Apa Itu Narrative Text? Struktur, Ciri, Jenis & Contohnya

20 September 2026
narrative text adalah

Narrative text adalah salah satu jenis teks yang membantu mengenal kosa kata dan bagaimana cara bercerita.

Teks ini cocok sekali untuk melatih bahasa Inggris anak.

Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu narrative text, struktur, hingga contohnya agar si kecil makin mahir bercerita dalam bahasa Inggris.

Mari simak selengkapnya!

 

 

Apa Itu Narrative Text?

Narrative text adalah jenis teks imajinatif atau cerita fiksi yang bertujuan untuk menghibur pembaca (to amuse or entertain).

Mengutip dari IELC, tujuan dari teks ini adalah untuk menghibur sekaligus menyampaikan pesan moral.

Jadi, narrative text adalah teks cerita dalam bahasa Inggris yang memiliki alur, tokoh, konflik, dan penyelesaian masalah.

 

Tujuan Narrative Text

Narrative text dibuat untuk menceritakan sebuah kisah dengan cara yang menarik dan menghibur pembaca atau pendengar.

Cerita yang disampaikan bisa berupa fabel, dongeng, legenda, mitos, atau cerita fiksi lainnya.

Selain menghibur, narrative text juga dapat menyampaikan pesan moral atau pelajaran melalui konflik dan pengalaman yang dialami tokoh.

Misalnya, cerita tentang persahabatan dapat mengajarkan pentingnya saling membantu dan menjaga kepercayaan.

Dengan begitu, tujuan narrative text tidak hanya membuat pembaca menikmati cerita, tetapi juga membantu mereka memahami pesan yang ada di balik cerita tersebut.

 

Ciri-Ciri Narrative Text

Untuk membedakannya dengan jenis teks lain (seperti Descriptive atau Report), berikut adalah ciri ciri narrative text:

  • Bersifat Imajinatif: Cerita bisa berupa fiksi murni atau fakta yang dikembangkan.
  • Sudut Pandang Tertentu: Biasanya menggunakan kata ganti orang pertama (I) atau orang ketiga (He, She, They).
  • Kronologis: Peristiwa disusun berdasarkan urutan waktu.
  • Adanya Konflik: Inti dari teks ini adalah masalah yang dihadapi tokoh.
  • Penggunaan Tense: Mayoritas menggunakan bentuk lampau (Past Tense).

 

Contoh potongan teks:

Once upon a time, there lived a poor farmer in a small village.

Dari satu kalimat saja, kita sudah bisa melihat:

  • Menggunakan past tense (lived)
  • Ada latar waktu (once upon a time)
  • Ada tokoh (a poor farmer)

 

Baca Juga: Mengeal Procedure Text, Struktur, Kaidah Kebahasaan, hingga Contoh Lengkapnya

 

Jenis-Jenis Narrative Text

Ada banyak variasi dalam text narrative bahasa inggris.

Berikut adalah beberapa jenis yang populer:

 

1. Fairy Tale

Fairy tale adalah cerita dongeng yang biasanya mengandung unsur sihir, peri, atau kerajaan.

Ciri khas ada karakter seperti princess, fairy, witch dan cerita berakhir bahagia.

Contoh: Cinderella, Snow White, Sleeping Beauty.

 

2. Cerita Rakyat (Folklore)

Cerita rakyat berasal dari tradisi lisan masyarakat.

Biasanya menceritakan kebiasaan budaya dengan pesan lokal.

Contoh judul: Malin Kundang (legenda Indonesia), The Legend of Sleepy Hollow.

 

3. Dongeng

Dongeng adalah cerita rekaan yang bertujuan menghibur anak-anak.

Contoh judul: The Three Little Pigs, Goldilocks and the Three Bears.

 

4. Legenda

Cerita yang berkisah tentang asal-usul suatu tempat atau peristiwa sejarah yang dibumbui fiksi.

Contoh: The Legend of Toba Lake, Tangkuban Perahu.

 

5. Science Fiction

Cerita yang melibatkan teknologi masa depan atau luar angkasa.

Contoh: The War of the Worlds, Star Wars.

 

6. Fabel

Fabel adalah cerita tentang hewan yang bisa berbicara dan bertingkah seperti manusia.

Contoh: The Tortoise and the Hare, The Mouse Deer and Crocodile.

 

7. Misteri

Cerita yang fokus pada pemecahan teka-teki atau kasus kriminal.

Biasanya akan mengisahkan tentang detektif dengan petunjuk tersembunyi.

Contoh: Sherlock Holmes, Five on a Treasure Island.

 

8. Romance

Cerita yang fokus pada perjuangan cinta tokoh utamanya.

Contoh: Romeo and Juliet, Pride and Prejudice.

 

9. Humor

Teks naratif yang bertujuan memancing tawa pembaca.

Contoh: The Adventures of Tom Sawyer.

 

Baca Juga: Apa Arti Etc? Ini Cara Tepat Menggunakannya

 

10. Sejarah (Historical Fiction)

Cerita imajinatif yang berlatar belakang peristiwa sejarah nyata.

Contoh: The Boy in the Striped Pyjamas.

 

11. Horor

Cerita yang bertujuan memberikan rasa takut atau ngeri.

Contoh: Dracula, Frankenstein.

 

Baca Juga: Panduan Lengkap Report Text: Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan 5 Contohnya

 

Generic Structure of Narrative Text

Generic structure of narrative text terdiri dari empat bagian utama yang membentuk alur cerita lengkap.

 

1. Orientation

Orientation memperkenalkan tokoh, waktu, dan tempat.

Fungsi: Memberi latar belakang agar pembaca terhubung.

Contoh: “Once upon a time, in a small village in West Sumatra, lived a woman and her son, Malin Kundang.”

 

2. Complication (Konflik)

Bagian di mana masalah atau konflik yang muncul, di sini ketegangan mulai muncul.

Masalah ini bisa berupa konflik antar tokoh, konflik diri sendiri, atau dengan alam.

Contoh: “One day, a big storm hit the ship. Malin was stranded on a beach. Many years later, he became a wealthy merchant but refused to recognize his poor mother.”

 

Baca Juga: Mengenal Explanation Text, Jenis, Struktur, dan Contohnya

 

3. Resolution (Penyelesaian)

Di bagian ini masalah mulai teratasi, baik itu berakhir bahagia (happy ending) maupun sedih (sad ending).

Contoh: “The mother was so sad and angry that she cursed him. Suddenly, Malin Kundang turned into a stone.”

 

4. Re-orientation (Pesan Moral/Opsional)

Bagian penutup yang berisi pelajaran yang bisa diambil atau kondisi akhir tokoh.

Contoh: “The lesson from this story is that we must always respect our parents, no matter how successful we become.”

 

Baca Juga: Apa Itu Analytical Exposition Text?

 

Language Features of Narrative Text

Dalam menulis text narrative bahasa inggris, terdapat kaidah kebahasaan (language features) yang harus diikuti:

 

1. Menggunakan Simple Past Tense

Karena menceritakan masa lalu, kita menggunakan kata kerja bentuk kedua (V2) dalam simple past tense.

  • Contoh: He went to the forest, She ate the apple.

 

2. Menggunakan Action Verb

Action verb adalah kata kerja yang menunjukkan aksi nyata.

  • Contoh: Run, Walk, Climb, Kill.
  • Paragraf: “The rabbit jumped over the log and ran as fast as he could.”

 

3. Menggunakan Adverb of Time

Adverb of time adalah keterangan waktu untuk menunjukkan kapan peristiwa terjadi.

  • Contoh: Once upon a time, long ago, one day.
  • Paragraf: “Once upon a time, there lived a giant in a deep cave.”

 

4. Menggunakan Noun Phrase

Noun phrase adalah gabungan kata benda yang lebih spesifik.

  • Contoh: The beautiful princess, a huge red dragon.
  • Paragraf: “The beautiful princess was locked in a tall tower.”

 

5. Menggunakan Adjective

Adjective adalah kata sifat untuk mendeskripsikan tokoh atau suasana.

  • Contoh: Scary, brave, poor, magical.
  • Paragraf: “The brave knight fought the scary monster.”

 

Baca Juga: Panduan Lengkap Biography Text: Ciri, Fungsi, Aturan, Struktur & Contoh Lengkap

 

6. Time Connectives dalam Narrative Text

Saat membaca narrative text, kamu akan sering menemukan time connectives atau kata/ungkapan yang membantu menunjukkan urutan dan hubungan waktu antarkejadian.

Penggunaan kata-kata ini membuat alur cerita terasa lebih runtut sehingga pembaca lebih mudah mengikuti apa yang terjadi dari satu peristiwa ke peristiwa berikutnya.

Berikut beberapa time connectives yang sering digunakan:

Time Connective Arti Contoh
Once upon a time Pada zaman dahulu Once upon a time, there lived a kind king.
One day Suatu hari One day, she went to the forest.
Then Kemudian Then, the boy saw a strange light.
After that Setelah itu After that, they returned home.
Suddenly Tiba-tiba Suddenly, the door opened.
When Ketika When she arrived, the rain started.
Before Sebelum Before he left, he locked the door.
After Setelah After they finished dinner, they went outside.
While Ketika/sementara While they were walking, they heard a loud sound.
Finally Akhirnya Finally, the two friends found their way home.

 

Design New Web Banner
Mau bisa jago ngomong bahasa Inggris dalam 6 bulan? Belajar bareng Sparks English aja!

Di Sparks English, kamu belajar bahasa Inggris secara fun dan interactive sesuai tingkatan usia dan level berbasis CEFR.

Mulai Rp70 ribuan aja per kelas kamu udah bisa belajar langsung bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher dalam kelas semi-private, yang bikin accent-mu bisa sekaligus terbentuk secara natural.

Hasilnya sudah dibuktikan oleh lebih dari 25.000 students yang lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan!

Kalau bisa dapat tempat kursus premium yang fasilitasnya lengkap tapi biayanya tetap irit seperti di Sparks English, yakin nggak mau coba dulu?

Daftar kelas trial gratis sekarang dan ambil diskonnya sebelum berakhir!

 

Cara Menulis Narrative Text Bahasa Inggris

Menulis narrative text akan lebih mudah jika kamu sudah menentukan alur cerita sejak awal.

Kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut:

 

1. Tentukan Tema Cerita

Pilih cerita yang ingin kamu buat, misalnya tentang persahabatan, petualangan, hewan, atau cerita fantasi.

Pastikan temanya cukup sederhana agar lebih mudah dikembangkan.

 

2. Buat Tokoh dan Setting

Tentukan siapa saja tokoh yang terlibat dan di mana serta kapan cerita berlangsung.

Contoh:

  • Characters: A little boy and his dog
  • Place: A small village
  • Time: One afternoon

 

3. Tentukan Konflik

Setelah mengenalkan tokoh dan setting, tentukan masalah yang akan mereka hadapi.

Konflik membuat cerita menjadi lebih menarik dan menjadi bagian penting dari complication.

Contohnya, seekor anjing peliharaan hilang ketika sedang bermain di taman.

 

4. Susun Cerita Berdasarkan Generic Structure

Gunakan urutan orientation → complication → resolution agar alur cerita mudah diikuti.

Jika diperlukan, kamu juga bisa menambahkan re-orientation sebagai penutup atau pesan moral.

 

5. Gunakan Language Features yang Sesuai

Narrative text umumnya menggunakan past tense, action verbs, adverbs of time, dan kata penghubung untuk menunjukkan urutan kejadian.

Kamu juga bisa menggunakan direct speech agar percakapan antartokoh terasa lebih hidup.

 

6. Buat Ending yang Jelas

Akhiri cerita dengan penyelesaian masalah yang sudah dibuat.

Ending tidak harus selalu bahagia.

Cerita bisa memiliki akhir bahagia, sedih, mengejutkan, atau bahkan menggantung, selama tetap sesuai dengan alur yang dibangun.

 

Contoh Narrative Text Bahasa Inggris

Berikut adalah contoh narrative text bahasa inggris singkat beserta analisis strukturnya.

 

narrative text adalah

 

The Ant and the Dove

English Version:

One hot day, an ant was searching for some water. After walking around for some time, she came to a spring. To reach the spring, she had to climb up a blade of grass. While making her way up, she slipped and fell into the water.

She could have drowned if a dove up a nearby tree had not seen her. Seeing that the ant was in trouble, the dove quickly plucked off a leaf and dropped it into the water near the struggling ant. The ant moved towards the leaf and climbed up there. Soon, it carried her safely to dry ground.

Not long after at that, a hunter nearby was throwing out his net towards the dove, hoping to trap it. Guessing what he was about to do, the ant quickly bit him on the heel. Feeling the pain, the hunter dropped his net. The dove was quick to fly away to safety.

 

Terjemahan Indonesia:

Suatu hari yang panas, seekor semut sedang mencari air. Setelah berkeliling, ia sampai ke sebuah mata air. Untuk mencapainya, ia harus memanjat rumput. Saat memanjat, ia terpeleset dan jatuh ke air.

Ia bisa saja tenggelam jika seekor merpati di pohon terdekat tidak melihatnya. Melihat semut dalam kesulitan, merpati segera memetik daun dan menjatuhkannya ke air dekat semut. Semut naik ke atas daun dan selamat sampai ke tanah kering.

Tak lama kemudian, seorang pemburu hendak melempar jaring ke arah merpati. Menyadari hal itu, semut menggigit tumit pemburu. Karena kesakitan, pemburu menjatuhkan jaringnya. Merpati pun segera terbang menyelamatkan diri.

 

Analisis Struktur Teks:

Bagian Paragraf Penjelasan
Orientation Paragraf 1 Mengenalkan tokoh (Ant) dan latar tempat (Spring).
Complication Paragraf 1 & 2 Masalah 1: Semut jatuh ke air. Masalah 2: Pemburu ingin menangkap merpati.
Resolution Paragraf 3 Semut menggigit pemburu dan merpati selamat.

 

Perbedaan Narrative Text dan Recount Text

Narrative text dan recount text sama-sama dapat menceritakan kejadian yang sudah terjadi, sehingga keduanya terkadang dianggap sama.

Padahal, tujuan dan isi ceritanya berbeda.

 

Aspek Narrative Text Recount Text
Tujuan Menceritakan kisah untuk menghibur dan dapat menyampaikan pesan moral Menceritakan kembali pengalaman atau peristiwa yang sudah terjadi
Isi Biasanya berupa cerita dengan tokoh, konflik, dan penyelesaian Berisi rangkaian peristiwa atau pengalaman yang diceritakan secara kronologis
Cerita Bisa berupa fabel, dongeng, legenda, mitos, atau cerita fiksi Umumnya menceritakan pengalaman pribadi, kegiatan, perjalanan, atau peristiwa tertentu
Struktur Orientation → Complication → Resolution → Re-orientation Orientation → Events → Re-orientation
Fokus utama Alur cerita dan konflik Urutan kejadian yang telah berlangsung

 

Sebagai contoh, cerita tentang seekor kelinci yang menghadapi masalah lalu berhasil menyelesaikannya termasuk narrative text karena memiliki tokoh, konflik, dan resolution.

Sementara cerita tentang pengalaman liburan ke Bali minggu lalu lebih cocok sebagai recount text karena berisi rangkaian pengalaman yang benar-benar terjadi dan diceritakan kembali secara kronologis.

 

Baca Juga: Mengenal Recount Text: Jenis, Struktur, Kaidah Kebahasaan, dan Contohnya

 

Sekarang kamu sudah tahu apa itu narrative text yang bertujuan menghibur dan sering mengandung pesan moral.

Belajar narrative text bukan hanya tentang grammar, tetapi juga tentang kreativitas, imajinasi, dan kemampuan bercerita.

Kalau ingin serius belajar bahasa Inggris dan jadi juara 1 di sekolah, kursus bahasa Inggris Sparks English bisa jadi tempat yang tepat!

 

Design New Web Banner

 

 

Metode belajarnya dirancang khusus sesuai usia 3-18 tahun dan akan ada placement test dulu supaya kamu belajarnya mulai dari level yang sesuai kemampuanmu.

Kelasnya semi-private dan dibimbing oleh teacher tersertifikasi Cambridge TKT dan native teacher agar hasil belajar lebih maksimal.

Apalagi ada bonus free extra sessions tiap pekan bareng native teacher yang bikin ruang belajar bahasa Inggrismu makin variatif dan menyenangkan.

Fasilitas selengkap ini nggak mungkin bisa didapatkan di tempat lain dengan harga yang ekonomis ramah banget di kantong!

Penasaran? Bisa daftar free trial class dulu, tapi buruan booking sekarang ya karena cepat penuh!

Author:

Topik:

Share article: