“Dia udah struggle banget buat masuk SMP itu, tapi ternyata belum diterima.”
Mungkin kamu sering dengar dari teman atau baca di medsos kalimat yang pakai kata “struggle” kayak tadi.
Sederhananya, struggle artinya “berusaha keras” atau “menghadapi kesulitan dalam melakukan sesuatu”.
Kata struggle sebenarnya punya beberapa makna dan cara pakai yang perlu kamu tahu juga.
Yuk, simak penjelasan lengkap arti struggle, jenis katanya, sampai contoh-contoh kalimatnya di artikel ini!
Struggle Artinya Apa?
Menurut Oxford Learner’s Dictionary, struggle artinya berusaha keras melakukan sesuatu yang susah atau ketika sedang menghadapi banyak masalah.
Kata ini sering muncul saat seseorang menghadapi sesuatu yang nggak mudah, entah itu tugas sekolah yang rumit atau situasi sulit lainnya.
Kalau ada yang bilang “I’m struggling with this”, artinya dia lagi kesulitan atau berjuang menghadapi sesuatu.
Struggle adalah kata yang cukup fleksibel karena bisa dipakai buat hal serius kayak perjuangan hidup, sampai hal sehari-hari kayak susah bangun pagi.
Struggle Termasuk Kata Apa?
Struggle bisa berfungsi sebagai dua jenis kata dalam bahasa Inggris, bisa verb (kata kerja) dan bisa juga noun (kata benda).
Bentuknya sama persis, yang membedakan cuma posisinya di dalam kalimat.
1. Struggle sebagai Verb
Sebagai verb, struggle berarti “berjuang” atau “berusaha keras melakukan sesuatu”, biasanya saat menghadapi kesulitan atau hambatan.
Contoh: She struggled to open the jar. (Dia berjuang keras untuk membuka toples itu.)
Bentuk katanya juga berubah tergantung waktu kejadiannya, misalnya jadi “struggles” kalau ceritanya tentang dia (he/she), atau “struggled” kalau kejadiannya lampau.
2. Struggle sebagai Noun
Sebagai noun, struggle berarti “perjuangan” atau “usaha keras” itu sendiri, sebagai sebuah hal atau kondisi.
Contoh: Learning a new language can be a real struggle. (Belajar bahasa baru bisa jadi sebuah perjuangan yang berat.)
Bagaimana Cara Menggunakan Struggle dalam Kalimat?
Meski bisa berdiri sendiri, struggle lebih sering dipakai bareng preposition tertentu buat menjelaskan konteksnya secara spesifik.
Berikut pola-pola yang paling sering dipakai.
1. Struggle to + Verb
Pola ini dipakai buat menjelaskan usaha keras melakukan suatu tindakan.
Kata setelah “to” harus kata kerja bentuk dasar, misalnya “to finish”, “to understand”, atau “to survive”.
Contoh: He struggled to finish his homework before dinner. (Dia berjuang keras menyelesaikan PR-nya sebelum makan malam.)
2. Struggle with + Noun atau Gerund
Pola ini dipakai buat menunjukkan kesulitan menghadapi sesuatu, baik itu benda, situasi, maupun aktivitas.
Setelah “with” bisa diisi kata benda seperti pada contoh pertama, atau kata kerja + ing kalau yang dihadapi itu sebuah aktivitas.
Contoh: I always struggle with math problems. (Aku selalu kesulitan dengan soal matematika.)
Contoh gerund: She struggles with speaking in public. (Dia kesulitan berbicara di depan umum.)
Baca Juga: Apa Itu Gerund? 6 Tipe Fungsi, Contoh, dan Bedanya dengan Infinitive
3. Struggle for + Noun
Pola ini dipakai buat menjelaskan tujuan dari perjuangan itu sendiri, jadi fokusnya ke sesuatu yang ingin dicapai.
Contoh: They struggled for freedom during the war. (Mereka berjuang demi kebebasan selama masa perang itu.)
4. Struggle against + Noun
Pola ini dipakai buat menggambarkan perjuangan melawan sesuatu, dan bedanya sama “for” ada di arahnya: “for” itu menuju sesuatu yang diinginkan, “against” itu melawan sesuatu yang menghalangi.
Contoh: The team struggled against strong competitors. (Tim itu berjuang melawan kompetitor-kompetitor yang tangguh.)
Kalau udah ngerti dengan keempat cara pakai struggle dalam kalimat, kamu tinggal sering-sering menggunakannya dalam conversation agar makin terbiasa.
Biar makin nempel dalam jangka panjang, latihan yang konsisten dan terstruktur akan sangat membantu lho!

Sparks English siap bantu kamu mengasah kemampuan bahasa Inggris secara konsisten dengan kurikulum berbasis CEFR.
Materinya disampaikan dengan metode fun & interactive biar kamu bisa belajar banyak grammar dan vocab kayak “struggle” ini dengan cara menyenangkan.
Mulai dari Rp70 ribuan aja per kelas, kamu udah bisa belajar di kelas semi-private bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher, yang juga bantu pronunciation makin natural.
Hasilnya sudah terbukti bantu 25.000+ students lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan!
Penasaran gimana serunya? Coba dulu free trial class dan jangan sia-siakan diskon Rp1 jutanya karena kuota terbatas!
