Contraction adalah bentuk singkatan dalam bahasa Inggris yang dibuat dengan menggabungkan dua kata menjadi satu.
Contraction ditandai dengan penggunaan tanda apostrophe (‘), seperti pada kata don’t dari do not atau I’m dari I am.
Penggunaan contraction words sangat umum dalam percakapan sehari-hari karena membuat kalimat terdengar lebih natural dan santai.
Ayo bahas selengkapnya!
Apa Itu Contraction dalam Bahasa Inggris?
Contraction dalam bahasa Inggris adalah bentuk singkatan yang dibuat dengan menggabungkan dua kata menjadi satu dengan bantuan tanda apostrof (’).
Tanda ini digunakan untuk menggantikan huruf yang dihilangkan saat kedua kata tersebut disingkat.
Karena itu, contraction words terlihat lebih pendek dibandingkan bentuk aslinya.
Contohnya adalah I am menjadi I’m, they are menjadi they’re, let us menjadi let’s, dan sebagainya.
Jenis-Jenis Contraction Bahasa Inggris
Contraction nggak hanya muncul dalam satu bentuk aja.
Ada beberapa jenis contraction words yang dibuat dari kombinasi kata yang berbeda.
1. Contraction dengan Verb “Be”
Jenis contraction ini terbentuk dari penggabungan subject pronoun dengan verb to be.
Bentuk ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Contohnya adalah:
- I am → I’m
- You are → You’re
- He is → He’s
2. Contraction dengan “Not” (Negative Contractions)
Jenis berikutnya adalah negative contraction, yaitu contraction yang melibatkan kata “not” untuk menunjukkan bentuk negatif.
Pada jenis inilah kata “not” digabungkan dengan auxiliary verb seperti do, does, did, is, are, atau have.
Contohnya adalah:
- Do not → Don’t
- Is not → Isn’t
- Did not → Didn’t
3. Contraction dengan “Have” atau “Had”
Contraction words juga sering terbentuk dari penggabungan subject pronoun dengan verb have atau had.
Bentuk ini muncul dalam kalimat perfect tense atau saat menyatakan pengalaman di masa lampau.
Contohnya adalah:
- I have → I’ve
- You have → You’ve
- They have → They’ve
Baca Juga: Prefix Artinya Apa dalam Bahasa Inggris?
4. Contractions dengan Interrogative Adverb
Jenis contraction lainnya muncul pada interrogative adverb atau kata tanya seperti what, who, where, when, dan why yang digabungkan dengan verb.
Contohnya adalah:
- What is → What’s
- Who is → Who’s
- Where is → Where’s
Ingin belajar bahasa Inggris dengan cara interaktif? Gabung di Sparks English aja!
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga aktif speaking lewat diskusi seru, latihan real conversation, dan dapat feedback langsung dari native teacher.
Metodenya dirancang sesuai level, jadi progres belajarmu lebih cepat dan terarah.
Coba kelas gratisnya sekarang!
Daftar Contraction Words yang Paling Sering Digunakan
Faktanya, ada banyak contraction words yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Ini dia daftar contraction dalam bahasa Inggris yang paling umum digunakan.
| Full Form | Contraction | Arti |
| I am | I’m | Saya |
| You are | You’re | Kamu / Anda |
| He is | He’s | Dia |
| She is | She’s | Dia |
| It is | It’s | Itu / Ini |
| We are | We’re | Kami |
| They are | They’re | Mereka |
| I have | I’ve | Saya sudah / telah |
| You have | You’ve | Kamu sudah |
| We have | We’ve | Kami sudah |
| They have | They’ve | Mereka sudah |
| I will | I’ll | Saya akan |
| You will | You’ll | Kamu akan |
| He will | He’ll | Dia akan |
| She will | She’ll | Dia akan |
| We will | We’ll | Kami akan |
| They will | They’ll | Mereka akan |
| I had / I would | I’d | Saya telah / Saya akan |
| You had / You would | You’d | Kamu telah / Kamu akan |
| He had / He would | He’d | Dia telah / Dia akan |
| She had / She would | She’d | Dia telah / Dia akan |
| Do not | Don’t | Tidak |
| Does not | Doesn’t | Tidak |
| Did not | Didn’t | Tidak |
| Cannot | Can’t | Tidak bisa |
| Will not | Won’t | Tidak akan |
| Should not | Shouldn’t | Seharusnya tidak |
| Would not | Wouldn’t | Tidak akan |
| Could not | Couldn’t | Tidak bisa |
| Is not | Isn’t | Tidak |
| Are not | Aren’t | Tidak |
| Was not | Wasn’t | Tidak |
| Were not | Weren’t | Tidak |
| Have not | Haven’t | Belum |
| Has not | Hasn’t | Belum |
| Had not | Hadn’t | Belum |
| Let us | Let’s | Mari kita |
| That is / That has | That’s | Itu adalah |
| There is / There has | There’s | Ada |
| Here is | Here’s | Ini dia |
| Who is / Who has | Who’s | Siapa |
| What is / What has | What’s | Apa |
| Where is | Where’s | Di mana |
| When is | When’s | Kapan |
| Why is | Why’s | Mengapa |
| How is | How’s | Bagaimana |
Kesalahan dalam Menggunakan Contraction
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi saat menggunakan contraction words.
