Discussion Text: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contoh

13 March 2026
discussion text

Discussion text adalah salah satu jenis teks bahasa Inggris yang umum dipelajari di sekolah.

Discussion text dipakai untuk membahas suatu isu dari dua sisi berbeda.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, struktur discussion text, kaidah kebahasaan, hingga contohnya yang mudah dipahami.

Ayo simak sama-sama!

 

 

Apa Itu Discussion Text?

Discussion text artinya teks diskusi dalam bahasa Indonesia.

Discussion text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk membahas suatu isu dengan menampilkan dua sudut pandang berbeda berupa argumen yang mendukung (pro) dan menentang (kontra). 

Tujuannya adalah membantu pembaca melihat suatu masalah dari berbagai sisi sebelum akhirnya menarik kesimpulan yang lebih objektif.

 

Ciri-Ciri Discussion Text

Setelah memahami pengertian discussion text, kamu juga perlu tahu ciri-ciri utamanya.

Ciri-ciri ini penting karena membantu kita membedakan teks diskusi bahasa Inggris dengan jenis teks bahasa Inggris lainnya.

Beberapa ciri-ciri discussion text antara lain:

 

1. Membahas Isu atau Topik yang Bisa Diperdebatkan

Discussion text mengangkat topik yang memiliki lebih dari satu pendapat, misalnya tentang teknologi, pendidikan, atau media sosial. 

Topik seperti ini memungkinkan munculnya argumen pro dan kontra dalam pembahasan.

 

2. Menyajikan Argumen Pro dan Kontra

Salah satu ciri paling jelas dari discussion text adalah adanya dua sisi pendapat. 

Penulis akan menampilkan argumen yang mendukung suatu isu sekaligus argumen yang menentangnya agar pembahasan lebih seimbang.

 

3. Menggunakan Struktur yang Jelas

Dalam penulisannya, discussion text mengikuti struktur discussion text yang terdiri dari pengenalan isu, penyampaian argumen dari kedua sisi, lalu diakhiri dengan kesimpulan atau rekomendasi.

 

4. Menggunakan Bahasa yang Logis dan Objektif

Karena berisi perbandingan pendapat, penulis biasanya menggunakan language features of discussion text.

Misalnya kata penghubung “however”, “on the other hand”, “in contrast”, atau “therefore” agar hubungan antar argumen lebih jelas.

 

5. Diakhiri dengan Kesimpulan atau Rekomendasi

Di bagian akhir, penulis akan memberikan ringkasan dari argumen yang sudah dibahas atau menyampaikan pandangan akhir berdasarkan pembahasan topik tersebut.

 

Baca Juga: Narrative Text Adalah? Ini Struktur, Jenis, dan Contohnya

 

Apa Saja Struktur Discussion Text?

Berikut adalah bagian-bagian utama dalam struktur discussion text.

 

1. Issue

Bagian issue adalah pembuka dalam discussion text yang berisi pengenalan topik atau masalah yang akan dibahas. 

Pada bagian ini, penulis menjelaskan secara singkat isu yang sedang diperdebatkan agar pembaca memahami konteks pembahasan.

Topik-topik yang diangkat bisa tentang pendidikan, teknologi, politik, dan lain-lain.

Contoh potongan paragraf:

Nowadays, online learning has become a common method of education. However, many people still debate whether online learning is more effective than traditional classroom learning.

 

2. Supporting Arguments

Bagian supporting arguments berisi argumen yang mendukung suatu isu atau pendapat. 

Di sini penulis menjelaskan alasan-alasan mengapa suatu hal dianggap baik atau memiliki manfaat.

Contoh potongan paragraf:

Online learning allows students to study from anywhere, making education more accessible. Moreover, students can manage their time more flexibly compared to traditional classes.

 

3. Contrasting Arguments

Setelah menyampaikan argumen yang mendukung, discussion text juga menampilkan contrasting arguments, yaitu pendapat yang menentang atau memberikan sudut pandang berbeda terhadap isu tersebut.

Bagian ini menunjukkan sisi kontra dari isu yang dibahas.

Contoh potongan paragraf:

On the other hand, some people believe that online learning is less effective because students may find it difficult to stay focused. In addition, the lack of direct interaction with teachers can affect students’ understanding.

 

4. Conclusion atau Recommendation

Bagian terakhir dalam struktur discussion text adalah conclusion atau recommendation. 

Pada bagian ini, penulis merangkum argumen yang sudah dibahas sebelumnya atau memberikan saran terkait isu tersebut.

Kesimpulan ini nggak selalu harus memihak salah satu sisi, tapi bisa juga berupa ringkasan dari kedua pendapat yang ada.

Contoh potongan paragraf:

In conclusion, online learning offers flexibility and accessibility for students. However, it also has several challenges that need to be considered. Therefore, a balanced approach between online and traditional learning may be the best solution.

 

Sparks English Banner Ramadan 2026

 

Ingin belajar bahasa Inggris dengan cara yang seru? Ayo belajar di Sparks English!

Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat diskusi seru, latihan real conversation, dan dapat feedback langsung dari native teacher. 

Ayo cobain kelas gratisnya sekarang!

 

Language Features of Discussion Text

Berikut beberapa language features yang paling sering muncul dalam discussion text.

 

1. Menggunakan Simple Present Tense

Salah satu kaidah kebahasaan yang paling umum adalah penggunaan simple present tense. 

Simple present tense adalah bentuk tense yang digunakan untuk menyatakan fakta umum, kebiasaan, atau pendapat yang masih berlaku sampai sekarang.

Karena discussion text biasanya membahas isu yang bersifat umum, penggunaan tense ini sangat sering muncul.

Contoh kalimat:

  • Many students prefer online learning because it is flexible.
  • Social media helps people communicate with others easily.
  • Some people believe that technology improves education.

 

2. Menggunakan Common Noun

Kaidah kebahasaan discussion text selanjutnya adalah penggunaan common noun. 

Common noun adalah kata benda yang digunakan untuk menyebut sesuatu secara umum, bukan nama khusus.

Common noun sering dipakai karena discussion text membahas topik umum seperti teknologi, pendidikan, atau lingkungan.

Contoh common noun:

  • Student
  • Teacher
  • Technology
  • Education
  • Internet

 

Contoh kalimat:

  • Many students use the internet to find learning materials.
  • Some teachers believe that technology improves the quality of education.

 

3. Menggunakan Connective Words

Penulis juga sering menggunakan connective words. 

Connective words adalah kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan ide, terutama saat membandingkan argumen pro dan kontra.

Kata-kata ini membantu pembaca memahami alur argumen dengan lebih jelas.

Contoh connective words:

  • However
  • On the other hand
  • Moreover
  • In addition
  • Therefore

 

Contoh kalimat:

  • Online learning is flexible. However, it can reduce direct interaction.
  • Social media helps people communicate. On the other hand, it may cause addiction.

 

Baca Juga: Mengenal Announcement Text dalam Bahasa Inggris

 

4. Menggunakan Thinking Verbs

Thinking verbs adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan pendapat, keyakinan, atau pemikiran seseorang terhadap suatu isu.

Thinking verbs sangat penting karena discussion text memang berisi berbagai sudut pandang.

 

Contoh thinking verbs:

  • Think
  • Believe
  • Consider
  • Argue
  • Assume

 

Contoh kalimat:

  • Many people believe that online learning is more practical.
  • Some experts argue that social media affects teenagers negatively.

 

5. Menggunakan Modal Verbs

Modal verbs adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk menyatakan kemungkinan, saran, kemampuan, atau kewajiban.

Dalam discussion text, modal verbs sering digunakan saat penulis memberikan saran atau kemungkinan solusi.

Contoh modal verbs:

  • Can
  • Could
  • Should
  • May
  • Must

 

Contoh kalimat:

  • Students can access learning materials anytime through online platforms.
  • Governments should regulate social media usage among teenagers.

 

Baca Juga: Apa Pengertian dan Fungsi Hortatory Text?

 

Contoh Discussion Text

Sekarang saatnya melihat contoh discussion text secara langsung. 

Dengan melihat contoh ini, kamu bisa memahami bagaimana strukturnya diterapkan.

 

discussion text
Photo by Syda_productions

 

The Use of Smartphones in School

 

Issue:

Smartphones are now an essential part of daily life, and many students bring them to school. However, there is an ongoing debate about whether smartphones should be allowed during school hours, since they can be both helpful and distracting.

 

Supporting Arguments:

Smartphones can be very useful for students in several ways. They allow quick access to learning materials, educational apps, and online resources, which can help students understand lessons better. Moreover, smartphones make it easier for students to communicate with teachers and classmates about assignments or group projects. In addition, they can be used to organize schedules, set reminders, and improve time management. With careful use, smartphones can support independent learning and even enhance digital literacy, which is increasingly important in today’s education.

 

Contrasting Arguments:

On the other hand, smartphones can also cause distractions and reduce students’ focus during lessons. Many students may spend class time on social media, games, or chatting instead of paying attention to teachers. In addition, excessive smartphone use can affect social skills, as students interact less face-to-face with peers. Not all students have equal access to high-quality devices or the internet, which can create inequalities. Furthermore, teachers may find it difficult to monitor students’ progress when everyone is on their phones, and long screen time can negatively impact health, such as causing eye strain or sleep problems.

 

Conclusion:

In conclusion, smartphones have both benefits and drawbacks for students at school. While they can enhance learning, communication, and organization, they can also distract and create inequality. Therefore, schools should set clear rules on smartphone use, allowing them to be used responsibly for educational purposes.

 

Baca Juga: Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur, dan Contoh

 

Gimana? Sangat mudah dipahami, kan?

Selain belajar mandiri, kalau kamu ingin belajar materi bahasa Inggris lainnya dan jadi juara 1 di sekolah, ikut kursus bahasa Inggris tentu jauh lebih efektif!

 

Banner sparks english for kids

 

Di Sparks English, metode belajarnya interaktif dan dirancang khusus mengikuti usia anak dan remaja, jadi penyampaian materinya tepat sasaran. 

Fokus juga ke praktik speaking dan dibimbing langsung oleh native teacher serta tutor berpengalaman.

Biaya kursusnya mulai dari Rp70 ribu aja per sesinya.

Coba dulu free trial class sekarang karena kuotanya terbatas!

Author:

Topik:

Share article: