Finite Verb: Pengertian, Perbedaan dengan Non-Finite, dan Contohnya

3 June 2026
finite verb

Kalau kamu lagi belajar grammar bahasa Inggris, pasti sudah tidak asing dengan istilah finite verb.

Meski sering muncul di buku atau materi pelajaran, banyak yang masih bingung finite verb adalah apa dan bedanya dengan jenis kata kerja lainnya.

Padahal konsep ini cukup penting karena hampir semua kalimat bahasa Inggris yang benar pasti melibatkan finite verbs di dalamnya. 

Di artikel ini kita bahas tuntas mulai dari pengertian finite verb, ciri-ciri, jenis, sampai contohnya yang mudah dipahami.

 

 

Pengertian Finite Verb

Finite verb adalah kata kerja yang bentuknya menyesuaikan dengan subjek dan tense dalam sebuah kalimat. 

Artinya, kata kerja ini tidak berdiri sendiri secara bebas, tapi selalu terikat pada siapa yang melakukan tindakan dan kapan tindakan itu terjadi. 

Inilah yang membedakan finite verb dari jenis verb lainnya seperti infinitive verb atau participle yang bentuknya tidak berubah meskipun subjek atau waktunya berbeda.

Sederhananya, setiap kalimat bahasa Inggris yang lengkap dan gramatikal pasti punya setidaknya satu finite verb di dalamnya. 

Tanpa finite verb, sebuah rangkaian kata belum bisa disebut kalimat yang utuh.

 

Finite Verb vs Non-Finite Verb

Untuk memahami finite verb lebih dalam, penting juga mengenal lawannya yaitu non-finite verb. 

Keduanya sama-sama kata kerja, tapi cara kerjanya dalam kalimat sangat berbeda.

Finite verb selalu terikat pada subjek dan tense, bentuknya bisa berubah tergantung siapa yang melakukan dan kapan terjadinya. 

Sementara non-finite verb tidak terikat pada subjek maupun tense, bentuknya tetap sama meskipun subjek atau waktunya berbeda. 

Non-finite verb tidak bisa berdiri sendiri sebagai predikat utama dalam kalimat, tapi sering muncul sebagai pelengkap atau tambahan informasi.

Non-finite verb sendiri terbagi menjadi tiga tipe:

 

1. Infinitive

Infinitive adalah bentuk dasar kata kerja yang biasanya didahului kata “to” sehingga sering juga disebut “to-infinitive”. 

Ini adalah salah satu bentuk non-finite yang paling sering ditemui dalam kalimat bahasa Inggris sehari-hari. 

Yang membuat infinitive termasuk non-finite adalah karena bentuknya tidak pernah berubah meskipun subjeknya berbeda. 

Berbeda dengan finite verb yang harus menyesuaikan diri dengan subjek, misalnya “she runs” bukan “she run”, infinitive tetap “to run” untuk semua subjek tanpa terkecuali.

Contohnya adalah:

  • She wants to learn English.
  • They decided to leave early.

 

2. Gerund

Gerund adalah kata kerja yang diberi akhiran -ing dan berfungsi sebagai kata benda dalam kalimat. 

Cara paling mudah untuk mengidentifikasi gerund adalah dengan melihat posisinya dalam kalimat. 

Kalau kata -ing tersebut berfungsi sebagai subjek, objek, atau pelengkap, maka itu adalah gerund.

Karena gerund berfungsi sebagai kata benda, dia bisa menempati posisi yang sama dengan noun biasa dalam kalimat. 

Bisa jadi subjek di awal kalimat, bisa jadi objek setelah kata kerja, atau bisa jadi objek setelah preposition.

Contohnya adalah:

  • Swimming is good for your health. (gerund sebagai subjek)
  • I am interested in learning more about grammar. (gerund setelah preposisi)
  • He stopped talking when I entered. (gerund sebagai objek)

 

3. Participle

Participle adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata sifat atau bagian dari verb phrase

Ada dua jenisnya yaitu present participle yang berakhiran -ing dan past participle yang biasanya berakhiran -ed atau menggunakan bentuk ketiga dari irregular verb

Yang perlu diperhatikan adalah present participle dan gerund sama-sama berakhiran -ing, tapi keduanya punya fungsi yang berbeda dalam kalimat. 

Present participle berfungsi untuk mendeskripsikan atau memodifikasi kata benda, sementara gerund berfungsi sebagai kata benda itu sendiri.

Past participle di sisi lain punya dua fungsi utama:

  • Sebagai bagian dari perfect tense atau passive voice ketika dipasangkan dengan auxiliary verb. 
  • Sebagai adjective yang mendeskripsikan kata benda. 

 

Dalam konteks non-finite, yang dimaksud adalah participle yang berdiri sendiri sebagai modifier tanpa auxiliary verb di depannya.

Contohnya adalah:

  • Exhausted from the trip, she went straight to bed. (past participle sebagai modifier)
  • The girl dancing on stage is my sister. (present participle memodifikasi “girl”)

 

Tabel Perbandingan Finite vs Non-Finite Verb:

 

Aspek Finite Verb Non-Finite Verb
Terikat subjek ✅ Ya ❌ Tidak
Terikat tense ✅ Ya ❌ Tidak
Bisa jadi predikat utama ✅ Ya ❌ Tidak
Bentuk berubah ✅ Ya ❌ Tidak
Contoh runs, was, did to run, running, broken

 

Very New Banner SEO Sparks English 2026 (1)
Belajar grammar bahasa Inggris sendirian memang bisa, tapi hasilnya sering tidak maksimal kalau tidak ada yang membimbing dan mengoreksi secara langsung.

Di Sparks English, kamu bisa belajar bahasa Inggris secara terstruktur bareng native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT yang siap bantu kamu memahami grammar dari dasar sampai mahir.

Kelasnya semi-private supaya kamu bisa belajar lebih fokus dan berkembang sesuai kemampuan sendiri. 

Coba dulu gratis lewat free trial class, selagi ada promo lho!

 

Contoh Finite Verb

Supaya makin mudah dipahami, berikut 15 contoh kalimat yang mengandung finite verb lengkap dengan terjemahannya. 

Perhatikan bagaimana finite verb di setiap kalimat menyesuaikan subjek dan tense yang digunakan.

  • She reads a book every night. (Dia membaca buku setiap malam.)
  • They were playing football when it rained. (Mereka sedang bermain sepak bola ketika hujan turun.)
  • He finished his homework before dinner. (Dia menyelesaikan PR-nya sebelum makan malam.)
  • We are studying English grammar right now. (Kami sedang belajar tata bahasa Inggris sekarang.)
  • The cat sleeps on the sofa every afternoon. (Kucing itu tidur di sofa setiap sore.)
  • I have never been to Japan. (Saya belum pernah pergi ke Jepang.)
  • She did not understand the question. (Dia tidak memahami pertanyaan itu.)
  • My father works at a hospital downtown. (Ayah saya bekerja di rumah sakit pusat kota.)
  • The students were confused by the explanation. (Para siswa bingung dengan penjelasan itu.)
  • He has already eaten lunch. (Dia sudah makan siang.)
  • They decided to cancel the meeting yesterday. (Mereka memutuskan untuk membatalkan rapat kemarin.)
  • She is the most hardworking person I know. (Dia adalah orang paling rajin yang saya kenal.)
  • The dog barked loudly at the stranger. (Anjing itu menggonggong keras pada orang asing itu.)
  • We will leave for the airport at six in the morning. (Kami akan berangkat ke bandara pukul enam pagi.)
  • He does not like spicy food at all. (Dia sama sekali tidak suka makanan pedas.)

 

Baca Juga: Apa Itu Gerund Phrase dan Fungsinya dalam Bahasa Inggris?

 

Kalau kamu merasa belajar grammar sendirian itu lambat dan sering stuck di tengah jalan, sudah waktunya coba cara yang lebih efektif. 

Kursus bahasa Inggris Sparks English punya program yang dirancang supaya kamu bukan cuma hafal teori tapi benar-benar bisa menggunakannya dalam real conversation. 

Dengan native teacher, kelas semi-private, dan kurikulum berbasis CEFR dengan biaya mulai Rp70 ribuan, progres kamu bakal jauh lebih terukur dan terarah.

Lebih dari 25.000 students di Indonesia sudah buktikan hasilnya!

Booking free trial class sekarang dan klaim promo sebelum berakhir!

Author:

Topik:

Share article: