Prepositional phrase adalah salah satu konsep dasar dalam grammar bahasa Inggris yang sering muncul dalam kalimat sehari-hari.
Memahami prepositional phrase membantu dalam mengenali struktur kalimat dengan lebih cepat dan akurat.
Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari definisi, fungsi, dan jenis prepositional phrase lengkap dengan contohnya.
Penjelasannya disusun ringkas, jelas, dan mudah dipahami agar cocok untuk pemula.
Mari simak selengkapnya!
Apa Itu Prepositional Phrase?
Prepositional phrase adalah kelompok kata dalam bahasa Inggris yang diawali dengan preposition dan diakhiri oleh noun, pronoun, atau noun phrase yang berperan sebagai objek preposition.
Phrase ini digunakan untuk menjelaskan hubungan antara objek dengan kata lain dalam kalimat sehingga maknanya menjadi lebih spesifik dan jelas.
Dalam strukturnya, prepositional phrase minimal terdiri dari dua unsur utama, yaitu preposition dan objeknya, tetapi sering kali dilengkapi kata sifat atau modifier lain.
Prepositional phrase juga bisa digunakan lebih dari satu di dalam kalimat untuk memperkaya detail tanpa mengubah inti makna kalimat.
Fungsi Prepositional Phrase
1. Sebagai Adjective
Prepositional phrase berfungsi sebagai adjective saat frasa tersebut memodifikasi noun atau pronoun dalam kalimat.
Artinya, prepositional phrase ini menempel pada noun untuk menjelaskan noun yang mana atau seperti apa yang dimaksudkan.
Dalam fungsi ini, prepositional phrase tidak menjelaskan aksi, tapi memberi detail pada noun, seperti lokasi, ciri, bahan, kepemilikan, atau hubungan.
Frasa ini disebut juga adjective phrase.
Contoh prepositional phrase:
- The book on the top shelf is mine. (Buku di rak paling atas itu milik saya.)
- She admired the painting on the museum’s second floor. (Dia mengagumi lukisan di lantai dua museum.)
2. Sebagai Adverb
Prepositional phrase berfungsi sebagai adverb ketika frasa tersebut memodifikasi verb dengan memberikan keterangan tambahan tentang suatu tindakan.
Karena adverb berperan menjelaskan kata kerja, maka prepositional phrase dalam fungsi ini disebut adverbial phrase.
Contoh prepositional phrase:
- She finished the project with great focus. (Dia menyelesaikan proyek tersebut dengan fokus yang tinggi.)
- She kept the secret between us. (Dia merahasiakan hal itu di antara kami.)
3. Sebagai Noun
Prepositional phrase dapat berfungsi sebagai noun di dalam kalimat.
Hal ini terjadi saat menempati posisi yang biasanya diisi oleh noun, seperti subject kalimat atau subject complement.
Prepositional phrase berfungsi sebagai noun ketika frasa tersebut menjadi topik utama kalimat atau muncul setelah linking verb “be” untuk melengkapi subject.
Contoh prepositional phrase:
- The best seat is by the window. (Tempat duduk terbaik ada di dekat jendela.)
- During the movie is not a good time to talk. (Saat film berlangsung bukan waktu yang tepat untuk berbicara.)
4. Sebagai Pelengkap Dua Objek dalam Kalimat
Prepositional phrase juga sering dipakai untuk melengkapi dua objek dalam satu kalimat.
Fungsi ini muncul saat sebuah kalimat memiliki objek utama dan objek tambahan, lalu digunakan untuk menjelaskan hubungan di antara keduanya.
Misalnya untuk menunjukkan tujuan, penerima, atau sasaran dari suatu tindakan.
Contoh prepositional phrase:
- She offered help to her neighbor. (Dia menawarkan bantuan kepada tetangganya.)
- They donate clothes to the victims. (Mereka menyumbangkan pakaian kepada para korban.)
5. Sebagai Penunjuk Subjek
Prepositional phrase juga bisa berfungsi sebagai penunjuk subjek yang melakukan suatu tindakan, terutama dalam kalimat passive voice.
Pada kalimat pasif, pelaku tindakan yang ditunjukkan melalui frasa ini biasanya diawali dengan preposition “by”.
Contoh prepositional phrase:
- The cake was made by my sister. (Kue itu dibuat oleh kakak perempuanku.)
- The decision was approved by the principal. (Keputusan itu disetujui oleh kepala sekolah.)
Jenis-Jenis dan Contoh Prepositional Phrase
|
Jenis |
Preposition |
| Tempat | In, on, at, under, next to |
| Arah | To, toward, through |
| Waktu | At, in, on, before, after |
| Tujuan dan Alasan | For, because of, due to, by |
| Cara dan Instrumen (Alat) | With, without |
1. Prepositional Phrase untuk Tempat dan Arah
Jenis ini digunakan untuk menjelaskan di mana posisi sesuatu berada atau ke arah mana suatu gerakan dilakukan.
Preposition untuk tempat dan arah yang umum digunakan adalah “in”, “on”, “at”, “under”, dan “next to” untuk tempat, serta “to”, “toward”, dan “through” untuk menyatakan arah.
Contohnya dalam kalimat:
- The keys are under the table. (Kunci-kuncinya ada di bawah meja.)
- She walked toward the exit. (Dia berjalan menuju pintu keluar.)
2. Prepositional Phrase untuk Waktu
Prepositional phrase jenis ini berfungsi untuk menunjukkan kapan suatu peristiwa terjadi.
Informasi waktu bisa berupa jam, hari, bagian hari, atau urutan waktu tertentu.
Preposition yang sering digunakan adalah “at”, “in”, “on”, “before”, dan “after”.
Contohnya dalam kalimat:
- We will meet after lunch. (Kita akan bertemu setelah makan siang.)
- She usually studies in the evening. (Dia biasanya belajar pada malam hari.)
3. Prepositional Phrase untuk Tujuan dan Alasan
Jenis ini dipakai untuk menjelaskan tujuan suatu tindakan atau alasan mengapa sesuatu terjadi.
Prepositional phrase ini membantu orang memahami maksud atau penyebab di balik suatu aksi.
Preposition yang umum digunakan antara lain “for”, “because of”, “due to”, dan “by”.
Contohnya dalam kalimat:
- The event was canceled because of bad weather. (Acara tersebut dibatalkan karena cuaca buruk.)
- He saved money for his future. (Dia menabung uang untuk masa depannya.)
4. Prepositional Phrase untuk Cara dan Instrumen
Prepositional phrase ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan atau alat apa yang digunakan untuk melakukan tindakan tersebut.
Fokusnya bukan pada siapa atau kapan, tetapi pada cara dan sarana.
Preposition yang paling sering muncul adalah “with” dan “without”.
Contohnya dalam kalimat:
- She opened the door with a spare key. (Dia membuka pintu menggunakan kunci cadangan.)
- They fixed the chair without any tools. (Mereka memperbaiki kursi itu tanpa alat apa pun.)
Gimana? Sudah nggak bingung lagi, kan?
Tapi supaya grammar benar-benar kepakai, kuncinya bukan cuma paham teori, harus sering dipraktikkan langsung saat speaking.
Di kursus bahasa Inggris Sparks English, kamu bisa latihan menggunakan phrase dan bahasa Inggris yang tepat bersama native speaker dan teman sebaya.
Metode belajarnya fun dan disesuaikan dengan usia agar belajar bahasa Inggris lebih efektif dan cepat dikuasai.
Harga kelasnya mulai dari Rp70 ribu aja dan kamu bisa dapat pengalaman diajar sama native teacher!
Penasaran? Daftar dulu free trial class sekarang karena kuota terbatas!



