Pernah membaca kalimat seperti “time is money” atau “her smile lights up the room”?
Itulah contoh figurative language, yaitu gaya bahasa yang tidak dimaknai secara harfiah, tapi digunakan untuk memperkuat makna dan imajinasi.
Figurative language adalah cara menyampaikan ide dengan perbandingan, kiasan, atau simbol agar pesan terasa lebih hidup.
Artikel ini akan membahas apa itu figurative language, jenis-jenisnya, serta contoh figurative language yang sering muncul dalam teks bahasa Inggris.
Mari simak!
Apa itu figurative language?
Figurative language adalah gaya bahasa yang menggunakan kata atau ungkapan dengan makna kiasan, bukan arti sebenarnya untuk menciptakan efek tertentu.
Figurative language sering dipakai untuk memperjelas emosi, menambah keindahan tulisan, atau membuat pembaca membayangkan sesuatu secara lebih nyata.
Teknik ini banyak ditemukan dalam karya sastra, pidato, hingga lirik lagu bahasa Inggris karena mampu membuat bahasa terdengar lebih hidup dan tidak datar.
Perbedaan Figurative Language dan Literal Meaning
Perbedaan antara figurative language dan literal meaning terletak pada cara kita memahami makna sebuah kalimat.
Figurative language adalah gaya bahasa yang memakai kiasan atau perbandingan, sedangkan literal meaning dimaknai sesuai arti sebenarnya tanpa tambahan imajinasi.
Misalnya, ketika seseorang berkata “She broke his heart,” secara figurative artinya dia membuatnya sangat sedih, bukan benar-benar mematahkan organ jantungnya.
Namun dalam makna literal, “break” berarti benar-benar merusak atau menghancurkan sesuatu secara fisik.
Jenis-jenis Figurative Language
Banyak jenis figurative language yang umum digunakan dalam puisi bahasa Inggris, cerita, dan percakapan untuk memperjelas atau memperindah makna.
Berikut beberapa bentuk figurative language yang sering muncul beserta penjelasan fungsinya.
1. Simile
Simile adalah bentuk figurative language yang membandingkan dua hal yang berbeda dengan menggunakan kata “like” atau “as”.
Teknik ini membantu pembaca membayangkan kualitas atau sifat sesuatu dengan mengaitkannya pada hal yang sudah familiar.
Simile banyak muncul dalam percakapan sehari-hari maupun karya sastra karena memanfaatkan perbandingan langsung yang mudah dipahami.
2. Metaphor
Metaphor adalah salah satu jenis figurative language di mana satu hal dikatakan sebagai hal lain secara langsung tanpa menggunakan “like” atau “as”.
Perbandingan ini bukan berarti literal, tapi dimaksudkan untuk menunjukkan hubungan makna yang lebih dalam atau kuat antar dua konsep.
Metaphor sering dipakai dalam puisi dan prosa untuk menggambarkan emosi atau ide yang kompleks.
3. Personification
Personification adalah memberi sifat manusia kepada benda mati, hewan, atau ide abstrak.
Jenis ini membuat objek yang tidak bernyawa terasa seperti hidup dan mampu mengekspresikan perasaan atau tindakan manusia.
Pembaca dapat lebih mudah membangun hubungan emosional atau visual dengan objek tersebut.
Jenis ini sering muncul dalam cerita anak bahasa Inggris, puisi, atau narasi untuk membuat deskripsi lebih ekspresif.
Ingin upgrade skill bahasa Inggrismu ke next level? Gabung di Sparks English aja!
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat diskusi seru dan dapat feedback langsung dari native teacher.
Ayo coba kelas gratisnya sekarang!
4. Hyperbole
Hyperbole atau hiperbola adalah jenis figurative language yang menggunakan pernyataan atau gambaran yang dilebih-lebihkan untuk memberi efek dramatis atau penekanan emosional.
Jenis ini bukan dimaksudkan untuk dipahami secara harfiah, tapi membantu menyampaikan intensitas perasaan, pengalaman, atau situasi secara ekspresif dan menarik.
Hiperbola populer dipakai dalam cerita, iklan, dan percakapan kasual.
5. Idiom
Idiom adalah ungkapan yang maknanya tidak dapat dipahami hanya dari arti kata-katanya secara terpisah karena maknanya bersifat kiasan atau sudah menjadi frase tetap dalam bahasa.
Ini termasuk salah satu contoh figurative language yang sering membingungkan.
Idiom sering ditemukan dalam penulisan kreatif, idiomatic speech, dan percakapan sehari-hari.
Pelajari idiom bahasa Inggris lebih lanjut di artikel ini.
6. Onomatopoeia
Onomatopoeia adalah penggunaan kata yang meniru bunyi, suara, atau efek suara dari objek atau aksi tertentu sehingga pembaca seolah-olah mendengar suara tersebut saat membaca.
Ini adalah jenis figurative language yang membuat teks lebih sensori dan hidup karena melibatkan imajinasi pendengaran pembaca.
7. Alliteration
Alliteration adalah pengulangan bunyi konsonan yang sama di awal kata-kata yang berdekatan dalam sebuah frasa atau kalimat.
Jenis ini sering dipakai untuk memberi ritme, fokus, atau efek suara yang menarik dalam puisi, slogan, maupun narasi kreatif.
Contoh Figurative Language dalam Kalimat Lengkap
Berikut beberapa contoh figurative language dalam kalimat lengkap yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya.
| Jenis | Kalimat | Makna |
| Simile |
|
|
| Metaphor |
|
|
| Personification |
|
|
| Hyperbole |
|
|
| Idiom |
|
|
| Onomatopoeia |
|
– |
| Alliteration |
|
– |
Baca Juga: 15 Proverbs atau Peribahasa Bahasa Inggris Umum dan Artinya
Menguasai figurative language bukan cuma bikin bahasa Inggrismu lebih keren, tapi juga membuat cara bicaramu terdengar lebih ekspresif dan natural.
Ingin upgrade skill bahasa Inggris secara lebih terarah dan progress yang cepat terlihat?
Ayo gabung di les bahasa Inggris Sparks English.
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi langsung praktik dalam speaking, diskusi interaktif, dan dibimbing oleh native teacher dan tutor berpengalaman.
Biaya mulai Rp70 ribu per sesi, terjangkau dan sebanding dengan peningkatan skill yang didapatkan.
Coba dulu free trial class untuk lihat metode belajar berbeda di Sparks English.
Kuota terbatas, jadi pastikan daftar sekarang sebelum penuh!




