Kita semua pasti ingin bisa lancar berbahasa Inggris, tapi sayangnya seringkali justru dihadapkan pada masalah kurang percaya diri bahasa Inggris.
Sebenarnya ini wajar, karena bahasa Inggris adalah keterampilan yang butuh waktu dan latihan.
Tapi, bukan berarti kita diam saja dan tidak mencari cara mengatasi kurang percaya diri dalam berbicara bahasa Inggris.
Jika kamu mencari tips pede bahasa Inggris coba simak artikel berikut ini!
- Mengapa Banyak Orang Kurang Percaya Diri Saat Berbicara Bahasa Inggris?
- Tips Meningkatkan Percaya Diri Berbahasa Inggris
- 1. Latihan Pronunciation Dengan Aplikasi Atau Audio
- 2. Buat Lingkungan Positif
- 3. Latihan Bicara Di Depan Cermin
- 4. Belajar Ungkapan Siap Pakai (Useful Phrases)
- 5. Minta Evaluasi Dari Orang Yang Lebih Expert
- 6. Perbanyak Exposure
- 7. Ubah Mindset
- 8. Metode Shadowing
- 9. Cari Teman Belajar dan Komunitas yang Suportif
Mengapa Banyak Orang Kurang Percaya Diri Saat Berbicara Bahasa Inggris?
Ada banyak alasan mengapa seseorang, terutama anak-anak kurang percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris:
1. Takut Salah Grammar
Seperti yang kita ketahui, bahasa Inggris memiliki grammar atau tata bahasa yang kompleks.
Nah, terkadang karena takut kata atau kalimat yang diucapkan tidak sesuai dengan kaidah grammar, beberapa orang merasa minder.
Padahal, komunikasi tetap bisa berjalan meski grammar belum sempurna.
Native speaker pun terkadang masih suka salah, kok.
2. Takut Diejek Karena Pronunciation
Pelafalan yang masih kurang jelas dan pas sering jadi bahan ejekan.
Bagi anak-anak ini bisa jadi masalah serius, mereka jadi lebih memilih diam daripada mencoba.
Jika pernah merasa malu, otaknya akan berusaha menghindari situasi serupa di masa depan.
3. Kurang Kosakata
Terkadang karena merasa kosakata yang kita miliki masih terbatas membuat kita ragu untuk mengekspresikan diri menggunakan bahasa Inggris.
Perasaan ini membuat kita memilih diam daripada mencoba dengan kosakata yang ada.
Padahal komunikasi yang efektif bisa dilakukan walaupun dengan kosakata yang sangat terbatas.
4. Pengalaman Buruk Sebelumnya
Pernah ditertawakan atau dikritik terlalu keras bisa meninggalkan trauma yang membuat kita semakin takut berbicara bahasa Inggris di depan umum.
5. Perbedaan antara Belajar Teori vs Praktik
Seseorang bisa saja sangat mahir secara teori dari buku yang dibaca, tetapi saat teori itu dipraktikan, hasilnya bisa sangat berbeda, apalagi jika belum terbiasa.
Bahasa adalah keterampilan motorik, sama seperti berenang atau bersepeda yang tidak bisa dikuasai hanya dengan teori.
6. Kurang Kesempatan Latihan
Kalau sehari-hari tidak ada teman atau lingkungan yang memakai bahasa Inggris, rasa canggung saat bicara jadi semakin besar.
7. Perfeksionisme
Banyak orang berpikir bahwa berbicara bahasa Inggris harus sempurna dulu.
Padahal justru sebaliknya, kepercayaan diri datang dari keberanian mencoba, bukan dari kesempurnaan.
Menunggu “siap” adalah perangkap yang bikin orang tidak pernah memulai.

Kalau kamu mau belajar bahasa Inggris yang benar-benar aplikatif bukan sekadar teori, ayo belajar bareng Sparks English!
Di sini, metode belajarnya interaktif, dibimbing oleh native teacher dan tutor bersertifikasi Cambridge TKT.
Kelasnya juga semi-private agar setiap anak lebih berani dan percaya diri berbahasa Inggris.
Ayo coba kelas trial gratisnya sekarang, lagi ada promo extra diskon nih!
Tips Meningkatkan Percaya Diri Berbahasa Inggris
Berikut beberapa strategi yang bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam bahasa Inggris:
1. Latihan Pronunciation Dengan Aplikasi Atau Audio
Dengan kemajuan teknologi saat ini, kesempatan kita untuk bisa memanfaatkannya sebagai alat dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
Gunakan aplikasi belajar bahasa Inggris atau fitur voice recognition agar anak terbiasa mendengar dan mengucapkan kata dengan benar.
2. Buat Lingkungan Positif
Anak tidak akan berani berbicara jika lingkungannya penuh dengan penilaian atau ejekan.
Lingkungan yang baik bukan berarti tanpa koreksi, tapi koreksi yang diberikan dengan cara membangun semangat.
Prinsipnya adalah “praise the effort, correct the error gently”
Di Sparks English, setiap sesi dirancang agar anak mendapat cukup giliran berbicara dengan teman sebaya dalam suasana yang fun dan suportif, bukan seperti ujian di depan kelas.
Cara ini terbukti efektif untuk membangun kepercayaan diri berbahasa Inggris yang lebih baik.
3. Latihan Bicara Di Depan Cermin
Cara mengatasi kurang percaya diri dalam berbicara lainnya yang bisa dicoba adalah latihan bicara di depan cermin.
Hal ini akan membuat kita terbiasa melihat ekspresi wajah saat berbicara dan menambah rasa percaya diri sebelum berbicara dengan orang lain.
4. Belajar Ungkapan Siap Pakai (Useful Phrases)
Daripada menghafal kata per kata, biasakanlah dengan kalimat praktis seperti:
- “Can I play with you?”
- “I don’t understand.”
- “I think…”
- “That’s a good idea!”
Ini membuat rasa percaya diri bahasa Inggris meningkat dan jadi lebih mudah berkomunikasi.
Dengan menguasai 20-30 frasa seperti ini, kita sudah bisa memulai banyak percakapan sehari-hari.
5. Minta Evaluasi Dari Orang Yang Lebih Expert
Mengikuti kursus bahasa Inggris atau meminta feedback dari guru/mentor bisa sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri.
Feedback dari guru/mentor ini menjadi salah satu manfaat kursus bahasa Inggris yang bisa kita dapatkan untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kepercayaan diri secara lebih baik.
6. Perbanyak Exposure
Semakin sering terpapar, semakin natural kita saat berbicara.
Maka dari itu coba perbanyak tontonan, dan bacaan yang berbahasa Inggris.
7. Ubah Mindset
Salah satu akar terbesar dari rasa tidak percaya diri adalah cara kita memandang kesalahan.
Sejak kecil, banyak anak belajar bahwa salah grammar artinya nilai merah.
Padahal dalam komunikasi, yang paling penting adalah pesan tersampaikan, bukan apakah grammar-nya sempurna.
8. Metode Shadowing
Metode shadowing adalah cara kita meniru ucapan native speaker secara bersamaan.
Cara ini terbukti meningkatkan kepercayaan diri dalam pelafalan.
Cara melakukannya adalah putar audio atau video berbahasa Inggris, lalu tiru pengucapan, intonasi, dan ritme bicaranya secara bersamaan.
9. Cari Teman Belajar dan Komunitas yang Suportif
Belajar bahasa Inggris sendirian jauh lebih sulit karena tidak ada kesempatan untuk benar-benar praktik langsung.
Punya teman yang sama sama sedang dalam proses belajar sangat penting agar tidak ada rasa malu atau takut dinilai.
Baca Juga: 10 Channel Youtube untuk Belajar Bahasa Inggris
Inilah salah satu keunggulan bergabung di kelas bahasa Inggris.
Bertemu teman sebaya, punya tujuan yang sama, belajar bareng, dan saling mendukung.
Bergabung dengan les bahasa Inggris anak hingga remaja seperti Sparks English bisa menjadi solusinya!
Di Sparks English, dengan biaya mulai Rp70 ribuan aja sudah dapat kelas semi-private yang mendukung setiap anak speaking bahasa Inggris lebih sering untuk memperkuat rasa percaya diri mereka.
Lebih dari 25.000 students sudah buktikan hasilnya, sekarang giliran kamu!
Ayo coba free trial class sekarang dan klaim promonya sebelum berakhir!


