Do, does, dan did digunakan untuk berbagai fungsi penting dalam bahasa Inggris.
Kata kerja tersebut digunakan untuk membentuk pertanyaan, kalimat negatif, dan salah satunya merujuk pada waktu lampau.
Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari penggunaan do does did, perbedaan do does did, serta contoh kalimat do, does, did yang mudah dipahami.
Mari simak selengkapnya!
Kapan Menggunakan Do?
|
Bentuk |
Rumus |
Contoh |
| Positif (+) | Subject + do + complement | I do my chores every morning. (Saya mengerjakan pekerjaan rumah setiap pagi.) |
| Negatif (-) | Subject + do not (don’t) + V1 + complement | They don’t understand the lesson. (Mereka tidak memahami pelajaran.) |
| Tanya (?) | Do + subject + V1 + complement? | Do you like tea? (Apakah kamu suka teh?) |
1. Sebagai Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb)
Sebagai kata kerja bantu (auxiliary verb), “do” digunakan untuk membantu membentuk kalimat tanya, kalimat negatif, dan kalimat penegasan dalam simple present tense.
Pada fungsi ini, “do” tidak memiliki arti “melakukan”, tapi hanya membantu struktur kalimat.
“Do” digunakan untuk subjek I, you, we, they.
Contoh penggunaan “do”:
- Do you like coffee? (Apakah kamu suka kopi?)
- They don’t understand the lesson. (Mereka tidak memahami pelajaran tersebut.)
2. Sebagai Kata Kerja Utama dalam Simple Present Tense
Sebagai kata kerja utama, “do” digunakan untuk menyatakan aktivitas atau tindakan dengan arti “melakukan”.
Bentuk “do” digunakan untuk subjek I, you, we, they dalam simple present tense.
Contoh penggunaan “do”:
- I do my homework every night. (Saya mengerjakan PR setiap malam.)
- They do the cleaning on weekends. (Mereka melakukan pembersihan pada akhir pekan.)
Kapan Menggunakan Does?
|
Bentuk |
Rumus |
Contoh |
| Positif (+) | Subject + does + complement | He does his morning exercise. (Dia melakukan olahraga paginya.) |
| Negatif (-) | Subject + does not (doesn’t) + V1 + complement | She doesn’t bring her book to school. (Dia tidak membawa bukunya ke sekolah.) |
| Tanya (?) | Does + subject + V1 + complement? | Does your teacher explain the lesson clearly? (Apakah guru kamu menjelaskan pelajaran dengan jelas?) |
1. Sebagai Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb)
Penggunaan “does” sebagai auxiliary verb memiliki fungsi yang serupa dengan “do”.
“Does” di sini tidak berfungsi sebagai action verb, tetapi digunakan untuk membentuk kalimat tanya, kalimat negatif, dan penegasan.
Contoh penggunaan “does”:
- Does your brother study at this school? (Apakah kakak laki-lakimu belajar di sekolah ini?)
- The class doesn’t start at seven. (Kelas tidak mulai pukul tujuh.)
2. Sebagai Kata Kerja Utama dalam Simple Present Tense
Sebagai kata kerja utama, does digunakan untuk menyatakan tindakan dengan arti “melakukan”.
Bentuk does digunakan saat subjeknya adalah he, she, it atau kata benda tunggal.
Contoh penggunaan “does”:
- He does his homework after school. (Dia mengerjakan PR setelah pulang sekolah.)
- She does the class assignment carefully. (Dia mengerjakan tugas kelas dengan teliti.)
Kapan Menggunakan Did?
|
Bentuk |
Rumus |
Contoh |
| Positif (+) | Subject + did + complement | She did a sketch for the art class. (Dia membuat sketsa untuk kelas seni.) |
| Negatif (-) | Subject + did not (didn’t) + V1 + complement | They didn’t go to school last Friday.(Mereka tidak pergi ke sekolah Jumat lalu.) |
| Tanya (?) | Did + subject + V1 + complement? | Did you watch the movie yesterday? (Apakah kamu menonton film kemarin?) |
1. Sebagai Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb)
Kalau jadi kata kerja bantu, “did” digunakan untuk membuat pertanyaan atau kalimat negatif di masa lalu.
