Dalam bahasa Inggris, cara kamu menyusun urutan kejadian sangat menentukan apakah kalimatmu mudah dipahami atau tidak.
Di sinilah peran temporal conjunction menjadi penting.
Temporal conjunction adalah kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan dua kejadian berdasarkan urutan waktu.
Konsep ini juga sering disebut konjungsi temporal atau temporal connectives dalam berbagai referensi belajar bahasa Inggris.
Yuk, pelajari lebih lengkap di artikel ini!
Apa Itu Temporal Conjunction?
Temporal conjunction adalah kata penghubung (conjunction) yang digunakan untuk menunjukkan hubungan waktu antara dua kejadian atau lebih dalam sebuah kalimat.
Kata-kata ini membantu pembaca memahami kapan sesuatu terjadi, apakah sebelum, sesudah, atau bersamaan dengan kejadian lain.
Dalam bahasa Indonesia, temporal conjunction sering disebut sebagai konjungsi temporal.
Fungsinya sama persis, yaitu menghubungkan dua clause atau kalimat berdasarkan urutan atau hubungan waktunya.
Temporal conjunction juga dikenal dengan istilah temporal connectives, terutama dalam konteks penulisan akademik dan pembelajaran bahasa Inggris tingkat lanjut.
Meski namanya berbeda, ketiganya merujuk pada konsep yang sama.
Fungsi Temporal Conjunction
Temporal conjunction bukan sekadar pelengkap kalimat.
Ada beberapa fungsi penting yang membuatnya jadi elemen yang tidak bisa diabaikan dalam penulisan bahasa Inggris.
1. Membantu Menunjukkan Urutan Waktu
Fungsi utama temporal conjunction adalah menandai kapan sebuah kejadian berlangsung relatif terhadap kejadian lain.
Apakah sesuatu terjadi sebelum, sesudah, atau bersamaan dengan peristiwa lainnya.
Tanpa konjungsi temporal, pembaca harus menebak sendiri urutan kejadian dalam sebuah cerita atau teks.
2. Membuat Kalimat Lebih Terstruktur
Temporal connectives membantu menyusun kalimat menjadi lebih rapi dan logis.
Alih-alih menulis dua kalimat pendek yang berdiri sendiri, kamu bisa menggabungkannya menjadi satu kalimat yang lebih padat dan bermakna.
Hasilnya tulisan terasa lebih matang dan tidak putus-putus.
3. Mempermudah Pembaca Memahami Alur Kejadian
Dalam sebuah cerita atau narrative text, temporal conjunction berperan sebagai penanda arah bagi pembaca.
Kata-kata seperti then, after that, dan finally memberi sinyal bahwa satu kejadian sudah selesai dan kejadian berikutnya akan segera dimulai.
Ini yang membuat tulisan terasa mengalir dan mudah diikuti dari awal sampai akhir.
Baca Juga: Apa Itu Subordinating Conjunction?
Jenis-Jenis Temporal Conjunction
Temporal conjunction tidak hanya terdiri dari satu jenis.
Berdasarkan fungsi dan konteks penggunaannya, berikut pembagian jenis-jenis temporal conjunction yang perlu kamu ketahui:
1. Menunjukkan Kejadian yang Terjadi Sebelum
Jenis ini digunakan ketika kamu ingin menjelaskan bahwa sesuatu terjadi lebih dulu sebelum kejadian lainnya berlangsung.
Konjungsi temporal yang masuk ke dalam kelompok ini antara lain before dan previously.
Contoh:
- She had eaten before the guests arrived. (Dia sudah makan sebelum para tamu tiba.)
- He had previously worked at a small startup before joining the corporate world. (Sebelumnya dia pernah bekerja di startup kecil sebelum masuk ke dunia korporat.)
Baca Juga: Pengertian dan Contoh Correlative Conjunction
2. Menunjukkan Kejadian yang Terjadi Setelah
Kebalikan dari jenis sebelumnya, kelompok ini dipakai untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi sesudah kejadian lain selesai.
Contohnya adalah after dan afterward.
Contoh:
- After she finished her homework, she watched TV. (Setelah dia menyelesaikan PR-nya, dia menonton TV.)
- The meeting ended at noon. Afterward, everyone went to lunch. (Rapat berakhir tengah hari. Setelahnya, semua orang pergi makan siang.)
3. Menunjukkan Kejadian yang Terjadi Bersamaan
Jenis ini digunakan untuk menggambarkan dua kejadian yang berlangsung pada waktu yang sama.
Temporal conjunction yang sering dipakai adalah while, when, dan as.
Contoh:
- She was reading while her brother was playing games. (Dia sedang membaca sementara adiknya bermain game.)
- When I arrived, the party had already started. (Ketika aku tiba, pesta sudah dimulai.)
4. Menunjukkan Urutan Kejadian
Jenis ini berfungsi untuk menyusun rangkaian kejadian secara berurutan dari awal hingga akhir.
Kata-kata seperti first, then, next, dan finally sangat umum dipakai dalam teks naratif maupun procedure text.
Contoh:
- First, preheat the oven to 180 degrees. (Pertama, panaskan oven hingga 180 derajat.)
- Then, mix all the ingredients together. (Kemudian, campurkan semua bahan.)
5. Konjungsi Batas Waktu
Jenis ini digunakan untuk menunjukkan batas waktu dari suatu kejadian, kapan sesuatu berlangsung atau harus selesai.