Contoh Kalimat Struggle dan Artinya
Biar lebih paham konteksnya, ini 10 contoh kalimat yang menggunakan kata “struggle” lengkap dengan artinya.
- Struggle is a normal part of learning something new. (Berjuang adalah hal wajar saat belajar sesuatu yang baru.)
- She struggles to wake up early every morning. (Dia kesulitan bangun pagi setiap hari.)
- Many students struggle with pronunciation at first. (Banyak siswa kesulitan dengan pengucapan di awal belajar.)
- He struggled with the difficult exam. (Dia kesulitan menghadapi ujian yang sulit itu.)
- The workers struggled for fair wages. (Para pekerja berjuang demi upah yang adil.)
- It was a real struggle to finish the marathon. (Itu benar-benar sebuah perjuangan untuk menyelesaikan maraton.)
- Don’t be afraid to struggle when you’re learning something new. (Jangan takut berjuang saat kamu sedang belajar hal baru.)
- They struggled against the strong wind on their way home. (Mereka berjuang melawan angin kencang dalam perjalanan pulang.)
- Struggling with a problem can actually help you understand it better. (Berjuang menghadapi sebuah masalah sebenarnya bisa membantumu memahaminya lebih baik.)
- After a long struggle, she finally passed her English test. (Setelah perjuangan panjang, dia akhirnya lulus tes bahasa Inggrisnya.)
Apa Perbedaan Struggle dan Struggling?
Struggle adalah bentuk dasar kata, bisa berfungsi sebagai verb atau noun, semetara struggling adalah bentuk -ing dari struggle, dan fungsinya lebih fleksibel lagi.
Struggling bisa jadi bagian dari continuous tense.
Contoh: I am struggling with grammar right now. (Aku lagi kesulitan dengan grammar sekarang.)
Struggling juga bisa berfungsi sebagai gerund alias kata benda.
Contoh: Struggling is part of the learning process. (Berjuang adalah bagian dari proses belajar).
Selain itu, struggling bisa juga jadi adjective yang menempel di depan noun.
Contoh: Struggling students need extra support (Siswa yang sedang kesulitan butuh dukungan ekstra).
Jadi bedanya bukan soal arti, tapi soal fungsi dan posisinya di kalimat.
Sinonim Struggle dalam Bahasa Inggris
Selain struggle, ada beberapa kata lain yang maknanya mirip dan bisa dipakai bergantian tergantung konteks.
- Strive: berusaha keras mencapai sesuatu, biasanya konotasinya lebih positif.
- Try: mencoba melakukan sesuatu, lebih umum dan netral.
- Endeavor: berupaya keras, kesannya lebih formal.
- Strain: memaksakan diri sampai batas kemampuan, sering dipakai untuk konteks fisik.
- Grapple: bergulat dengan masalah atau isu yang rumit.
- Wrestle: bergumul, mirip grapple, sering dipakai untuk konflik batin.
- Labor: bekerja keras dengan susah payah.
- Toil: bekerja keras dan melelahkan dalam waktu lama.
Ungkapan Bahasa Inggris yang Menggunakan Struggle
Struggle juga sering muncul dalam berbagai ungkapan bahasa Inggris sehari-hari.
- Struggle to survive: berjuang untuk bertahan hidup.
- Struggle with something: kesulitan menghadapi sesuatu.
- Struggle against the odds: berjuang melawan keadaan yang sulit atau nggak menguntungkan.
- A struggle for power: perebutan atau perjuangan memperebutkan kekuasaan.
- An uphill struggle: perjuangan yang berat, seperti mendaki tanjakan curam.
- Struggle through something: berhasil melewati sesuatu meski dengan susah payah.
Baca Juga: Support Artinya Apa? Ini Contoh Kalimat dan Penggunaannya!
Di kehidupan nyata, akan ada banyak struggle yang harus kita hadapi, entah saat belajar di sekolah, masuk kuliah, kerja, hingga ngejar pencapaian-pencapaian besar nantinya.
Salah satu cara jadi lebih tangguh menghadapi struggle-struggle itu adalah dengan punya skill bahasa Inggris yang mumpuni.
Bahasa Inggris adalah investasi skill masa depan yang nggak akan sia-sia, karena bisa membuka peluang untuk kamu masuk sekolah favorit, berprestasi hingga level internasional, hingga jadi modal karier cemerlang di masa depanmu.
Sparks English adalah kursus bahasa Inggris dengan kurikulum internasional CEFR berbasis aktivitas kreatif yang bikin belajar jadi lebih seru dan interaktif.
Mulai dari Little Sparks yang fokus pada vocabulary, phonics, dan kepercayaan diri speaking, Sparks Kid dengan kelas interaktif dan proyek kreatif, hingga Sparks Teen yang menggunakan pendekatan group discussion dan problem solving.
Sebelum mulai kelas, kamu akan ikut placement test dulu biar levelnya cocok dengan kemampuanmu sehingga materi pasti mudah dipahami.
Apalagi ada free extra sessions tiap pekan bareng internasional teacher yang bikin ruang belajar bahasa Inggrismu makin variatif dan menyenangkan.
Fasilitas selengkap ini nggak mungkin bisa didapatkan di tempat lain dengan harga yang ekonomis ramah banget di kantong!
Nggak perlu mikir lama-lama, coba dulu aja free trial class sekarang cuma butuh waktu 1 menit lewat live booking instan!


