Berbeda dengan bahasa Indonesia, kata “memiliki” dalam bahasa Inggris tidak selalu digunakan dalam satu bentuk.
Tergantung pada waktu dan subjek kalimat, kata ini bisa berubah menjadi has, have, atau had.
Perbedaan penggunaan has, have, dan had inilah yang sering membuat banyak orang bingung, terutama saat harus menentukan bentuk yang tepat dalam sebuah kalimat.
Agar tidak salah lagi, mari kita bahas perbedaan, aturan penggunaan, dan contoh kalimat has, have, dan had secara jelas dan mudah dipahami di artikel ini!
Apa Itu Has, Have, dan Had?
Has, have, dan had adalah bentuk kata kerja bantu (auxiliary verbs) dan juga kata kerja utama yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan, kondisi, dan membentuk tense.
Has dan have sering digunakan dalam simple present tense.
Namun, penggunaan keduanya berbeda tergantung pada subjek kalimat.
Sedangkan had adalah bentuk lampau dari have dan has yang digunakan dalam simple past tense dan past perfect tense.
Secara sederhana:
- Has digunakan untuk subjek tunggal orang ketiga (he, she, it).
- Have digunakan untuk subjek jamak (we, you, they) serta orang pertama (I).
- Had digunakan untuk semua subjek dalam bentuk lampau
Apa Perbedaan Has, Have, dan Had?
Agar tidak salah saat menggunakannya, mari kenali beberapa perbedaan has, have, dan had berikut ini:
|
Keterangan |
Have | Has |
Had |
| Meaning (Arti) | Bentuk verb “to have” dengan arti memiliki. | Bentuk verb “to have” dengan arti memiliki. | Bentuk lampau dari “have” dan “has” untuk menyatakan kepemilikan atau kejadian di masa lampau. |
| Usage Rule (Aturan Penggunaan) | Dipakai untuk subjek: I, you, we, they. | Dipakai untuk subjek tunggal orang ketiga: he, she, it. | Dipakai untuk semua subjek |
| Implementation (Penerapan) | Bisa digunakan pada first person (I), second person (you), dan third person plural (they). | Hanya digunakan pada third person singular (he, she, it). | Digunakan dalam past tense dan past perfect tense, tanpa perubahan bentuk subjek. |
| Type of Verb (Jenis Kata Kerja) | Bisa sebagai main verb atau auxiliary verb, tergantung konteks kalimat. | Bisa sebagai main verb atau auxiliary verb. | Bisa sebagai main verb atau auxiliary verb, tergantung konteks kalimat. |
Jadi, kalau disederhanakan:
- Has = untuk he, she, it (singular / tunggal)
- Have = untuk I, you, we, they (plural / jamak + orang pertama)
- Had = untuk semua subjek
Penggunaan Has dan Have
Setelah memahami perbedaannya, mari kita lihat berbagai konteks di mana “has” dan “have” digunakan.
1. Sebagai Kata Kerja Utama
Have dan has berfungsi sebagai kata kerja utama yang berarti memiliki.
Contoh:
- He has a PhD in English.
Dalam contoh ini, kata kerja “has” digunakan bersama dengan kata ganti tunggal “dia” untuk menunjukkan bahwa subjek memiliki gelar PhD.
- We have clothes to give out.
Kata kerja “have” digunakan bersama dengan “kami,” kata ganti orang ketiga jamak, untuk menunjukkan bahwa kami memiliki pakaian.
2. Menunjukkan Kemungkinan
“Have” dan “has” dapat menggambarkan tindakan yang mungkin terjadi tetapi belum terjadi.
Contoh:
- You have to go there today.
Tindakan ini belum terjadi, tetapi ada kemungkinan mereka terjadi.
3. Pertanyaan dan Negasi
“Has” dan “have” juga digunakan dalam pertanyaan pada present perfect tense.
Untuk menggunakannya dalam pertanyaan, kita perlu membalik subjek dan kata kerja.
Contoh:
- Has she finished her homework?
Selain itu, kita juga bisa menggunakan “has” dan “have” untuk negasi atau penyangkalan dengan menggunakan “not” setelah “have” atau “has.”
Contoh:
- I have not been there before.
4. Sebagai Singkatan dan Kata Bantu
Dalam bahasa Inggris sehari-hari, kita sering menggunakan bentuk singkatan untuk “has” dan “have,” terutama dalam kalimat negatif dan interogatif.
Singkatan ini membuat kata yang diucapkan seperti native speaker.
- Has not menjadi hasn’t: She hasn’t finished her homework. (Dia belum menyelesaikan PR-nya.)
- Have not menjadi haven’t: They haven’t arrived yet. (Mereka belum tiba.)
- Dalam pertanyaan, “has” dan “have” biasanya diletakkan sebelum subjek: Have you eaten? (Apakah kamu sudah makan?) / Has he called? (Apakah dia sudah menelepon?)
Baca Juga: Comparative Degree: Pengertian, Rumus, Aturan, dan Contohnya
5. Simple Present Tense
Di dalam simple present tense, “have” digunakan dengan subjek orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga jamak.
“Has” digunakan untuk menggambarkan tindakan yang sedang terjadi saat ini atau tindakan yang dilakukan secara rutin oleh subjek tunggal orang ketiga.
Rumus umum:
- Positive: Subject + has/have + object
- Negative: Subject + do/does not + have + object
- Question: Do/Does + subject + have + object?
|
Active |
Passive |
Interrogative |
| She has a new phone. | A new phone is had by her. | Does she have a new phone? |
| They have two cars. | Two cars are had by them. | Do they have two cars? |
| He has a meeting today. | A meeting is had by him today. | Does he have a meeting today? |
6. Present Perfect Tense
Ketika kita ingin membahas tindakan yang dimulai di masa lalu tetapi memiliki hubungan dengan masa kini, kita menggunakan “has” dan “have” dengan kata kerja dalam bentuk present perfect tense.
|
Active |
Passive |
Interrogative |
| She has finished her homework. | Her homework has been finished by her. | Has she finished her homework? |
| They have built a new house. | A new house has been built by them. | Have they built a new house? |
| I have watched that movie. | That movie has been watched by me. | Have you watched that movie? |
Baca Juga: Rumus Passive Voice dan Contoh Kalimat Berbagai Tenses
Penggunaan Had
1. Sebagai Kata Kerja Utama
“Had” digunakan untuk menyatakan kepemilikan atau pengalaman di masa lalu (simple past tense).
Berbeda dengan “has” dan “have” yang dipakai di masa sekarang, “had” selalu menunjukkan waktu lampau dan digunakan untuk semua subjek.
Contoh:
- She had a cat when she was a child. (Dia memiliki seekor kucing ketika masih kecil.)
- I had a busy day yesterday. (Kemarin saya menjalani hari yang sibuk.)
2. Sebagai Kata Kerja Bantu (Auxiliary Verb)
“Had” juga berfungsi sebagai auxiliary verb untuk membentuk past perfect tense.
Saat menjadi kata kerja bantu, had berfungsi membantu kata kerja utama (verb 3).
Contoh:
- She had finished her homework before dinner. (Dia telah menyelesaikan pekerjaan rumahnya sebelum makan malam.)
- I had a busy day yesterday. (Saya menjalani hari yang sibuk kemarin.)
3. Had dalam Past Perfect Tense
Past perfect tense digunakan untuk menjelaskan aksi yang terjadi lebih dulu sebelum kejadian lain di masa lalu.
Contoh:
- The train had left by the time we reached the station. (Kereta sudah berangkat saat kami sampai di stasiun.)
- The movie had already started when we arrived at the cinema. (Filmnya sudah mulai diputar ketika kami tiba di bioskop.)
Gimana, sudah paham kan perbedaan has, have, dan had?
Jika masih bingung itu tandanya sudah saatnya ikut les bahasa Inggris di Sparks English!
Sparks English adalah tempat les bahasa Inggris untuk anak hingga remaja dengan metode belajar menyesuaikan usia anak dan didukung guru profesional dan native speaker.
Nantinya, anak akan belajar dengan teman sebaya dan belajar berbagai materi bahasa Inggris yang membuat mereka bisa menguasai bahasa Inggris dengan baik dan benar.
Harga kelas juga terjangkau mulai Rp70 ribu per kelas.
Menarik bukan? Ayo, daftar free trial class sebelum kuota penuh!



