Asking and Giving Opinion: Pengertian, Cara, & Contoh Dialog Berbagai Situasi

20 September 2026
asking and giving opinion

Salah satu skill yang perlu dikuasai dalam bahasa Inggris adalah bertanya dan memberikan opini, atau yang dikenal dengan asking and giving opinion.

Memahami frasa yang tepat untuk meminta dan memberikan pendapat tidak hanya membuat percakapan lebih lancar, tetapi juga menunjukkan rasa hormat terhadap lawan bicara.

Mari pelajari lebih jauh dalam artikel ini!

 

 

Apa Itu Asking and Giving Opinion?

Asking and giving opinion adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk meminta pendapat (asking opinion) dan memberikan pendapat (giving opinion) dalam percakapan sehari-hari.

Dalam komunikasi, kemampuan untuk menanyakan dan memberikan pendapat penting agar dapat memahami sudut pandang orang lain dan menyatakan pandangan kita dengan jelas.

 

Kapan Penggunaan Asking and Giving Opinion?

Kita bisa menggunakan asking and giving opinion dalam berbagai situasi, formal maupun informal.

  • Situasi Formal: Digunakan dalam konteks profesional atau akademis, seperti saat rapat kerja, presentasi, atau diskusi di kelas.
  • Situasi Informal: Digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan teman, keluarga, atau orang-orang terdekat, misalnya saat sedang mengobrol santai atau berdiskusi ringan.

 

Ungkapan Asking and Giving Opinion

1. Asking Opinion

Asking opinion adalah ungkapan yang digunakan untuk meminta pendapat seseorang tentang suatu hal.

Di sini kita ingin tahu apa yang orang lain pikirkan, rasakan, atau nilai mengenai suatu topik,

Terdapat dua tipe asking opinion, yaitu formal dan informal.

 

Formal Asking Opinion

Formal asking opinion digunakan dalam situasi resmi, seperti presentasi, rapat kerja, diskusi akademis, atau saat berbicara dengan orang yang dihormati (guru, atasan, dosen).

Beberapa ciri dari tipe formal adalah:

  • Biasanya memakai struktur kalimat lengkap.
  • Pilihan katanya lebih sopan.
  • Tidak menggunakan slang atau bahasa gaul.

 

Level

Formal Asking Opinion

Pemula
  • What do you think of..? (Apa pendapatmu tentang..?)
  • Do you agree with this idea? (Apakah Anda setuju dengan ide ini?)
Menengah (Intermediate)
  • What’s your opinion on this matter? (Apa pendapatmu tentang masalah ini?)
  • How would you assess..? (Bagaimana Anda menilai..?)
  • What is your point of view on..? (Apa pendapatmu tentang..?)
Mahir (Advanced)
  • Could you give me your opinion on..? (Bisakah Anda memberikan pendapat tentang..?)
  • May I have your considered opinion regarding..? (Bolehkah saya meminta pendapat Anda tentang..?”
  • I would appreciate your perspective on.. (Saya menghargai jika Anda berbagi pendapat tentang..)

 

Informal Asking Opinion

Tipe ini digunakan dalam percakapan santai bersama teman, keluarga, atau orang sebaya.

Beberapa ciri dari tipe informal asking opinion antara lain:

  • Kalimatnya lebih pendek dan ringan.
  • Kadang pakai bahasa gaul atau ekspresi sehari-hari.
  • Bisa berupa pertanyaan singkat tanpa struktur penuh.

 

Level

Informal Asking Opinion

Pemula
  • What do you think about this? (Menurutmu bagaimana tentang ini?)
  • Do you like it? (Kamu suka itu?)
  • Is it okay if..? (Apakah itu oke jika..?)
Menengah (Intermediate)
  • How do you feel about it? (Gimana perasaanmu tentang itu?)
  • Would you go for it? (Kamu akan memilih itu?)
  • What’s your take on this? (Apa pendapatmu soal ini?)
Mahir (Advanced)
  • Any thoughts? (Ada pendapat?)
  • If you were me, what would you do? (Jika kamu jadi aku, apa yang akan kamu lakukan?)
  • Where do you stand on this? (Apa posisi kamu soal ini?)
  • Do you see it the same way? (Apakah kamu melihatnya dengan cara yang sama?)

 

Baca Juga: Tips Jitu Mengatasi Kurang Percaya Diri saat Speaking

 

2. Giving Opinion

Giving opinion adalah ungkapan yang digunakan untuk memberikan pendapat, pandangan, atau sikap kita terhadap suatu topik.

Ketika seseorang bertanya atau bahkan tanpa ditanya, kita bisa menyampaikan apa yang kita pikirkan.

Ada dua tipe giving opinion yaitu formal giving opinion dan informal.

 

Formal Giving Opinion

Digunakan di situasi resmi, beberapa ciri penggunaannya:

  • Kalimat biasanya lebih panjang dan sopan.
  • Menggunakan bahasa baku, tidak ada slang.
  • Cocok untuk argumen serius.

 

Level

Formal Giving Opinion

Pemula In my opinion.. (Menurut saya..)
Menengah (Intermediate)
  • I believe that.. (Saya percaya bahwa..)
  • I suppose that.. (Saya kira bahwa..)
  • From my perspective.. (Dari perspektif saya..)
  • I’d suggest that.. (Saya menyarankan bahwa..)
Mahir (Advanced)
  • From my point of view.. (Dari sudut pandang saya..)
  • Based on the evidence, I contend that.. (Berdasarkan bukti, saya berpendapat bahwa..)
  • It is my considered opinion that.. (Ini adalah pendapat saya yang telah dipertimbangkan..)
  • From a broader perspective, one could infer that.. (Dari perspektif yang lebih luas, seseorang bisa menyimpulkan bahwa..)

 

Informal Giving Opinion

Dipakai di percakapan santai: ngobrol sama teman, keluarga, atau di media sosial.

Beberapa ciri tipe ini adalah:

  • Kalimat lebih pendek dan ringan.
  • Bisa menggunakan bahasa sehari-hari atau ekspresi casual.
  • Tidak harus terdengar formal, cukup jelas dan langsung.

 

Level

Formal Giving Opinion

Pemula
  • I think it’s okay. (Menurutku oke.)
  • I guess.. (Saya kira..)
  • I feel that.. (Saya merasa bahwa..)
Menengah (Intermediate)
  • Personally, I think.. (Secara pribadi, saya pikir..)
  • I’d say that.. (Saya akan mengatakan bahwa..)
  • If you ask me.. (Kalau kamu tanya saya..)
Mahir (Advanced)
  • From my point of view.. (Dari sudut pandang saya..)
  • I’d go so far as to say.. (Saya bahkan berani mengatakan bahwa..)
  • I’m under the impression that.. (Saya punya kesan bahwa..)

 

 

Design New Web Banner

Mau jago bahasa Inggris dan jadi ranking 1 di kelas? Belajar bareng Sparks English aja!

Di Sparks English, kamu belajar bahasa Inggris secara fun dan interactive sesuai tingkatan usia dan level berbasis CEFR.

Mulai Rp70 ribuan aja per kelas kamu udah bisa belajar langsung bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher dalam kelas semi-private, yang bikin accent-mu bisa sekaligus terbentuk secara natural.

Hasilnya sudah dibuktikan oleh lebih dari 25.000 students yang lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan!

Kalau bisa dapat tempat kursus premium yang fasilitasnya lengkap tapi biayanya tetap irit seperti di Sparks English, yakin nggak mau coba dulu?

Coba kelas trial gratisnya sekarang mumpung bisa klaim diskonnya dulu sebelum kehabisan!

 

Contoh Kalimat Asking and Giving Opinion Bahasa Inggris

Formal Asking Opinion

Ungkapan formal digunakan ketika kamu meminta pendapat dalam situasi resmi, misalnya saat berbicara dengan guru, mengikuti diskusi, atau menyampaikan pertanyaan dalam sebuah kegiatan.

Contoh kalimat:

  • Would you give me your opinion on this school project? (Maukah Anda memberikan pendapat tentang proyek sekolah ini?)
  • What are your views on the new school rules? (Bagaimana pandangan Anda tentang peraturan sekolah yang baru?)

 

Informal Asking Opinion

Ungkapan informal biasanya digunakan saat berbicara dengan teman, saudara, atau orang yang sudah akrab.

Kalimatnya cenderung lebih santai dan sederhana.

Contoh kalimat:

  • What do you think about my new haircut? (Bagaimana menurutmu tentang potongan rambut baruku?)
  • How do you feel about going to the beach this weekend? (Bagaimana pendapatmu tentang pergi ke pantai akhir pekan ini?)

 

Formal Giving Opinion

Giving opinion secara formal digunakan ketika kamu ingin menyampaikan pendapat dengan cara yang lebih sopan dan terstruktur, misalnya dalam diskusi kelas atau presentasi.

Contoh kalimat:

  • I personally believe that students should have more time to practice speaking English. (Saya pribadi percaya bahwa siswa seharusnya memiliki lebih banyak waktu untuk berlatih berbicara bahasa Inggris.)
  • In my opinion, this plan could help students become more confident. (Menurut pendapat saya, rencana ini dapat membantu siswa menjadi lebih percaya diri.)

 

Informal Giving Opinion

Untuk situasi santai, kamu bisa menggunakan expression yang lebih ringan ketika menyampaikan pendapat kepada teman atau orang yang sudah dekat.

Contoh kalimat:

  • I think this movie is really funny. (Menurutku film ini lucu banget.)
  • As for me, I’d rather stay home tonight. (Kalau menurutku, aku lebih memilih tinggal di rumah malam ini.)

 

Cara Merespon Opinion dengan Agree dan Disagree

Asking and giving opinion bisa ditanggapi dengan ungkapan agreeing dan disagreeing, berikut ini contohnya:

 

Agreeing Opinion

Disagreeing Opinion

I (totally) agree with you I’m afraid I disagree/can’t agree
That’s a great poin I see your point, but I think..
I couldn’t agree more I don’t think so
You’re absolutely right I beg to differ
I feel the same way I’m not sure about that

 

Baca Juga: Apa Itu Appointment? 8 Jenis Ungkapan dan Contoh Membuat Janji Temu

 

Cara Merespons Asking for Opinion dengan Opinion

Tidak semua pertanyaan tentang pendapat harus dijawab dengan agree atau disagree.

Saat seseorang bertanya seperti “What do you think about…?” atau “What is your opinion on…?”, kamu bisa langsung memberikan pendapatmu sebagai jawaban.

Beberapa ungkapan yang bisa digunakan antara lain:

  • I think… (Menurut saya…)
  • In my opinion,… (Menurut pendapat saya…)
  • I believe… (Saya percaya…)
  • From my point of view,… (Dari sudut pandang saya…)
  • I think it would be better to… (Menurut saya, akan lebih baik jika…)

 

Contohnya:

A: What do you think about the new school library? (Bagaimana pendapatmu tentang perpustakaan sekolah yang baru?)

B: I think it’s a great place to study. (Menurutku, itu tempat yang bagus untuk belajar.)

 

Contoh lainnya:

A: What’s your opinion about studying in the morning? (Apa pendapatmu tentang belajar di pagi hari?)

B: In my opinion, studying in the morning helps me focus better. (Menurut pendapatku, belajar di pagi hari membantuku lebih fokus.)

 

Jadi, pola sederhananya adalah asking for opinion → memberikan opinion.

Kamu tidak harus selalu mengatakan setuju atau tidak setuju terlebih dahulu.

 

Contoh Dialog Asking and Giving Opinion

Berikut ini beberapa contoh dialog asking and giving opinion yang bisa dipelajari oleh anak-anak atau remaja.

 

1. Formal Asking Opinion

A: Could you give me your opinion on joining the English debate competition? (Apakah kamu bisa memberikan pendapat tentang ikut lomba debat Bahasa Inggris?)

B: In my opinion, it’s a great opportunity to improve our speaking skills. (Menurut saya, ini kesempatan bagus untuk meningkatkan kemampuan berbicara kita.)

 

2. Informal Asking Opinion

A: What do you think about our class joining the basketball tournament? (Menurutmu gimana kalau kelas kita ikut turnamen basket?)

B: I think it’s fun! We should definitely try. (Menurutku seru! Kita harus banget coba.)

 

Baca Juga: Asking and Giving Suggestion: Pengertian, Expression & Contoh Dialog Lengkap

 

3. Formal Giving Opinion

A: What’s your view on making a science project for the school competition? (Apa pandanganmu tentang membuat proyek sains untuk lomba sekolah?)

B: From my point of view, it will help us learn teamwork and creativity. (Dari sudut pandang saya, itu akan membantu kita belajar kerja sama tim dan kreativitas.)

 

4. Informal Giving Opinion

A: Do you agree if we make a short video for the art festival? (Kamu setuju nggak kalau kita bikin video pendek untuk festival seni?)

B: Honestly, I think it’s cool. Let’s do it! (Jujur saja, menurutku keren. Ayo kita bikin!)

 

Baca Juga: 25+ Contoh Greeting Expression: Formal, Casual, sampai Slang

 

Dengan menguasai ungkapan asking and giving opinion, kita jadi bisa lebih percaya diri saat berinteraksi dalam bahasa Inggris.

Kalau mau lancar bahasa Inggris untuk persiapkan masa depanmu yang cemerlang, ayo upgrade skill bahasa Inggrismu di Sparks English!

 

Design New Web Banner

Metode belajarnya dirancang khusus sesuai usia 3-18 tahun dan akan ada placement test dulu supaya kamu belajarnya mulai dari level yang sesuai kemampuanmu.

Kelasnya semi-private dan dibimbing oleh teacher tersertifikasi Cambridge TKT dan native teacher agar hasil belajar lebih maksimal.

Apalagi ada bonus free extra sessions tiap pekan bareng native teacher yang bikin ruang belajar bahasa Inggrismu makin variatif dan menyenangkan.

Fasilitas selengkap ini nggak mungkin bisa didapatkan di tempat lain dengan harga yang ekonomis ramah banget di kantong!

Coba kelasnya gratis lewat free trial class sekarang dan jangan sia-siakan diskonnya kalau mau harga lebih hemat!

Author:

Topik:

Share article: