Sekilas, perbedaan lose dan loose tampak sepele, karena ejaannya cuma beda satu huruf “o”.
Namun, kalau salah pilih, artinya bisa beda banget, lho!
Lose artinya “kehilangan” atau “kalah”, sedangkan loose artinya “longgar” atau “nggak terikat”.
Bahkan, pronunciation dan fungsi grammar-nya juga berbeda.
Agar nggak tertukar, yuk pelajari bedanya arti loose dan lose serta contoh penggunaannya dalam kalimat.
Lose Artinya Apa?
Lose artinya dalam bahasa Indonesia adalah “kehilangan” atau “kalah”, tergantung pada konteks kalimatnya.
Kata ini termasuk verb atau kata kerja karena menunjukkan tindakan maupun kejadian.
Lose bisa digunakan saat seseorang tidak lagi memiliki sesuatu atau kehilangan sebuah kesempatan.
Contoh:
I don’t want to lose my phone again. (Aku nggak ingin kehilangan ponselku lagi.)
Dalam kalimat tersebut, lose digunakan karena seseorang nggak ingin kehilangan benda yang dimilikinya.
Kata ini juga bisa berarti kalah saat membicarakan permainan atau pertandingan.
Contoh:
Our basketball team might lose this match. (Tim basket kami mungkin kalah dalam pertandingan ini.)
Pada kalimat tersebut, lose digunakan untuk menunjukkan kemungkinan tim tidak memenangkan pertandingan.
Lose dibaca /luːz/ atau kurang lebih terdengar seperti “luuz”, dengan bunyi /z/ di bagian akhir.
Bentuk past tense dan past participle-nya adalah lost, sedangkan bentuk present participle-nya adalah losing.
Lose bukan termasuk slang, jadi bisa digunakan dalam percakapan informal maupun tulisan formal, seperti tugas sekolah.
Apa Arti Loose?
Loose artinya dalam bahasa Indonesia adalah “longgar” atau “nggak terpasang dengan kuat”, bisa juga bermakna “nggak terikat”.
Berbeda dengan lose yang merupakan verb, loose paling sering digunakan sebagai adjective untuk menjelaskan kondisi benda, pakaian, rambut, atau sesuatu yang terlepas.
Contoh:
This T-shirt is too loose for me. (Kaus ini terlalu longgar untukku.)
Loose juga bisa digunakan untuk menjelaskan benda yang nggak terpasang dengan kuat.
Contoh:
Be careful! That wire is loose. (Hati-hati! Kabel itu longgar.)
Loose dibaca /luːs/ yang terdengar seperti “luus”. Berbeda dengan lose, kata ini menggunakan bunyi /s/ di bagian akhir.
Selain sebagai adjective, loose juga bisa digunakan sebagai verb yang berarti “melepaskan” atau “membebaskan”.
Sebagai verb, loose relatif jarang digunakan daripada bentuk adjective-nya, karena lebih umum menggunakan kata lain seperti release atau set free.
Loose sendiri termasuk kosakata bahasa Inggris standar, bukan slang.
Jadi, kamu bisa menggunakannya baik dalam konteks formal maupun informal.
Apa Perbedaan Lose dan Loose?
Ada banyak perbedaan antara lose dan loose, mulai dari arti, kelas kata, ejaan, hingga pronunciation.
Berikut perbandingan lengkapnya.
|
Aspek |
Lose |
Loose |
| Arti utama | Kehilangan, kalah | Longgar, lepas, tidak terikat |
| Kelas kata | Verb (kata kerja) | Adjective (kata sifat) |
| Pronunciation | /luːz/ | /luːs/ |
| Ejaan | Menggunakan satu huruf “o” | Menggunakan dua huruf “o” |
| Fungsi dalam kalimat | Menjelaskan tindakan/kejadian | Menjelaskan kondisi |
| Konteks umum | Kehilangan benda, kalah, kehilangan minat | Pakaian longgar, gigi goyang, kabel terlepas |
Supaya lebih paham konteksnya, yuk lihat contoh penggunaan lose dan loose dalam kalimat.
- I don’t want to lose this game. (Aku nggak ingin kalah dalam permainan ini.)
- These pants are too loose. (Celana ini terlalu longgar.)
Jangan menulis “I don’t want to loose the game” karena kata yang berarti “kalah” adalah lose.
Sebaliknya, kalimat “My shirt is too lose” juga nggak tepat karena kondisi pakaian yang longgar harus dijelaskan menggunakan loose.
Penggunaan Lose dalam Kalimat Bahasa Inggris
Lose digunakan saat seseorang nggak bisa menemukan sesuatu, sudah nggak memilikinya, atau gagal mendapatkan hasil yang diinginkan.
Artinya bisa berbeda tergantung pada objek dan situasi dalam kalimat.
- I always lose my pencil at school. (Aku selalu kehilangan pensilku di sekolah.)
- Our team did not want to lose the final match. (Tim kami tidak ingin kalah dalam pertandingan final.)
- She began to lose interest in the movie. (Dia mulai kehilangan minat terhadap film tersebut.)
- Don’t lose focus during the exam. (Jangan kehilangan fokus selama ujian.)
- We might lose the chance to join the competition. (Kita mungkin kehilangan kesempatan untuk mengikuti kompetisi.)
Dari contoh tersebut, terlihat bahwa lose tidak hanya digunakan untuk benda yang hilang.
Kata ini juga dapat berhubungan dengan perhatian, minat, kesempatan, dan hasil pertandingan.
Penggunaan Loose dalam Kalimat Bahasa Inggris
Loose digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang nggak ketat, nggak terikat, atau nggak terpasang dengan kuat.
Kata ini sering dipakai saat membahas pakaian maupun benda di sekitar.
- My shoelaces are loose, so I need to tie them again. (Tali sepatuku longgar, jadi aku harus mengikatnya lagi.)
- He wore a loose T-shirt to the music festival. (Dia memakai kaus longgar ke festival musik.)
- One of the screws on my chair is loose. (Salah satu sekrup pada kursiku longgar.)
- The dog got loose and ran across the yard. (Anjing itu terlepas dan berlari melintasi halaman.)
- She prefers to leave her hair loose after school. (Dia lebih suka membiarkan rambutnya terurai setelah pulang sekolah.)
Arti loose dapat berubah menjadi “longgar”, “terlepas”, atau “terurai” sesuai dengan kata benda yang dijelaskannya.
Karena itu, kamu perlu melihat keseluruhan konteks kalimat sebelum menerjemahkannya.
Collocations yang Sering Menggunakan Lose dan Loose
Collocations adalah kombinasi kata yang sering digunakan bersama dan terdengar natural bagi penutur bahasa Inggris.
Karena arti dan fungsi grammar-nya berbeda, lose dan loose juga punya collocations yang nggak sama.
Collocations dengan Lose
Lose sering dipasangkan dengan kata yang berkaitan dengan sesuatu yang berkurang, hilang, atau gagal dipertahankan.
- Lose weight: menurunkan berat badan
- Lose interest: kehilangan minat
- Lose focus: kehilangan fokus
- Lose balance: kehilangan keseimbangan
- Lose control: kehilangan kendali
- Lose a game: kalah dalam permainan
- Lose your temper: kehilangan kesabaran atau menjadi marah
- Lose touch: kehilangan kontak dengan seseorang
- Lose track of time: lupa waktu
- Lose an opportunity: kehilangan kesempatan
Contohnya, lose track of time bisa digunakan saat kamu terlalu asyik menonton film atau bermain game sampai nggak sadar waktu terus berjalan.
Collocations dengan Loose
Loose sering dipasangkan dengan kata benda untuk menjelaskan sesuatu yang longgar, terlepas, atau nggak terikat dengan kuat.
- Loose clothes: pakaian longgar
- Loose thread: benang yang terlepas
- Loose soil: tanah gembur
- Loose tooth: gigi goyang
- Loose hair: rambut terurai
- Loose wire: kabel yang kendur atau terlepas
- Loose connection: sambungan yang nggak terpasang kuat
- Loose change: uang receh
- Loose skin: kulit kendur
- Break loose: melepaskan diri atau terlepas
Nggak semua collocation tersebut bisa diterjemahkan per kata.
Misalnya loose change bukan berarti “uang yang longgar”, tapi “uang receh”.
Baca Juga: Affect vs Effect: Arti, Perbedaan, dan Contoh Kalimatnya
Sekarang kamu sudah tahu kalau lose artinya “kehilangan” atau “kalah”, sedangkan loose artinya “longgar” atau “terlepas”.
Kalau kamu mau jago bahasa Inggris dalam 6 bulan, ayo belajar bareng di les bahasa Inggris Sparks English!

Lewat program Sparks Teen, kamu akan active speaking lewat group discussion, problem solving, dan topik seru yang relate dengan kehidupan remaja.
Kurikulumnya berbasis CEFR dengan metode fun & interactive, jadi skill bahasa Inggrismu berkembang sesuai level.
Mulai Rp70 ribuan aja, kamu udah bisa belajar di kelas semi-private bareng native teacher dan tutor bersertifikat Cambridge TKT, jadi kesempatan speaking dan membangun confidence makin banyak.
Lebih dari 25.000 students lancar bahasa Inggris dalam 6 bulan, sekarang giliran kamu yang membuktikannya!
Dengan fasilitas belajar premium dan harga yang tetap ekonomis, memang ada kursus bahasa Inggris lain yang lebih worth it daripada Sparks English?
Daftar free trial class sekarang dan klaim diskonnya selagi promo masih berlangsung!


