Apa Itu Simple Present Tense? Rumus, Penggunaan dan Contoh Kalimat

6 July 2026
simple present tense

Saat mempelajari bahasa Inggris, kamu akan berkenalan dengan Simple Present Tense. 

Tenses ini adalah dasar penting dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya bagi anak-anak, karena membentuk fondasi untuk memahami waktu dan konteks dalam kalimat.

Mari pelajari lebih jauh dalam artikel di bawah ini!

 

 

Pengertian Simple Present Tense

Simple Present Tense adalah salah satu jenis tenses yang digunakan untuk menyatakan aktivitas atau keadaan yang terjadi secara rutin, fakta umum, atau keadaan permanen.

Jadi, di sini bisa kita pahami bahwa Simple Present Tense digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berulang, tetap benar, atau sedang terjadi saat ini.

Contoh sederhana:

I go to school every morning. (Saya pergi ke sekolah setiap pagi.)

 

Kapan Menggunakan Simple Present Tense?

Ada beberapa situasi di mana Simple Present Tense digunakan.

Mari kita pelajari satu per satu!

 

1. Mengungkapkan Rutinitas Harian

Pertama, kita menggunakan present tense saat ingin menceritakan kebiasaan atau kegiatan yang dilakukan secara rutin.

Contoh:

I eat breakfast every morning. (Saya makan sarapan setiap pagi.)

 

2. Kebenaran Umum

Saat menyatakan sebuah fakta ilmiah atau kebenaran yang sudah pasti, kita menyampaikannya dengan Simple Present Tense.

Contoh:

The earth revolves around the sun. (Bumi berputar mengelilingi matahari.)

 

Baca Juga: Past Continuous Tense: 10 Penggunaan, Rumus & Contoh Kalimat

 

3. Peristiwa Mendekati Masa Depan

Simple Present juga bisa digunakan untuk menjelaskan jadwal tetap di masa depan seperti waktu keberangkatan atau acara.

Contoh:

The train leaves at 7 a.m. (Kereta berangkat pukul 7 pagi.)

 

4. Waktu Sekarang

Untuk menyatakan kondisi atau situasi yang berlaku saat ini dan bersifat permanen (atau setidaknya untuk waktu yang lama).

Contoh:

The shop opens at 9 AM. (Toko buka pukul 9 pagi.)

 

5. Kalimat yang Dimulai dari “See”, “Here” dan “There”

Digunakan dalam konteks memperkenalkan atau menunjukkan sesuatu yang ada di sekitar.

Contoh:

Here is your book. (Di sini bukumu.)

 

Baca Juga: Future Continuous Tense: 5 Cara Penggunaan, Rumus & Contoh Lengkap

 

6. Mengulang Kutipan

Jika kamu menceritakan ulang ucapan seseorang dalam bentuk tidak langsung (reported speech) maka perlu menggunakan Simple Present.

Contoh:

The teacher tells us to study hard. (Guru menyuruh kami belajar giat.)

 

7. Kalimat Imperatif

Kamu juga menggunakan Simple Present saat memberikan perintah atau instruksi singkat.

Contoh:

Close the door. (Tutup pintu.)

 

Baca Juga: Ini Dia Perbedaan Between dan Among yang Perlu Diketahui

 

Rumus Simple Present Tense

Tenses ini memiliki dua jenis pola kalimat utama, Verbal Sentence (menggunakan kata kerja/Verb) dan Nominal Sentence (menggunakan To Be).

Mari simak rumus serta contoh kalimat simple present tense.

 

Rumus Simple Present Tense (Verbal Sentence – Kalimat dengan Kata Kerja)

 

Bentuk Kalimat

Rumus

Contoh Kalimat Simple Present Tense

Positif (+) S + V1 (+s/es) + O/C I play football. (Saya bermain bola.)

She reads a book. (Dia membaca buku.)

Negatif (-) S + do/does + not + V1 + O/C I do not play football. (Saya tidak bermain bola.)

She does not read a book. (Dia tidak membaca buku.)

Tanya (?) Do/Does + S + V1 + O/C? Do you play football? (Apakah kamu bermain bola?)

Does she read a book? (Apakah dia membaca buku?)

 

Rumus Simple Present Tense (Nominal Sentence – Kalimat dengan To Be)

Rumus ini digunakan ketika tidak ada kata kerja utama, melainkan hanya subjek, To Be (am, is, are), dan pelengkap (kata benda, sifat, atau keterangan tempat/waktu).

 

Bentuk Kalimat

Rumus

Contoh Kalimat

Positif (+) S + To Be (am/is/are) + C I am happy. (Saya bahagia.)

He is a student. (Dia adalah seorang murid.)

Negatif (-) S + To Be (am/is/are) + not + C I am not sad. (Saya tidak sedih.)

