Kata prefer adalah kata yang sebenarnya sering kita pakai, cuma seringnya tanpa sadar.
Pas bilang “aku mending yang ini” atau “lebih enak kalau pakai cara itu”, di situlah konsep prefer dipakai dalam bahasa Inggris.
Artikel ini akan membahas, apa itu prefer, penggunaannya, dan berbagai bentuk expressing preference yang sering dipakai penutur asli.
Mari simak selengkapnya!
- Apa Itu Prefer?
- Apa Perbedaan antara Like dan Prefer?
- Penggunaan dan Rumus Pembentukan Pola Kalimat Prefer
- Contoh Kalimat Expressing Preference
- Kesalahan Umum Menggunakan Prefer (Common Mistake)
Apa Itu Prefer?
Prefer artinya memilih atau menyukai satu hal lebih daripada yang lain ketika dihadapkan pada pilihan.
Prefer adalah kata kerja (verb) dan digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang cenderung lebih memilih satu opsi dibanding opsi lain berdasarkan selera atau pilihan pribadi.
Prefer termasuk transitive verb, yaitu kata kerja yang memerlukan objek agar maknanya lengkap.
Apa Perbedaan antara Like dan Prefer?

Meski keduanya sama-sama menunjukkan kesukaan, penggunaan prefer lebih fokus pada pilihan dibandingkan dua hal atau lebih, sedangkan like hanya menunjukkan bahwa seseorang menyukai sesuatu secara umum tanpa perbandingan langsung.
Contohnya:
- I like pizza. (Saya suka pizza.)
- I prefer pizza to pasta. (Saya lebih suka pizza daripada pasta.)
Penggunaan dan Rumus Pembentukan Pola Kalimat Prefer
| Pola Kalimat | Fungsi | Contoh Kalimat |
| Subject + Prefer + Noun + To + Noun | Membandingkan hal umum. | He prefers public transport to driving. (Dia lebih memilih transportasi umum daripada menyetir.) |
| Subject + Prefer + Verb-ing + To + Verb-ing | Membandingkan aktivitas. | They prefer starting work early to staying up late. (Mereka lebih suka mulai kerja lebih pagi daripada begadang.) |
| Subject + Would Prefer + To Infinitive + Rather Than + Bare Infinitive | Menyatakan pilihan spesifik. | I would prefer to reschedule the meeting rather than rush it today. (Saya lebih memilih menjadwalkan ulang rapat daripada memaksakannya hari ini.) |
1. Subject + Prefer + Noun + To + Noun
Pola ini dipakai ketika kamu membandingkan dua benda, orang, atau konsep (kata benda).
Biasanya digunakan untuk menyatakan preferensi umum atau kebiasaan.
Rumus pola kalimatnya:
Subject + prefer + noun + to + noun
Contoh kalimatnya:
- I prefer tea to coffee. (Saya lebih suka teh daripada kopi.)
- She prefers online classes to offline ones. (Dia lebih memilih kelas online daripada kelas tatap muka.)
- They prefer local brands to international products. (Mereka lebih menyukai merek lokal daripada produk internasional.)
2. Subject + Prefer + Verb-ing + To + Verb-ing
Pola ini digunakan saat membandingkan dua aktivitas.
Karena aktivitas dianggap sebagai kegiatan, bentuk kata kerjanya memakai gerund (verb-ing).
Rumus pola kalimatnya:
Subject + prefer + verb-ing + to + verb-ing
Contoh kalimatnya:
- I prefer listening to podcasts to watching videos. (Saya lebih suka mendengarkan podcast daripada menonton video.)
- He prefers walking to using public transportation. (Dia lebih memilih berjalan kaki daripada menggunakan transportasi umum.)
- We prefer cooking at home to eating out too often. (Kami lebih suka memasak di rumah daripada terlalu sering makan di luar.)
3. Subject + Would Prefer + To Infinitive + Rather Than + Bare Infinitive
Pola ini dipakai untuk menyatakan preferensi yang lebih spesifik atau situasional.
Biasanya berkaitan dengan pilihan saat ini atau rencana tertentu, bukan kebiasaan umum.
Rumus pola kalimatnya:
Subject + would prefer + to infinitive + rather than + bare infinitive
Contoh kalimatnya:
- I would prefer to finish this task now rather than delay it. (Saya lebih memilih menyelesaikan tugas ini sekarang daripada menundanya.)
- She would prefer to rest at home rather than attend the event. (Dia lebih memilih istirahat di rumah daripada menghadiri acara tersebut.)
- They would prefer to discuss it privately rather than talk in public. (Mereka lebih memilih membahasnya secara pribadi daripada membicarakannya di depan umum.)
Contoh Kalimat Expressing Preference
Supaya makin paham, ayo simak contoh kalimat expressing preference yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari sebagai berikut:
- I prefer taking notes by hand to typing everything. (Saya lebih suka mencatat dengan tangan daripada mengetik semuanya.)
- He prefers learning by doing to just reading theories. (Dia lebih suka belajar dengan praktik daripada hanya membaca teori.)
- I prefer simple explanations to complicated ones. (Saya lebih suka penjelasan sederhana daripada yang rumit.)
- She prefers quality time to expensive gifts. (Dia lebih menghargai waktu bersama daripada hadiah mahal.)
- He would prefer to finish his work now rather than rush later. (Dia lebih memilih menyelesaikan pekerjaannya sekarang daripada terburu-buru nanti.)
- I prefer asking questions to pretending I understand everything. (Saya lebih suka bertanya daripada berpura-pura paham semuanya.)
- He would prefer to wait for the right moment rather than force a decision. (Dia lebih memilih menunggu waktu yang tepat daripada memaksakan keputusan.)
- We prefer watching movies at home to going to the cinema. (Kami lebih suka menonton film di rumah daripada ke bioskop.)
- They prefer small gatherings to big parties. (Mereka lebih memilih kumpul kecil daripada pesta besar.)
- He prefers honest feedback to polite silence. (Dia lebih memilih masukan yang jujur daripada diam demi sopan santun.)
Kesalahan Umum Menggunakan Prefer (Common Mistake)
Meskipun prefer artinya lebih suka, banyak kesalahan muncul karena salah memilih pola kalimat atau menyamakan prefer dengan kata lain.
Berikut kesalahan paling umum saat menggunakan prefer, lengkap dengan penjelasan dan contoh benarnya.
1. Menggunakan Prefer Tanpa Perbandingan
Prefer selalu melibatkan pilihan, jadi idealnya ada dua hal yang dibandingkan.
Tanpa perbandingan, maknanya jadi kurang lengkap.
Salah ❌: I prefer coffee.
Benar ✅: I prefer coffee to tea.
Kalau tidak ingin membandingkan, gunakan like atau enjoy, bukan prefer.
2. Mencampur Bentuk Verb Setelah To
Kalau membandingkan aktivitas, kedua verb harus sama bentuknya.
Salah ❌: I prefer reading to watch movies.
Benar ✅: I prefer reading to watching movies.
Gunakan verb-ing + to + verb-ing untuk aktivitas.
3. Menggunakan Prefer Than
Ini salah satu kesalahan paling sering.
Salah ❌: I prefer tea than coffee.
Benar ✅: I prefer tea to coffee.
Kata than dipakai untuk comparative adjective, bukan untuk prefer.
4. Salah Memakai To sebagai Infinitive
Banyak yang mengira to setelah prefer selalu diikuti verb.
Salah ❌: I prefer to milk than tea.
Benar ✅: I prefer milk to tea.
Dalam pola prefer + noun + to + noun, to adalah preposition, bukan bagian dari infinitive.
Baca Juga: Question Tag Adalah? Ini Kumpulan Rumus dan Contoh Kalimatnya
Sekarang kamu sudah paham penggunaan prefer yang benar.
Tinggal satu langkah lagi, yaitu membiasakan diri memakainya secara alami dalam percakapan.
Kalau kamu ingin benar-benar lancar menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata, jangan berhenti di teori.
Di kursus bahasa Inggris Sparks English, kamu akan berlatih langsung lewat diskusi, role play, dan speaking practice bareng native dan tutor berpengalaman.
Setiap sesi dirancang agar kamu terbiasa berpikir dan berbicara dalam bahasa Inggris, serta berkembang dengan cepat.
Biaya kursusnya mulai Rp 70 ribu per sesi, tentunya terjangkau!
Coba free trial class sekarang dan rasakan sendiri bedanya di Sparks English.
Kuotanya terbatas, jadi amankan slot kamu hari ini juga!



