Apa Itu Inverted Sentence? 7 Rumus Lengkap & Contoh Advance

20 February 2026
Inverted Sentence

Inverted sentence adalah bentuk kalimat yang membalik posisi subjek dan kata kerja untuk memberi penekanan atau mengikuti aturan tertentu.

Istilah ini juga dikenal sebagai inversion sentence dan sering muncul dalam conditional sentence, negative adverbials, hingga kalimat formal. 

Memahaminya bukan cuma soal teori, tapi supaya kamu lebih peka saat membaca atau menyusun kalimat bahasa Inggris yang lebih advanced.

Mari bahas lebih dalam!

 

 

Apa Itu Inverted Sentence dalam Bahasa Inggris?

Inverted sentence adalah struktur kalimat dalam bahasa Inggris yang menukar posisi subjek dan kata kerja dari pola normal “Subject + Verb” menjadi “Verb + Subject”

Pola ini digunakan untuk membentuk pertanyaan, memberikan penekanan, atau mengikuti aturan grammar seperti pada negative adverbials dan conditional sentence

Istilah lain yang sering dipakai adalah inversion sentence, tetapi maknanya tetap sama.

Contoh kalimatnya adalah seperti “She likes chocolate.”.

Tapi dalam inversion sentence, kata kerja bantu diletakkan sebelum subjek, misalnya menjadi “Rarely does she like chocolate.”.

Pembalikan ini sering muncul setelah kata keterangan seperti “rarely”, “never”, atau “seldom” untuk memberi penekanan. 

 

Kapan Inverted Sentence Digunakan?

Inverted sentence digunakan ketika penulis atau pembicara ingin memberi penekanan pada bagian tertentu dalam kalimat. 

Biasanya, pola ini muncul setelah kata keterangan (adverb) yang bersifat membatasi atau negatif seperti “never”, “rarely”, “seldom”, “only”, dan “hardly”, agar maknanya terasa lebih kuat. 

Inversion juga digunakan dalam kalimat pertanyaan karena struktur bahasa Inggris memang menempatkan auxiliary sebelum subjek, misalnya “Do you like coffee?”.

Selain itu, struktur ini sering dipakai dalam situasi formal, tulisan akademik, atau ujian grammar untuk menunjukkan gaya bahasa yang lebih resmi. 

Jadi, fungsi utama inversion sentence adalah menegaskan makna sekaligus mengikuti aturan khusus dalam konteks tertentu.

 

Jenis-jenis Inversion Sentence dan Formulanya

Ada beberapa jenis inverted sentence yang umum digunakan dalam bahasa Inggris. 

Masing-masing punya fungsi dan rumus (formula) yang berbeda. 

Berikut jenis-jenisnya yang paling sering muncul di materi sekolah dan soal ujian.

 

1. Inversion dengan Negative Adverbs of Frequency

Beberapa adverb yang bisa memicu inversion adalah “never”, “rarely”, “seldom”, “hardly”, “scarcely”, “barely”, dan “little”. 

Jika kata-kata ini diletakkan di awal kalimat, maka auxiliary harus berada sebelum subjek.

Rumus pola kalimat:

Negative adverb + auxiliary verb + subject + main verb

 

Setelah tahu rumusnya, ayo lihat contoh kalimat inversion di tabel ini!

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
She never forgets her homework. Never does she forget her homework. Dia tidak pernah melupakan PR-nya.
He rarely visits his grandparents. Rarely does he visit his grandparents. Dia jarang mengunjungi kakek-neneknya.
They seldom eat fast food. Seldom do they eat fast food. Mereka jarang makan makanan cepat saji.

 

2. Inversion dengan “No sooner” dan “Hardly”

Jenis inversion ini digunakan untuk menunjukkan dua kejadian yang terjadi hampir bersamaan.

Rumus pola kalimat:

  • No sooner + auxiliary verb + subject + verb + than + clause
  • Hardly + auxiliary verb + subject + verb + when + clause

 

Contoh inverted sentence bisa dilihat melalui tabel ini.

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
I arrived at school and the bell rang immediately. No sooner did I arrive at school than the bell rang. Baru saja saya tiba di sekolah, bel langsung berbunyi.
She finished dinner and the phone rang. Hardly had she finished dinner when the phone rang. Baru saja dia selesai makan malam, telepon berbunyi.

 

3. Inversion dengan “Not only… but also”

Jenis kalimat inversion ini sering dipakai untuk memberi penekanan pada dua informasi yang sama pentingnya dalam satu kalimat.

Inversion hanya terjadi di bagian setelah “Not only”.

Rumus pola kalimat:

Not only + auxiliary verb + subject + verb, but + subject + also + verb

 

Sekarang, mari lihat contoh inverted sentence di tabel ini!

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
She is smart and she is hardworking. Not only is she smart, but she is also hardworking. Dia tidak hanya pintar, tetapi juga rajin.
They speak English and they understand French. Not only do they speak English, but they also understand French. Mereka tidak hanya berbicara bahasa Inggris, tetapi juga mengerti bahasa Prancis.

 

 

Banner sparks english for kids

 

Ingin upgrade skill bahasa Inggrismu ke next level? Gabung di Sparks English aja!

Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat diskusi seru dan dapat feedback langsung dari native teacher.

Ayo coba kelas gratisnya sekarang!

 

4. Inversion dengan Frasa Negatif yang Mengandung “No”

Beberapa frasa yang mengandung makna larangan atau penolakan kuat juga memicu inversion, seperti:

  • At no time
  • In no way
  • On no account
  • Under no circumstances
  • No longer

 

Fungsinya untuk memberi penegasan kuat terhadap larangan atau kondisi negatif.

Rumus pola kalimat:

Negative phrase + auxiliary verb + subject + verb

 

Contoh inverted sentence bisa dilihat di tabel berikut!

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
You must not open the window under any circumstances. Under no circumstances must you open the window. Dalam keadaan apa pun kamu tidak boleh membuka jendela.
This result does not reflect our hard work. In no way does this result reflect our hard work. Hasil ini sama sekali tidak mencerminkan kerja keras kami.

 

5. Inversion dengan “So” dan “Such”

Inversion dengan “so” dan “such” digunakan ketika penulis ingin memberi penekanan yang sangat kuat pada tingkat atau intensitas sesuatu.

Rumus pola kalimat:

  • Such + (adjective) + noun + auxiliary + subject + that + clause
  • So + adjective/adverb + auxiliary + subject + that + clause

 

Contoh inverted sentence jenis ini adalah sebagai berikut.

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
The room was very quiet, so we could hear everything. So quiet was the room that we could hear everything. Ruangannya sangat sunyi sehingga kami bisa mendengar semuanya.
It was an interesting story, so everyone enjoyed it. Such an interesting story was it that everyone enjoyed it. Ceritanya sangat menarik sehingga semua orang menikmatinya.

 

6. Inversion dengan “Only”

Inversion dengan “only” digunakan ketika kamu ingin menekankan bahwa sesuatu hanya terjadi di bawah kondisi tertentu atau setelah suatu peristiwa spesifik terjadi.

Beberapa frasa “only” yang bisa memicu inversion adalah seperti:

  • Only after (baru setelah)
  • Only once (hanya sekali ketika)
  • Only if (hanya jika)
  • Only in this way / only in that way (hanya dengan cara ini/itu)
  • Only when (hanya ketika)
  • Only with (hanya dengan)

 

Rumus pola kalimat:

Only + [frasa/condition] + auxiliary verb + subject + main verb

 

Mari simak contoh inverted sentence sebagai berikut.

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
We can only go out after we finish homework. Only after we finish homework can we go out. Hanya setelah kami menyelesaikan PR kami bisa keluar.
We have seen changes only in recent years. Only in recent years have we seen changes. Kita hanya melihat perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
She understood only when the teacher explained again. Only when the teacher explained again did she understand. Dia baru mengerti ketika guru menjelaskan lagi.

 

7. Inversion dengan Conditional Sentence

Conditional inversion dipakai ketika kamu ingin mengungkapkan kondisi tanpa menggunakan kata if.

Ada tiga pola inversion conditional utama berdasarkan jenis kondisi.

 

Fungsi Rumus Pola Kalimat
Menyatakan saran Should + subject + verb, subject + will/should/may + verb
Menyatakan hipotesis atau nasihat secara sopan Were + subject + to verb / Were + subject, subject + would/could/might + verb
Kondisi masa lalu yang tidak nyata Had + subject + past participle, subject + would/should/might have + past participle

 

Nah, setelah paham masing-masing fungsi dan polanya, mari simak contoh inverted sentence berikut!

 

Kalimat Standar Inverted Sentence Arti
If you need help, you may call me. Should you need help, you may call me. Jika kamu membutuhkan bantuan, kamu boleh meneleponku.
If I were to choose, I would pick the blue one. Were I to choose, I would pick the blue one. Jika aku harus memilih, aku akan memilih yang biru.
If we had left earlier, we might have caught the train. Had we left earlier, we might have caught the train. Jika kami berangkat lebih awal, kami mungkin sudah naik kereta itu.

 

Baca Juga: Fragment Sentence: Pengertian, 5 Jenis, dan Contoh Kalimat

 

Kesimpulan

Inverted sentence adalah struktur kalimat dalam bahasa Inggris yang membalik urutan normal subject dan verb untuk memberi penekanan, membuat kalimat lebih formal, atau menyesuaikan konteks tertentu. 

Meski terlihat rumit di awal, kuncinya hanya satu yaitu perhatikan auxiliary dan posisinya sebelum subject.

Kalau sudah paham polanya, kamu akan lebih percaya diri menggunakan struktur yang terdengar lebih natural dan advanced.

 

Sparks English Banner Ramadan 2026

 

Kalau kamu ingin belajar grammar seperti ini secara lebih terarah dan langsung praktik, kamu bisa gabung di les bahasa Inggris Sparks English.

Di sini, kamu nggak cuma belajar rumus, tapi langsung pakai dalam speaking, diskusi, dan mini project bareng native teacher dan tutor berpengalaman. 

Programnya disesuaikan dengan usia dan level, jadi progresnya pasti terasa.

Biaya mulai Rp70 ribu per sesi, dan kamu bisa coba dulu lewat free trial class.

Kuota terbatas, jadi pastikan daftar sekarang sebelum penuh.

Author:

Topik:

Share article: