Salah satu kesalahan yang sering muncul tanpa disadari dalam writing bahasa Inggris adalah fragment sentence.
Sentence fragment adalah kalimat yang tidak lengkap karena kehilangan subjek, predikat, atau gagasan sehingga maknanya terasa menggantung.
Kesalahan ini sering terjadi saat menulis esai, caption, email, atau bahkan tugas sekolah.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, jenis, serta cara memperbaikinya dengan contoh yang mudah dipahami.
Simak selengkapnya!
Apa Itu Sentence Fragment?
Sentence fragment adalah kalimat tidak lengkap yang tidak memenuhi struktur dasar sebuah kalimat dalam bahasa Inggris.
Biasanya, sebuah kalimat yang utuh harus memiliki subjek, kata kerja, dan gagasan yang lengkap.
Jika salah satu unsur ini hilang, maka kalimat tersebut disebut fragment sentence.
Jenis-jenis Sentence Fragment
Berikut adalah jenis-jenis dari sentence fragment.
1. Gerund Phrase Fragment
Gerund phrase fragment adalah salah satu jenis sentence fragment yang terjadi ketika gerund phrase berdiri sendiri tanpa kalimat utama yang lengkap.
Gerund adalah kata kerja yang berakhiran -ing, tapi berfungsi sebagai noun.
Ketika frasa gerund tidak memiliki hubungan yang jelas dengan subjek atau predikat utama, maka ia menjadi fragment sentence.
Contoh fragment sentence:
- Swimming in the ocean. (Berenang di laut.)
Kalimat ini terdengar menggantung karena tidak memiliki predikat yang menjelaskan apa yang terjadi dengan kegiatan tersebut.
Cara memperbaiki gerund phrase fragment:
- Swimming in the ocean makes me feel relaxed. (Berenang di laut membuat saya merasa rileks.)
Kalimat ini diperbaiki dengan cara menambahkan predikat yaitu “makes” sehingga struktur kalimat menjadi lengkap.
2. Participial Phrase Fragment
Participial phrase fragment adalah salah satu jenis sentence fragment yang terjadi saat participial phrase berdiri sendiri tanpa kalimat utama yang lengkap.
Ketika participial phrase tidak terhubung dengan subjek dan predikat utama, maka kalimat tersebut menjadi fragment sentence karena tidak memiliki struktur lengkap.
Contoh fragment sentence:
- Walking through the dark alley at night. (Berjalan melewati gang gelap pada malam hari.)
Kalimat ini menggantung karena hanya berupa frasa yang menjelaskan aksi, tapi tidak ada subjek dan verb utama yang membuatnya menjadi kalimat lengkap.
Cara memperbaiki participial phrase fragment:
- Walking through the dark alley at night, she felt a sudden chill. (Saat berjalan melewati gang gelap pada malam hari, dia merasakan hawa dingin tiba-tiba.)
Kalimat di atas diperbaiki dengan cara menambahkan subjek utama dan verb.
Nah, barulah frasa participle berfungsi dengan benar sebagai penjelas (modifier), bukan sebagai kalimat yang berdiri sendiri.
3. Incomplete Verb Fragment
Incomplete verb fragment muncul saat bagian kata kerja dalam kalimat tidak lengkap.
Bentuk verb -ing tidak bisa berdiri sendiri sebagai verb utama.
Ia membutuhkan auxiliary verb seperti “is”, “are”, “was”, atau “were” untuk membentuk tense yang benar.
Contoh fragment sentence:
- My sister watching TV in the living room. (Adik perempuanku menonton TV di ruang tamu.)
Kalimat ini tidak memiliki auxiliary verb sebelum watching sehingga belum menjadi kalimat lengkap.
Cara memperbaiki incomplete verb fragment:
- My sister is watching TV in the living room. (Adik perempuanku sedang menonton TV di ruang tamu.)
Solusinya adalah menambahkan auxiliary verb yang sesuai dengan subjek dan tense.
4. Infinitive Phrase Fragment
Infinitive phrase fragment terjadi saat infinitive phrase berdiri sendiri tanpa kalimat utama yang lengkap.
Infinitive adalah verb berbentuk “to + base verb”, seperti “to go”, “to study”, dan “to win”.
Contoh fragment sentence:
- To finish the assignment before midnight. (Untuk menyelesaikan tugas sebelum tengah malam.)
Kalimat ini hanya berupa frasa tujuan atau aksi, tapi tidak menjelaskan siapa yang melakukannya (subjek).
Infinitive pada kalimat di atas juga tidak menunjukkan adanya tenses sehingga tidak bisa menjadi verb utama dalam kalimat.
Cara memperbaiki infinitive phrase fragment:
- She stayed up late to finish the assignment before midnight. (Dia begadang untuk menyelesaikan tugas sebelum tengah malam.)
Perbaikannya adalah dengan menambahkan subjek dan finite verb agar kalimat menjadi utuh.
5. Dependent Clause Fragment
Dependent clause fragment adalah jenis sentence fragment yang terjadi saat dependent clause (subordinate clause) ditulis sendiri tanpa independent clause.
Dependent clause adalah kelompok kata yang memiliki subjek dan verb, tapi tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap.
Jenis clause ini selalu bergantung pada main clause untuk membentuk makna yang utuh.
Contoh fragment sentence:
- Because she forgot her wallet at home. (Karena dia lupa dompetnya di rumah.)
Kalimat ini memiliki subjek “she” dan verb “forgot”, tapi tidak bisa berdiri sendiri karena diawali dengan “because”.
Cara memperbaiki dependent clause fragment:
- Because she forgot her wallet at home, she couldn’t pay for lunch. (Karena dia lupa dompetnya di rumah, dia tidak bisa membayar makan siang.)
Solusinya adalah menambahkan independent clause agar kalimat menjadi utuh.
Baca Juga: Penjelasan If Clause dan If Conditional
Contoh Fragment Sentence
Beberapa contoh dari kalimat yang kurang utuh adalah sebagai berikut.
| Sentence Fragment | Kesalahan | Cara Memperbaiki | Kalimat yang Benar |
| After the rain stopped suddenly. (Setelah hujan berhenti tiba-tiba.) | Dependent clause tanpa main clause. | Tambahkan independent clause. | After the rain stopped suddenly, we continued the match. (Setelah hujan berhenti tiba-tiba, kami melanjutkan pertandingan.) |
| Running toward the finish line. (Berlari menuju garis finis.) | Participial phrase berdiri sendiri. | Tambahkan subjek dan finite verb. | Running toward the finish line, she feels exhausted. (Saat berlari menuju garis finis, dia merasa kelelahan.) |
| To win the competition this year. (Untuk memenangkan kompetisi tahun ini.) | Infinitive phrase tanpa kalimat utama. | Tambahkan subjek dan verb. | He trains every day to win the competition this year. (Dia berlatih setiap hari untuk memenangkan kompetisi tahun ini.) |
| The manager discussing the new policy. (Manajer membahas kebijakan baru.) | Tidak ada auxiliary verb. | Tambahkan auxiliary verb. | The manager is discussing the new policy. (Manajer sedang membahas kebijakan baru.) |
| Playing with fire. (Bermain dengan api.) | Gerund phrase berdiri sendiri. | Tambahkan predikat. | Playing with fire can be very dangerous. (Bermain dengan api bisa sangat berbahaya.) |
Baca Juga: Causative Verb: Have, Get, Let, Make, serta Jenis & Contohnya
Sekarang kamu sudah paham apa itu fragment sentence dan kenapa kesalahan kecil ini bisa bikin bahasa Inggrismu terdengar kurang natural.
Tapi, tahu teori saja nggak cukup.
Kalau kamu benar-benar ingin bisa menyusun kalimat yang utuh, natural, dan percaya diri saat speaking, kamu perlu latihan langsung dengan arahan yang tepat.
Di kursus bahasa Inggris Sparks English, kamu nggak cuma belajar teorinya, tapi langsung praktik lewat percakapan dan diskusi interaktif bareng native teacher dan tutor berpengalaman.
Metodenya disesuaikan dengan usia dan levelmu, jadi progresnya terasa di setiap sesi.
Biaya kursus mulai Rp70 ribu per sesi, terjangkau dan sebanding dengan peningkatan skill yang kamu dapatkan.
Coba free trial class dulu aja karena kuotanya terbatas!



