Kamu pasti sering membaca petunjuk membuat sesuatu, seperti resep masakan atau langkah menggunakan alat.
Nah, teks seperti itu dalam bahasa Inggris disebut procedure text.
Biar makin paham cara menulis dan mengenali jenis teks ini, yuk pelajari lebih lanjut tentang procedure text di artikel ini!
Apa Itu Procedure Text?
Ada tiga pengertian procedure text yang perlu kamu tahu.
Pertama, procedure text adalah teks yang berisi penjelasan cara kerja atau cara menggunakan alat.
Contohnya adalah seperti panduan menggunakan komputer, kamera, dan alat sejenisnya.
Selain itu, procedure text juga berisi langkah-langkah untuk melakukan sesuatu, seperti membuat masakan, aturan saat memainkan permainan, dan lain-lain.
Terakhir, procedure text juga bisa membahas perilaku manusia, seperti cara menjaga kesehatan mental atau tips membangun kebiasaan positif.
Jadi, procedure text mencakup berbagai bentuk teks yang memberikan urutan langkah dalam konteks yang berbeda-beda.
Fungsi Procedure Text
Prosedur teks dalam bahasa inggris berfungsi untuk membantu pembaca memahami cara melakukan sesuatu melalui urutan langkah yang jelas.
Mulai dari membuat, mengoperasikan, sampai menjalankan suatu hal, semuanya dijelaskan secara bertahap agar mudah diikuti.
Intinya, teks ini dibuat supaya pembaca bisa tahu what to do dan how to do it dengan cara yang benar dan teratur.
Baca Juga: Report text: Pengertian, Struktur, Kebahasaan & 5 Contohnya
Jenis-Jenis Procedure Text
Sama seperti jenis teks lainnya, procedure text juga punya susunan atau bagian-bagian tertentu agar mudah dipahami.
Procedure text dapat ditemukan dalam berbagai situasi, mulai dari memasak, menggunakan alat, hingga melakukan suatu kegiatan.
Secara sederhana, jenisnya bisa dibedakan berdasarkan hal yang dijelaskan atau dilakukan oleh pembaca.
1. Procedure Text untuk Membuat Sesuatu
Jenis ini menjelaskan langkah-langkah untuk membuat suatu benda, makanan, minuman, atau hasil tertentu.
Biasanya, procedure text jenis ini mencantumkan materials atau ingredients yang diperlukan sebelum masuk ke bagian langkah.
Contoh:
- How to Make a Fruit Salad (Cara Membuat Salad Buah)
- How to Make Lemon Tea (Cara Membuat Teh Lemon)
- How to Make a Paper Boat (Cara Membuat Perahu Kertas)
2. Procedure Text untuk Menggunakan atau Mengoperasikan Sesuatu
Jenis ini berisi petunjuk tentang cara menggunakan suatu alat, perangkat, atau produk.
Instruksinya biasanya menjelaskan tombol, fitur, atau langkah yang perlu dilakukan secara berurutan.
Contoh:
- How to Use a Washing Machine (Cara Menggunakan Mesin Cuci)
- How to Operate a Camera (Cara Mengoperasikan Kamera)
- How to Use an Electric Fan (Cara Menggunakan Kipas Angin Elektrik)
3. Procedure Text untuk Melakukan Suatu Kegiatan
Jenis ini memberikan langkah-langkah untuk melakukan aktivitas tertentu.
Berbeda dari teks untuk membuat sesuatu, procedure text ini lebih berfokus pada cara melakukan sebuah kegiatan.
Contoh:
- How to Plant a Tree (Cara Menanam Pohon)
- How to Play Chess (Cara Bermain Catur)
- How to Wash Your Hands Properly (Cara Mencuci Tangan dengan Benar)
Struktur Procedure Text
Sama seperti jenis teks lainnya, procedure text juga punya susunan atau bagian-bagian tertentu agar mudah dipahami.
Berikut tiga bagian utama dalam prosedur teks bahasa Inggris yang perlu diketahui:
1. Goal
Dalam sebuah procedure text, bagian pertama yang selalu muncul adalah goal atau tujuan.
Bagian ini berfungsi untuk menjelaskan apa yang ingin dicapai dari suatu kegiatan atau proses.
Contohnya:
- How to make banana bread. (Cara membuat roti pisang.)
- How to use a microwave. (Cara menggunakan microwave.)
- How to improve your English skills. (Cara meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.)
2. Materials atau Ingredients
Bagian selanjutnya adalah materials atau ingredients.
Bagian ini biasanya menyebutkan alat, bahan, atau perlengkapan yang diperlukan agar sesuatu yang dilakukan berjalan lancar.
Contohnya:
Materials:
- A spoon (Sendok)
- A bowl (Mangkuk)
- A pan (Wajan)
Ingredients:
- 2 eggs (2 butir telur)
- 1 cup of flour (1 cangkir tepung terigu)
- 1 glass of milk (1 gelas susu)
3. Steps
Bagian ini merupakan inti dari sebuah procedure text.
Di sini, setiap kegiatan dijelaskan melalui langkah-langkah yang jelas dan mudah diikuti.
Setiap langkah harus disusun secara berurutan agar pembaca dapat memahami prosesnya dengan baik.
Gunakan bahasa yang singkat, sederhana, dan langsung pada intinya.
Contohnya:
- First, take two slices of bread. (Pertama, ambil dua lembar roti.)
- Next, spread butter on each slice. (Selanjutnya, oleskan mentega di setiap roti.)
- Then, add cheese and tomato. (Lalu, tambahkan keju dan tomat.)
- Finally, put the slices together. (Terakhir, satukan kedua roti.)
Baca Juga: Asking and Giving Direction & 3 Contoh Dialog Berbagai Situasi
Kaidah Kebahasaan dalam Procedure Text
1. Simple Present Tense
Teks prosedur bahasa Inggris umumnya ditulis menggunakan grammar simple present tense, yaitu bentuk kalimat yang menyatakan sesuatu yang dilakukan secara umum atau berulang.
Dalam konteks prosedur teks, bentuk ini dipakai agar langkah-langkah terasa langsung bisa dilakukan sekarang juga.
Contohnya:
- Boil water before making tea. (Rebus air sebelum membuat teh.)
- Mix the ingredients well. (Aduk bahan-bahannya dengan baik.)
- Cut the vegetables into small pieces. (Potong sayur menjadi potongan kecil.)
2. Menggunakan Kalimat Perintah
Kalimat perintah atau imperative sentence digunakan untuk memberikan perintah langsung kepada pembaca.
Kalimat imperatif selalu diawali dengan kata kerja (verb) dalam bentuk dasar tanpa subjek.
Contohnya:
- Press the start button to turn on the machine. (Tekan tombol mulai untuk menyalakan mesin.)
- Add two cups of water into the blender. (Tambahkan dua gelas air ke dalam blender.)
- Wait until the light turns green. (Tunggu sampai lampu berubah menjadi hijau.)
Baca Juga: Apa Itu Descriptive Text? Struktur, 4 Kaidah Kebahasaan dan Contohnya
3. Menggunakan Kata Penghubung
Kata hubung (conjunction) berfungsi untuk mengurutkan langkah-langkah agar pembaca mudah mengikuti instruksi.
Biasanya diawali dengan kata seperti first, then, next, dan finally.
Contohnya:
- First, wash the rice. (Pertama, cuci beras.)
- Then, boil the rice until it’s soft. (Lalu, rebus beras sampai matang.)
- Next, heat some oil in a pan. (Selanjutnya, panaskan minyak di wajan.)
- After that, add chopped garlic and onions. (Setelah itu, masukkan bawang putih dan bawang merah yang sudah dipotong.)
- Then, add the cooked rice and stir well. (Kemudian, masukkan nasi yang sudah matang dan aduk rata.)
- Finally, add soy sauce and cook for 5 minutes. (Terakhir, tambahkan kecap dan masak selama 5 menit.)
4. Menggunakan Kata Keterangan
Kata keterangan atau adverb digunakan untuk memberikan informasi tambahan tentang bagaimana suatu tindakan dilakukan.
Kata ini membantu membuat kalimat menjadi lebih jelas dan tepat.
Contohnya:
- Carefully mixing the ingredients ensures a smooth batter. (Mencampur bahan-bahan dengan hati-hati pastikan adonan menjadi halus.)
- Gently stirring the soup keeps it from spilling. (Mengaduk sup dengan lembut mencegahnya tumpah.)
- Slowly pouring the milk helps avoid spilling. (Menuang susu dengan pelan membantu mencegah tumpah.)
5. Menggunakan Action Verbs dalam Procedure Text
Action verbs adalah kata kerja yang menunjukkan tindakan yang perlu dilakukan.
