Ada banyak channel YouTube edukasi anak yang mengemas materi belajar dalam bentuk animasi, lagu, eksperimen, cerita, dan aktivitas sederhana.
Format seperti ini bisa membantu membuat proses mengenal topik baru terasa lebih menyenangkan.
Namun, bukan berarti anak cukup diberikan gadget lalu dibiarkan menonton sendiri, ya.
Moms & Dads tetap perlu memilih video sesuai usia, mendampingi anak, serta mengajak mereka mempraktikkan apa yang baru saja dipelajari.
Nah, kalau Moms & Dads sedang mencari YouTube edukasi anak, berikut beberapa channel yang bisa masuk watchlist si kecil!
- Channel YouTube Edukasi Anak Belajar Sains
- Channel YouTube Edukasi Anak Belajar Matematika
- Channel YouTube Edukasi Anak Belajar Bahasa Inggris
- Channel YouTube Anak Bahasa Indonesia
- Channel YouTube Anak untuk Mengembangkan Kreativitas
Channel YouTube Edukasi Anak Belajar Sains
Berikut adalah channel YouTube edukasi anak bidang sains yang cocok untuk menjawab rasa penasaran si kecil:
1. SciShow Kids

SciShow Kids cocok untuk anak yang penasaran dengan berbagai fenomena di sekitarnya.
Channel ini membahas beragam konsep sains untuk anak melalui penjelasan yang dibuat ringan dan menarik.
Topiknya beragam, mulai dari hewan, tumbuhan, tubuh, lingkungan, hingga berbagai pertanyaan sains yang mungkin muncul dalam keseharian anak.
SciShow sendiri menyebut SciShow Kids ditujukan terutama untuk anak usia sekolah dasar awal atau Grade 1–3.
Cocok untuk anak SD awal yang suka bertanya dan mengeksplorasi dunia di sekitarnya.
2. National Geographic Kids

source : kids.nationalgeographic.comKalau si kecil suka hewan dan alam, National Geographic Kids bisa menjadi salah satu pilihan.
Anak bisa mengenal berbagai spesies hewan, habitat, alam, dan fakta-fakta menarik mengenai dunia.
Visual dari dunia nyata juga membuat anak tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi dapat melihat langsung objek yang sedang dibahas.
Moms & Dads bisa menggunakan video sebagai pemantik diskusi.
Setelah menonton tentang hewan tertentu, misalnya, coba tanyakan tiga fakta baru yang anak ingat.
3. Crash Course Kids

Crash Course Kids menyajikan video pembelajaran yang membahas berbagai konsep sains dengan bahasa Inggris.
Topiknya dapat digunakan untuk memperkenalkan anak pada konsep seperti ekosistem, energi, cuaca, dan berbagai prinsip dasar sains lainnya.
Karena penjelasannya menggunakan bahasa Inggris, Moms & Dads juga bisa menjadikannya sebagai tambahan exposure bahasa Inggris bagi anak yang sudah mulai memahami percakapan sederhana.
4. Peekaboo Kidz

Peekaboo Kidz menggunakan karakter dan animasi untuk menjelaskan berbagai pertanyaan anak.
Format animasi membuat topik yang awalnya terdengar rumit menjadi lebih ramah bagi penonton usia anak-anak.
Pilihan videonya dapat digunakan untuk mengenalkan berbagai fakta mengenai tubuh, alam, kesehatan umum, dan sains.
Baca Juga: 25 Rekomendasi Film Anak Terbaik untuk Ditonton
Channel YouTube Edukasi Anak Belajar Matematika
Berikut beberapa channel YouTube edukasi anak SD khususnya matematika yang bisa Moms & Dads coba.
1. Khan Academy

Khan Academy dikenal memiliki materi pembelajaran untuk berbagai bidang, termasuk matematika.
Untuk anak yang sudah mulai sekolah, video pembelajaran dapat digunakan sebagai materi tambahan ketika ingin memahami kembali sebuah konsep yang sebelumnya dipelajari di kelas.
Namun, pilih materi berdasarkan level anak agar pembahasannya tidak terlalu sulit.
2. Numberblocks