He is not a teacher. (Dia bukan seorang guru.)

Tanya (?) Do/Does + S + V1 + O/C? Do you play football? (Apakah kamu bermain bola?)

Does she read a book? (Apakah dia membaca buku?)

 

Very New Banner SEO Sparks English 2026 (1)
Pusing belajar grammar sendiri banyak bingungnya? Ayo belajar bareng Sparks English!

Sparks English tahu metode paling efektif agar grammar mudah dimengerti dan bisa diaplikasikan langsung dalam percakapan sehari-hari.

Kamu akan belajar secara fun dan interaktif, fokus juga pada peningkatan speaking skill kamu agar lebih percaya diri berbahasa Inggris.

Biaya per kelasnya terjangkau, mulai Rp70,000 bisa belajar dalam kelas semi-private dibimbing native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT!

Coba dulu lewat kelas trial gratisnya sekarang, sekaligus cek level kemampuan bahasa Inggrismu secara gratis!

 

Aturan Simple Present Tense

Setelah mengenal rumus Simple Present Tense, nah sekarang kamu harus tahu juga beberapa aturan terkait penggunaan Simple Present Tense.

 

1. Aturan Penambahan -s/-es pada Kata Kerja (Verb 1)

Aturan ini berlaku untuk kalimat positif.

Jika subjeknya adalah orang ketiga tunggal She (Dia perempuan), He (Dia laki-laki), atau It (Itu/Benda Tunggal), maka kata kerja (Verb 1), harus ditambah -s atau -es.

Contoh:

He walks. (Dia berjalan).

Namun, jika kata kerja berakhiran konsonan + y, ubah y menjadi ies.

Contoh:

He studies English.

Jika kata kerja berakhiran vokal + y, cukup tambahkan s.

Contoh:

He plays football.

 

2. Penggunaan Kata Bantu (Auxiliary Verb) Do dan Does

Auxiliary verb (Do atau Does) hanya digunakan pada kalimat negatif dan tanya (Verbal Sentence).

Do digunakan untuk subjek I, You, We, They, dan subjek jamak.

Sedangkan does digunakan untuk subjek She, He, It, dan subjek tunggal.

Satu hal aturan perlu dipahami, ketika does sudah digunakan dalam kalimat negatif atau tanya (untuk She, He, It), maka kata kerja utama kembali ke bentuk dasarnya (tanpa -s/-es)!

Contoh:

She likes apples. (Positif)

She does not like apples. (Negatif – like tidak pakai -s lagi)

Does she like apples? (Tanya – like tidak pakai -s lagi)

 

3. Aturan Penambahan -es

Kamu perlu menambahkan -es jika kata kerja dasar berakhiran: -ch, -sh, -x, -z, -s, atau -o.

Contoh:

Watch menjadi Watches

 

Baca Juga: Simple Past Tense: Rumus, 3 Bentuk, Cara Penggunaan & Contoh

 

Time Signal dalam Simple Present Tense

Dalam simple present tense, time signal atau penanda waktu digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu kegiatan dilakukan secara rutin, berulang, atau menjadi kebiasaan.

Time signal membantu pembaca atau pendengar memahami bahwa tindakan tersebut tidak hanya terjadi sekali, tetapi berlangsung secara teratur.

  • Every day (setiap hari)
  • Every week (setiap minggu)
  • Every month (setiap bulan)
  • Every year (setiap tahun)
  • Always (selalu)
  • Usually (biasanya)
  • Often (sering)
  • Sometimes (kadang-kadang)
  • Rarely (jarang)
  • Never (tidak pernah)
  • On Mondays (setiap hari Senin)
  • In the morning (pada pagi hari)

 

Baca Juga: Panduan Simple Present Continuous Tense Lengkap dengan Contoh

 

Simple Present Tense adalah dasar penting untuk mengenal berbagai tense lainnya.

Apalagi jenis tense ini digunakan untuk menyatakan rutinitas, fakta umum, peristiwa terjadwal, dan perintah.

 

Very New Banner SEO Sparks English 2026 (1)

Kalau ingin benar-benar belajar bahasa Inggris tapi tetap menyenangkan, ayo belajar di Sparks English, tempat les bahasa Inggris anak usia 3-15 tahun yang tahu metode paling efektif biar kamu mudah memahami grammar!

Biaya kursusnya terjangkau, mulai Rp70 ribuan aja per kelas sudah dapat kelas semi-private dibimbing native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT.

Lebih dari 25,000 students berhasil lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English!

Dimana lagi bisa dapat tempat les bahasa Inggris high quality tapi harganya masih terjangkau kalau bukan di Sparks English!

Selagi ada promo dan ada free trial class juga, ayo coba rasakan langsung belajar bareng Sparks English!

Author:

Topik:

Share article: