, do you?” (Kamu nggak suka sayur, ya?)
- “It isn’t raining, is it?” (Nggak hujan, kan?)
3. Kalimat Imperative
Pada imperative sentence, gunakan “will you” atau “won’t you”.
- “Close the door, will you?” (Tutup pintunya, ya?)
- “Help me, won’t you?” (Bantu aku, dong?)
4. Kalimat Ajakan
Untuk ajakan santai, sering pakai “shall we?”.
- “Let’s go to the park, shall we?” (Ayo ke taman, yuk?)
- “Let’s eat now, shall we?” (Ayo makan sekarang, yuk?)
5. Kalimat dengan Modal Verb
Pada kalimat dengan modal verb seperti can, must, should.
- “You can swim, can’t you?” (Kamu bisa berenang, kan?)
- “We must study, mustn’t we?” (Kita harus belajar, ya?)
Baca Juga: Subjunctive: Pengertian, Jenis Tenses, dan Contoh Subjunctive Mood
Sekarang kamu udah kebayang cara pakai question tag di kalimat nyata.
Tinggal satu nih tantangannya, yaitu berani dan terbiasa pakai pas ngomong.
Kalau kamu mau latihan speaking sambil grammar-nya dibenerin real time, kursus bahasa Inggris Sparks English tempatnya!
Di sini kamu dilatih speaking aktif lewat diskusi dan role play, jadi kamu terbiasa pakai langsung secara spontan dan natural.
Dengan biaya kursus mulai Rp70 ribu per sesi, kamu akan dibimbing langsung oleh native teacher dan guru profesional lho.
Kalau kamu penasaran ingin coba cara belajarnya, free trial class bisa jadi langkah awal yang pas.
Daftar sekarang ya karena kuota terbatas!