1. Salah Penempatan Apostrophe
Salah satu kesalahan yang paling umum adalah menempatkan punctuation apostrophe (’) di posisi yang salah.
Dalam contraction, apostrof digunakan untuk menggantikan huruf yang dihilangkan saat dua kata digabungkan.
Kesalahan sering terjadi karena orang lupa menambahkan apostrof saat menulis contraction.
Contoh salah:
- Dont
- Cant
Contoh benar:
- Don’t (Do not)
- Can’t (Cannot)
2. Menggunakan Contraction di Tulisan Formal
Meskipun contraction words sangat umum dalam percakapan sehari-hari, penggunaannya nggak selalu cocok untuk semua jenis tulisan ya!
Kalau kamu lagi nulis karya akademik, laporan resmi, atau dokumen profesional, lebih disarankan menggunakan bentuk lengkap.
Contoh tulisan informal:
- I can’t attend the meeting tomorrow.
Contoh tulisan formal:
- I cannot attend the meeting tomorrow.
3. Sering Tertukar dengan Possessive Nouns
Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah membingungkan contraction dengan possessive form (bentuk kepemilikan).
Contoh yang sering tertukar:
- It’s: It is / It has
- Its: bentuk kepemilikan dari it
Baca Juga: Apa Bedanya Its dan It’s?
Contoh Kalimat Menggunakan Contraction Words
Agar lebih mudah memahami penggunaan contraction words, kamu bisa melihatnya langsung dalam contoh kalimat.
Berikut beberapa contoh kalimat menggunakan contraction dalam bahasa Inggris.
- I’m learning English every day. (Saya belajar bahasa Inggris setiap hari.)
- She’s preparing for her presentation. (Dia sedang mempersiapkan presentasinya.)
- We’re going to the library after class. (Kami akan pergi ke perpustakaan setelah kelas.)
- I’ve never tried this food before. (Saya belum pernah mencoba makanan ini sebelumnya.)
- You’ve improved your English a lot. (Kemampuan bahasa Inggrismu sudah meningkat banyak.)
- He’d already left when I arrived. (Dia sudah pergi ketika saya tiba.)
- I’ll send you the file later. (Saya akan mengirimkan file itu kepadamu nanti.)
- I don’t like spicy food. (Saya tidak suka makanan pedas.)
- He doesn’t understand the instructions. (Dia tidak mengerti instruksi tersebut.)
- They didn’t finish the project on time. (Mereka tidak menyelesaikan proyek tepat waktu.)
- We haven’t decided the schedule yet. (Kami belum memutuskan jadwalnya.)
- She hasn’t replied to my message. (Dia belum membalas pesan saya.)
- What’s your favorite movie? (Apa film favoritmu?)
- Where’s your brother right now? (Di mana saudaramu sekarang?)
- How’s your new job going? (Bagaimana pekerjaan barumu?)
Baca Juga: Apa Itu Figurative Language?
Sekarang sudah paham kan apa itu contraction?
Menggunakan contraction words bikin percakapanmu terdengar lebih santai seperti yang digunakan native speaker.
Nah, kalau kamu ingin terus meningkatkan kemampuan skill bahasa Inggris sampai fluent, ikut les bahasa Inggris bisa bantu kamu belajar lebih maksimal!
Di Sparks English, kamu nggak cuma belajar teori grammar, tapi juga langsung praktik lewat aktivitas interaktif bareng native teacher dan tutor berpengalaman.
Biaya kursusnya terjangkau, mulai Rp70 ribuan aja!
Coba dulu free trial class sekarang karena kuotanya terbatas!



