Direct speech adalah kalimat langsung yang mengutip perkataan seseorang, sedangkan indirect speech adalah kalimat tidak langsung yang menyampaikan kembali perkataan tersebut tanpa mengutipnya secara persis.
Keduanya sering digunakan dalam percakapan, cerita, hingga tulisan bahasa Inggris.
Namun, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan, terutama perubahan tenses, kata ganti, dan keterangan waktu.
Yuk, pelajari perbedaan, rumus, dan contoh kalimat direct and indirect speech berikut ini!
Apa Itu Direct Speech?
Direct speech adalah kalimat yang menyampaikan perkataan seseorang secara langsung atau persis seperti yang diucapkan.
Kalimat ini menggunakan tanda kutip (“…”) untuk menandai ucapan asli pembicara.
Contoh:
- Direct: Sarah said, “I love chocolate.” (Sarah berkata, “Aku suka cokelat.”)
- Direct: Dad said, “We are going to the park.” (Ayah berkata, “Kita akan pergi ke taman.”)
- Direct: Anna asked, “Are you okay?” (Anna bertanya, “Apakah kamu baik-baik saja?”)
Dalam contoh tersebut, perkataan pembicara ditulis tanpa mengubah susunan kalimat maupun tenses-nya.
Direct speech biasanya terdiri dari dua bagian, yaitu reporting clause (bagian yang menunjukkan siapa yang berbicara) dan reported words (perkataan yang dikutip).
Misalnya, dalam kalimat Sarah said, “I love chocolate,” bagian Sarah said merupakan reporting clause, sedangkan I love chocolate merupakan reported words.
Baca Juga: Pengertian dan Struktur Narrative Text
Apa Itu Indirect Speech?
Indirect speech adalah kalimat yang digunakan untuk menyampaikan kembali ucapan seseorang tanpa mengutip kata-katanya secara langsung.
Bentuk ini juga dikenal sebagai reported speech.
Dalam indirect speech, tanda kutip dihilangkan.
Kata ganti, tenses, serta keterangan waktu atau tempat juga dapat berubah sesuai konteks.
Contoh:
- Direct: Sarah said, “I love chocolate.”
- Indirect: Sarah said that she loved chocolate. (Sarah mengatakan bahwa dia menyukai cokelat.)
Pada contoh tersebut, terdapat dua perubahan:
- Kata ganti I berubah menjadi she karena orang yang dibicarakan adalah Sarah.
- Kata kerja love berubah menjadi loved karena ucapan tersebut dilaporkan menggunakan kata kerja lampau said.
Kata that digunakan untuk menghubungkan bagian pelaporan dan isi perkataan, tetapi dapat dihilangkan dalam kalimat tertentu.
Baca Juga: 9 Part of Speech: Pengertian, Jenis, dan Contoh Terlengkap!
Kapan Direct and Indirect Speech Digunakan?
Direct and indirect speech digunakan ketika kita ingin mengutip atau menceritakan kembali perkataan seseorang.
Penggunaannya dapat ditemukan dalam berbagai situasi berikut.
1. Saat Menceritakan Percakapan
Saat berbicara dengan teman atau keluarga, kamu mungkin ingin menyampaikan apa yang dikatakan orang lain.
Contoh:
- Direct: Mom said, “Dinner is ready.” (Ibu berkata, “Makan malam sudah siap.”)
- Indirect: Mom said that dinner was ready. (Ibu mengatakan bahwa makan malam sudah siap.)
Direct speech digunakan untuk mengulang perkataan ibu, sedangkan indirect speech digunakan untuk menceritakan kembali pesannya.
2. Dalam Berita
Berita menggunakan direct speech untuk mengutip pernyataan narasumber.
Sementara itu, indirect speech digunakan untuk menyampaikan inti pernyataan dengan susunan kalimat berbeda.
Contoh:
- Direct: The principal said, “The school will open tomorrow.” (Kepala sekolah berkata, “Sekolah akan dibuka besok.”)
- Indirect: The principal said that the school would open the following day. (Kepala sekolah mengatakan bahwa sekolah akan dibuka keesokan harinya.)
3. Dalam Cerita atau Novel
Dalam cerita atau novel, direct speech membantu pembaca mengetahui percakapan antar tokoh secara langsung.
Indirect speech digunakan untuk menceritakan kembali percakapan tanpa menuliskan seluruh dialog.
