Kalau kamu perhatikan buku pelajaran, novel, atau caption Instagram, mayoritas isinya berupa kalimat pernyataan, bukan pertanyaan atau perintah.
Jenis kalimat inilah yang disebut dengan declarative sentence.
Declarative sentence adalah tipe kalimat paling umum dan paling sering digunakan, jadi penting banget buat kamu pahami empat tipe dan urutan katanya.
Biar lebih paham, kita akan bahas tuntas pengertian, ciri-ciri, sampai contoh kalimat declarative sentence yang siap pakai.
- Apa Itu Declarative Sentence?
- Ciri-Ciri Declarative Sentence
- Tipe-Tipe Declarative Sentence
- Word Order dalam Declarative Sentences
- Bedanya Declarative Sentences dengan Interrogative Sentences
- Contoh Kalimat Declarative Sentence
Apa Itu Declarative Sentence?
Declarative sentence adalah kalimat yang berfungsi menyampaikan pernyataan, fakta, opini, atau informasi.
Struktur dasarnya mengikuti pola Subject + Verb, dengan Object/Complement jika diperlukan, dan diakhiri dengan tanda titik.
Menurut Grammarly, declarative sentence adalah tipe kalimat paling umum dalam bahasa Inggris dan menjadi bentuk default saat kita berkomunikasi.
Fungsinya bukan bertanya, memerintah, atau menyerukan sesuatu, melainkan sekadar menyatakan sesuatu.
Contoh paling gampangnya seperti “The sky is blue.” atau “I have two brothers.”
Dua kalimat itu sama-sama menyampaikan informasi tanpa perlu jawaban dari lawan bicara.
Ciri-Ciri Declarative Sentence
Biar kamu bisa langsung mengenali declarative sentence saat menemukannya, ada beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis kalimat lain.
Berikut ciri utama declarative sentence:
- Menyampaikan pernyataan atau informasi, bukan pertanyaan atau perintah.
- Diakhiri dengan tanda titik (.), bukan tanda tanya atau tanda seru.
- Mengikuti pola subject + verb sebagai urutan dasarnya.
- Bisa berupa kalimat positif atau negatif.
- Jenis kalimat yang paling umum digunakan dalam bahasa Inggris.
- Memiliki intonasi datar saat diucapkan.
Tipe-Tipe Declarative Sentence
Meskipun sama-sama berupa pernyataan, declarative sentence punya empat variasi berdasarkan struktur klausanya.
Klausa sendiri adalah bagian kalimat yang memiliki subject dan verb.
Jenisnya terbagi menjadi dua, yaitu independent clause dan dependent clause.
“She studies English” adalah satu klausa karena memiliki subject “she” dan verb “studies”. Klausa ini termasuk independent clause.
Kalimat “because she felt tired” juga satu klausa karena memiliki subject “she” dan verb “felt”.
Namun, ini termasuk jenis dependent clause.
1. Simple Declarative Sentence
Simple declarative sentence hanya terdiri dari satu independent clause, yaitu satu subjek dan satu predikat yang bisa berdiri sendiri.
Bentuk ini paling ringkas dan langsung menyampaikan inti pesan.
Contoh: Andi plays football every Sunday. (Andi bermain bola setiap hari Minggu)
Kalimat ini hanya terdiri dari satu klausa, tapi sudah menyampaikan informasi secara utuh tentang siapa yang dibicarakan, sedang apa, dan kapan terjadinya.
2. Compound Declarative Sentence
Compound declarative sentence menggabungkan dua atau lebih independent clause menggunakan coordinating conjunction seperti and, but, or, so.
Tiap klausa dalam kalimat ini punya kedudukan setara dan bisa dipisah menjadi kalimat sendiri.
Contoh: I wanted to go outside, but it started to rain. (Aku ingin pergi ke luar, tetapi hujan mulai turun.)
Klausa “I wanted to go outside” dan “it started to rain” sama-sama bisa berdiri sendiri, tapi disatukan agar maksud kalimat lebih jelas.
3. Complex Declarative Sentence
Complex declarative sentence terdiri dari satu independent clause dan minimal satu dependent clause.
Dependent clause biasanya diawali dengan subordinating conjunction seperti because, although, when, if.
Contoh: She stayed at home because she felt tired. (Dia tetap di rumah karena merasa lelah.)
Klausa “She stayed at home” bisa berdiri sendiri, sementara klausa “because she felt tired” tidak bisa sehingga wajib menempel pada klausa utama.
4. Compound-complex Declarative Sentence
Compound-complex declarative sentence adalah gabungan dari compound dan complex declarative sentence, sehingga terdiri dari dua atau lebih independent clause dengan minimal satu dependent clause.
Strukturnya paling panjang daripada yang lain dan biasanya dipakai untuk menyampaikan ide yang lebih kompleks.
Contoh: When the class ended, we went to the cafeteria, and Rina ordered iced tea. (Setelah kelas selesai, kami pergi ke kantin, lalu Rina memesan es teh.)
Klausa “we went to the cafeteria, and Rina ordered iced tea” adalah compound declarative sentence yang terdiri dari dua independent clause.
Kalimatnya ditambah satu dependent clause “When the class ended” sehingga lengkap menjadi compound-complex declarative sentence.
Word Order dalam Declarative Sentences
Suatu kalimat bisa terdengar jelas atau malah rancu tergantung pada word order-nya.
Oleh karena itu, word order sangat penting untuk diperhatikan.
Secara umum, declarative sentence dalam bahasa Inggris mengikuti pola:
Subject + Verb + Object/Complement
Pola ini juga bisa ditambah dengan adverbial atau prepositional phrase.
Contoh:
She bought a new book at the mall yesterday.
- She = subject
- bought = verb
- a new book = object
- at the mall = prepositional phrase/adverbial of place
- yesterday = adverbial of time
Perlu diingat, adverbial atau prepositional phrase memang boleh diletakkan di awal kalimat untuk penekanan, misalnya “Yesterday, she bought a new book.”
Namun, bagian utama kalimat tetap perlu mengikuti urutan Subject + Verb.

Memahami pola grammar seperti declarative sentence memang penting, tapi terbiasa menggunakannya dalam percakapan langsung akan jauh lebih bermanfaat.
Di Sparks English, kamu belajar berbagai grammar lewat real conversation bersama tutor bersertifikasi Cambridge TKT dan native teacher.
Kelasnya semi-private sehingga setiap students akan mendapat feedback yang bimbingan yang lebih personal.
Semua ini bisa kamu dapatkan mulai dari Rp70 ribu per kelas, terjangkau dan masih ekonomis kan!
Yuk coba kelas trial gratisnya dulu agar tahu metode belajarnya!
Bedanya Declarative Sentences dengan Interrogative Sentences
Declarative sentence dan interrogative sentence punya fungsi dan struktur yang berbeda.
Declarative sentence digunakan untuk menyampaikan pernyataan, informasi, fakta, atau pendapat.
Sementara itu, interrogative sentence digunakan untuk mengajukan pertanyaan.
Simak perbandingan lengkapnya dalam tabel berikut:
|
Aspek |
Declarative Sentence |
Interrogative Sentence |
| Fungsi | Menyampaikan pernyataan | Mengajukan pertanyaan |
| Tanda baca di akhir | Titik (.) | Tanda tanya (?) |
| Word order | Subject + Verb | Auxiliary/Verb + Subject |
| Intonasi | Datar | Naik di akhir |
| Contoh | You are happy. | Are you happy? |
Perhatikan contohnya, dari kalimat “You are happy” jadi “Are you happy?”, cukup dengan membalik posisi are dan you, fungsinya berubah total dari pernyataan jadi pertanyaan
Baca Juga: Interrogative Sentence: Pengertian, Jenis, Rumus, dan Contohnya
Contoh Kalimat Declarative Sentence
Supaya konsepnya lebih dipahami lagi, berikut contoh declarative sentence dalam kalimat, dari yang paling simpel hingga yang paling kompleks.
- My father works at a hospital. (simple, positif)
- I don’t drink coffee at night. (simple, negatif)
- Rina finished her homework, and she watched a movie. (compound)
- The students were tired, but they continued the discussion. (compound)
- He didn’t come to school because he was sick. (complex)
- She smiled when she saw her mother. (complex)
- Although it was raining, we went to the park, and we had a great time. (compound-complex)
- After I finished my homework, I watched TV, and my sister read a book. (compound-complex)
Nah, sekarang kamu sudah punya gambaran utuh tentang declarative sentence, mulai dari ciri, tipe, word order, sampai perbedaannya dengan interrogative sentence.
Kalau kamu ingin berlatih bahasa Inggris secara lebih terarah, Sparks English siap menjadi partner belajarmu!
Dengan jadwal fleksibel, kamu bisa menyesuaikan waktu les bahasa Inggris dengan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, dan rutinitas harian lainnya.
Materi juga disampaikan lewat metode fun & interactive learning, seperti group discussion dan problem solving sehingga pola grammar bisa lebih mudah dipahami dan diingat.
Sudah lebih dari 25.000 students terbukti lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English.
Yuk, coba kelas trial gratisnya sekarang juga dan jangan lupa klaim promonya sebelum waktu berakhir!


