Bagi anak, momen bersama Moms & Dads punya arti besar.
Dari kegiatan sederhana itu, anak bisa merasa didengar, dihargai, dan dicintai.
Tidak cuma itu, quality time bersama keluarga juga bisa menjadi kesempatan untuk membantu anak belajar hal baru, melatih komunikasi, dan membangun rasa percaya diri.
Lalu, apa sebenarnya quality time keluarga dan contoh quality time apa saja yang bisa dilakukan di rumah maupun di luar rumah?
Yuk, simak penjelasannya!
- Apa Itu Quality Time Keluarga?
- Manfaat Quality Time Keluarga bagi Anak dan Orang Tua
- Ide Quality Time Keluarga yang Seru dan Edukatif
- 1. Membaca Buku Cerita Bersama
- 2. Memasak Bersama
- 3. Bermain Board Game
- 4. Berkebun
- 5. Piknik di Taman
- 6. Membuat Kerajinan Tangan
- 7. Berolahraga Bersama
- 8. Menonton Film
- 9. Bermain Role Play
- 10. Bermain Tebak Kata Bahasa Inggris
- 11. Family Karaoke
- 12. Bersepeda
- 13. Camping Indoor
- 14. Mempelajari Keterampilan Baru Bersama
Apa Itu Quality Time Keluarga?
Quality time keluarga adalah waktu berkualitas yang dihabiskan bersama anggota keluarga dengan perhatian penuh, interaksi positif, dan aktivitas yang membuat hubungan jadi lebih dekat.
Artinya, quality time bukan hanya soal berada di tempat yang sama.
Moms & Dads mungkin duduk di dekat anak, tetapi kalau masing-masing sibuk dengan gadget, momen tersebut belum tentu menjadi quality time.
Momen waktu berkualitas bersama keluarga ini tidak harus lama.
Waktu 20–30 menit yang benar-benar fokus bisa terasa lebih bermakna daripada berjam-jam bersama tetapi tanpa interaksi yang hangat.
Manfaat Quality Time Keluarga bagi Anak dan Orang Tua
Quality time keluarga punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak dan keharmonisan hubungan orang tua.
Berikut beberapa manfaat pentingnya.
1. Mempererat Ikatan Emosional dalam Keluarga
Saat keluarga meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas bersama, hubungan emosional antara anak dan orang tua akan semakin kuat.
Ikatan emosional yang kuat ini penting karena bisa membuat anak merasa lebih nyaman berada di rumah dan lebih terbuka kepada orang tua.
2. Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak
Anak yang sering mendapatkan perhatian positif dari keluarga biasanya lebih mudah merasa percaya diri.
Hal ini karena perhatian penuh dari orang tua membuat anak akan merasa dihargai.
Rasa dihargai inilah yang menjadi modal utama dalam membentuk rasa percaya diri mereka di lingkungan sosial.
3. Membantu Mengembangkan Kemampuan Komunikasi
Quality time keluarga juga menjadi momen yang tepat untuk melatih kemampuan komunikasi anak.
Saat bermain, berdiskusi, membaca buku, atau melakukan role play, anak belajar menyampaikan ide, mendengarkan orang lain, menjawab pertanyaan, dan memahami ekspresi.
Baca Juga: 10 Manfaat Bermain Peran untuk Anak Usia Dini dan Idenya!
4. Mendukung Perkembangan Emosi Anak
Quality time bersama keluarga bisa membantu anak memahami perasaan melalui percakapan dan pengalaman langsung.
Momen seperti ini bisa membantu anak mengenal emosi senang, kecewa, bangga, takut, atau marah dengan cara yang sehat.
5. Mengurangi Stres bagi Orang Tua dan Anak
Quality time keluarga bisa menjadi jeda yang menyenangkan.
Aktivitas sederhana seperti jalan sore, menonton film, atau karaoke bersama bisa membantu suasana rumah terasa lebih rileks.
Saat dilakukan dengan konsisten, quality time bisa menjadi momen recharge bagi seluruh anggota keluarga.
6. Menciptakan Kenangan Positif Bersama
Anak mungkin tidak selalu mengingat detail setiap hari yang dilewati, tetapi mereka bisa mengingat momen-momen hangat bersama keluarga.
Kenangan positif seperti ini bisa menjadi bagian penting dari masa kecil anak dan membentuk cara mereka memandang keluarga sebagai tempat yang penuh dukungan.
Ide Quality Time Keluarga yang Seru dan Edukatif
Berikut contoh quality time keluarga yang bisa dilakukan di rumah maupun di luar rumah.
1. Membaca Buku Cerita Bersama