Contoh:
- Direct: Lily said, “I found a secret door!” (Lily berkata, “Aku menemukan pintu rahasia!”)
- Indirect: Lily said that she had found a secret door. (Lily mengatakan bahwa dia telah menemukan pintu rahasia.)
Baca Juga: 15 Rekomendasi Novel Bahasa Inggris untuk Pemula
4. Dalam Penulisan Akademik
Direct and indirect speech juga digunakan dalam laporan, esai, atau tugas sekolah untuk menyampaikan pernyataan dan informasi.
Contoh:
- Direct: The teacher said, “Water boils at 100°C at sea level.” (Guru berkata, “Air mendidih pada suhu 100°C di permukaan laut.”)
- Indirect: The teacher said that water boils at 100°C at sea level. (Guru mengatakan bahwa air mendidih pada suhu 100°C di permukaan laut.)
Pada contoh ini, kata kerja boils tetap digunakan karena pernyataan tersebut merupakan fakta ilmiah yang masih berlaku.
Apa Perbedaan Direct and Indirect Speech?
Perbedaan direct and indirect speech terletak pada cara menyampaikan perkataan, penggunaan tanda kutip, serta kemungkinan perubahan tenses, kata ganti, dan keterangan waktu.
Berikut tabel perbandingannya.
| Aspek | Direct Speech | Indirect Speech |
| Pengertian | Mengutip ucapan secara langsung | Menceritakan kembali ucapan |
| Tanda kutip | Menggunakan tanda kutip | Tidak menggunakan tanda kutip |
| Tenses | Mengikuti ucapan asli | Dapat berubah sesuai konteks |
| Kata ganti | Mengikuti sudut pandang pembicara asli | Disesuaikan dengan sudut pandang pelapor |
| Keterangan waktu | Mengikuti ucapan asli | Dapat berubah sesuai waktu pelaporan |
| Contoh | She said, “I am happy.” | She said that she was happy. |
Untuk memahami perbedaannya lebih lanjut, perhatikan aturan perubahan berikut.
1. Perubahan Tenses dan Verb
Dalam indirect speech, tenses sering mengalami perubahan ketika reporting verb menggunakan bentuk lampau, seperti said, told, atau asked.
Perubahan ini dikenal sebagai backshift, yaitu pergeseran bentuk kata kerja ke waktu yang lebih lampau.
Berikut tabel perubahan tenses yang umum digunakan.
| Direct Speech | Indirect Speech | Contoh Perubahan |
| Simple Present | Simple Past | play → played |
| Present Continuous | Past Continuous | am playing → was playing |
| Present Perfect | Past Perfect | have eaten → had eaten |
| Present Perfect Continuous | Past Perfect Continuous | have been studying → had been studying |
| Simple Past | Past Perfect | went → had gone |
| Past Continuous | Past Perfect Continuous | was sleeping → had been sleeping |
| Past Perfect | Past Perfect | had finished → had finished |
| Simple Future | Would + V1 | will go → would go |
Selain tenses, beberapa modal verbs juga mengalami perubahan.
| Direct Speech | Indirect Speech |
| Can | Could |
| Will | Would |
| May | Might |
| Shall | Should (sesuai konteks) |
| Must (kewajiban) | Had to |
| Could | Could |
| Would | Would |
| Should | Should |
Contoh perubahan dalam kalimat:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| She said, “I study English.” | She said that she studied English. |
| He said, “I am reading a book.” | He said that he was reading a book. |
| Lisa said, “I have finished my homework.” | Lisa said that she had finished her homework. |
| Tom said, “I went to school.” | Tom said that he had gone to school. |
| Anna said, “I will call you.” | Anna said that she would call me. |
| Ben said, “I can swim.” | Ben said that he could swim. |
Contoh:
- Direct: He says, “I like football.”
- Indirect: He says that he likes football.
2. Perubahan Adverb
Selain tenses, adverb of time (keterangan waktu) dan adverb of place (keterangan tempat) juga dapat berubah dalam indirect speech.
Perubahan ini diperlukan ketika waktu atau lokasi saat melaporkan ucapan berbeda dari situasi ketika ucapan pertama kali disampaikan.
Tabel perubahan keterangan waktu:
| Direct Speech | Indirect Speech | Arti |
| Now | Then / at that time | Saat itu |
| Today | That day | Hari itu |
| Tomorrow | The next day / the following day | Keesokan harinya |
| Yesterday | The day before / the previous day | Hari sebelumnya |
| Tonight | That night | Malam itu |
| Last night | The night before | Malam sebelumnya |
| Last week | The week before | Minggu sebelumnya |
| Next week | The following week | Minggu berikutnya |
| Ago | Before / earlier | Sebelumnya |
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| She said, “I am busy now.” | She said that she was busy then. |
| He said, “I will go tomorrow.” | He said that he would go the next day. |
| Anna said, “I met Sarah yesterday.” | Anna said that she had met Sarah the day before. |
| Tom said, “I will study tonight.” | Tom said that he would study that night. |
Tabel perubahan keterangan tempat dan kata penunjuk:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| Here | There |
| This | That |
| These | Those |
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| He said, “I live here.” | He said that he lived there. |
| She said, “This is my bag.” | She said that that was her bag. |
| Anna said, “These books are mine.” | Anna said that those books were hers. |
Perubahan tersebut tidak bersifat wajib dalam setiap kalimat.
Jika waktu, tempat, atau benda yang dibicarakan masih sama, kata keterangannya dapat tetap digunakan.
3. Perubahan Tanda Baca
Direct speech menggunakan tanda kutip untuk menunjukkan perkataan asli seseorang.
Sebaliknya, indirect speech tidak menggunakan tanda kutip karena perkataan sudah disampaikan dalam bentuk laporan.
Perhatikan perbedaannya.
| Aspek | Direct Speech | Indirect Speech |
| Tanda kutip | Digunakan (“…”) | Dihilangkan |
| Koma | Umumnya memisahkan reporting clause dan kutipan | Tidak digunakan untuk memisahkan reporting clause dan isi laporan |
| Tanda tanya | Digunakan dalam kutipan pertanyaan | Tidak digunakan pada akhir kalimat laporan biasa |
| Tanda seru | Dapat digunakan dalam kutipan | Umumnya diganti dengan struktur kalimat laporan |
Contoh perubahan:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| She said, “I am tired.” | She said that she was tired. |
| He asked, “Are you ready?” | He asked if I was ready. |
| Mom said, “Close the door!” | Mom told me to close the door. |
Pada indirect speech, kalimat tanya atau perintah dilaporkan menggunakan struktur yang berbeda sehingga tanda baca mengikuti bentuk kalimat barunya.

Ingin bisa lancar bahasa Inggris dengan cara yang asik dan interaktif?
Ayo gabung di Sparks English!
Setiap sesi dirancang biar kamu nggak cuma duduk dengerin teacher, tapi langsung praktek lewat diskusi, latihan speaking aktif, sampai mini project yang bikin proses belajar lebih menyenangkan dan aplikatif.
Biayanya terjangkau mulai Rp70 ribuan aja per kelas kamu udah bisa belajar bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher di kelas semi-private, yang bikin accent-mu bisa sekaligus terbentuk secara natural ala native.
Hasilnya lebih dari 25.000 students telah membuktikan jadi lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English!
Kalau bisa dapat tempat kursus premium yang murah, worth it, dan bisa praktik langsung sama native teacher, yakin nggak mau coba dulu?
Ayo coba kelas gratisnya sekarang dan buruan klaim diskon Rp1 jutanya sebelum kuota habis!
Rumus Direct and Indirect Speech
Rumus direct and indirect speech bergantung pada jenis kalimat yang disampaikan, yaitu pernyataan (statements), pertanyaan (questions), atau perintah (commands).
Saat mengubah direct speech menjadi indirect speech, kamu perlu memperhatikan reporting verb, kata ganti, tenses, dan struktur kalimat.
Berikut penjelasan rumus dan contohnya.
1. Indirect Statements
Indirect statements digunakan untuk melaporkan kalimat pernyataan seseorang.
Biasanya, bentuk ini menggunakan reporting verb seperti said atau told, kemudian diikuti that dan isi pernyataan.
Rumus direct statement:
Subject + said + “Subject + Verb + Object/Complement.”
Rumus indirect statement:
Subject + said + (that) + Subject + Verb + Object/Complement
atau
Subject + told + Object + (that) + Subject + Verb + Object/Complement
Catatan: Bentuk verb disesuaikan dengan tenses dan konteks pelaporan.
Kata that bersifat opsional.
Cara mengubah direct statement menjadi indirect statement:
- Hilangkan tanda kutip.
- Gunakan reporting verb seperti said atau told.
- Sesuaikan kata ganti dengan pembicara.
- Ubah tenses jika diperlukan.
- Sesuaikan keterangan waktu atau tempat.
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| Sarah said, “I like apples.” | Sarah said that she liked apples. |
| He said, “I am watching TV.” | He said that he was watching TV. |
| Mom said, “I have cooked dinner.” | Mom said that she had cooked dinner. |
| Alex said, “I will visit Grandma.” | Alex said that he would visit Grandma. |
| Lisa said to me, “I am tired.” | Lisa told me that she was tired. |
Perhatikan penggunaan said dan told.
Kata told harus diikuti objek yang menunjukkan penerima informasi, seperti me, him, her, atau us.
Contohnya, “She told me that she was happy” benar, sedangkan “She told that she was happy” tidak tepat.
2. Direct and Indirect Questions
Direct and indirect questions digunakan untuk menyampaikan pertanyaan, baik secara langsung maupun dengan melaporkannya kembali.
Dalam indirect speech, pertanyaan menggunakan urutan kata seperti kalimat pernyataan, yaitu subjek diikuti kata kerja.
Terdapat dua jenis pertanyaan yang perlu dipahami.
- Yes/No Questions
Yes/no questions adalah pertanyaan yang dapat dijawab dengan “yes” atau “no”.
Saat diubah menjadi indirect speech, gunakan penghubung if atau whether.
Rumus direct question:
Subject + asked + “Auxiliary Verb + Subject + Verb …?”
Rumus indirect question:
Subject + asked + (Object) + if/whether + Subject + Verb …
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| She asked me, “Are you hungry?” | She asked me if I was hungry. |
| He asked, “Do you like pizza?” | He asked if I liked pizza. |
| Mom asked me, “Have you finished your homework?” | Mom asked me whether I had finished my homework. |
| Sarah asked Tom, “Can you swim?” | Sarah asked Tom if he could swim. |
Pada contoh tersebut, kata bantu seperti do atau did yang hanya digunakan untuk membentuk pertanyaan tidak dipertahankan dalam indirect speech.
Baca Juga: Bedanya Do, Does, Did, Done, dan Contoh Penggunaannya
- WH-Questions
WH-questions merupakan pertanyaan yang menggunakan kata tanya seperti what, where, when, why, who, dan how.
Dalam indirect speech, kata tanya tetap digunakan, tetapi susunan kalimat diubah menjadi bentuk pernyataan.
Rumus direct question:
Subject + asked + “WH-word + Auxiliary Verb + Subject + Verb …?”
Rumus indirect question:
Subject + asked + (Object) + WH-word + Subject + Verb …
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| She asked me, “Where do you live?” | She asked me where I lived. |
| He asked, “What are you doing?” | He asked what I was doing. |
| Mom asked me, “Why are you crying?” | Mom asked me why I was crying. |
| The teacher asked Anna, “When did you finish the task?” | The teacher asked Anna when she had finished the task. |
| Dad asked me, “How did you solve the problem?” | Dad asked me how I had solved the problem. |
Ingat, dalam indirect questions, gunakan urutan subject + verb, bukan urutan pertanyaan langsung.
Misalnya:
- Salah: She asked where did I live.
- Benar: She asked where I lived.
3. Commands in Indirect Speech
Commands in indirect speech digunakan untuk menyampaikan kembali perintah, permintaan, larangan, atau nasihat seseorang.
Bentuk ini biasanya menggunakan reporting verb seperti told, asked, ordered, atau advised, lalu diikuti to + verb 1.
Rumus direct command:
Subject + said + “Verb 1 + Object/Complement!”
Rumus indirect command:
Subject + told/asked/ordered + Object + to + Verb 1
Untuk larangan, gunakan:
Subject + told/asked/ordered + Object + not to + Verb 1
Cara mengubah commands menjadi indirect speech:
- Gunakan reporting verb yang sesuai, seperti told untuk perintah atau asked untuk permintaan.
- Tentukan objek atau orang yang menerima perintah.
- Tambahkan to sebelum kata kerja utama.
- Gunakan not to jika kalimat merupakan larangan.
- Hilangkan tanda kutip dan sesuaikan kata ganti.
Contoh:
| Direct Speech | Indirect Speech |
| Mom said to me, “Clean your room!” | Mom told me to clean my room. |
| The teacher said to us, “Open your books!” | The teacher told us to open our books. |
| Dad said to Ben, “Don’t run!” | Dad told Ben not to run. |
| Sarah said to me, “Please help me.” | Sarah asked me to help her. |
| The teacher said to Anna, “Study harder.” | The teacher advised Anna to study harder. |
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua kalimat perintah berarti memerintah dengan tegas.
Kata asked digunakan untuk permintaan, sedangkan advised lebih tepat untuk nasihat.
Contoh Kalimat Direct dan Indirect Speech
Setelah memahami rumusnya, sekarang saatnya melihat contoh kalimat direct and indirect speech yang lebih beragam.
Contoh berikut menggunakan situasi sehari-hari agar mudah dipahami dan dipraktikkan.
1. Indirect Speech
Berikut contoh indirect speech beserta artinya dalam bahasa Indonesia.
- She said that she was happy. (Dia mengatakan bahwa dia bahagia.)
- Tom said that he liked playing football. (Tom mengatakan bahwa dia suka bermain sepak bola.)
- Anna told me that she had finished her homework. (Anna memberitahuku bahwa dia telah menyelesaikan PR-nya.)
- Mom said that dinner was ready. (Ibu mengatakan bahwa makan malam sudah siap.)
- Dad said that he would take us to the zoo. (Ayah mengatakan bahwa dia akan mengajak kami ke kebun binatang.)
- Lisa asked me if I liked ice cream. (Lisa bertanya apakah aku suka es krim.)
- The teacher asked where I lived. (Guru bertanya di mana aku tinggal.)
- Ben asked why I was late. (Ben bertanya mengapa aku terlambat.)
- Mom told me to wash my hands. (Ibu menyuruhku mencuci tangan.)
- The teacher told us not to talk during the test. (Guru menyuruh kami untuk tidak berbicara selama ujian.)
2. Direct Speech
Berikut contoh direct speech beserta artinya.
- Sarah said, “I love my cat.” (Sarah berkata, “Aku sayang kucingku.”)
- Tom said, “I play basketball every Sunday.” (Tom berkata, “Aku bermain basket setiap hari Minggu.”)
- Anna said, “I am doing my homework.” (Anna berkata, “Aku sedang mengerjakan PR.”)
- Mom said, “Dinner is ready!” (Ibu berkata, “Makan malam sudah siap!”)
- Dad said, “We will go to the beach tomorrow.” (Ayah berkata, “Kita akan pergi ke pantai besok.”)
- Lisa asked, “Do you like ice cream?” (Lisa bertanya, “Apakah kamu suka es krim?”)
- The teacher asked, “Where is your book?” (Guru bertanya, “Di mana bukumu?”)
- Ben asked, “Why are you sad?” (Ben bertanya, “Mengapa kamu sedih?”)
- Mom said, “Please clean your room.” (Ibu berkata, “Tolong bersihkan kamarmu.”)
- The teacher said, “Don’t forget your homework!” (Guru berkata, “Jangan lupa PR kalian!”)
Direct speech mengutip ucapan secara langsung, sedangkan indirect speech menceritakan kembali ucapan dengan menyesuaikan struktur kalimat sesuai konteks.
Agar semakin mahir, cobalah mengubah percakapan sederhana menjadi indirect speech.
Ingin lebih lancar menggunakan bahasa Inggris, bukan sekadar menghafal rumus grammar?

Di kursus bahasa Inggris Sparks English, kamu bisa belajar melalui kegiatan yang fun dan interaktif bersama pengajar berpengalaman.
Materi pembelajaran disesuaikan dengan usia dan level kemampuan agar materinya tepat sasaran dan perkembangan kemampuannya lebih terarah.
Bahkan, ada bonus free extra sessions bareng native teacher yang bikin belajar bahasa Inggris nggak berhenti cuma di jam kelas reguler, jadi latihannya makin komprehensif dan ruang eksplorasi untuk speaking makin banyak.
Mulai Rp70 ribuan per kelas aja lho, in this economy investasi skill terbaik buat masa depan nggak perlu bikin kantong jebol!
Penasaran? Ayo coba free trial class sekarang, kuota kelas gratisnya terbatas dan cepat penuh lho!



