Word Stress adalah salah satu cara agar bisa mengucapkan bahasa Inggris dengan pengucapan yang pas.
Bagi anak-anak, materi ini bisa meningkatkan skill listening dan speaking mereka.
Simak penjelasan lengkapnya di sini!
Apa Itu Word Stress?
Word stress adalah penekanan pada salah satu suku kata dalam sebuah kata ketika diucapkan.
Dalam bahasa Inggris, tidak semua suku kata diucapkan dengan kekuatan yang sama.
Biasanya ada satu suku kata yang diucapkan lebih kuat, lebih panjang, dan lebih jelas dibandingkan suku kata lainnya.
Penekanan ini disebut stress.
Misalnya kata:
- TAble
- beGIN
- comPUter
Pada kata tersebut, huruf besar menunjukkan suku kata yang mendapatkan word stress.
Ketika sebuah suku kata mendapat stress, biasanya memiliki ciri berikut:
- Diucapkan lebih keras
- Diucapkan lebih panjang
- Nada suara sedikit lebih tinggi
- Vokal terdengar lebih jelas
Sebaliknya, suku kata yang tidak mendapatkan stress biasanya terdengar lebih cepat dan lebih lemah.
Contoh:
|
Kata |
Jenis |
Arti |
| REcord | noun | catatan |
| reCORD | verb | merekam |
Memahami word stress sangat penting karena dalam bahasa Inggris perubahan stress bisa mengubah arti kata.
Jenis-Jenis Word Stress
Terdapat empat jenis word stress fungsional yang membantu menyampaikan maksud pesan dengan jelas:
1. Tonic Stress
Tonic stress adalah penekanan utama dalam sebuah kalimat yang biasanya berada di kata paling penting dalam informasi tersebut.
Biasanya tonic stress berada di kata terakhir yang membawa makna utama.
Contoh 1
I bought a NEW car.
Penjelasan:
Kata NEW mendapatkan stress karena informasi terpenting adalah bahwa mobil tersebut baru.
Contoh 2
She lives in JApan.
Penjelasan:
Penekanan pada JA menunjukkan bahwa informasi penting adalah lokasi tempat tinggalnya.
Tonic stress membantu pendengar memahami pesan utama dalam kalimat.
2. Contrastive Stress
Contrastive stress digunakan untuk menunjukkan perbandingan atau perbedaan antara dua hal.
Biasanya digunakan ketika kita ingin mengoreksi informasi atau menegaskan sesuatu yang berbeda.
Contoh 1
I said the BLUE car, not the red one.
Penjelasan:
Kata BLUE mendapat stress karena pembicara ingin menegaskan perbedaan antara blue car dan red car.
Contoh 2
She likes TEA, not coffee.
Penjelasan:
Penekanan pada TEA menunjukkan kontras antara dua pilihan minuman.
Jenis stress ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Ingin upgrade skill bahasa Inggrismu ke next level? Gabung di Sparks English aja!
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat diskusi seru dan dapat feedback langsung dari native teacher.
Ayo coba kelas gratisnya sekarang!
3. New Information Stress
New information stress digunakan untuk menekankan informasi baru yang sebelumnya belum diketahui oleh pendengar.
Biasanya terletak pada kata yang menjawab pertanyaan.
Contoh 1
Question: Where do you live?
Answer: I live in LONdon.
Penjelasan:
Kata LONdon mendapat stress karena merupakan informasi baru yang diberikan sebagai jawaban.
Contoh 2
Question: What did you buy?
Answer: I bought a COMputer.
Penjelasan:
Kata COMputer adalah informasi baru yang diberikan dalam jawaban.
Jenis stress ini sangat membantu dalam membuat percakapan lebih jelas dan natural.
4. Emphatic Stress
Emphatic stress digunakan ketika seseorang ingin menekankan perasaan, emosi, atau penegasan kuat terhadap suatu kata.
Biasanya digunakan ketika seseorang sangat yakin atau ingin memperkuat makna.
Contoh 1
That movie was AWEsome!
Penjelasan:
Penekanan pada AWE menunjukkan bahwa pembicara benar-benar merasa film tersebut sangat bagus.
Contoh 2
I REALLY like this book.
Penjelasan:
Kata REALLY mendapatkan stress untuk menekankan bahwa pembicara sangat menyukai buku tersebut.
Jenis stress ini membuat percakapan menjadi lebih ekspresif dan hidup.
Aturan Word Stress
Ada beberapa pola umum yang bisa membantu kita menebak suku kata mana yang mendapat penekanan.
Berikut ini beberapa aturan word stress dikutip dari English Club.
1. Stress pada Suku Kata Pertama
Banyak kata benda (noun) dan kata sifat (adjective) memiliki stress pada suku kata pertama.
|
Kata |
Word Stress |
Arti |
| TAble | TA-ble | meja |
| DOCtor | DOC-tor | dokter |
| HAPpy | HAP-py | senang |
| WINdow | WIN-dow | jendela |
2. Stress pada Suku Kata Kedua
Banyak kata kerja (verbs) memiliki stress pada suku kata kedua.
|
Kata |
Word Stress |
Arti |
| beGIN | be-GIN | memulai |
| reLAX | re-LAX | bersantai |
| aRRIVE | a-RRIVE | tiba |
| deCIDE | de-CIDE | memutuskan |
Perhatikan bahwa penekanan ada pada suku kata kedua.
Contoh pengucapan:
beGIN
Bukan BEgin
3. Stress pada Suku Kata Terakhir
Beberapa kata memiliki stress pada suku kata terakhir, terutama kata dengan akhiran tertentu.
|
Kata |
Word Stress |
Arti |
| employEE | employ-EE | karyawan |
| JapanESE | Japan-ESE | orang Jepang |
| voluntEER | volunt-EER | relawan |
Pada kata tersebut, suku kata terakhir diucapkan lebih kuat.
4. Stress Berdasarkan Akhiran
Beberapa akhiran dalam bahasa Inggris mempengaruhi posisi stress.
|
Akhiran |
Contoh Kata |
Word Stress |
| -ic | geoGRAPHic | suku kata sebelum -ic |
| -sion | reviSION | sebelum -sion |
| -tion | eduCAtion | sebelum -tion |
| -ity | elecTRIcity | sebelum -ity |
Akhiran tertentu hampir selalu membuat stress berada di suku kata sebelum akhiran.
Contoh:
eduCAtion
Bukan EDucation
Baca Juga: Pengertian Figurative language, 7 Jenis, dan Contoh Kalimatnya
Belajar word stress memang membutuhkan latihan mendengar dan mengucapkan kata secara berulang.
Ingin cepat mahir berbahasa Inggris? Gabung di kursus bahasa Inggris Sparks English aja!
Di Sparks English, kamu belajar bahasa Inggris dengan fokus ke speaking lewat diskusi, role play, hingga mini project yang dibimbing sama native teacher.
Setiap sesi dirancang agar kamu terbiasa berpikir dan berbicara dengan bahasa Inggris.
Biaya kursusnya juga terjangkau, mulai Rp70 ribu per sesi aja!
Penasaran? Bisa coba free trial class lebih dulu, kuotanya terbatas, lho!




