Compound Adjective: Pengertian, Pola, dan Contoh Kalimatnya

14 April 2026
Compound Adjective hyphen

Pernahkah kamu menemukan kata seperti well-known, fast-moving, atau blue-eyed?

Nah, kata-kata seperti itu masuk ke dalam kategori compound adjective.

Di artikel ini, kita akan bahas tuntas mulai dari pengertian, jenis, sampai contoh penggunaannya dalam kalimat sehari-hari

Simak selengkapnya!

 

Apa Itu Compound Adjective?

Compound adjective adalah gabungan dua kata atau lebih yang berfungsi sebagai satu kesatuan kata sifat (adjective) untuk mendeskripsikan sebuah kata benda.

Compound adjective ditulis dengan tanda hubung di antara kata-katanya, terutama saat diletakkan sebelum noun yang dijelaskan.

Contohnya “She has blue eyes” berbeda dengan “She is a blue-eyed girl”.

Dari contoh di atas, bisa kamu lihat bahwa saat dua kata digabungkan dan diletakkan sebelum noun, keduanya disatukan pakai tanda hubung dan berfungsi sebagai satu kata sifat.

 Itulah yang disebut compound adjective.

 

Pola-Pola Compund Adjective

Compound adjective bisa terbentuk dari berbagai kombinasi kata. 

Nah, supaya kamu lebih gampang mengenalinya, berikut pola-pola yang paling sering muncul beserta contohnya.

 

1. Adjective + Noun

Pola ini terbentuk dari kata sifat yang digabungkan dengan kata benda untuk membentuk satu deskripsi.

Yang perlu kamu pahami, noun di sini bukan berfungsi sebagai objek atau subjek kalimat, tapi ikut membentuk satu kesatuan makna bersama kata sifat di depannya.

Contoh kata:

  • Last-minute (menit terakhir)
  • Full-time (penuh waktu)
  • Short-term (jangka pendek)
  • High-speed (berkecepatan tinggi)
  • Long-distance (jarak jauh)

 

Contoh kalimat:

  • He has been working a full-time job since he graduated. (Dia sudah bekerja penuh waktu sejak lulus.)

 

Baca Juga: Pelajari Urutan Kata Sifat (Adjective Order) secara Lengkap

 

2. Adjective + Present Participle

Pola ini menggabungkan kata sifat dengan kata kerja berakhiran -ing. 

Sering dipakai untuk mendeskripsikan orang, situasi, atau sesuatu yang punya kualitas aktif dan dinamis.

Contoh kata:

  • Good-looking (orang yang tampan/cantik)
  • Easy-going (kepribadian yang santai)
  • Free-flowing (mengalir bebas)
  • Fast-moving (bergerak cepat)
  • Hard-working (rajin bekerja)

 

Contoh kalimat:

  • My new colleague is a very easy-going person, so everyone likes working with her. (Rekan kerja baruku orangnya sangat santai, jadi semua orang suka bekerja dengannya.)

 

3. Noun + Adjective

Pola ini kebalikan dari pola pertama karena noun justru diletakkan di posisi depan, diikuti adjective di belakangnya.

Umumnya digunakan untuk menggambarkan karakteristik fisik, kondisi, atau kualitas dari sesuatu yang sudah dikenal secara umum.

Contoh kata:

  • World-famous (terkenal di dunia)
  • Sugar-free (tanpa gula)
  • Ice-cold (sedingin es)
  • Smoke-free (bebas rokok)
  • Battle-ready (siap tempur)

 

Contoh kalimat:

  • He is a world-famous chef who has restaurants in over 20 countries. (Dia adalah chef terkenal di dunia yang punya restoran di lebih dari 20 negara.)

Banner sparks english for kids
Ingin belajar bahasa Inggris sampai mahir dengan cepat? Gabung di Sparks English aja!

Di Sparks English, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat diskusi seru, latihan real conversation, dan dapat feedback langsung dari native teacher. 

Metodenya dirancang sesuai level, jadi progres belajarmu lebih cepat dan terarah.

Coba kelas gratisnya sekarang!

 

4. Noun + Present Participle

Pola compound adjective ini menggabungkan noun dengan kata kerja berakhiran -ing. 

Berbeda dengan pola Adjective + Present Participle, di sini kata benda yang ada di depan menjelaskan “apa” yang menjadi objek dari aksi yang digambarkan kata kerja -ing tersebut.

Contoh kata:

  • Record-breaking (memecahkan rekor)
  • Time-consuming (memakan banyak waktu)
  • Heart-warming (menghangatkan hati)
  • Money-saving (menghemat uang)
  • Mind-blowing (luar biasa mengagumkan)

 

Contoh kalimat:

  • Editing videos is a time-consuming task, especially when you’re a perfectionist. (Mengedit video adalah tugas yang memakan banyak waktu, apalagi kalau kamu seorang perfeksionis.)

 

5. Noun + Past Participle

Di sini kata benda digabungkan dengan kata kerja bentuk ketiga atau past participle.

Pola ini banyak ditemukan dalam konteks produk, makanan, atau sesuatu yang memang melalui proses tertentu.

Contoh kata:

  • Hand-made (buatan tangan)
  • Sun-dried (dikeringkan matahari)
  • Custom-built (dibangun secara khusus)
  • Wind-powered (bertenaga angin)
  • Government-funded (didanai pemerintah)

 

Contoh kalimat:

  • She only buys hand-made products because she wants to support local artisans. (Dia hanya membeli produk buatan tangan karena ingin mendukung pengrajin lokal.)

 

6. Adverb + Past Participle

Pola ini terbentuk dari adverb atau kata keterangan yang diikuti kata kerja bentuk ketiga.

Yang perlu diperhatikan di pola ini, kalau kata keterangannya berakhiran -ly seperti highly, widely, newly, atau deeply, maka tidak perlu pakai hyphen meskipun posisinya sebelum kata benda. 

Berbeda dengan adverb yang tidak berakhiran -ly seperti well, ill, atau hard yang tetap memerlukan hyphen saat berada sebelum kata benda.

Contoh kata:

  • Well-known (terkenal)
  • Highly skilled (sangat terampil)
  • Newly married (baru menikah)
  • Widely accepted (diterima secara luas)
  • Deeply rooted (mengakar dalam)

 

Contoh kalimat:

  • We need a highly skilled developer to handle this project. (Kami membutuhkan pengembang yang sangat terampil untuk menangani proyek ini.)

 

7. Number + Noun

Pola ini cukup unik karena melibatkan angka sebagai elemen pertamanya.

Hal penting yang perlu diingat, kata benda dalam pola ini selalu dalam bentuk tunggal meski angkanya lebih dari satu, karena keduanya berfungsi sebagai satu unit kata sifat.

Contoh kata:

  • Five-star (bintang lima)
  • First-class (kelas satu)
  • Three-hour (tiga jam)
  • Two-bedroom (dua kamar tidur)
  • Nineteenth-century (abad ke-19)

 

Contoh kalimat:

  • They stayed at a five-star hotel during their anniversary trip. (Mereka menginap di hotel bintang lima saat perjalanan anniversary mereka.)

 

Penggunaan Tanda Hubung (Hyphen) Pada Compound Adjective

Salah satu hal yang paling sering bikin bingung saat belajar compound adjective adalah soal punctuation berupa tanda hubung atau hyphen.

Berikut adalah aturan penggunaannya!

 

1. Pakai Hyphen Ketika Compound Adjective Diletakkan Sebelum Noun

Hyphen digunakan saat compound adjective berada di posisi sebelum kata benda yang dijelaskannya atau dalam istilah grammar disebut posisi attributive. 

Di posisi ini, tanda hubung berfungsi untuk memperjelas bahwa dua kata itu bekerja sama sebagai satu kesatuan deskripsi, bukan dua kata yang berdiri sendiri.

Contoh: This is a fast-moving industry. (Ini adalah industri yang bergerak cepat.)

 

2. Tidak Perlu Hyphen Ketika Compound Adjective Diletakkan Setelah Noun

Sebaliknya, ketika compound adjective diletakkan setelah kata benda atau kata kerja to be (posisi predicative), maka nggak perlu tanda hubung. 

Di posisi ini, makna kalimat sudah cukup jelas tanpa harus menyatukan kedua kata dengan tanda hubung.

Contoh: The industry is fast moving. (Industri ini bergerak cepat.)

 

3. Pengecualian yang Perlu Kamu Tahu

Kata keterangan yang diakhiri -ly tidak menggunakan hyphen, meskipun posisinya sebelum noun. 

Ini karena kata berakhiran -ly sudah cukup jelas berfungsi sebagai keterangan tanpa perlu tanda hubung untuk memperjelas hubungannya.

Contoh:

Salah ❌: a highly-skilled worker

Benar ✅: a highly skilled worker

 

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Mengenai Compound Words

 

Contoh Kalimat yang Menggunakan Compound Adjective

Supaya kamu semakin paham bagaimana compound adjective digunakan dalam kalimat, berikut 10 contoh kalimat beserta artinya:

  • She is a very kind-hearted person who always helps others. (Dia adalah orang yang sangat baik hati dan selalu membantu orang lain.)
  • My mom still uses an old-fashioned recipe to make her signature cake. (Ibuku masih menggunakan resep kuno untuk membuat kue andalannya.)
  • I just bought a brand-new phone and I’m obsessed with it. (Aku baru saja membeli ponsel baru dan aku sangat tergila-gila dengannya.)
  • She got a part-time job at a coffee shop near her campus. (Dia mendapat pekerjaan paruh waktu di kedai kopi dekat kampusnya.)
  • We need a long-lasting solution, not just a temporary fix. (Kita butuh solusi yang tahan lama, bukan hanya perbaikan sementara.)
  • He bought a ready-made outfit for the event because he ran out of time. (Dia membeli pakaian siap pakai untuk acara itu karena kehabisan waktu.)
  • The documentary features a never-before-seen footage of the deep ocean. (Dokumenter itu menampilkan rekaman yang belum pernah dilihat sebelumnya tentang lautan dalam.)
  • This is an open-minded community that welcomes everyone. (Ini adalah komunitas yang berpikiran terbuka yang menyambut semua orang.)
  • We had a mouth-watering dinner at the new restaurant downtown. (Kami menikmati makan malam yang menggugah selera di restoran baru di pusat kota.)
  • The startup is looking for a self-motivated individual to join their team. (Startup itu mencari individu yang memiliki motivasi diri untuk bergabung dengan tim mereka.)

 

Baca Juga: Apa Itu Complement dalam Bahasa Inggris?

 

Nah, sekarang kamu sudah paham kan apa itu compound adjective dan bagaimana cara penggunaannya yang benar? 

Kalau kamu mau terus tingkatkan kemampuan grammar bahasa Inggris kamu, kursus bahasa Inggris Sparks English bisa jadi tempat yang tepat. 

Dengan kurikulum berstandar internasional CEFR dan pengajar berpengalaman, belajar grammar jadi jauh lebih terarah dan menyenangkan. 

Lokasi Sparks English sudah menjangkau seluruh Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

Biaya kursusnya terjangkau, mulai Rp70 ribu aja per sesinya.

Coba dulu free trial class-nya, gratis dan kuotanya terbatas lho!

Author:

Topik:

Share article: