Gerakan tangan menyilang ternyata bisa membantu si Kecil lebih fokus belajar lho, Moms & Dads!
Ini bukan sekadar mitos, melainkan prinsip di balik brain gym, metode senam otak yang makin banyak diterapkan.
Penasaran apa itu brain gym, apa manfaatnya untuk anak, dan gerakan apa saja yang bisa dicoba?
Simak selengkapnya dalam artikel ini!
Apa Itu Brain Gym?
Menurut Breakthroughs International, brain gym adalah latihan gerakan tubuh yang dilakukan secara sadar untuk mendukung kesiapan belajar, kesadaran tubuh, dan kreativitas anak.
Metode ini dikembangkan oleh Paul E. Dennison berdasarkan konsep educational kinesiology, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antara gerakan tubuh dengan proses belajar.
Berbeda dengan olahraga pada umumnya, brain gym lebih fokus pada gerakan ringan yang melibatkan koordinasi tangan, mata, dan tubuh secara bersamaan.
Gerakan seperti menyilangkan tangan dan kaki, atau menggambar dengan kedua tangan, diyakini dapat merangsang aliran informasi antar bagian otak.
Karena sederhana dan tidak butuh alat khusus, brain gym bisa dilakukan di mana saja, baik di rumah, sekolah, maupun di sela waktu belajar.
Meski durasinya singkat, brain gym bisa membantu anak lebih fokus dan siap menerima pelajaran.
Baca Juga: Apa Itu Plastisitas Otak? Manfaatkan Agar Otak Anak Cerdas!
Apa Manfaat Brain Gym bagi Perkembangan Anak?
Brain gym bukan sekadar selingan dalam pelajaran, tapi justru punya banyak manfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Berikut beberapa di antaranya.
1. Membantu Meningkatkan Fokus Saat Belajar
Gerakan brain gym bisa menjadi “pemanasan” sebelum anak mulai belajar.
Saat anak bergerak sebentar, tubuhnya mendapat jeda dari posisi duduk terlalu lama sehingga ia lebih siap memperhatikan instruksi.
2. Melatih Koordinasi Gerak Tubuh
Beberapa gerakan brain gym melibatkan tangan, kaki, mata, dan arah tubuh secara bersamaan.
Aktivitas ini membantu anak mengenal koordinasi kanan-kiri, keseimbangan, serta kontrol gerak yang dibutuhkan dalam aktivitas harian.
3. Membantu Anak Lebih Tenang
Gerakan yang dipadukan dengan napas pelan membantu anak menurunkan ketegangan sebelum belajar.
Cara ini cocok dilakukan saat anak sedang tidak dalam kondisi tenang dan butuh waktu sejenak untuk kembali fokus.
4. Mendukung Aktivitas Belajar yang Menyenangkan
Aktivitas belajar yang berlangsung monoton bisa terasa berat bagi anak.
Brain gym memberi variasi agar sesi belajar terasa lebih hidup, apalagi jika dilakukan bersama seperti permainan singkat.
5. Mengurangi Kebosanan Saat Belajar
Jeda untuk gerakan singkat membantu anak keluar dari rasa jenuh tanpa harus berhenti belajar terlalu lama.
Riset Peiris et al. tentang jeda aktivitas fisik di kelas menemukan bahwa aktivitas semacam ini berpotensi mendukung perilaku belajar dan kemampuan kognitif, meski efeknya tidak selalu sama pada setiap anak.
6. Mendorong Anak Lebih Aktif Bergerak
Brain gym bisa menjadi cara ringan untuk mengajak anak bergerak di sela kegiatan belajar.
Hal ini penting mengingat anak, terutama di usia sekolah dasar, sering menghabiskan sebagian besar waktunya dalam posisi duduk.
Brain gym membantu anak lebih fokus dan siap menyerap hal baru.
Di masa kanak-kanak, fase ini adalah kesempatan emas untuk stimulasi bahasa Inggris, karena otak anak sedang berkembang paling optimal sehingga penyerapannya jauh lebih cepat dan natural dibandingkan baru mulai belajar saat dewasa nanti.
Banyak orang dewasa menyesal karena tidak diberikan stimulasi bahasa Inggris sejak kecil, padahal kemampuan inilah yang sangat dibutuhkan untuk bisa bersaing di era sekarang.
Jangan sampai hal ini terjadi pada si kecil!
Disinilah Sparks English hadir dengan cara paling efektif untuk bantu anak usia 3-15 tahun lancar berbahasa Inggris sejak dini!
Di Sparks English, anak diajak berlatih phonics, vocabulary, grammar, speaking, hingga confidence building yang sesuai dengan tumbuh kembang usianya.
Didukung oleh kurikulum CEFR, full English environment dan interactive learning, anak bisa belajar bahasa Inggris dengan optimal tanpa merasa tertekan.
Biayanya dijamin ekonomis, mulai Rp70 ribuan per kelas, sudah dapat kelas semi-private dibimbing langsung oleh native teacher dan tutor bersertifikat Cambridge TKT.
Nggak heran, lebih dari 25.000 students sudah berhasil lancar berbahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English!
Yuk mulai perjalanan bahasa Inggris si kecil sekarang lewat free trial class sekarang! Jangan lupa klaim diskonnya sebelum waktu habis!
10 Gerakan Brain Gym yang Mudah Dilakukan di Rumah
Berikut 10 contoh brain gym yang bisa Moms & Dads praktikkan bersama si kecil di rumah.
