Permainan bahasa Inggris bisa jadi cara menyenangkan untuk diterapkan saat belajar bahasa Inggris.
Apalagi seperti yang sama-sama kita tahu metode belajar sambil bermain dapat meningkatkan motivasi, daya ingat, dan melatih motorik anak.
Mereka akan lebih mudah menyerap materi ketika terlibat langsung dalam game yang interaktif dan menghibur.
Nah, berikut ini sudah ada beberapa rekomendasi permainan yang bisa Moms & Dads gunakan untuk melatih bahasa Inggris anak.
Mengapa Permainan Bahasa Inggris Efektif sebagai Media Belajar?
Belajar bahasa Inggris tidak harus selalu dilakukan melalui buku, hafalan kosakata, atau mengerjakan soal.
Bagi anak, permainan dapat menjadi cara yang lebih menyenangkan untuk mengenal dan menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang interaktif.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan berpotensi meningkatkan motivasi, engagement, serta kemampuan vocabulary dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Lalu, apa aja yang membuat permainan bahasa Inggris efektif sebagai media belajar anak?
1. Membuat Belajar Bahasa Inggris Lebih Menyenangkan
Salah satu tantangan dalam belajar bahasa Inggris adalah membuat anak tetap tertarik dan mau berlatih secara konsisten.
Permainan dapat mengubah aktivitas belajar yang terasa serius menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan.
Misalnya, daripada hanya menghafalkan nama-nama warna, anak bisa diajak bermain Color Hunt dengan mencari benda berwarna tertentu sambil menyebutkan namanya dalam bahasa Inggris.
Anak pun belajar kosakata sambil bergerak dan bermain.
2. Membantu Anak Mengingat Kosakata dengan Lebih Baik
Permainan dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk menemukan dan menggunakan kosakata secara berulang.
Pengulangan tersebut menjadi lebih natural karena anak tidak merasa sedang menghafal.
Penelitian mengenai digital game-based language learning menunjukkan bahwa permainan dapat mendukung perkembangan vocabulary dengan memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan kontekstual.
3. Mendorong Anak Lebih Aktif Menggunakan Bahasa Inggris
Belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang mengetahui arti sebuah kata, tapi juga mampu menggunakannya dalam komunikasi.
Melalui permainan, anak mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan instruksi, menjawab pertanyaan, memberikan petunjuk, atau berbicara dengan pemain lain.
Dengan begitu, anak dapat berlatih menggunakan bahasa Inggris secara aktif, bukan hanya mengingat teori.
4. Melatih Lebih dari Satu Kemampuan
Satu permainan bahasa Inggris tidak selalu hanya melatih vocabulary.
Tergantung pada jenis permainannya, anak dapat berlatih beberapa kemampuan sekaligus, seperti:
- Listening: memahami instruksi atau pertanyaan.
- Speaking: menjawab dan berkomunikasi.
- Vocabulary: mengenal dan menggunakan kosakata baru.
- Reading: membaca kata, petunjuk, atau pertanyaan.
- Grammar: menyusun dan menggunakan kalimat dengan tepat.
Rekomendasi Game Bahasa Inggris Online
Berikut ini beberapa rekomendasi game bahasa Inggris online terbaik yang bisa Moms & Dads gunakan.
1. Hangman
Hangman adalah game tebak kata klasik di mana pemain harus menebak huruf-huruf yang membentuk sebuah kata sebelum gambar orang digantung selesai tergambar.
Setiap tebakan salah akan menambah satu bagian tubuh pada gambar.
Skill yang dilatih: Vocabulary, critical thinking, memory
2. Anagram
Kalau kamu suka tantangan, Anagram cocok banget untuk dicoba.
Game bahasa Inggris ini ngajak kamu nyusun ulang huruf-huruf acak jadi kata yang bermakna.
Misalnya, huruf “S-T-A-R” bisa disusun jadi “RATS” atau “ARTS”.
Anagram tersedia di banyak platform online dan bisa dimainkan sendirian maupun bersama teman.
Skill yang dilatih: Spelling, vocabulary, creativity, critical thinking, memory
3. Grammar Ninja

Belajar grammar sambil jadi ninja? Bisa banget!
Di Grammar Ninja, kamu berperan sebagai ninja yang harus memotong kata-kata sesuai kelas katanya, apakah itu termasuk noun, verb, adjective, dan part of speech lainnya.
Konsepnya unik dan bikin belajar grammar yang biasanya membosankan jadi jauh lebih seru.
Skill yang dilatih: Grammar, reading comprehension, critical thinking, vocabulary
4. LingoKids
LingoKids adalah aplikasi sekaligus platform game edukasi yang dirancang buat belajar bahasa Inggris dengan cara yang fun dan interaktif.
Di sini kamu bisa nemuin berbagai mini game, lagu, dan aktivitas yang semuanya dalam bahasa Inggris.
Cocok banget buat yang mau mulai belajar dari nol karena materinya ringan dan ga bikin overwhelmed sama sekali.
Skill yang dilatih: Vocabulary, listening, pronunciation, memory, reading
5. Starfall
Starfall dirancang dengan pendekatan phonemic awareness dan phonics yang sistematis, yang terbukti efektif untuk mengajarkan bahasa Inggris terutama bagi pemula dan English language learners.
ESL Games Plus Tampilannya colorful dan penuh animasi lucu, jadi belajar terasa kayak main game beneran.
Platform ini juga bebas iklan dan navigasinya simpel, jadi anak-anak bisa eksplorasi sendiri dengan aman.
Skill yang dilatih: Phonics, reading, spelling, vocabulary, listening, pronunciation
6. Wordshake
Wordshake ngasih kamu 16 huruf acak dalam grid 4×4, dan tantangannya adalah bikin kata sebanyak-banyaknya dalam 3 menit.
Makin panjang kata yang kamu buat, makin besar poin yang didapatkan.
Game bahasa Inggris ini cocok buat kamu yang suka game seru tapi tetap edukatif!
Skill yang dilatih: Vocabulary, creativity, memory, critical thinking
7. 4 Pics 1 Word
Nah, game online yang satu ini pasti udah banyak yang pernah main!
Di 4 Pics 1 Word, kamu dikasih empat gambar yang punya kesamaan, dan tugasnya nebak satu kata yang menghubungkan semuanya.
Kedengarannya gampang, tapi beberapa level bisa bikin kamu garuk-garuk kepala!
Skill yang dilatih: Vocabulary, critical thinking, creativity, visual association

Game memang seru buat latihan, tapi kalau mau hasil yang beneran keliatan dan cepat progresnya, butuh bimbingan yang lebih terarah.
Di Sparks English, belajar bahasa Inggris tetap seru tapi tetap terarah dan terstruktur sesuai tingkatan proficiency level biar progresnya keliatan.
Setiap sesi dirancang biar anak nggak cuma duduk dengerin teacher, tapi langsung praktek lewat diskusi, latihan speaking aktif, sampai mini project yang bikin proses belajar lebih menyenangkan dan aplikatif.
Didampingi native teacher dan Cambridge TKT certified teacher di kelas semi-private, setiap anak dapat perhatian lebih dan kesempatan praktek yang jauh lebih banyak dibanding kelas reguler biasa.
Dengan biaya mulai Rp70 ribuan per kelas, lebih dari 25.000 students telah membuktikan hasilnya jadi lebih percaya diri berbahasa Inggris bersama Sparks English!
Tertarik mencoba? Daftar kelas trial gratisnya sekarang, sekaligus buruan klaim diskon 1 jutanya karena kuota terbatas!
Rekomendasi Permainan untuk Belajar Bahasa Inggris Offline
Berikut ini beberapa rekomendasi permainan belajar bahasa Inggris offline yang bisa Moms & Dads gunakan.
1. Simon Says

Permainan bahasa Inggris Simon Says bisa melatih anak mengikuti instruksi.
Nantinya ada satu orang yang menjadi Simon dan memberikan perintah yang diawali dengan “Simos says…“, seperti, “Simon says, touch your head.”
Namun, bila perintah tidak diawali dengan “Simon says,” pemain tidak boleh mengikuti perintah tersebut.
Skill yang dilatih: Listening, following instructions, vocabulary (action verbs)
2. Tebak Flashcard