Untuk anak yang baru mulai mengenal angka, Numberblocks menawarkan pendekatan yang berbeda.
Angka divisualisasikan menjadi karakter berbentuk balok sehingga anak dapat melihat konsep jumlah secara lebih konkret.
Cerita dan animasinya juga membuat kegiatan berhitung terasa seperti sedang mengikuti petualangan karakter.
Channel seperti ini cocok untuk memperkenalkan angka dan konsep berhitung kepada early learners dengan cara yang menyenangkan.
3. Math Antics

Math Antics berfokus pada pelajaran matematika dengan penjelasan visual.
Materinya mencakup berbagai topik dasar seperti number, arithmetic, fractions, percentages, geometry, dan topik matematika lainnya.
Math Antics menyebut materi videonya mencakup topik yang umumnya diajarkan dari kindergarten hingga Grade 5, meskipun materinya juga dapat membantu pelajar usia lain.
Untuk anak SD, Moms & Dads bisa memilih video berdasarkan materi yang sedang dipelajari di sekolah.
Channel YouTube Edukasi Anak Belajar Bahasa Inggris
YouTube juga bisa jadi tempat belajar Bahasa Inggris.
Berikut ini beberapa opsi channel YouTube belajar Bahasa Inggris.
1. British Council: LearnEnglish Kids
British Council menyediakan LearnEnglish Kids khusus untuk anak yang sedang belajar bahasa Inggris.
Kontennya tidak terbatas pada video.
Anak juga bisa menemukan lagu, cerita, permainan, serta aktivitas yang membantu melatih listening, speaking, spelling, grammar, dan vocabulary.
Materinya bisa menjadi pilihan bagi Moms & Dads yang ingin memberikan exposure bahasa Inggris di rumah melalui aktivitas yang lebih beragam.
2. Super Simple Songs
Untuk anak yang suka bernyanyi, Super Simple Songs bisa masuk playlist.
Banyak kontennya menggunakan lagu dengan vocabulary dan kalimat sederhana yang dapat diikuti anak.
Lagu juga dapat membantu anak mendengar pengucapan kata berkali-kali tanpa pembelajaran terasa seperti sedang menghafal.
Moms & Dads bisa mengajak anak ikut bernyanyi dan melakukan gerakan agar sesi menonton menjadi lebih aktif.
3. Scratch Garden
Scratch Garden menggabungkan animasi, musik, humor, dan pembelajaran dalam video yang ramah anak.
Kontennya dapat digunakan untuk mengenalkan berbagai vocabulary dan konsep dasar bahasa Inggris dengan cara yang playful.
Daripada hanya menonton, coba pause video sesekali dan minta anak mengulang kata atau expression yang baru didengarnya.
Menonton video YouTube berbahasa Inggris memang bagus untuk memperkaya vocabulary si kecil.
Namun, perlu juga diimbangi dengan praktik langsung.
Sayangnya, banyak orang tua yang hanya berpikir belajar Bahasa Inggris cukup menghafal kosa kata saja, padahal tanpa praktik hal ini akan berakhir sia-sia.
Atau berpikir bahwa belajar bahasa Inggris sebaiknya dilakukan saat anak sudah besar saja, padahal justru di usia kanak-kanak lah bahasa baru sangat mudah diserap secara alami oleh otak.
Jangan sampai Moms & Dads maupun anak merasakan penyesalan yang sama di kemudian hari.
Di Sparks English, anak belajar bahasa Inggris lewat metode Fun & Active Learning yang sesuai tahap tumbuh kembangnya, dari Little Sparks, Sparks Kid, hingga Sparks Teen untuk usia 3–15 tahun.
Kurikulum berbasis CEFR dan fasilitas modern, didampingi native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT dalam kelas semi-private, semua mulai Rp70 ribuan per kelas aja.
Lebih dari 25.000 students sudah duluan membuktikan hasilnya, yakin nggak mau coba dulu?
Booking dulu free trial class-nya gratis dan klaim juga ekstra diskonnya sebelum kehabisan!
Channel YouTube Anak Bahasa Indonesia
Konten bahasa Indonesia juga dapat menjadi pilihan untuk mengenalkan berbagai konsep dan nilai kepada anak.
1. Kinderflix
Kinderflix merupakan salah satu pilihan channel YouTube anak anak berbahasa Indonesia.
Kontennya dibuat untuk penonton anak dengan pendekatan yang ceria.
Moms & Dads bisa memilih episode berdasarkan usia, minat, serta jenis aktivitas yang disukai anak.
Untuk anak yang masih kecil, pendampingan orang tua tetap penting agar waktu menonton tidak sepenuhnya menjadi aktivitas pasif.
2. Riko The Series
Riko The Series menggabungkan hiburan dan edukasi melalui cerita karakter Riko yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.
Menurut situs resminya, serial ini merupakan edutainment yang memasukkan konten sains berkaitan dengan Al-Qur’an dalam setiap episodenya.
Format cerita dapat membuat anak mengikuti pembahasan melalui pengalaman karakter, bukan sekadar mendengarkan penjelasan.
3. Nussa Official
Nussa dikenal melalui animasi keluarga dengan cerita yang dekat dengan keseharian anak.
Moms & Dads dapat menggunakan cerita sebagai bahan diskusi setelah selesai menonton.
Misalnya, tanyakan apa yang dilakukan karakter, masalah apa yang terjadi, dan pelajaran apa yang anak dapatkan dari cerita tersebut.
Cara sederhana ini membantu mengubah aktivitas menonton menjadi percakapan antara anak dan orang tua.
Baca Juga: 15 Permainan Mengasah Otak Anak SD Seru dan Edukatif!
Channel YouTube Anak untuk Mengembangkan Kreativitas
Berikut channel YouTube terbaik untuk merangsang kreativitas dan motorik anak:
1. Art for Kids Hub
Art for Kids Hub menawarkan tutorial menggambar step-by-step untuk anak dan keluarga.
Materinya sangat beragam sehingga anak bisa memilih objek yang disukai, kemudian mengikuti proses menggambarnya dari awal sampai selesai.
Situs resmi Art for Kids Hub menyebut sebagian besar pelajarannya ditujukan untuk anak usia sekitar 5–13 tahun, meskipun siapa saja tetap bisa mengikuti.
Daripada sekadar menonton hasil akhirnya, ajak anak menggambar bersamaan dengan video.
2. Draw So Cute
Sesuai namanya, Draw So Cute banyak menampilkan tutorial menggambar karakter dan objek dengan gaya cute.
Video step-by-step dapat membantu anak memahami bahwa sebuah gambar kompleks sebenarnya dapat dibuat dari tahapan-tahapan sederhana.
Tidak perlu menuntut hasil anak sama persis dengan contoh.
Biarkan si kecil memilih warna, menambahkan detail, atau memodifikasi gambarnya sendiri agar kreativitasnya tetap berkembang.
3. Sesame Street
Sesame Street telah lama menggunakan karakter, cerita, musik, dan aktivitas sebagai media belajar anak.
Kontennya tidak hanya membahas satu mata pelajaran.
Anak dapat menemukan video mengenai bahasa, angka, hubungan sosial, kreativitas, hingga berbagai topik keseharian.
Sejak Januari 2026, YouTube juga menyediakan lebih dari 100 episode penuh
Sesame Street dari musim-musim sebelumnya melalui YouTube dan YouTube Kids.
Ada banyak channel YouTube edukasi anak yang dapat membuat screen time menjadi lebih bermanfaat.
Khusus untuk belajar bahasa Inggris, video bisa menjadi salah satu sumber exposure yang menyenangkan.
Namun, anak juga perlu kesempatan untuk berbicara dan menggunakan bahasa Inggris secara langsung agar semakin percaya diri.
Di les Bahasa Inggris Sparks English, pembelajaran dirancang sesuai usia dan level anak melalui kegiatan yang fun dan interaktif.
Moms & Dads juga bebas pilih jadwal kelas tersedia dan lokasi center terdekat yang paling sesuai dengan aktivitas si kecil.
Masih banyak benefit lain yang bisa anak dapatkan saat belajar di Sparks English seperti free extra sessions, student kit, hingga konsultasi professional teacher.
Biar lebih yakin, Moms & Dads bisa coba kelas trial gratis dulu ya!