1. Cross Crawl
Manfaat: Membantu menyinkronkan kerja otak kiri dan kanan sekaligus melatih koordinasi antara tangan dan kaki.
Cara melakukan:
- Minta anak berdiri tegak, lalu angkat lutut kanan.
- Sentuhkan siku tangan kiri ke lutut kanan yang diangkat.
- Ganti sisi: angkat lutut kiri dan sentuhkan siku tangan kanan.
- Ulangi bergantian selama 1–2 menit, seperti gerakan jalan di tempat.
2. Lazy Eight
Manfaat: Melatih koordinasi antara mata dan tangan sehingga membantu meningkatkan konsentrasi anak.
Cara melakukan:
- Luruskan satu tangan ke depan dengan ibu jari menunjuk ke atas.
- Gambar angka 8 tidur (simbol tak terhingga) di udara menggunakan tangan.
- Ikuti gerakan ibu jari hanya dengan mata, kepala tetap diam.
- Ulangi 3 kali, lalu ganti dengan tangan yang lain.
3. Hook Ups
Manfaat: Membantu menenangkan tubuh dan pikiran anak, terutama saat ia merasa cemas atau kesulitan berkonsentrasi.
Cara melakukan:
- Duduk atau berdiri, silangkan pergelangan kaki kiri di atas kaki kanan.
- Julurkan kedua tangan ke depan, silangkan pergelangan tangan, lalu tautkan jari-jari.
- Putar tangan yang bertaut ke arah dada.
- Tarik napas perlahan melalui hidung, lalu embuskan lewat mulut selama 1-2 menit.
4. Brain Buttons
Manfaat: Membantu meningkatkan aliran darah ke otak sehingga anak lebih mudah fokus saat belajar.
Cara melakukan:
- Letakkan satu tangan di pusar.
- Gunakan ibu jari dan telunjuk tangan lainnya untuk memijat lembut dua titik di bawah tulang selangka.
- Pijat dengan gerakan melingkar selama sekitar satu menit sambil menarik napas dalam.
5. Owl Stretch
Manfaat: Membantu melepaskan ketegangan pada otot leher dan bahu yang sering muncul setelah duduk lama.
Cara melakukan:
- Pijat lembut otot bahu menggunakan tangan yang berlawanan.
- Sambil memijat, tolehkan kepala ke kanan dan kiri perlahan seperti burung hantu.
- Ulangi beberapa kali, lalu ganti sisi bahu yang dipijat.
6. Double Doodle
Manfaat: Melatih koordinasi kedua tangan dan kontrol visual-motor anak.
Cara melakukan:
- Berikan anak alat gambar di kedua tangan.
- Ajak anak menggambar dengan kedua tangan secara bersamaan.
- Bisa dimulai dengan pola yang sama, lalu dicoba dengan pola berbeda.
7. Positive Points
Manfaat: Membantu meredakan stres dan membuat anak merasa lebih tenang sebelum mulai belajar.
Cara melakukan:
- Sentuh lembut dua titik di dahi menggunakan ujung jari.
- Tahan sentuhan selama beberapa saat sambil bernapas perlahan.
- Lakukan sambil memikirkan hal yang menenangkan.
8. Neck Roll
Manfaat: Membantu melemaskan otot leher yang tegang setelah anak duduk dalam waktu lama.
Cara melakukan:
- Duduk dengan posisi tegak dan rileks.
- Putar kepala secara perlahan searah jarum jam.
- Ulangi gerakan berlawanan arah jarum jam.
9. Belly Breathing
Manfaat: Membantu menenangkan sistem saraf sekaligus meningkatkan fokus anak sebelum atau saat belajar.
Cara melakukan:
- Ajak anak duduk atau berbaring dengan nyaman.
- Tarik napas dalam-dalam melalui hidung hingga perut mengembang.
- Tahan sebentar, lalu embuskan perlahan melalui mulut.
- Ulangi beberapa kali hingga tubuh terasa lebih rileks.
10. Cross Leg Balance
Manfaat: Melatih keseimbangan tubuh anak sekaligus membantu meningkatkan konsentrasinya.
Cara melakukan:
- Minta anak berdiri tegak.
- Silangkan satu kaki di depan kaki lainnya.
- Jaga keseimbangan tubuh selama beberapa detik.
- Ulangi dengan kaki bergantian.
Baca Juga: 15 Kegiatan Motorik Halus untuk Melatih Fokus dan Kognitif Anak
Brain gym membuktikan bahwa hal sekecil gerakan tubuh saja bisa berdampak besar bagi perkembangan otak anak, apalagi stimulasi bahasa Inggris yang dilakukan sejak dini.
Semakin awal dikenalkan, semakin mudah anak membangun fondasinya sebagai investasi skill terbaik untuk masa depan.
Sebagai les bahasa Inggris anak, Sparks English tahu metode paling efektif agar anak bisa mengembangkan potensi terbaiknya, lebih berani dan percaya diri ngomong pakai bahasa Inggris!
Setiap anak mulai dari placement test gratis untuk menentukan level yang sesuai dengan kemampuan anak sehingga materinya tepat sasaran.
Masih banyak keunggulan lain yang bisa Moms & Dads dapatkan seperti free extra sessions, free student kit, dan lain-lain.
Dimana lagi bisa dapatkan kursus bahasa Inggris high quality tapi tetap ekonomis selain di Sparks English!
Ayo daftar free trial class sekarang dan ambil diskonnya sebelum waktu berakhir!



