Banyak dari Moms & Dads sering bertanya, umur berapa anak les bahasa Inggris sebaiknya dimulai?
Menentukan umur berapa anak les bahasa Inggris yang tepat memang penting, karena setiap usia punya kebutuhan belajar yang berbeda.
Semakin cepat anak mengenal bahasa Inggris sejak dini, semakin alami cara mereka memahami dan menggunakannya.
Melalui artikel ini, kita akan bahas les bahasa Inggris usia berapa paling efektif, kapan sebaiknya anak les bahasa Inggris, hingga tips memilih kursus bahasa Inggris yang sesuai dengan usia anak.
Ayo simak selengkapnya!
Umur Ideal Anak Mulai Les Bahasa Inggris
Untuk memudahkan Moms & Dads memilih waktu terbaik memulai les bahasa Inggris, berikut ringkasan usia ideal dan fokus pembelajarannya:
|
Usia |
Tahap | Fokus Belajar |
Metode Efektif |
|
3–5 tahun |
Pengenalan | Kosakata dasar, listening | Lagu, permainan, TPR |
| 6–9 Tahun | Pembiasaan | Speaking, reading dasar | Roleplay, phonics |
| 10–13 Tahun | Academic English | Grammar, speaking, writing, comprehension | Project-based learning |
1. Usia 3–5 Tahun (Tahap Pengenalan dan Eksposur)
Pada usia 3–5 tahun, anak sedang berada di masa keemasan atau dikenal sebagai golden age.
Masa ini adalah masa di mana semua potensi anak berkembang paling cepat sehingga mudah menyerap bunyi, kosakata, dan intonasi baru.
Penelitian yang berjudul “English Language Acquisition on Vocabulary of Early Childhood” diterbitkan oleh Institut Teknologi Sumatera Lampung menyatakan bahwa 5 tahun pertama kehidupan anak menjadi masa yang sangat menentukan bagi tumbuh kembang mereka di masa depan.
Karena itu, tahap ini adalah masa yang paling bagus bagi anak untuk tahap pengenalan dan eksposur bahasa Inggris.
Program Little Sparks di Sparks English hadir untuk memaksimalkan masa emas ini, dengan pembelajaran bahasa Inggris yang dirancang khusus untuk anak usia 3–6 tahun.
2. Usia 6–9 Tahun (Tahap Pembiasaan dan Struktur Bahasa)
Di usia 6–9 tahun, anak biasanya sudah mulai terbiasa mendengar dan memahami bahasa Inggris sederhana.
Nah, di tahap ini penting untuk membangun rasa percaya diri anak melalui les bahasa Inggris supaya berani ngomong dan berekspresi tanpa takut salah.
Semakin sering anak mencoba, semakin lancar kemampuan bahasanya berkembang.
Dengan cara belajar yang seru dan sesuai usianya, anak bukan cuma makin lancar berbahasa Inggris, tapi juga belajar percaya diri untuk mengekspresikan diri mereka dengan lebih baik.
3. Usia 10–13 Tahun (Tahap Pemantapan dan Academic English)
Anak usia 10–13 tahun sudah mulai siap menghadapi bahasa Inggris yang lebih kompleks.
Les bahasa Inggris sangat penting agar anak tidak tertinggal dari teman seusianya.
Di tahap ini, mereka nggak cuma belajar kata dan kalimat sederhana lagi, tapi mulai dikenalkan dengan struktur bahasa yang lebih lengkap dan penggunaan kosakata yang lebih advance.
Ini adalah waktu yang pas untuk memperdalam kemampuan bahasa Inggris anak ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Butuh Berapa Lama Agar Anak Lancar Bahasa Inggris?
Manfaat Les Bahasa Inggris Sesuai Kelompok Usia
1. Usia Dini
Anak-anak usia dini sedang dalam masa keemasan untuk menyerap bahasa.
Melalui les bahasa Inggris, mereka terbiasa mendengar dan menirukan kosakata baru dengan cepat.
Selain itu, belajar lewat lagu bahasa Inggris anak, permainan, dan aktivitas interaktif juga membantu meningkatkan fokus, rasa percaya diri, serta kemampuan sosial anak.
2. Usia Sekolah Dasar
Anak SD biasanya sudah mulai paham pola dan aturan bahasa.
Nah, di fase ini lah pentingnya belajar bahasa Inggris untuk anak SD.
Manfaat ikut les bahasa Inggris di usia ini akan membantu anak memahami struktur kalimat sederhana, membaca dengan lancar, dan menulis ide-ide kreatif mereka sendiri.
Yang paling penting, anak jadi berani berbicara dan mengekspresikan diri dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Les Bahasa Inggris dengan Native Speaker, Efektifkah? Ini Manfaatnya!
3. Usia Remaja
Les bahasa Inggris di usia remaja punya peran besar dalam menyiapkan anak menghadapi tantangan akademik dan dunia yang lebih luas.
Anak bisa memperdalam kemampuan bahasa Inggrisnya seperti menulis esai, memahami teks kompleks, hingga berlatih speaking untuk presentasi atau kompetisi.
Di umur remaja, belajar bahasa Inggris bukan cuma soal nilai, tapi investasi untuk masa depan anak dan peluang global yang lebih besar.
Kenapa Belajar Bahasa Inggris di Rumah Saja Tidak Cukup?
Sebagai orang tua, Moms & Dads sudah melakukan yang terbaik dengan menemani belajar, memutar video bahasa Inggris, bahkan ikut belajar bersama.
Tapi ada yang tidak bisa digantikan oleh usaha di rumah seorang diri, yaitu:
- Anak perlu lingkungan yang mendorongnya berbicara: Di rumah anak selalu punya pilihan untuk diam, sedangkan di kelas mereka didorong untuk lebih berani bicara.
- Belajar sendiri tidak membangun kepercayaan diri: Percaya diri berbahasa Inggris tumbuh dari interaksi nyata, bukan hanya dari menghafal kosakata.
- Orang tua punya keterbatasan waktu dan energi: Konsistensi adalah kunci, dan sulit mempertahankannya di tengah kesibukan sehari-hari.
- Tanpa koreksi yang tepat, kesalahan jadi kebiasaan: Pelafalan dan grammar yang salah sejak dini justru semakin sulit diperbaiki seiring bertambahnya usia.
- Anak belajar lebih baik bersama teman sebaya: Dinamika kelas menciptakan motivasi yang tidak bisa direplikasi di rumah.
Ingin anak belajar bahasa Inggris dan mahir dengan cepat? Daftarkan di Sparks English aja!
Di Sparks English, anak nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat aktivitas seru, latihan real conversation, dan dapat feedback dari native teacher.
Metodenya dirancang sesuai usia, jadi progres belajar anak lebih cepat dan terarah.
Ayo coba kelas gratisnya sekarang!
Rekomendasi Frekuensi Belajar Berdasarkan Usia
Kebutuhan belajar setiap anak bisa berbeda-beda.
Namun, agar Moms & Dads punya gambaran lebih jelas, berikut rekomendasi frekuensi belajar bahasa Inggris berdasarkan usia.
|
Usia |
Rekomendasi Frekuensi |
Fokus Utama |
| 3–5 tahun | 1–2x per minggu | Fokus pada exposure, fun activity, pengenalan kosakata, membangun rasa percaya diri, dan membiasakan anak dengan bahasa Inggris tanpa tekanan. |
| 6–9 Tahun | 1–2x per minggu | Membentuk kebiasaan berbahasa, memperkuat dasar grammar, membaca sederhana, dan membuat anak lebih lancar speaking melalui aktivitas interaktif. |
| 10–13 Tahun | 2–3x per minggu | Fokus pada academic English, grammar, menulis, membaca teks lebih kompleks, dan speaking untuk presentasi. |
Frekuensi yang tepat membantu anak menyerap bahasa secara bertahap.
Kalau mau tahu kira-kira perlu berapa lama anak kursus bahasa Inggris sampai mahir? Moms & Dads bisa cek di artikel ini.
Tips Memilih Kursus Bahasa Inggris yang Sesuai
Saat Moms & Dads mencari kursus bahasa Inggris yang tepat buat si kecil atau remaja, ada panduan memilih kursus bahasa Inggris yang sebaiknya diperhatikan agar pilihan yang diambil sesuai kebutuhan:
- Pahami gaya belajar anak: Apakah anak lebih suka visual, audio, atau audio-visual?
- Pilih metode belajar yang sesuai usia: Setiap usia butuh pendekatan berbeda-beda, tidak bisa disamaratakan.
- Cari pengajar yang kompeten dan komunikatif: Guru yang tepat sangat mempengaruhi motivasi dan perkembangan anak.
- Pastikan kelasnya interaktif: Anak belajar lebih cepat melalui permainan, cerita, lagu, atau speaking practice.
Nah di Sparks English, metode belajar yang digunakan dirancang sesuai dengan usia dan tumbuh kembang anak sehingga belajar bahasa Inggris dijamin seru, interaktif, dan lebih efektif.
Sparks English menawarkan program Little Sparks untuk usia 3-6 tahun, Sparks Kid untuk usia 7-9 tahun, dan Sparks Teen untuk usia 10-13 tahun.
Anak akan didampingi langsung sama Native Teacher dengan harga terjangkau mulai dari Rp70 Ribu per sesi aja.
Baca Juga: 6 Cara Mengajarkan Bahasa Inggris untuk Anak SD Paling Efektif
Jadi, Kapan Sebaiknya Anak Mulai Les Bahasa Inggris?
Berdasarkan penelitian berjudul “The Effects of Age Factor on Learning English“ yang diterbitkan oleh The Applied Medical College, Shaqra University, anak yang mulai belajar bahasa Inggris di usia 5–6 tahun terbukti punya kemampuan yang jauh lebih unggul dibanding yang baru mulai di usia 12–13 tahun, baik dalam grammar, kosakata, percakapan, maupun menulis.
Artinya, semakin dini anak mulai belajar dan ikut les bahasa Inggris, semakin besar keunggulan yang mereka miliki.
Jadi kalau Moms & Dads ingin anakmu tumbuh dengan kemampuan bahasa Inggris yang kuat, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai.
Sparks English tahu metode yang paling efektif biar anak Moms & Dads bisa cepat berkembang!
Menariknya lagi, dengan harga mulai Rp70 ribu per sesi aja, anak sudah bisa belajar bareng native teacher dan tutor berpengalaman.
Lebih dari 15,000 orang tua sudah membuktikannya, sekarang giliran Moms & Dads!
Coba dulu kelas gratisnya dan rasakan bedanya belajar di Sparks English!
Kuota kelas gratisnya terbatas dan cepat penuh, jadi ayo daftar sekarang!