Kata kerja ini banyak digunakan dalam procedure text karena pembaca perlu mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan pada setiap langkah.
Action verbs biasanya muncul dalam imperative sentence, sehingga instruksi dapat disampaikan dengan singkat dan langsung.
Contohnya:
| Action Verb | Arti | Contoh dalam Procedure Text |
|---|---|---|
| Cut | Memotong | Cut the bread into small pieces. |
| Mix | Mencampur | Mix the flour and sugar. |
| Add | Menambahkan | Add two eggs to the bowl. |
| Pour | Menuangkan | Pour the milk into the glass. |
| Stir | Mengaduk | Stir the soup slowly. |
| Press | Menekan | Press the power button. |
| Turn on | Menyalakan | Turn on the machine. |
| Wash | Mencuci | Wash the vegetables first. |
| Open | Membuka | Open the lid carefully. |
| Place | Meletakkan | Place the book on the table. |

Mau jago bahasa Inggris dan jadi ranking 1 di kelas? Belajar bareng Sparks English aja!
Di Sparks English, kamu belajar bahasa Inggris secara fun dan interactive sesuai tingkatan usia dan level berbasis CEFR.
Mulai Rp70 ribuan aja per kelas kamu udah bisa belajar langsung bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher dalam kelas semi-private, yang bikin accent-mu bisa sekaligus terbentuk secara natural.
Hasilnya sudah dibuktikan oleh lebih dari 25.000 students yang lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan!
Kalau bisa dapat tempat kursus premium yang fasilitasnya lengkap tapi biayanya tetap irit seperti di Sparks English, yakin nggak mau coba dulu?
Coba kelas trial gratisnya sekarang mumpung bisa klaim diskonnya dulu sebelum kehabisan!
Perbedaan Procedure Text dan Explanation Text
Procedure text dan explanation text sama-sama dapat menjelaskan suatu proses, sehingga keduanya terkadang dianggap mirip.
Namun, keduanya memiliki tujuan yang berbeda.
Procedure text menjelaskan cara melakukan, membuat, atau menggunakan sesuatu, sedangkan explanation text menjelaskan bagaimana atau mengapa suatu proses atau fenomena terjadi.
| Aspek | Procedure Text | Explanation Text |
|---|---|---|
| Tujuan | Menjelaskan cara melakukan atau membuat sesuatu | Menjelaskan bagaimana atau mengapa sesuatu terjadi |
| Isi | Berupa langkah-langkah atau instruksi | Berupa penjelasan tentang suatu proses atau fenomena |
| Urutan | Langkah harus diikuti secara berurutan | Menjelaskan proses berdasarkan hubungan sebab-akibat atau urutan kejadian |
| Bahasa | Banyak menggunakan imperative dan action verbs | Lebih banyak menggunakan kalimat deklaratif |
| Contoh topik | How to Make Fried Rice | How Does Rain Happen? |
Baca Juga: Cause and Effect: Panduan Terlengkap, Fungsi, Rumus & Contoh
Contoh Procedure Text

How to Make Fried Rice (Cara Membuat Nasi Goreng)
Ingredients (Bahan-bahan):
- 1 plate of cooked rice (1 piring nasi putih matang)
- 2 cloves of garlic, finely chopped (2 siung bawang putih, cincang halus)
- 1 shallot, thinly sliced (1 butir bawang merah, iris tipis)
- 1 egg (1 butir telur)
- 1 tablespoon of sweet soy sauce (1 sendok makan kecap manis)
- A pinch of salt (Sejumput garam)
- 2 tablespoons of cooking oil (2 sendok makan minyak goreng)
- Chopped chili (Cabai iris)
- Fried shallots and cucumber slices (Bawang goreng dan irisan mentimun)
Materials (Alat-alat):
- Frying pan (Wajan)
- Stove (Kompor)
- Spatula (Sutil)
- Bowl (Mangkuk)
- Plate (Piring)
- Knife (Pisau)
- Cutting board (Talenan)
Steps (Langkah-langkah):
- First, prepare all the ingredients and tools to make cooking easier. (Pertama, siapkan semua bahan dan alat agar proses memasak lebih mudah.)
- Turn on the stove and heat the cooking oil in the frying pan. (Nyalakan kompor dan panaskan minyak di wajan.)
- Carefully beat the egg in a bowl, then pour it into the hot pan. Quickly stir it using a spatula to scramble it. (Kocok telur di mangkuk, lalu tuang ke wajan panas. Aduk cepat menggunakan sutil hingga menjadi orak-arik.)
- Next, add the garlic and shallot. Fry them gently until they smell fragrant. (Selanjutnya, masukkan bawang putih dan bawang merah. Tumis perlahan sampai harum.)
- After that, add the rice into the pan and stir it evenly. (Setelah itu, tambahkan nasi ke dalam wajan dan aduk rata.)
- Pour in the sweet soy sauce and sprinkle a little salt. (Tuangkan kecap manis dan taburkan sedikit garam.)
- If you want it spicy, add some chopped chili and mix well. (Jika ingin pedas, tambahkan irisan cabai dan aduk rata semua bahan.)
- Cook for another 2–3 minutes while stirring continuously. (Masak selama 2–3 menit sambil diaduk terus-menerus.)
- Finally, serve the fried rice on a plate and garnish it with fried shallots and cucumber slices. (Terakhir, sajikan nasi goreng di atas piring dan hias dengan bawang goreng serta irisan mentimun.)
Baca Juga: 12 Contoh Procedure Text Lengkap
Cara Membuat Procedure Text
Menulis procedure text akan lebih mudah kalau langkah-langkahnya sudah direncanakan terlebih dahulu.
Ikuti beberapa tahap berikut agar instruksi yang dibuat jelas dan mudah diikuti.
1. Tentukan Tujuan
Tentukan terlebih dahulu apa yang ingin dijelaskan.
Pilih topik yang hasil akhirnya jelas, misalnya membuat makanan, menggunakan alat, atau melakukan suatu kegiatan.
Contoh:
How to Make a Fruit Smoothie
2. Siapkan Materials atau Tools Jika Diperlukan
Buat daftar bahan atau alat yang dibutuhkan.
Bagian ini terutama penting untuk procedure text yang menjelaskan cara membuat sesuatu atau menggunakan alat.
Contoh:
- 1 banana
- 1 glass of milk
- 1 tablespoon of honey
- A blender
3. Susun Langkah Secara Berurutan
Tuliskan langkah dari awal hingga akhir.
Pastikan tidak ada langkah penting yang terlewat dan pembaca dapat mengikuti urutannya dengan mudah.
Misalnya:
- First, cut the banana into small pieces.
- Then, put the banana into the blender.
- Next, add the milk and honey.
- Finally, blend everything until smooth.
4. Gunakan Imperative dan Action Verbs
Gunakan kata kerja tindakan seperti cut, add, mix, press, turn on, atau pour agar instruksi terdengar jelas dan langsung.
Contoh:
Add the sugar and mix it well.
5. Gunakan Connectives
Tambahkan kata penghubung untuk menunjukkan urutan langkah, seperti first, next, then, after that, dan finally.
Connectives membantu pembaca memahami langkah mana yang harus dilakukan lebih dulu dan mana yang dilakukan setelahnya.
6. Periksa Kembali Setiap Langkah
Sebelum menyelesaikan procedure text, baca kembali semua instruksi.
Pastikan alat atau bahan sudah disebutkan, langkahnya tidak membingungkan, dan tujuan yang ditulis di awal dapat tercapai melalui langkah-langkah tersebut.
Baca Juga: 7 Manfaat Kursus Bahasa Inggris yang Tidak Disadari
Kalau kamu ingin mempelajari berbagai hal menarik dalam bahasa Inggris lainnya dengan efektif dan mudah, Sparks English siap membantu!
Sparks English sebagai kursus bahasa Inggris terbaik, menawarkan metode belajar yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami.
Metode belajarnya dirancang khusus sesuai usia 3-18 tahun dan akan ada placement test dulu supaya kamu belajarnya mulai dari level yang sesuai kemampuanmu.
Kelasnya semi-private dan dibimbing oleh teacher tersertifikasi Cambridge TKT dan native teacher agar hasil belajar lebih maksimal.
Apalagi ada bonus free extra sessions tiap pekan bareng native teacher yang bikin ruang belajar bahasa Inggrismu makin variatif dan menyenangkan.
Fasilitas selengkap ini nggak mungkin bisa didapatkan di tempat lain dengan harga yang ekonomis ramah banget di kantong!
Ayo coba kelas gratis lewat Free Trial Class sekarang dan jangan sia-siakan diskonnya karena kuota terbatas!