Photo by Freepik
Membaca buku cerita adalah aktivitas sederhana yang punya banyak manfaat.
Anak bisa belajar kosakata baru, memahami alur cerita, mengenal emosi tokoh, dan melatih imajinasi.
Untuk variasi, pilih buku bilingual atau buku dongeng bahasa Inggris sederhana agar anak mulai familiar dengan kosakata baru.
Contoh aktivitas:
- Minta anak menebak akhir cerita.
- Ajak anak menyebutkan warna, hewan, atau benda dalam bahasa Inggris.
- Tanyakan karakter favorit anak dan alasannya.
2. Memasak Bersama

Photo by Freepik
Memasak bersama bisa menjadi contoh quality time yang menyenangkan dan penuh pembelajaran.
Moms & Dads bisa mulai dari menu sederhana seperti sandwich, pancake, salad buah, atau cookies.
Sambil memasak, sisipkan kosakata bahasa Inggris seperti egg, flour, banana, chocolate, stir, cut, dan mix.
Selain seru, aktivitas ini juga bisa melatih kemandirian anak.
3. Bermain Board Game
Board game bisa membantu anak belajar strategi, kerja sama, komunikasi, dan sportivitas.
Pilih permainan yang sesuai usia anak.
Untuk anak kecil, Moms & Dads bisa memilih board game sederhana dengan warna, angka, atau gambar.
Untuk anak yang lebih besar, pilih permainan yang melibatkan strategi ringan atau tebak-tebakan.
4. Berkebun

Photo by Freepik
Berkebun adalah kegiatan quality time keluarga yang bisa mengajarkan anak tentang tanggung jawab dan kesabaran.
Anak bisa belajar menanam biji, menyiram tanaman, mengamati pertumbuhan daun, dan memahami pentingnya merawat makhluk hidup.
Moms & Dads bisa memilih tanaman yang mudah dirawat, seperti cabai, tomat, mint, atau bunga kecil.
Sambil berkebun, kenalkan kata sederhana seperti plant, leaf, flower, water, dan soil.
5. Piknik di Taman
Piknik tidak harus jauh. Taman dekat rumah juga bisa menjadi tempat quality time keluarga yang menyenangkan.
Moms & Dads bisa membawa bekal sederhana, tikar, bola, buku cerita, atau mainan favorit anak.
Selain membuat anak lebih aktif bergerak, piknik juga memberi suasana baru dari rutinitas di rumah.
Agar lebih seru, buat permainan kecil seperti scavenger hunt.
Misalnya, anak diminta menemukan benda berwarna green, sesuatu yang round, atau bunga yang beautiful.
6. Membuat Kerajinan Tangan

Photo by Freepik
Membuat kerajinan tangan bisa melatih kreativitas, fokus, dan kesabaran anak.
Aktivitas ini bisa dilakukan dengan bahan sederhana seperti kertas warna, stik es krim, lem, kardus bekas, atau botol plastik.
Anak bisa membuat kartu ucapan, topeng, mini house, atau hiasan kamar.
Moms & Dads juga bisa mengajak anak menjelaskan hasil karyanya.
Misalnya, “This is my house,” “The roof is red,” atau “I made a flower.”
Dengan begitu, anak belajar mengekspresikan ide secara kreatif sekaligus berlatih bahasa.
7. Berolahraga Bersama

Photo by Freepik
Olahraga bersama bisa menjadi quality time yang sehat dan menyenangkan.
Moms & Dads bisa memilih aktivitas ringan seperti senam pagi, yoga anak, jalan kaki, bermain bola, lompat tali, atau stretching bersama.
Selain baik untuk kesehatan fisik, olahraga juga membantu anak belajar disiplin, koordinasi tubuh, dan semangat untuk aktif bergerak.
Agar lebih fun, buat mini challenge seperti “jump 10 times”, “run to the tree”, atau “touch your toes”.
8. Menonton Film

Photo by Freepik
Menonton film bersama keluarga bisa menjadi momen santai yang tetap edukatif, asalkan dipilih dan didampingi dengan tepat.
Pilih film yang sesuai usia anak dan punya pesan positif.
Setelah menonton, ajak anak berdiskusi tentang tokoh, konflik, dan pelajaran dari cerita tersebut.
Untuk melatih bahasa Inggris, Moms & Dads bisa memilih film anak berbahasa Inggris dengan subtitle.
Setelah itu, tanyakan beberapa kata baru yang anak dengar dari film.
9. Bermain Role Play
Role play atau bermain peran adalah aktivitas yang sangat cocok untuk melatih imajinasi dan komunikasi anak.
Anak bisa berpura-pura menjadi dokter, guru, kasir, chef, pilot, atau karakter favoritnya.
Moms & Dads bisa ikut bermain sebagai pasien, murid, pembeli, atau pelanggan restoran.
Aktivitas ini juga bisa menjadi cara natural untuk memperkenalkan bahasa Inggris. Misalnya:
“May I help you?”
“I want a burger, please.”
“How are you today?”
“Thank you, Doctor.”
Role play membuat anak belajar bahasa dalam konteks nyata, bukan hanya menghafal kata.
10. Bermain Tebak Kata Bahasa Inggris
Ini salah satu contoh quality time yang seru sekaligus edukatif, terutama untuk anak yang sedang belajar bahasa Inggris.
Moms & Dads bisa menyiapkan kartu bergambar hewan, buah, warna, benda rumah, atau profesi.
Anak diminta menebak kata dalam bahasa Inggris berdasarkan gambar atau petunjuk.
Contoh petunjuk:
“It is yellow. Monkeys like it. What is it?”
“It says meow. What animal is it?”
“We use it to write. What is it?”
Permainan seperti ini membantu anak memperluas kosakata dan berani menjawab dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Apa Itu Brain Gym? Ini 10 Gerakan Brain Gym dan Manfaatnya!
11. Family Karaoke
Karaoke keluarga bisa menjadi aktivitas yang penuh tawa dan energi positif.
Pilih lagu anak-anak, lagu keluarga, atau lagu bahasa Inggris sederhana.
Anak bisa belajar pelafalan, ritme, dan keberanian tampil di depan keluarga.
Tidak perlu fokus pada suara yang sempurna.
Yang paling penting adalah anak merasa bebas berekspresi dan menikmati momen bersama.
12. Bersepeda
Bersepeda bersama bisa menjadi quality time keluarga yang sehat, menyenangkan, dan cocok dilakukan saat pagi atau sore hari.
Moms & Dads bisa memilih rute aman seperti taman, kompleks rumah, atau area khusus sepeda.
Selain melatih keseimbangan dan koordinasi, bersepeda juga memberi kesempatan anak menikmati lingkungan sekitar.
Sambil bersepeda, ajak anak menyebut benda yang terlihat dalam bahasa Inggris, seperti tree, car, bird, house, atau sky.
13. Camping Indoor
Camping indoor bisa jadi pilihan seru saat ingin quality time tanpa keluar rumah.
Moms & Dads bisa membuat tenda dari selimut, menata bantal, menyalakan lampu kecil, lalu bercerita bersama.
Tambahkan snack sederhana agar suasananya terasa seperti camping sungguhan.
Aktivitas ini bisa dipadukan dengan storytelling bahasa Inggris sederhana.
Misalnya, Moms & Dads memulai cerita dengan, “Once upon a time…” lalu anak melanjutkan sesuai imajinasinya.
14. Mempelajari Keterampilan Baru Bersama
Quality time keluarga juga bisa dilakukan dengan belajar keterampilan baru bersama.
Misalnya, belajar menggambar, menari, membuat origami, bermain alat musik, fotografi, coding sederhana, atau bahasa Inggris.
Saat anak melihat orang tua ikut belajar, anak akan memahami bahwa belajar adalah proses yang menyenangkan dan bisa dilakukan siapa saja.
Moms & Dads tidak harus selalu menjadi “guru”.
Kadang, menjadi teman belajar justru membuat anak lebih nyaman mencoba hal baru.
Quality time keluarga adalah momen penting untuk membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
Bahkan, momen kebersamaan ini juga bisa jadi kesempatan untuk mengenalkan bahasa Inggris sejak dini.
Apalagi jika momen belajar Bahasa Inggris si kecil juga didukung oleh tempat kursus bahasa Inggris anak terbaik seperti Sparks English.
Di Sparks English, tersedia program les bahasa Inggris untuk anak mulai 3-15 tahun dengan kurikulum berbasis CEFR sehingga perkembangan vocabulary, listening, hingga speaking skill anak terukur dan sesuai levelnya.
Metode pembelajaran dirancang interaktif, penuh permainan edukatif bukan cuma menghafal.
Biaya per kelasnya dijamin ekonomis, mulai Rp70 ribuan aja sudah dapat kelas semi private yang dibimbing langsung oleh native teacher dan tutor bersertifikat Cambridge TKT.
Sudah lebih dari 25.000 students berhasil jago bahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English!
Sekarang giliran si kecil, ayo coba free trial class sekarang dan klaim promonya sebelum waktu habis!



