Pernah lihat kalimat bahasa Inggris yang diawali kata berakhiran -ing tapi bukan progressive tense?
Kemungkinannya itu adalah gerund phrase.
Gerund phrase adalah frasa berbasis gerund yang fungsinya setara dengan noun, bisa jadi subjek, objek, maupun pelengkap dalam kalimat.
Banyak pelajar yang masih kesulitan membedakannya dengan participial phrase karena bentuknya yang mirip.
Artikel ini hadir untuk menjelaskan semuanya dengan cara yang mudah dipahami lengkap dengan contoh gerund phrase yang bisa langsung kamu pelajari.
Apa Itu Gerund Phrase?
Gerund phrase adalah frasa (phrase) yang diawali kata kerja berakhiran -ing dan seluruhnya berperan sebagai noun dalam kalimat.
Artinya, frasa ini bisa menempati posisi yang sama dengan kata benda sebagai subjek, objek, atau komplemen.
Yang membuat gerund phrase menarik adalah kemampuannya membungkus banyak informasi dalam satu frasa yang compact.
Daripada mengatakan “I like swimming. I swim in the pool. I swim every day,” kamu bisa menyederhanakannya menjadi “I like swimming in the pool every day”.
Nah, kalimat “swimming in the pool every day” adalah gerund phrase yang berfungsi sebagai objek.
Apa Saja Komponen Gerund Phrase?
Gerund phrase bukan sekadar satu kata kerja berakhiran -ing yang berdiri sendiri.
Di dalamnya ada beberapa komponen yang bekerja bersama membentuk satu frasa utuh.
Yuk, kenali satu per satu!
1. Gerund sebagai Inti (Head)
Komponen pertama dan paling utama adalah gerund itu sendiri.
Gerund adalah kata kerja yang ditambahkan akhiran -ing dan berperan sebagai inti dari seluruh frasa.
Tanpa gerund, tidak ada gerund phrase.
Contoh:
- Swimming (berenang)
- Reading (membaca)
- Running (berlari)
- Cooking (memasak)
- Writing (menulis)
Gerund inilah yang menentukan makna dasar dari keseluruhan frasa.
2. Objek Gerund (Gerund Object)
Gerund bisa diikuti oleh objek langsung, sama seperti kata kerja pada umumnya.
Objek ini melengkapi makna gerund dengan menjelaskan apa yang menjadi sasaran dari tindakan tersebut.
Contoh:
- Reading a novel (membaca sebuah novel)
- Writing a letter (menulis sebuah surat)
- Cooking dinner (memasak makan malam)
- Watching a movie (menonton sebuah film)
- Playing the guitar (memainkan gitar)
3. Keterangan (Adverbial Modifier)
Selain objek, gerund juga bisa dilengkapi dengan keterangan yang menjelaskan bagaimana, di mana, atau kapan tindakan itu dilakukan.
Keterangan inilah yang membuat gerund phrase menjadi lebih kaya informasi.
Contoh:
- Swimming in the ocean (berenang di laut)
- Running every morning (berlari setiap pagi)
- Reading quietly in the library (membaca dengan tenang di perpustakaan)
- Cooking slowly over low heat (memasak perlahan di atas api kecil)
- Walking alone at night (berjalan sendirian di malam hari)
4. Pelengkap (Complement)
Komponen terakhir adalah pelengkap atau complement, yaitu elemen yang melengkapi makna gerund bukan sebagai objek langsung.
Complement ini digunakan sebagai informasi tambahan yang mendeskripsikan hasil atau kondisi dari tindakan tersebut.
Contoh:
- Becoming a doctor (menjadi seorang dokter)
- Being honest (menjadi jujur)
- Feeling nervous (merasa gugup)
- Getting better every day (menjadi lebih baik setiap hari)
- Staying calm under pressure (tetap tenang di bawah tekanan)

Mau jago bahasa Inggris dengan cara seru? Belajar bareng Sparks English aja!
Di Sparks English, kamu juga dilatih untuk berbahasa Inggris dengan percaya diri bareng native teacher dan tutor bersertifikat Cambridge TKT.
Kelasnya semi-private dengan harga mulai Rp70 ribuan per sesi.
Ada free trial class lho buat kamu yang mau coba dulu!
Fungsi dan Contoh Gerund Phrase
Salah satu hal yang membuat gerund phrase menarik adalah fleksibilitasnya.
Frasa ini bisa muncul di berbagai posisi dalam kalimat, tergantung fungsinya.
Ini dia penjelasan lengkapnya:
1. Sebagai Subjek
Gerund phrase bisa menempati posisi subjek, yaitu sebagai pelaku atau topik utama dalam kalimat.
Posisi ini biasanya ada di awal kalimat sebelum kata kerja utama.
Contoh kalimat:
- Swimming in the ocean every morning is her favorite routine. (Berenang di laut setiap pagi adalah rutinitas favoritnya.)
- Reading books before bed helps him sleep better. (Membaca buku sebelum tidur membantunya tidur lebih nyenyak.)
- Learning a new language takes time and patience. (Mempelajari bahasa baru membutuhkan waktu dan kesabaran.)
- Cooking dinner for the family makes her happy. (Memasak makan malam untuk keluarga membuatnya bahagia.)
2. Sebagai Objek Kata Kerja
Gerund phrase juga bisa berfungsi sebagai objek langsung dari kata kerja tertentu.
Posisi ini biasanya ada setelah kata kerja utama seperti enjoy, avoid, consider, keep, finish, love, dan hate.
Contoh kalimat:
- She enjoys walking alone in the park at night. (Dia suka berjalan sendirian di taman pada malam hari.)
- He avoided making eye contact with the teacher. (Dia menghindari kontak mata dengan guru.)
- They finished building the new house last week. (Mereka selesai membangun rumah baru minggu lalu.)
- I love watching the sunset from the rooftop. (Aku suka menonton matahari terbenam dari atap.)
3. Sebagai Pelengkap Subjek
Gerund phrase bisa berfungsi sebagai subject complement, yaitu melengkapi atau menjelaskan subjek kalimat.
Posisi ini biasanya muncul setelah linking verb seperti is, are, was, dan were.
Contoh kalimat:
- Her biggest passion is traveling to new places alone. (Passion terbesarnya adalah bepergian ke tempat-tempat baru sendirian.)
- His daily habit is exercising for an hour every morning. (Kebiasaan hariannya adalah berolahraga selama satu jam setiap pagi.)
- The hardest part was telling the truth to everyone. (Bagian paling sulitnya adalah menceritakan kebenaran kepada semua orang.)
- My goal this year is learning to play the piano. (Tujuanku tahun ini adalah belajar memainkan piano.)
4. Sebagai Objek Preposisi
Gerund phrase juga sering muncul setelah preposition seperti about, of, for, in, on, without, dan before.
Dalam posisi ini, gerund phrase berfungsi sebagai objek dari preposisi tersebut.
Contoh kalimat:
- She is excited about starting her new job next month. (Dia bersemangat tentang memulai pekerjaan barunya bulan depan.)
- He left without saying goodbye to anyone. (Dia pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal kepada siapapun.)
- Thank you for helping me finish the project on time. (Terima kasih telah membantu saya menyelesaikan proyek tepat waktu.)
- They talked about moving to a new city next year. (Mereka membicarakan tentang pindah ke kota baru tahun depan.)
Perbedaan Gerund dan Gerund Phrase

Gerund adalah kata kerja berakhiran -ing yang berdiri sendiri dan berfungsi sebagai noun.
Sementara gerund phrase adalah gerund yang dilengkapi objek, keterangan, atau pelengkap sehingga membentuk frasa yang lebih lengkap.
Perbedaan paling mudah dilihat dari jumlah elemennya:
- Gerund: hanya satu kata → Swimming is good for health. (“Swimming” saja = gerund)
- Gerund phrase: lebih dari satu kata → Swimming in the ocean every morning is good for health. (Gerund + objek + keterangan = gerund phrase)
Jadi kalau kata berakhiran -ing masih berdiri sendiri tanpa tambahan apapun, itu adalah gerund biasa.
Begitu ada objek, keterangan, atau pelengkap yang mengikutinya, barulah ia menjadi gerund phrase.
Semakin banyak elemen yang ditambahkan, semakin kaya informasi yang dibawa, tapi fungsinya tetap sama sebagai noun dalam kalimat.
Perbedaan Gerund Phrase dan Participial Phrase
Ini adalah bagian yang paling sering bikin bingung karena keduanya sama-sama diawali kata kerja berakhiran -ing.
Padahal kalau dilihat dari fungsinya, gerund phrase dan participial phrase sangat berbeda.
| Aspek | Gerund Phrase | Participial Phrase |
| Fungsi | Sebagai noun (kata benda) | Sebagai adjective (kata sifat) |
| Posisi | Subjek, objek, atau pelengkap kalimat | Menerangkan noun di dekatnya |
| Pertanyaan kunci | Menggantikan apa? | Menerangkan apa? |
| Contoh | Swimming in the pool every day is great for your health. | The boy swimming in the pool is my little brother. |
| Terjemahan | Berenang di kolam setiap hari itu menyehatkan. | Anak laki-laki yang berenang di kolam itu adalah adikku. |
Baca Juga: Apa Itu Independent Clause? Kenali Contohnya!
Paham gerund phrase adalah satu langkah maju dalam perjalanan belajar bahasa Inggris kamu.
Langkah berikutnya apa? Praktikkan langsung dalam percakapan nyata!
Di kursus bahasa Inggris Sparks English, lebih dari 25.000 students di Indonesia sudah membuktikan belajar bahasa Inggris di Sparks English itu efektif sekaligus menyenangkan.
Dengan native teacher, tutor profesional, dan kelas semi-private yang interaktif, kamu bisa berkembang jauh lebih cepat dari belajar sendiri.
Daftar free trial class sekarang karena sebelum promonya berakhir!