Di dalam game bahasa Inggris ini Moms & Dads bisa menggunakan kartu bergambar benda, hewan dalam bahasa Inggris, atau aktivitas.
Tunjukkan flashcard dengan gambar atau kata, kepada anak-anak dan minta mereka untuk menebak apa itu dalam bahasa Inggris.
Atau bisa juga dimainkan dengan cara menyebutkan katanya dan anak-anak akan mencari gambar yang sesuai.
Skill yang dilatih: Vocabulary, speaking, memory
Baca Juga: Kegiatan Belajar Bahasa Inggris yang Seru di Rumah
3. Snowman
Sesuai dengan namanya, game untuk belajar bahasa Inggris ini menggunakan gambar manusia salju.
Di dalam game ada satu orang memikirkan sebuah kata dalam bahasa Inggris, dan pemain lain menebak huruf-hurufnya.
Jika salah, maka si pemain harus menggambar bagian dari manusia salju, bila gambar manusia salju lengkap maka dianggap kalah.
Skill yang dilatih: Spelling, vocabulary
4. Name Games
Belajar bahasa Inggris dengan permainan Name Games sangat bisa dipraktikan di rumah.
Nantinya Moms & Dads bisa memilih nama benda dalam bahasa Inggris, lalu minta si kecil untuk menyebutkan nama benda sebelumnya sebelum menambahkan miliknya.
Contoh game “I Am Going on a Picnic”, di mana anak mengucapkan “I am going on a picnic and I will bring some apples“.
Skill yang dilatih: Memory, vocabulary, speaking
5. Pictionary

Ini adalah permainan bahasa Inggris tebak kata menggunakan gambar.
Satu anak akan menggambar kata dalam bahasa Inggris, kemudian anak lain menebak apa yang digambar tanpa petunjuk lisan.
Permainan belajar bahasa Inggris sangat efektif untuk mendorong penggunaan kosakata dan kemampuan mendeskripsikan.
Skill yang dilatih: Vocabulary, speaking, creativity
Baca Juga: 7 Cara Mengajarkan Anak Bahasa Inggris yang Menyenangkan
6. Synonym BINGO
Di sini Moms & Dads pertama-tama harus membuat kartu BINGO dengan kata-kata berbeda.
Lalu memanggil sinonim dari kata-kata tersebut, dan anak-anak harus menandai kata yang tepat di kartu BINGO mereka.
Dengan permainan ini, anak akan terlatih untuk memperluas kosakata mereka.
Skill yang dilatih: Vocabulary, reading, listening
7. Verb Charades
Permainan belajar bahasa Inggris ini mengharuskan anak-anak bergantian memerankan kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris tanpa suara, lalu anak lainnya harus menebak kata kerja apa yang diperankan.
Melalui permainan ini anak-anak dapat memperkuat pengenalan dan pemahaman kata kerja.
Skill yang dilatih: Vocabulary, speaking, understanding body language
8. Describe and Guess
Seorang anak akan mendeskripsikan suatu benda atau hal menggunakan bahasa Inggris tanpa menyebutkan namanya.
Teman-temannya yang lain harus menebak benda tersebut.
Skill yang dilatih: Speaking, listening, vocabulary (adjectives, nouns)
9. Whisper Challenge

Melalui permainan bahasa Inggris ini, anak akan diuji kemampuannya dalam mendengarkan dan artikulasi.
Di dalam permainan ini akan ada satu orang membisikan frasa atau kalimat dalam bahasa Inggris ke telinga pemain berikutnya, dan begitu seterusnya.
Pemain terakhir harus mengatakan frasa yang didengarnya.
Skill yang dilatih: Listening, speaking, pronunciation
10. Story Dice Roll
Anak-anak akan melempar dadu dengan gambar karakter, tempat, atau genre cerita, kemudian mereka harus membuat cerita spontan berdasarkan gambar yang muncul dari dadu.
Misalnya gambar “alien”, “cat”, “frog”, dan lainnya, mereka harus dengan cepat membuat cerita dari situ.
Skill yang dilatih: Writing, creativity, vocabulary, speaking
11. What’s Wrong with Me?
Ini adalah game untuk belajar bahasa Inggris kosakata tentang penyakit.
Siapkan sticky notes atau flashcard yang berisi nama-nama penyakit, lalu tempelkan di punggung seseorang tanpa diketahui.
Setelah itu, anak tersebut akan berkeliling kelas dan bertanya pada teman-temannya untuk mencari tahu saran mengenai “penyakit” itu.
Dengan petunjuk dari teman-teman, anak harus menebak penyakit apa yang menjadi kata utama.
Skill yang dilatih: Vocabulary, speaking, pronunciation, listening
12. Color Touch

Permainan ini merupakan metode yang menyenangkan dan interaktif untuk mengenalkan warna dalam bahasa Inggris kepada anak-anak.
Cara bermainnya sederhana, yaitu ajak semua anak berkumpul, lalu beri perintah seperti “cari benda berwarna…”.
Anak-anak kemudian akan berkeliling kelas untuk menyentuh benda yang warnanya sesuai dengan yang disebutkan.
Skill yang dilatih: Vocabulary, pronunciation
13. 20 Questions
Seorang anak diberi satu kata tentang benda atau apapun secara diam-diam.
Sementara yang lain bergiliran menebak dengan bertanya, “Apakah itu…?” atau “Apakah itu digunakan untuk…?” dan seterusnya sampai 20 pertanyaan tapi menggunakan bahasa Inggris.
Anak yang diberi satu kata ini hanya boleh menjawab dengan “yes” atau “no”.
Jika sudah 20 pertanyaan, maka sudah waktunya untuk menebak kata yang dimaksud tersebut.
Skill yang dilatih: Speaking, vocabulary, pronunciation, listening
Cara Memilih Permainan Bahasa Inggris Sesuai Kebutuhan Anak
Setiap permainan bahasa Inggris punya fokus yang berbeda.
Ada yang membantu anak mengenal kosakata baru, ada yang melatih kemampuan mendengar, dan ada juga yang mendorong anak berani berbicara.
Supaya waktu bermain lebih bermanfaat, Moms & Dads bisa memilih game berdasarkan kemampuan yang ingin dikembangkan.
1. Untuk Menambah Vocabulary
Pilih permainan yang menghubungkan kata dengan gambar atau benda yang familiar bagi anak, seperti flashcard, tebak gambar, atau 4 Pics 1 Word.
Setelah anak menebak kata yang benar, ajak ia mengucapkan kata tersebut dan menggunakannya dalam kalimat sederhana.
Contohnya, setelah mengenal kata apple, ajak anak mengatakan, “I like apples.”
2. Untuk Melatih Listening
Pilih permainan yang mengharuskan anak mendengarkan instruksi sebelum melakukan sesuatu.
Misal simon Says bisa menjadi pilihan karena anak perlu memahami perintah seperti “Touch your nose” atau “Clap your hands” sebelum bertindak.
Mulai dengan instruksi pendek, lalu tingkatkan kesulitannya ketika anak mulai terbiasa.
3. Untuk Belajar Spelling
Game seperti Hangman atau Anagram bisa membantu anak mengenali susunan huruf dan mengeja kata dalam bahasa Inggris.
Sesuaikan tingkat kesulitan dengan kemampuan anak, mulai dari kata pendek seperti cat dan sun sebelum mencoba kata yang lebih panjang.
4. Untuk Membangun Speaking
Pilih permainan yang memberi anak kesempatan menjawab pertanyaan, mendeskripsikan benda, atau membuat kalimat sendiri.
Describe and Guess dan 20 Questions bisa digunakan untuk melatih anak menyampaikan petunjuk serta memahami pertanyaan sederhana dalam bahasa Inggris.
Jangan terlalu fokus pada jawaban yang langsung benar.
Beri anak waktu untuk mencoba berbicara, lalu bantu perbaiki kalimatnya secara bertahap.
Tips untuk Moms & Dads: setelah bermain, luangkan beberapa menit untuk mengulang kata atau kalimat yang muncul selama permainan.
Dengan begitu, anak tidak hanya menyelesaikan tantangan, tetapi juga mendapat kesempatan menggunakan bahasa Inggris secara aktif.
Baca Juga: Umur Berapa Anak Sebaiknya Mulai Les Bahasa Inggris?
Itulah rekomendasi game bahasa Inggris yang bisa Moms & Dads coba untuk anak.
Tapi, sebagus apapun game-nya, nggak ada yang bisa gantiin pengalaman belajar langsung bareng pengajar yang berpengalaman.
Sparks English adalah kursus bahasa Inggris yang punya cara paling efektif untuk mengenalkan bahasa Inggris sesuai usia anak, dengan aktivitas belajar yang dirancang agar materi bisa terserap secara optimal.
Lewat full English environment, si kecil terbiasa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris secara aktif, sehingga lebih gampang mempraktikkan dalam real conversation.
Ada juga bonus free extra sessions bareng native teacher yang memberi anak lebih banyak kesempatan dan ruang eksplorasi untuk speaking dan membangun rasa percaya diri.
In this economy, ngeluarin mulai 70 ribuan per kelas untuk bisa upgrade skill bahasa Inggris anak demi masa depan, yakin nggak mau coba dulu untuk berikan yang terbaik?
Ayo booking trial sekarang dan jangan sia-siakan diskon Rp1 jutanya karena kuota terbatas!