Yang paling sering dipakai di jenis ini adalah until, till, dan by the time.
Contoh:
- Wait here until I come back. (Tunggu di sini sampai aku kembali.)
- By the time we arrived, the show had already ended. (Saat kami tiba, pertunjukannya sudah berakhir.)

Pusing belajar bahasa Inggris sendiri? Itu tandanya kamu butuh lingkungan belajar yang tepat!
Di Sparks English, kamu belajar bahasa Inggris secara fun dan interactive learning.
Jadi belajarnya bukan teori aja, tapi juga speaking lewat real conversation yang bikin kamu lebih percaya diri ngomong bahasa Inggris.
Biaya per sesinya juga ekonomis, mulai Rp70 ribuan sudah dapat kelas semi-private, dibimbing native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT.
Bahkan bulan ini ada promo diskon 3 juta lho!
Coba free trial class sekarang dan ambil promonya sebelum berakhir!
Daftar Temporal Conjunction yang Sering Digunakan
Berikut contoh temporal conjunction yang paling sering muncul dalam tulisan maupun percakapan bahasa Inggris sehari-hari:
| Konjungsi Temporal | Arti |
| Before | Sebelum |
| After | Setelah |
| When | Ketika |
| While | Sementara / Selagi |
| As | Ketika / Saat |
| Until | Sampai / Hingga |
| Till | Sampai / Hingga |
| By the time | Pada saat / Ketika |
| As soon as | Segera setelah |
| Once | Setelah / Begitu |
| Since | Sejak |
| Previously | Sebelumnya |
| Afterward | Setelahnya |
| First | Pertama |
| Then | Kemudian |
| Next | Selanjutnya |
| Finally | Akhirnya |
| Meanwhile | Sementara itu |
| At the same time | Pada saat yang sama |
| No sooner than | Baru saja ketika |
| Every time | Setiap kali |
| Whenever | Kapanpun / Setiap kali |
| As long as | Selama |
| Prior to | Sebelum |
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Coordinating Conjunction (FANBOYS)
Contoh Temporal Conjunction dalam Kalimat
Supaya makin paham cara pakainya, berikut contoh kalimat temporal conjunction yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya:
Menggunakan Before
- She always checks her bag before she leaves the house. (Dia selalu memeriksa tasnya sebelum meninggalkan rumah.)
- Finish your vegetables before you eat the dessert. (Habiskan sayuranmu sebelum kamu makan dessert.)
- He had never traveled abroad before he got the scholarship. (Dia tidak pernah pergi ke luar negeri sebelum mendapatkan beasiswa.)
- Make sure you save the file before closing the laptop. (Pastikan kamu menyimpan file sebelum menutup laptop.)
Menggunakan After
- After she graduated, she immediately started looking for a job. (Setelah dia lulus, dia langsung mulai mencari pekerjaan.)
- He felt much better after he took the medicine. (Dia merasa jauh lebih baik setelah meminum obatnya.)
- We went for a walk after the rain stopped. (Kami pergi jalan-jalan setelah hujan berhenti.)
- After waiting for two hours, they finally got a table at the restaurant. (Setelah menunggu dua jam, mereka akhirnya mendapat meja di restoran.)
Menggunakan While
- She listened to music while she was doing the dishes. (Dia mendengarkan musik sementara sedang mencuci piring.)
- He fell asleep while watching the movie. (Dia tertidur sementara menonton film.)
- While I was waiting for the bus, I ran into an old friend. (Sementara aku menunggu bus, aku bertemu teman lama.)
- The kids played in the garden while their parents prepared dinner. (Anak-anak bermain di taman sementara orang tua mereka menyiapkan makan malam.)
Menggunakan When
- When I was a child, I loved climbing trees. (Ketika aku kecil, aku suka memanjat pohon.)
- She was about to leave when her phone suddenly rang. (Dia hampir pergi ketika teleponnya tiba-tiba berdering.)
- I always feel nervous when I have to speak in public. (Aku selalu merasa gugup ketika harus berbicara di depan umum.)
- When the alarm went off, he was already in the shower. (Ketika alarm berbunyi, dia sudah berada di kamar mandi.)
Menggunakan Until
- She waited at the café until he arrived. (Dia menunggu di kafe sampai dia tiba.)
- Keep stirring the mixture until it turns smooth. (Terus aduk campurannya sampai menjadi halus.)
- He did not realize his mistake until it was too late. (Dia tidak menyadari kesalahannya sampai semuanya terlambat.)
- The store stays open until midnight every weekend. (Toko itu buka sampai tengah malam setiap akhir pekan.)
Baca Juga: Apa Itu Connective Words dan Contohnya dalam Bahasa Inggris
Menguasai temporal conjunction adalah salah satu kunci agar tulisan dan percakapan bahasa Inggrismu terasa lebih natural dan mudah dipahami.
Semakin sering dipakai, semakin otomatis kata-kata ini keluar tanpa perlu dipikir panjang.
Kalau kamu ingin kemampuan bahasa Inggrismu berkembang lebih jauh, les bahasa Inggris Sparks English hadir dengan kurikulum berbasis CEFR yang dirancang sesuai level dan kebutuhanmu.
Sebelum mulai, akan ada placement test untuk mengukur kemampuan dan memastikan program belajarnya tepat.
Lebih dari 25.000 students di Indonesia berhasil lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan, selanjutnya giliran kamu!
Ikuti kelas trial gratisnya sekarang dan jangan lewatkan promonya!


