Manchild Artinya Apa Sih? Kenali Makna dan Cara Pakainya

7 August 2026
manchild artinya

Umur yang makin bertambah nggak menjamin seseorang otomatis bersikap lebih dewasa, lho.

Dalam bahasa Inggris, ada istilah khusus untuk menyebut pria dewasa dengan sikap seperti ini, yaitu manchild.

Manchild artinya pria dewasa yang dianggap belum cukup matang dalam bersikap.

Biar lebih paham istilah ini dan nggak salah pakai, yuk, cari tahu apa itu manchild dan konteks penggunaannya di artikel ini!

 

 

Manchild Artinya Apa?

Dalam percakapan sehari-hari, manchild adalah sebutan untuk pria dewasa yang dianggap belum cukup matang dalam bersikap.

Menurut Cambridge Dictionary, manchild menggambarkan pria dewasa yang sikapnya belum setenang, seserius, atau semasuk akal orang seusianya.

Tapi, bukan berarti cowok yang suka bercanda atau masih suka main game langsung bisa disebut manchild, ya!

Istilah ini lebih kepada cara seseorang menghadapi tanggung jawab, masalah, atau situasi yang butuh sikap lebih dewasa.

Contohnya:

He acts like a manchild whenever something doesn’t go his way. (Dia bersikap kekanak-kanakan setiap kali sesuatu nggak berjalan sesuai keinginannya.)

Kata manchild ini lebih cocok dipakai dalam obrolan santai, chat, media sosial, film, atau lagu. 

Kalau untuk tugas sekolah atau situasi yang lebih resmi kata immature lebih cocok dipakai. 

 

Asal Usul Istilah Manchild

Istilah manchild ternyata bukan istilah baru. 

Kata ini udah digunakan sejak akhir abad ke-14, meski maknanya saat itu berbeda dari yang kita kenal sekarang.

Menurut Online Etymology Dictionary, arti manchild atau man-child pada awalnya adalah anak laki-laki (male child). 

Kata ini terbentuk dari gabungan man dan child.

Seiring waktu, maknanya jadi berubah. 

Manchild nggak lagi cuma dipakai secara harfiah, tapi juga mulai dipakai untuk menggambarkan pria dewasa yang dianggap masih punya sikap kekanak-kanakan.

Popularitas istilah manchild naik lagi setelah Sabrina Carpenter merilis lagu “Manchild” pada Juni 2025.

Di lagu itu, Sabrina menggambarkan pria yang nggak mandiri dan mangkir dari kewajiban-kewajiban yang sebenarnya sederhana.

Salah satu potongan liriknya, “If I’m not there it won’t get done”, kurang lebih menunjukkan kalau Sabrina nggak turun tangan, si pria seolah nggak bisa menyelesaikan urusannya sendiri.

Sepanjang lagunya, Sabrina juga menyindir berbagai sikap yang membuat sosok pria tersebut terlihat kurang kompeten dan belum dewasa.

 

Apa Bedanya Manchild dan Childish?

Manchild dan childish sama-sama berkaitan dengan sikap yang kekanak-kanakan, tapi keduanya punya fungsi yang berbeda.

Manchild adalah noun atau kata benda yang digunakan untuk menyebut pria dewasa.

Sementara itu, childish adalah adjective atau kata sifat yang dipakai untuk menggambarkan sikap atau perilaku seseorang.

Biar lebih kebayang, coba lihat contoh ini:

He is such a manchild. (Dia benar-benar pria dewasa yang kekanak-kanakan.)

Di sini, manchild langsung merujuk pada orangnya.

Sementara itu:

His reaction was childish. (Reaksinya kekanak-kanakan.)

Childish di kalimat ini menggambarkan reaksinya, bukan orangnya.

Jadi, kalau seseorang sesekali menunjukkan sikap kekanak-kanakan, kita bisa menyebut sikapnya childish, dan nggak otomatis orang itu adalah manchild.

Childish juga bisa digunakan untuk pria dan wanita, beda dengan manchild yang spesifik buat pria.

 

Tahu arti manchild dan bedanya dengan childish aja nggak cukup kalau kamu masih bingung menggunakannya saat real conversation.

Makanya, kemampuan bahasa Inggris itu penting dilatih lewat active speaking agar kamu terbiasa merespons secara spontan sesuai konteks.

Mumpung masih remaja, ini waktu yang pas buat lebih serius melatih bahasa Inggris supaya saat sudah dewasa nanti, kamu nggak perlu mulai dari nol ketika skill ini dibutuhkan untuk sekolah, kuliah, exchange program, sampai karier.

design new banner 2026
Untuk itulah, Sparks English menghadirkan program Sparks Teen yang dirancang khusus untuk remaja usia 10–15 tahun, dengan pembelajaran yang dikemas secara fun, interactive, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari khas anak remaja.

Di kelas, kamu bakal banyak latihan lewat conversation practice dan group discussion, jadi vocabulary atau expression baru nggak cuma dihafal, tapi langsung dipraktekkin!

Suasana full English environment juga bikin kamu lebih terbiasa mendengar, memahami, dan berani menjawab dalam bahasa Inggris.

Belajarnya makin terarah dengan kurikulum berbasis CEFR, placement test sesuai level, serta feedback langsung dari pengajar untuk membantu kemampuanmu terus berkembang.

Yuk, cobain free trial class Sparks Teen dan rasakan sendiri serunya belajar bahasa Inggris secara aktif, lalu jangan lupa klaim diskonnya selama promo masih berlangsung!

 

Ciri-Ciri Manchild

Ciri-ciri manchild biasanya terlihat dari cara seseorang menghadapi tanggung jawab dan permasalahan sehari-hari.

Tapi, satu-dua sikap di bawah ini kalau muncul sesekali nggak otomatis membuat seseorang bisa langsung disebut manchild, ya.

 

1. Sulit Bertanggung Jawab

Salah satu ciri yang paling sering dikaitkan dengan manchild adalah susah bertanggung jawab atas kewajiban sendiri.

Saat sesuatu nggak beres, ia lebih memilih cari alasan atau menunggu orang lain yang turun tangan daripada menyelesaikan sendiri.

 

2. Bergantung pada Orang Lain

Minta bantuan tentu wajar. Tapi kalau hampir semua urusan, bahkan yang sederhana selalu dilempar pada orang lain, itu beda cerita.

Seseorang dengan sikap seperti ini terbiasa mengandalkan keluarga atau pasangan untuk mengurus hal-hal yang sebenarnya bisa dikerjakan sendiri.

 

3. Kurang Dewasa Secara Emosional

Ciri lainnya terlihat dari cara ia merespons saat sesuatu terjadi nggak sesuai keinginannya.

Ia gampang ngambek, langsung marah saat dikritik, atau bereaksi berlebihan karena hal-hal kecil.

Jadi, masalahnya bukan pada rasa marah atau kecewanya, tapi pada cara ia mengelola emosi tersebut.

 

4. Tidak Mau Mengakui Kesalahan

Orang dengan sikap manchild juga sulit mengakui kesalahan.

Alih-alih mengaku dan memperbaiki kesalahan, dia lebih sering menyalahkan situasi atau bahkan orang lain supaya nggak perlu bertanggung jawab

 

5. Menghindari Konflik atau Masalah

Mengambil waktu sebentar untuk menenangkan diri saat ada masalah sebenarnya sangat wajar.

Tapi kalau seseorang terus menghindar saat ada konflik atau berharap masalah selesai sendiri sikap ini menunjukkan kurangnya kedewasaan dalam menghadapi masalah 

 

Contoh Penggunaan Kata Manchild dalam Kalimat

Seperti yang udah kita bahas, kata manchild ini kesannya cukup negatif. 

Jadi, pastikan menggunakannya dengan hati-hati, ya!

Berikut beberapa contoh kalimat dan artinya dalam bahasa Indonesia.

  • He acts like a manchild whenever he loses a game. (Dia bersikap kekanak-kanakan setiap kali kalah bermain.)
  • She called him a manchild because he never takes responsibility for his mistakes. (Dia menyebut pria itu manchild karena tidak pernah bertanggung jawab atas kesalahannya.)
  • He’s funny, but sometimes he can be such a manchild. (Dia lucu, tetapi terkadang sikapnya sangat kekanak-kanakan.)
  • Don’t call someone a manchild just because they made one mistake. (Jangan menyebut seseorang manchild hanya karena mereka melakukan satu kesalahan.)
  • The main character starts the movie as a manchild but becomes more responsible later. (Karakter utama di film itu awalnya bersikap kekanak-kanakan, tetapi kemudian menjadi lebih bertanggung jawab.)
  • Everyone was tired of him acting like a manchild. (Semua orang lelah melihatnya terus bersikap kekanak-kanakan.)
  • People in the comment section kept calling the character a manchild. (Orang-orang di kolom komentar terus menyebut karakter itu manchild.)
  • He expects his roommate to solve every problem for him, so his friends joke that he’s a manchild. (Dia selalu berharap teman sekamarnya menyelesaikan setiap masalah, jadi teman-temannya bercanda bahwa dia seperti manchild.)
  • Being playful doesn’t automatically make someone a manchild. (Suka bercanda tidak otomatis membuat seseorang menjadi manchild.)
  • The word manchild can sound insulting, so use it carefully. (Kata manchild bisa terdengar menghina, jadi gunakan dengan hati-hati.)

 

Baca Juga: Flexing Artinya Apa? Penggunaan Bahasa Gaul dan Contohnya

 

Cara Menghadapi Seseorang yang Bersikap Manchild

Kalau kamu menghadapi seseorang yang sering bersikap manchild, coba hadapi dengan tegas dan tetap tenang.

Kamu bisa mulai dari menetapkan batasan, menyampaikan masalah dengan jujur, dan membiarkannya belajar bertanggung jawab atas tindakannya sendiri.

1. Tetapkan Batasan (Boundaries) yang Sehat

Punya boundaries bukan berarti kamu jadi cuek atau nggak peduli.

Justru batasan ini membantu orang lain tahu mana hal yang masih bisa kamu bantu dan mana yang harus mereka selesaikan sendiri.

Misalnya, kamu boleh bantu teman memahami tugas, tapi kamu nggak harus terus mengerjakan bagian yang menjadi tanggung jawabnya.

 

2. Hindari Terus-Menerus Memaklumi Perilakunya

Sesekali memaklumi kesalahan orang lain tentu nggak masalah.

Tapi kalau perilaku yang sama terus berulang dan selalu kamu tutupi, orang tersebut jadi nggak belajar dari kesalahannya.

 

3. Bangun Komunikasi yang Jujur dan Terbuka

Daripada langsung mengatakan bahwa mereka kekanak-kanakan, lebih baik sampaikan perilaku apa dari mereka yang sebenarnya mengganggumu.

Misalnya, kamu merasa keberatan karena ia sering meninggalkan tanggung jawab di  tugas kelompok.

Dengan begitu pembicaraannya fokus ke masalah, bukan menyerang pribadi.

 

4. Dorong untuk Lebih Bertanggung Jawab

Walaupun kamu bisa, nggak semua masalah orang lain harus kamu selesaikan.

Kalau orang lain melakukan kesalahan, beri kesempatan untuk mencari solusi dan memperbaiki sendiri dulu.

Cara ini juga bisa membantu mereka menghadapi konsekuensi dari pilihannya sendiri.

 

5. Cari Bantuan Profesional Jika Diperlukan

Kalau perilakunya memang terus memicu konflik atau bikin situasi terasa makin berat, bantuan dari orang lain mungkin diperlukan.

Kalau kamu masih remaja, coba cerita ke orang dewasa yang dipercaya, mulai dari orang tua, wali, wali kelas, atau guru BK.

Kalau masalahnya cukup serius, coba dengan sopan beri saran pada mereka untuk menghubungi tenaga profesional.

 

Sekarang kamu udah tahu kalau satu kata dalam bahasa Inggris bisa punya nuansa yang berbeda, dan salah pakai bisa bikin makna yang tersampaikan jadi meleset jauh.

Kemampuan membaca konteks seperti ini nggak akan terbentuk hanya dari hafalan kamus. 

Ini terbentuk dari seringnya kamu terpapar dan menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam berbagai situasi nyata.

Les bahasa Inggris di Sparks English melatih speaking, listening, reading, dan writing lewat kelas semi-private, jadi kesempatan untuk aktif selama pembelajaran juga lebih banyak.

Mulai dari Rp70 ribuan per kelas, kamu udah bisa didampingi native teacher serta tutor bersertifikasi Cambridge TKT yang bantu bangun pronunciation dan accent yang lebih natural.

Metode Sparks English terbukti membuat lebih dari 25.000 students lancar bahasa Inggris dalam 6 bulan.

Biar bahasa Inggrismu makin mature, yuk, mulai belajar dari free trial class dan klaim promo diskonnya selagi belum berakhir!

Author:

Topik:

Share article: