Coordinating Conjunction: Penggunaan FANBOYS & Contoh Kalimatnya

21 January 2026
coordinating conjunction

Dalam bahasa Inggris, kesalahan struktur kalimat sering terjadi karena kurang tepatnya penggunaan kata penghubung. 

Nah, di sinilah peran coordinating conjunction menjadi sangat penting, karena coordinating conjunction adalah penghubung yang menyatukan dua unsur setara dalam satu kalimat tanpa mengubah maknanya.

Artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap mulai dari definisi, fungsi, hingga contoh coordinating conjunction yang mudah dipahami.

Mari simak selengkapnya!

 

 

Pengertian Coordinating Conjunctions

Coordinating conjunction adalah kata penghubung (conjunction) dalam bahasa Inggris yang berfungsi menyatukan dua atau lebih unsur dengan tingkat gramatikal yang setara. 

Artinya, unsur yang dihubungkan memiliki kedudukan sama, baik itu kata dengan kata, frasa dengan frasa (phrase), maupun klausa dengan klausa (clause), tanpa ada yang bergantung satu sama lain. 

Inilah pembeda utama antara coordinating conjunction dan subordinating conjunction yang justru menghubungkan unsur tidak setara (induk kalimat dan anak kalimat).

Secara umum, terdapat tujuh coordinating conjunction yang paling sering digunakan, yaitu “for”, “and”, “nor”, “but”, “or”, “yet”, dan “so”.

Supaya gampang diingat, kamu bisa singkat menjadi FANBOYS.

 

Contoh Coordinating Conjunction

 

Coordinating Conjunction

Arti

Fungsi

For Karena Menyatakan alasan atau sebab
And Dan Menambahkan atau menghubungkan ide sejenis
Nor Dan juga tidak Menambahkan pernyataan negatif
But Tetapi Menunjukkan pertentangan atau kontras
Or Atau Menyatakan pilihan atau alternatif
Yet Namun Menunjukkan pertentangan yang tidak terduga
So Jadi Menyatakan hasil atau akibat

 

1. For

“For” digunakan untuk menyatakan alasan atau penyebab dari suatu kejadian. 

Karena fungsinya menjelaskan alasan, “for” memiliki makna yang mirip dengan “because”. 

Saat digunakan dalam kalimat, “for” biasanya didahului tanda koma (,) dan klausa setelahnya berfungsi untuk menjelaskan alasan dari klausa pertama.

Contoh:

  • He brought an umbrella, for the sky looked very dark. (Dia membawa payung, karena langit terlihat sangat gelap.)
  • I don’t go to school today, for I am feeling sick. (Aku tidak pergi ke sekolah hari ini, karena aku merasa sakit.)

 

2. And

Kamu pasti nggak asing dengan kata ini karena paling sering digunakan.

Fungsi “and” adalah menambahkan informasi atau menghubungkan dua ide yang sama pentingnya.

Selain untuk menambah informasi, “and” juga sering digunakan untuk menunjukkan urutan kejadian atau aktivitas yang terjadi secara berurutan.

Contoh:

  • I like English and math. (Aku suka bahasa Inggris dan matematika.)
  • She did her homework and watched TV after that. (Dia mengerjakan PR dan menonton TV setelahnya.)

 

3. Nor

Kata “nor” adalah coordinating conjunction yang digunakan untuk menambahkan pernyataan negatif setelah kalimat negatif sebelumnya. 

Dengan kata lain, “nor” dipakai ketika kita ingin mengatakan “dan juga tidak”.

Contoh:

  • She doesn’t like coffee, nor does she like tea. (Dia tidak suka kopi, dan dia juga tidak suka teh.)
  • I can’t swim, nor can I ride a bike. (Aku tidak bisa berenang, dan aku juga tidak bisa naik sepeda.)

 

4. But

“But” adalah coordinating conjunction yang digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau kontras antara dua ide. 

Artinya, informasi setelah “but” berlawanan atau tidak sesuai dengan harapan pada klausa sebelumnya.

Saat “but” menghubungkan dua klausa, biasanya didahului tanda koma (,).

Contoh:

  • I want to go out, but it is raining. (Aku ingin keluar, tetapi sedang hujan.)
  • He is young, but very responsible. (Dia masih muda, tetapi sangat bertanggung jawab.)