Ingat bahwa setelah did, kata kerja utamanya harus tetap ke bentuk dasarnya (verb 1).
Contoh penggunaan “did”:
- Did you finish the test on time? (Apakah kamu menyelesaikan ujian tepat waktu?)
- We didn’t meet our teacher yesterday. (Kami tidak bertemu guru kami kemarin.)
2. Sebagai Kata Kerja Utama dalam Simple Past Tense
“Did” digunakan untuk menyatakan kegiatan di masa lalu dengan arti “melakukan” dalam bentuk simple past tense.
Bedanya dengan “do” dan “does”, “did” bisa dipakai untuk semua subjek I, you, we, they, he, she, it.
Contoh penggunaan “did”:
- He did a science experiment last week. (Dia melakukan percobaan sains minggu lalu.)
- They did a group presentation yesterday. (Mereka melakukan presentasi kelompok kemarin.)
Baca Juga: Lengkap! Perbedaan Has, Have, dan Had + Contoh Penggunaannya
Kapan Menggunakan Done?
|
Bentuk |
Rumus |
Contoh |
| Positif (+) | Subject + have/has + done + complement | I have done my reading for today. (Saya sudah menyelesaikan membaca hari ini.) |
| Negatif (-) | Subject + have/has not + done + complement | She has not done a sketch yet. (Dia belum membuat sketsa.) |
| Tanya (?) | Have/Has + subject + done + complement? | Have you done your reading today? (Apakah kamu sudah membaca hari ini?) |
1. Sebagai Kata Kerja Utama dalam Present Perfect Tense
Sebagai kata kerja utama, “done” digunakan dalam present perfect tense dengan pola have/has + done.
Fungsi “done” adalah untuk menunjukkan sesuatu yang telah selesai sampai sekarang.
Contoh penggunaan “done”:
- I have done my art project. (Saya sudah menyelesaikan proyek seni saya.)
- She has done all the exercises in the workbook. (Dia sudah mengerjakan semua latihan di buku latihan.)
2. Sebagai Kata Kerja dalam Kalimat Pasif
“Done” dalam kalimat pasif digunakan dengan to be + done untuk menunjukkan bahwa sesuatu telah dilakukan oleh orang lain.
Contoh penggunaan “done”:
- The poster has been done by Sarah. (Poster itu telah dikerjakan oleh Sarah.)
- The classroom decorations have been done by the students. (Dekorasi kelas telah dikerjakan oleh para siswa.)
Apa Perbedaan Do, Does, Did, Done?
Berikut ringkasan penggunaan do, does, did, dan done supaya kamu lebih mudah mengingat perbedaannya.
|
Kata Kerja |
Fungsi |
Subjek |
| Do | Kata kerja bantu untuk kalimat negatif dan tanya dalam simple present tense, serta bisa sebagai main verb. | I, you, we, they |
| Does | Kata kerja bantu untuk kalimat negatif dan tanya dalam simple present tense, serta bisa sebagai main verb. | He, she, it |
| Did | Kata kerja bantu untuk kalimat negatif dan tanya dalam simple past tense, serta bisa sebagai main verb. | Semua subjek |
| Done | Bentuk past participle (Verb 3) dari do yang digunakan dalam perfect tense dan passive voice. | Semua subjek |
Catatan:
“Do”, “does”, dan “did” bisa berfungsi sebagai kata kerja utama maupun kata kerja bantu, sedangkan “done” tidak pernah digunakan sendiri dan harus didampingi oleh have/has/had atau to be.
Baca Juga: Pengertian Present Perfect Continuous Tense, Fungsi, Rumus, & Contoh
Gimana? Belajar bahasa Inggris nggak harus ribet, kan?
Kursus bahasa Inggris Sparks English bantu kamu memahami grammar dan membuat kalimat bahasa Inggris step by step, dari nol sampai lancar.
Selain itu, kamu juga akan practice speaking dengan native teacher yang siap membantu skill-mu berkembang cepat.
Dengan harga terjangkau mulai Rp70 ribu per sesi, kamu bisa belajar dengan cara yang lebih seru dan efektif!
Coba free trial class sekarang dan buktiin sendiri bedanya metode belajar di Sparks English!



