Siapa yang di sini masih bingung dengan past perfect tense?
Banyak orang merasa kesulitan memahami bentuk lampau ini, terutama ketika harus membedakannya dari tense lainnya.
Padahal, memahami pengertian past perfect tense sangat penting karena tense ini digunakan untuk menjelaskan suatu kejadian yang terjadi lebih dulu sebelum peristiwa lain di masa lampau.
Artikel ini akan membahas pengertian & rumus past perfect tense secara sederhana, disertai berbagai contoh kalimat past perfect tense yang mudah dipahami.
Ayo simak selengkapnya!
Apa Pengertian Past Perfect Tense?
Past perfect tense adalah salah satu tenses dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu peristiwa terjadi lebih dulu dibandingkan kejadian lain di masa lampau.
Tense ini memudahkan kita memahami urutan waktu, terutama ketika penting untuk menegaskan aksi mana yang terjadi terlebih dahulu.
Berbeda dari simple past tense dan past continuous tense, past perfect memiliki struktur dan fungsi yang lebih spesifik karena secara jelas menandai bahwa satu tindakan telah selesai sebelum tindakan lain dimulai.
Dengan kata lain, past perfect tense menggambarkan aksi lampau yang selesai di masa lampau, sebelum peristiwa lain menyusul.
Kapan Menggunakan Past Perfect Tense?
1. Menyatakan Waktu hingga Titik Tertentu di Masa Lalu
Past perfect tense digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian yang berlangsung hingga mencapai titik waktu tertentu di masa lampau.
Cara kerjanya serupa dengan present perfect, tetapi bedanya present perfect menghubungkan peristiwa hingga saat ini, sedangkan past perfect menghubungkan peristiwa hingga “saat itu” di masa lalu.
Contoh kalimat past perfect tense:
- She had learned three foreign languages by the time she graduated. (Dia sudah mempelajari tiga bahasa asing saat dia lulus.)
- I had learned the basics by 2010. (Aku sudah mempelajari dasar-dasarnya hingga tahun 2010.)
2. Menunjukkan Peristiwa yang Lebih Awal dari Dua Tindakan di Masa Lalu
Past perfect tense dipakai untuk menandai aksi yang selesai lebih dulu ketika ada dua peristiwa di masa lalu.
Aksi yang terjadi kemudian biasanya ditulis dengan simple past.
Dengan cara ini, kita bisa menunjukkan urutan waktu dengan jelas, meskipun posisi kedua kalimat dibalik, maknanya tetap sama.
Hal penting lainnya adalah jika hanya ada satu kejadian di masa lalu, kita tidak menggunakan past perfect, cukup pakai simple past.
Contoh kalimat past perfect tense:
- She had done her homework when her mom called. (Dia sudah mengerjakan PR ketika ibunya menelpon.)
- They had left school before it started raining. (Mereka sudah pulang sekolah sebelum hujan mulai turun.)
Baca Juga: Apa Itu Simple Present Tense, Rumus dan Contoh Kalimatnya!
3. Menyatakan Situasi Telah Berubah
Past perfect tense juga digunakan untuk menunjukkan situasi atau rencana yang pernah dimiliki sebelumnya, tetapi kini telah berubah.
Dalam percakapan, kata had sering digunakan untuk menekankan bahwa keputusan atau keadaan tersebut berbeda dari kondisi sekarang.
Dengan tense ini, kita bisa mengekspresikan perubahan pikiran, rencana, atau keinginan di masa lalu dibandingkan dengan keadaan saat ini.
Contoh kalimat past perfect tense:
- I had planned to visit my friend, but I stayed home instead. (Aku awalnya berencana mengunjungi temanku, tapi malah tetap di rumah.)
- We had hoped to go on a picnic, but it rained all day. (Kami tadinya berharap pergi piknik, tapi hujan sepanjang hari.)
4. Membayangkan Masa Lalu yang Tidak Nyata dalam Conditional If
Past perfect tense digunakan dalam klausa if (if conditional) ketika kita ingin membayangkan situasi yang tidak terjadi di masa lalu atau membahas hal yang berbeda dari kenyataan.
Dengan kata lain, tense ini dipakai untuk menyatakan “what could have happened” jika kondisi masa lalu berbeda.
Contoh kalimat past perfect tense:
- We would have passed the test if we had studied harder. (Kami seharusnya lulus ujian jika kami belajar lebih giat.)
- I would have gone to the park if it had been sunny. (Aku seharusnya pergi ke taman kalau cuacanya cerah.)
Perlu diingat bahwa past perfect hanya digunakan di bagian conditional sentence, sedangkan bagian utama (main clause) menggunakan modal + have + past participle, misalnya would have, could have, might have.
Past perfect tidak digunakan di main clause.
5. Digunakan dalam Reported Speech (Ucapan Tidak Langsung)
Past perfect tense sering digunakan dalam reported speech (ucapan tidak langsung) ketika kata kerja pelaporan berada di bentuk lampau.
Tense ini menandai bahwa suatu tindakan atau kejadian telah selesai sebelum saat ucapan dilaporkan.
Selain itu, past perfect juga dipakai ketika kata kerja pelaporan adalah verb of perception (misalnya see, hear, feel) dalam bentuk lampau.
Hal ini untuk menunjukkan bahwa pembicara menyadari atau merasakan sesuatu yang sudah terjadi sebelumnya.
Contoh kalimat past perfect tense:
- I heard that she had won the school competition. (Aku mendengar bahwa dia sudah memenangkan lomba sekolah.)
- Tom said he had finished his homework before dinner. (Tom bilang dia sudah menyelesaikan PR-nya sebelum makan malam.)
Catatan:
Kalimat dalam past perfect tense sering menggunakan adverb untuk membantu menunjukkan kapan aksi terjadi, seperti contohnya adalah already, just, until, before, by the time, dan lain-lain.
Baca Juga: Simple Future Tense: Arti, 5 Penggunaan, Rumus, & Contohnya
Rumus Past Perfect Tense
Sebelum kita masuk ke rumus past perfect tense, penting untuk diingat bahwa tense ini menggunakan auxiliary verb “had”.
Fungsi utamanya adalah untuk menunjukkan bahwa aksi sudah selesai sebelum waktu tertentu di masa lalu atau sebelum aksi lain terjadi.
Had selalu digunakan untuk semua subjek, yaitu I, you, he, she, we, they.
Berikut adalah tabel ringkas yang menunjukkan rumus untuk kalimat positif (+), negatif (-), dan tanya (?).
| Bentuk Kalimat | Rumus | Contoh |
| Positif (+) | Subject + had + past participle | He had studied English for two years before he moved to London. (Dia sudah belajar bahasa Inggris selama dua tahun sebelum pindah ke London.) |
| Negatif (-) | Subject + had + not + past participle | She had not heard the news until her friend called her.
(Dia belum mendengar beritanya sampai temannya menelpon.) |
| Tanya (?) | Had + subject + past participle | Had you completed your project before the teacher checked it? (Apakah kamu sudah menyelesaikan proyekmu sebelum guru memeriksanya?) |
Apa Perbedaan Present Perfect dan Past Perfect?
Meskipun present perfect dan past perfect sama-sama digunakan untuk membicarakan aksi atau kejadian di masa lalu, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Present perfect digunakan untuk menyatakan aksi yang terjadi di masa lalu tetapi memiliki hasil atau efek yang masih terasa sekarang, atau untuk aksi yang dimulai di masa lalu dan mungkin masih relevan sampai sekarang.
Contohnya adalah:
- I have finished my homework. → Menekankan bahwa aku sudah menyelesaikan PR, dan sekarang aku bisa mengumpulkannya atau bermain.
- She has eaten all the cake. → Menekankan bahwa dia sudah memakan semua kue, jadi sekarang tidak ada kue tersisa.
Sedangkan past perfect digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu aksi telah selesai sebelum aksi lain di masa lalu.
Past perfect biasanya dipadukan dengan simple past untuk menandai urutan kejadian.
Contohnya:
- I had finished my homework before my friend came to play. → Menekankan bahwa menyelesaikan PR terjadi lebih dulu sebelum temanku datang bermain.
- She had eaten all the cake before her brother arrived. → Menekankan bahwa dia sudah memakan semua kue lebih dulu sebelum adiknya datang.
Baca Juga: Pengertian Present Perfect Continuous Tense, Fungsi, Rumus, & Contoh
Gimana? Masih bingung sama grammar?
Ini saatnya upgrade kemampuan bahasa Inggrismu lewat les bahasa Inggris di Sparks English!
Di program Sparks Teen, semua grammar diajarkan dengan konteks nyata sehari-hari, jadi lebih mudah dipahami dan cepat diingat.
Kurikulumnya berbasis CEFR dengan tingkatan proficiency level yang jelas, dan kamu akan dibimbing langsung oleh native teacher.
Semua ini bisa kamu dapatkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp70 ribu per kelas.
Daftar free trial class-nya sekarang dan rasakan sendiri perbedaan belajar di Sparks English!