 

5. Or

Kata “or” digunakan untuk menyatakan pilihan, alternatif, atau kemungkinan. 

Artinya, pembicara atau penulis memberikan dua (atau lebih) opsi, di mana biasanya hanya satu yang dipilih atau terjadi.

Contoh:

  • Do you want tea or coffee? (Kamu mau teh atau kopi?)
  • You can study at home or go to the library. (Kamu bisa belajar di rumah atau pergi ke perpustakaan.)

 

6. Yet

“Yet” adalah coordinating conjunction yang digunakan untuk menunjukkan pertentangan, mirip dengan “but”. 

Bedanya, “yet” biasanya menekankan hasil yang tidak terduga atau kontras yang terasa lebih kuat.

Secara struktur, “yet” biasanya didahului tanda koma (,) dan sedikit lebih formal dari “but”.

Contoh:

  • The task was difficult, yet she finished it on time. (Tugasnya sulit, namun dia menyelesaikannya tepat waktu.)
  • It was raining, yet they decided to go out. (Saat itu hujan, namun mereka tetap memutuskan untuk pergi.)

 

7. So

Coordinating conjunction “so” digunakan untuk menyatakan hasil, akibat, atau konsekuensi dari suatu peristiwa. 

Artinya, klausa setelah “so” menjelaskan apa yang terjadi sebagai hasil dari klausa sebelumnya.

Dalam penulisan, “so” biasanya didahului tanda koma (,) saat menghubungkan dua klausa lengkap.

Contoh:

  • I was very tired, so I went to bed early. (Aku sangat lelah, jadi aku tidur lebih awal.)
  • She forgot her book, so she borrowed mine. (Dia lupa membawa bukunya, jadi dia meminjam punyaku.)

 

Contoh Kalimat Coordinating Conjunction

  • She didn’t bring her laptop, for she thought the class would be offline. (Dia tidak membawa laptopnya, karena dia mengira kelasnya akan tatap muka.)
  • We stayed quiet, for the teacher was explaining an important topic. (Kami tetap diam, karena guru sedang menjelaskan topik penting.)
  • He opened the window and turned on the fan. (Dia membuka jendela dan menyalakan kipas.)
  • She joined the club and made many new friends. (Dia bergabung dengan klub dan mendapatkan banyak teman baru.)
  • He never apologized, nor did he explain his mistake. (Dia tidak pernah meminta maaf, dan juga tidak menjelaskan kesalahannya.)
  • I don’t like spicy food, nor do I enjoy very sweet drinks. (Aku tidak suka makanan pedas, dan juga tidak suka minuman yang terlalu manis.)
  • The movie was long, but it was very interesting. (Filmnya panjang, tetapi sangat menarik.)
  • She wants to save money, but she often buys things online. (Dia ingin menabung, tetapi sering belanja online.)
  • You should leave now, or you might miss the bus. (Kamu sebaiknya berangkat sekarang, atau kamu bisa ketinggalan bus.)
  • Do you want to study alone or with a friend? (Kamu mau belajar sendiri atau bersama teman?)
  • He is very busy, yet he always makes time for his family. (Dia sangat sibuk, namun selalu meluangkan waktu untuk keluarganya.)
  • She practiced every day, so her speaking skills improved quickly. (Dia berlatih setiap hari, jadi kemampuan bicaranya meningkat dengan cepat.)

 

Baca Juga: Perbedaan Because dan Because Of Lengkap dan Contohnya

 

Nah, sekarang kamu sudah bisa memahami coordinating conjunction dan penggunaannya dengan benar.

Tapi, belajar grammar saja tidak cukup kalau tidak pernah dipakai dalam situasi nyata. 

Di kursus bahasa Inggris Sparks English, kamu akan berlatih menyusun kalimat dengan benar lewat diskusi interaktif, role play, dan praktik speaking langsung bersama native teacher.

 

Banner sparks english for kids

 

Setiap sesi dirancang agar kamu terbiasa berpikir dan berbicara dalam bahasa Inggris, bukan sekadar menghafal rumus.

Semua ini bisa kamu dapatkan dengan biaya mulai Rp70 ribuan per sesi, jadi belajar konsisten tidak lagi terasa mahal.

Masih ragu? Coba dulu free trial class sekarang biar kamu rasakan sendiri pengalaman belajarnya. 

Daftar sekarang ya karena kuota terbatas!

Author:

Topik:

Share article: