Kita pasti pernah menemukan kata benda dalam bentuk tunggal (singular) dan jamak (plural).
Memahami konsep singular dan plural noun sangat penting karena memengaruhi cara menyusun kalimat yang benar dan mudah dipahami.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari apa itu singular dan plural, perbedaannya, hingga contoh singular dan plural noun berdasarkan aturan penulisan yang mudah dipelajari.
Ayo simak!
- Apa Itu Singular dan Plural Noun?
- Perbedaan Singular dan Plural Noun berdasarkan Aturan Penulisan
- 1. Menambahkan Akhiran -s pada Kata Benda Beraturan
- 2. Menambahkan -es untuk Noun Berakhiran s, x, z, sh, ch
- 3. Mengubah Huruf y menjadi Akhiran -ies
- 4. Mengubah Huruf fe menjadi Akhiran -ves
- 5. Mengubah Huruf o menjadi Akhiran -es / s
- 6. Kata Benda Tidak Beraturan (Irregular Nouns)
- 7. Kata Benda yang Tidak Mengalami Perubahan
Apa Itu Singular dan Plural Noun?
Singular noun adalah kata benda yang menunjukkan satu benda, orang, atau hal, sedangkan plural adalah bentuk jamaknya yang menunjukkan lebih dari satu.
Contoh singular noun:
- Book (buku): “I have one book.” (Saya punya satu buku.)
- Dog (anjing): “The dog is playing.” (Anjing itu sedang bermain.)
Contoh plural noun:
- Books (buku-buku): “I have two books.” (Saya punya dua buku.)
- Dogs (anjing-anjing): “The dogs are playing.” (Anjing-anjing itu sedang bermain.)
Perbedaan Singular dan Plural Noun berdasarkan Aturan Penulisan

Perbedaan singular dan plural terletak pada aturan penulisan noun (kata benda).
Plural adalah bentuk jamak yang biasanya dibuat dengan menambahkan akhiran tertentu pada singular noun.
1. Menambahkan Akhiran -s pada Kata Benda Beraturan
Ini menjadi aturan paling umum.
Sebagian besar kata benda dalam bahasa Inggris hanya perlu ditambah huruf -s di belakangnya untuk menjadi jamak.
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Book | Books | Buku |
| Chair | Chairs | Kursi |
| Pen | Pens | Pulpen |
| Door | Doors | Pintu |
| Teacher | Teachers | Guru |
2. Menambahkan -es untuk Noun Berakhiran s, x, z, sh, ch
Jika sebuah kata benda berakhir dengan bunyi desis seperti s, x, z, sh, atau ch, maka kita perlu menambahkan akhiran -es agar lebih mudah diucapkan.
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Bus | Buses | Bus |
| Box | Boxes | Kotak |
| Quiz | Quizzes | Kuis |
| Dish | Dishes | Hidangan/Piring |
| Watch | Watches | Jam tangan |
3. Mengubah Huruf y menjadi Akhiran -ies
Jika kata benda berakhir dengan huruf y dan didahului oleh konsonan (huruf mati), maka huruf y tersebut harus “dibuang” dan diganti dengan -ies.
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Baby | Babies | Bayi |
| Candy | Candies | Permen |
| City | Cities | Kota |
| Butterfly | Butterflies | Kupu-kupu |
| Puppy | Puppies | Anak anjing |
4. Mengubah Huruf fe menjadi Akhiran -ves
Untuk beberapa kata benda yang berakhir dengan -f atau -fe, kita perlu mengubah akhiran tersebut menjadi -ves agar menjadi bentuk jamak.
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Leaf | Leaves | Daun |
| Wife | Wives | Istri |
| Knife | Knives | Pisau |
| Thief | Thieves | Pencuri |
| Wolf | Wolves | Serigala |
5. Mengubah Huruf o menjadi Akhiran -es / s
Kata benda yang berakhir dengan huruf o bisa menjadi sedikit menjebak.
Ada yang ditambah -es, namun ada juga yang cukup ditambah -s saja (terutama kata yang berkaitan dengan teknologi atau musik).
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Tomato | Tomatoes | Tomat |
| Potato | Potatoes | Kentang |
| Hero | Heroes | Pahlawan |
| Piano | Pianos | Piano |
| Photo | Photos | Foto |
6. Kata Benda Tidak Beraturan (Irregular Nouns)
Nah, bagian ini unik! Irregular nouns adalah kata benda yang bentuk jamaknya berubah total atau tidak mengikuti rumus di atas.
Kamu perlu menghafal bagian ini karena sering muncul dalam percakapan sehari-hari.
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Child | Children | Anak |
| Person | People | Orang |
| Tooth | Teeth | Gigi |
| Foot | Feet | Kaki |
| Mouse | Mice | Tikus |
| Man | Men | Laki-laki |
| Woman | Women | Perempuan |
| Goose | Geese | Angsa |
| Ox | Oxen | Sapi jantan |
| Cactus | Cacti | Kaktus |
| Fungus | Fungi | Jamur |
| Criterion | Criteria | Kriteria |
| Datum | Data | Data |
| Die | Dice | Dadu |
| Louse | Lice | Kutu |
7. Kata Benda yang Tidak Mengalami Perubahan
Beberapa kata benda sangat setia pada bentuk aslinya.
Baik jumlahnya satu maupun seribu, ejaannya tetap sama persis!
|
Singular (Tunggal) |
Plural (Jamak) |
Arti |
| Sheep | Sheep | Domba |
| Fish | Fish | Ikan |
| Deer | Deer | Rusa |
| Species | Species | Spesies |
| Aircraft | Aircraft | Pesawat terbang |
| Series | Series | Seri/Serial |
| Shrimp | Shrimp | Udang |
| Moose | Moose | Rusa besar |
| Scissors | Scissors | Gunting (selalu dianggap plural) |
| Pants | Pants | Celana (selalu dianggap plural) |
Baca Juga: Collective Noun Adalah? Pengertian, Jenis dan Contoh Lengkapnya
Memahami singular dan plural adalah langkah awal untuk menguasai tata bahasa Inggris.
Dengan mengenali pola akhiran -s, -es, -ies, hingga menghafal kata-kata yang tidak beraturan, kemampuan menulis dan berbicara kamu akan meningkat pesat.
Ingin tahu lebih banyak tentang materi bahasa Inggris dari dasar? Yuk, bergabung di kursus bahasa Inggris, Sparks English!
Kamu bisa belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan didampingi langsung oleh tutor berpengalaman hingga native speaker.
Setiap sesi dirancang agar kamu terbiasa berpikir dan berbicara dengan bahasa Inggris.
Biaya les di Sparks English juga terjangkau, mulai dari Rp70 ribu per sesi saja!
Ayo sekarang bisa daftar free trial class lebih dulu, kuota terbatas lho!



