Tidak harus selalu di kelas, belajar bahasa Inggris otodidak juga bisa menjadi opsi untuk memperlancar kemampuan penguasaan bahasa Inggris.
Namun, tentu saja pendekatan belajar yang diterapkan haruslah berbeda agar menjadi lebih efektif.
Yuk, coba simak cara cepat belajar bahasa Inggris otodidak berikut ini!
Kenapa Banyak Orang Gagal Belajar Bahasa Inggris Otodidak?
Belajar bahasa Inggris secara otodidak memang memberi kebebasan untuk memilih materi dan waktu belajar.
Namun, kebebasan ini juga bisa menjadi tantangan kalau tidak disertai tujuan dan rutinitas yang jelas.
Beberapa orang akhirnya berhenti di tengah jalan bukan karena tidak mampu belajar, tetapi karena cara belajarnya kurang terarah.
Berikut beberapa hal yang sering menjadi kendala saat belajar bahasa Inggris secara mandiri:
1. Tidak Punya Tujuan yang Jelas
Sekadar ingin “bisa bahasa Inggris” masih terlalu luas.
Tanpa tujuan yang spesifik, kamu bisa kesulitan menentukan vocabulary, materi, dan skill apa yang perlu diprioritaskan.
Misalnya, belajar untuk traveling tentu berbeda dengan belajar untuk ujian atau meningkatkan kemampuan speaking.
Menentukan tujuan sejak awal bisa membantu membuat proses belajar lebih terarah.
2. Terlalu Banyak Memilih Materi
Internet menyediakan banyak sekali video, aplikasi, artikel, dan buku untuk belajar bahasa Inggris.
Pilihan yang terlalu banyak justru bisa membuat kamu berpindah-pindah materi tanpa benar-benar menyelesaikannya.
Cobalah memilih beberapa sumber yang sesuai dengan level dan tujuanmu, lalu gunakan secara konsisten sebelum berpindah ke materi lain.
3. Belajar Tidak Konsisten
Belajar selama beberapa jam dalam satu hari, lalu berhenti selama berminggu-minggu, biasanya lebih sulit dipertahankan daripada belajar sedikit tetapi rutin.
Bahasa Inggris membutuhkan latihan berulang agar vocabulary, grammar, listening, dan speaking semakin terbiasa.
Daripada menunggu punya waktu luang yang panjang, kamu bisa mulai dari sesi singkat, misalnya 15–30 menit setiap hari.
4. Hanya Fokus pada Grammar
Grammar memang penting, tetapi menghafalkan rumus saja tidak otomatis membuat kemampuan bahasa Inggris berkembang secara menyeluruh.
Kamu tetap perlu mendengarkan, membaca, menulis, dan terutama menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi.
Misalnya, setelah mempelajari Simple Past Tense, coba langsung gunakan untuk menceritakan kegiatan yang kamu lakukan kemarin.
Dengan begitu, materi yang dipelajari tidak berhenti sebagai teori.
5. Tidak Mendapatkan Feedback
Saat belajar sendiri, kamu mungkin bisa memahami materi dengan baik, tetapi belum tentu tahu apakah pronunciation, grammar, atau cara menggunakan suatu expression sudah tepat.
Tanpa feedback, kesalahan yang sama bisa terus terbawa.
LBI FIB UI juga mencatat minimnya koreksi langsung sebagai salah satu tantangan belajar bahasa Inggris secara otodidak.
Karena itu, sesekali cobalah meminta teman, tutor, atau language partner untuk memberikan koreksi, terutama saat latihan speaking dan writing.
Kelebihan dan Kekurangan Belajar Bahasa Inggris Otodidak
Belajar bahasa Inggris secara otodidak punya beberapa keuntungan, tetapi juga ada tantangan yang perlu dipertimbangkan.
Memahami keduanya bisa membantu kamu menentukan cara belajar yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Lebih fleksibel: kamu bisa menentukan sendiri waktu dan tempat belajar. | Butuh disiplin tinggi: tidak ada jadwal kelas yang mengingatkanmu untuk belajar. |
| Bisa menyesuaikan tempo belajar: kamu bisa mengulang materi yang belum dipahami tanpa harus mengikuti kecepatan orang lain. | Sulit mengetahui kesalahan sendiri: terutama dalam pronunciation, speaking, dan writing. |
| Banyak sumber belajar gratis: ada video, podcast, artikel, buku digital, dan berbagai materi online yang bisa dimanfaatkan. | Bisa bingung memilih materi: terlalu banyak pilihan dapat membuat proses belajar tidak terarah. |
| Bisa memilih materi sesuai kebutuhan: misalnya fokus vocabulary untuk traveling atau speaking untuk percakapan. | Kesempatan praktik speaking bisa terbatas: terutama jika tidak memiliki partner untuk berlatih. |
| Tidak terikat jadwal kelas: cocok untuk orang yang memiliki aktivitas dengan waktu yang berubah-ubah. | Progress lebih sulit diukur: kamu perlu menentukan sendiri cara mengevaluasi perkembangan kemampuanmu. |
Belajar otodidak memang bisa jadi langkah awal untuk belajar bahasa Inggris, tapi kalau mau skill bahasa Inggrismu berkembang lebih jauh, ikut les bahasa Inggris akan sangat membantu supaya skill kamu nggak mentok disitu-situ aja.

Di Sparks English, kamu belajar bahasa Inggris secara fun dan interactive sesuai tingkatan level berbasis CEFR.
Setiap sesi dirancang biar kamu nggak cuma duduk dengerin teacher, tapi langsung praktek lewat diskusi, latihan speaking aktif, sampai mini project yang bikin proses belajar lebih menyenangkan dan aplikatif.
Mulai Rp70 ribuan aja per kelas kamu udah bisa belajar langsung bareng native teacher dan Cambridge TKT certified teacher dalam kelas semi-private, yang bikin accent-mu bisa sekaligus terbentuk secara natural ala native.
Hasilnya lebih dari 25.000 students telah membuktikan jadi lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English!
Kalau bisa dapat tempat kursus premium yang murah, worth it, dan bisa praktik langsung sama native teacher, yakin nggak mau coba dulu?
Coba kelasnya gratis lewat free trial class dan jangan sia-siakan diskonnya karena kuota terbatas!
Jadwal Belajar Bahasa Inggris Otodidak Selama 7 Hari
Belajar bahasa Inggris secara mandiri akan lebih mudah dijalankan jika kamu memiliki jadwal yang realistis.
Tidak perlu belajar berjam-jam dalam sehari.
Kamu bisa memulai dengan 30 menit, lalu menyesuaikan durasinya berdasarkan kesibukan dan kemampuanmu.
Berikut contoh jadwal belajar bahasa Inggris otodidak untuk pemula yang bisa kamu coba.
|
Hari |
Fokus Belajar |
Aktivitas |
|---|---|---|
| Senin | Vocabulary | Pelajari 10 kosakata baru dan buat kalimat sederhana. |
| Selasa | Grammar | Pelajari to be atau simple present tense, lalu kerjakan latihan singkat. |
| Rabu | Listening | Dengarkan video pendek dan catat kata yang berhasil dipahami. |
| Kamis | Pronunciation | Dengarkan dan tirukan 5–10 kalimat bahasa Inggris. |
| Jumat | Reading | Baca teks pendek dan cari arti kosakata yang belum dikenal. |
| Sabtu | Speaking dan Writing | Ceritakan aktivitas harian, lalu tulis 5 kalimat tentang kegiatanmu. |
| Minggu | Review | Ulangi kosakata, periksa kesalahan, dan catat hal yang perlu dipelajari lagi. |
Jadwal tersebut bukan aturan baku. Kamu bisa mengubah urutan dan durasinya sesuai kebutuhan.
Yang penting, setiap sesi memiliki tujuan yang jelas dan memberi kesempatan untuk menggunakan materi yang sudah dipelajari.
7 Cara Belajar Bahasa Inggris Otodidak yang Efektif
1. Buat Perencanaan Belajar
Untuk belajar bahasa inggris otodidak, cobalah buat perencanaan belajar yang realistis.
Bagaimana cara menyusun perencanaannya?
Bisa dimulai dengan mengetahui sejauh apa bahasa Inggris yang sudah dikuasai, dengan tes level bahasa Inggris online untuk mengeceknya.
Setelah dari situ, tentukan berapa lama proses belajar bahasa Inggris akan dilakukan setiap hari.
Usahakan 30 menit setiap hari ya.
Lalu, tuliskan tujuan besar dan kecil dalam belajar bahasa Inggris.
2. Buat Sehari-hari Kamu Akrab dengan Bahasa Inggris
Membuat diri kita akrab dengan bahasa Inggris juga bisa jadi cara cepat belajar bahasa Inggris otodidak yang efektif.
Moms & Dads bisa lho membangun kebiasaan berbahasa Inggris di rumah, misalnya menulis daftar belanja dalam bahasa Inggris ataupun membaca berita dalam format bahasa Inggris.
Saat bepergian ke sekolah atau ke kantor, bisa juga untuk menyetel podcast berbahasa Inggris.
Semua itu dilakukan agar kita terbiasa untuk bersinggungan dengan bahasa Inggris, yang diharapkan bisa membantu saat belajar bahasa Inggris secara otodidak.
Baca Juga: 10 Channel Youtube untuk Belajar Bahasa Inggris
3. Coba Berpikir dalam Bahasa Inggris
Salah satu kesalahan yang banyak orang lakukan saat belajar bahasa Inggris adalah selalu “menerjemahkan” dari bahasa Indonesia sebelum berbicara.
Nah, sayangnya metode seperti ini memakan waktu lebih lama dan sering membuat kamu ragu-ragu atau bingung di tengah kalimat.
Bahkan, kadang hasil terjemahan menjadi kaku atau tidak alami.
Maka dari itu, saat belajar bahasa Inggris otodidak cobalah untuk membiasakan diri berpikir dalam Bahasa Inggris.
Caranya bisa dengan mulai dari hal sederhana seperti menggunakan bahasa Inggris untuk memikirkan aktivitas sehari-hari.
Gunakan juga kosakata yang sudah dikuasai.
4. Praktik Speaking Secara Berkala
Tidak hanya menghafal kosakata saja, melatih speaking juga perlu dilakukan secara aktif.
Ada banyak cara untuk belajar berbicara bahasa Inggris di rumah.
Pertama, pilih aksen bahasa Inggris yang ingin digunakan.
Dua aksen yang paling populer adalah bahasa Inggris Amerika (American English) dan bahasa Inggris Britania (British English).
Pilihlah salah satu yang paling cocok.
Setelah itu, praktikkan sendiri di depan cermin, bergabung di grup belajar online, atau menggunakan aplikasi voice chat dengan native speaker.
Agar membuahkan hasil, coba tetapkan target, misalnya 10 menit berbicara full dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: 4 Tips Pengucapan Bahasa Inggris agar Lebih Natural
5. Dengarkan Segala Hal yang Berbahasa Inggris
Mendengarkan adalah kunci untuk mempelajari bahasa Inggris, termasuk ketika mempelajarinya secara otodidak.
Beruntungnya sekarang ini banyak sekali jenis media untuk dikonsumsi, mulai dari podcast, acara tv, film, music, audio book, dan lainnya.
Saat proses mendengarkan ini, cobalah bukan sekadar fokus pada tetapi fokus pada konteks dan intonasi.
Proses belajar bahasa Inggris ini akan melatih kemampuan listening dan speaking menjadi lebih baik.
6. Pelajari Grammar yang Dasar
Walau belajar bahasa Inggris otodidak, mempelajari grammar dasar juga penting.
Cobalah mempelajari dan memahami struktur kalimat paling sederhana, Subject + Verb + Object.
Tidak lupa, kenali beberapa tenses yang paling sering digunakan:
- Present Simple untuk kebiasaan, misalnya “I go to work every day”.
- Present Continuous untuk kegiatan yang sedang berlangsung, seperti “I am studying now”.
- Past Simple untuk hal yang sudah selesai di masa lalu, contohnya “I watched a movie yesterday”.
- Future Tense untuk rencana, misalnya “I will visit my friend tomorrow”.
7. Latihan Menulis dalam Bahasa Inggris
Menulis adalah cara belajar bahasa Inggris otodidak yang bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Dengan menulis, kita tidak hanya bisa berlatih menggunakan kosakata baru dan mempelajari tata bahasa, tapi juga melatih berpikir kritis serta mengekspresikan pikiran dengan lebih baik.
Selain itu, kemampuan menulis sangat dibutuhkan baik itu untuk menulis email, esai, atau membuat konten media sosial.
Dengan sering berlatih menulis, kamu akan mampu berkomunikasi dengan percaya diri dan menyampaikan pesan dengan jelas.
Untuk membiasakan diri menulis bahasa Inggris, mulailah dari paragraf sederhana.
Baca Juga: 9 Dasar Bahasa Inggris yang Perlu Dikuasai Pemula dari Nol!
Itulah beberapa cara belajar bahasa Inggris secara otodidak yang bisa dipraktikan.
Namun, jika ingin merasakan belajar yang lebih dalam, dapat feedback langsung, dan memiliki teman untuk mendukung proses belajar, ikut kursus bahasa Inggris sangat disarankan.
Sparks English hadir dengan kurikulum internasional, bimbingan native teacher, biaya terjangkau, dan pendekatan belajar yang interaktif sebagai kombinasi yang jarang ditemukan di tempat lain.
Sebelum mulai kelas, kamu juga akan ikut placement test dulu biar belajarnya mulai dari level yang paling sesuai dengan kemampuanmu.
Apalagi ada bonus free extra sessions bareng native teacher yang bikin belajar bahasa Inggris nggak berhenti cuma di jam kelas reguler, jadi latihannya makin komprehensif dan hasilnya makin cepat keliatan.
Mulai Rp70 ribuan per kelas aja lho, in this economy investasi skill terbaik buat masa depan nggak perlu bikin kantong jebol!
Ayo cobain kelas trial gratisnya dulu biar kamu rasakan sendiri metodenya cocok atau tidak denganmu!


