Simple sentence adalah jenis kalimat dasar yang sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
Meski terlihat sederhana, masih banyak yang belum benar-benar paham apa itu simple sentence dan cara menggunakannya dengan tepat.
Dalam artikel ini, kamu akan menemukan penjelasan lengkap tentang apa itu simple sentence hingga contoh simple sentence yang mudah dipahami.
Mari simak selengkapnya!
Apa Itu Simple Sentence?
Simple sentence adalah jenis kalimat yang dibangun dari satu klausa utama saja.
Di dalamnya terdapat setidaknya satu subjek dan satu kata kerja sehingga kalimat tersebut sudah memiliki makna lengkap dan dapat berdiri sendiri.
Kalimat ini tidak digabungkan dengan clause lain yang bersifat bergantung.
Meskipun hanya memiliki satu klausa, simple sentence tetap bisa memuat objek, keterangan, atau frasa tambahan seperti prepositional phrase.
Selama tidak ada klausa lain yang ditambahkan, struktur kalimat tersebut tetap termasuk simple sentence.
Apa Fungsi Simple Sentence?
Simple sentence berfungsi untuk menyampaikan kalimat dengan cara yang mudah dan jelas.
Karena strukturnya sederhana, kalimat ini membantu pembaca memahami suatu maksud tanpa kebingungan.
Itulah sebabnya simple sentence sering digunakan dalam penjelasan dasar dan percakapan sehari-hari.
Selain itu, simple sentence juga berguna saat ingin menyampaikan pernyataan dengan tegas.
Kalimat yang singkat biasanya terasa lebih kuat dan mudah diingat.
Karakteristik Simple Sentence
1. Satu Klausa Independen
Simple sentence hanya memiliki satu klausa utama atau klausa independen.
Artinya, kalimat ini sudah memiliki arti lengkap dan bisa berdiri sendiri tanpa perlu tambahan klausa lain.
Contoh simple sentence:
- I like chocolate. (Aku suka cokelat.)
- She goes to school every day. (Dia pergi ke sekolah setiap hari.)
2. Subjek dan Predikat
Setiap simple sentence selalu memiliki subjek (siapa atau apa yang dibicarakan) dan predikat (apa yang dilakukan atau terjadi).
Contoh simple sentence:
- The dog runs. (Anjing itu berlari.)
- My father cooks dinner. (Ayahku memasak makan malam.)
3. Dapat Memiliki Unsur Majemuk
Meskipun sederhana, simple sentence bisa tetap memuat objek, keterangan, atau frasa tambahan, selama hanya ada satu klausa utama.
Contoh simple sentence:
- My sister reads a book in the library. (Saudariku membaca buku di perpustakaan.)
- The children play football on the field. (Anak-anak bermain sepak bola di lapangan.)
Kalimat “My sister reads a book in the library” memiliki satu klausa utama.
Di dalam kalimat ini, “My sister” adalah subjek, yaitu orang yang melakukan kegiatan.
“Reads” adalah predikat, yaitu kegiatan yang dilakukan.
Kalimat ini juga memiliki unsur majemuk berupa objek “a book” dan prepositional phrase “in the library”.
Meskipun ada beberapa unsur tambahan, kalimat ini tetap sederhana karena hanya memiliki satu klausa.
Baca Juga: Perbedaan Do, Does, Did, dan Done: Fungsi, Rumus, dan Contoh
Simple Sentence Vs. Compound Sentences
Kalimat sederhana (simple sentence) hanya memiliki satu klausa utama.
Artinya, kalimat itu punya satu subjek dan satu predikat sehingga bisa berdiri sendiri.
Contohnya:
- The cat sleeps on the sofa. (Kucing itu tidur di sofa.)
- My brother plays the guitar. (Saudara laki-lakiku bermain gitar.)
Sedangkan kalimat majemuk (compound sentence) menggabungkan dua klausa utama atau lebih.
Klausa-klausa ini dihubungkan dengan kata sambung seperti and, but, or, atau tanda baca seperti titik koma (;).
Setiap klausa punya subjeknya sendiri sehingga masing-masing tetap memiliki arti lengkap.
Contohnya:
- I studied hard for the test, but I still felt nervous. (Aku belajar keras untuk ujiannya, tetapi aku tetap merasa gugup.)
- She studies English, and she practices speaking every day. (Dia belajar bahasa Inggris, dan dia berlatih berbicara setiap hari.)
Perbedaan singkatnya adalah simple sentence fokus pada satu ide saja, sedangkan compound sentence bisa menggabungkan dua ide atau lebih dalam satu kalimat.
Nah, biar kamu makin paham mari lihat ringkasan perbedaannya di tabel ini.
|
Aspek |
Simple Sentence |
Compound Sentence |
| Jumlah klausa | 1 klausa independen | 2 klausa independen atau lebih. |
| Subjek dan predikat | Satu subjek dan satu predikat (bisa tunggal atau majemuk). | Setiap klausa punya subjek dan predikat sendiri. |
| Penggunaan koma atau kata sambung | Tidak perlu koma antara subjek dan predikat, kecuali ada beberapa kata kerja/predikat majemuk. | Klausa dipisahkan koma + kata sambung (and, but, or) atau titik koma (;). |
| Fungsi | Menyampaikan satu ide secara jelas dan sederhana. | Menggabungkan dua ide yang saling berhubungan dalam satu kalimat. |
Baca Juga: Cara Membuat Kalimat dalam Bahasa Inggris dan Contohnya
Simple Sentences Vs. Complex Sentences
Simple sentence adalah kalimat yang hanya punya satu klausa independen, sedangkan complex sentence terdiri dari satu klausa utama dan satu atau lebih klausa dependen.
Klausa dependen ini tidak bisa berdiri sendiri dan biasanya diawali dengan kata penghubung (conjunction) seperti because, although, when, atau if.
Contohnya:
- Lina reads a book every morning because she wants to improve her vocabulary. (Lina membaca buku setiap pagi karena dia ingin meningkatkan kosakatanya.)
- Although it rains, the children play outside. (Meskipun hujan, anak-anak tetap bermain di luar.)
Nah, biar kamu makin paham berikut ringkasan perbedaannya.
|
Aspek |
Simple Sentence |
Complex Sentence |
| Jumlah klausa | 1 klausa independen | 1 klausa independen + 1 atau lebih klausa dependen. |
| Subjek dan predikat | Satu subjek dan satu predikat (bisa tunggal atau majemuk). | Klausa utama punya subjek dan predikat, klausa dependen juga punya subjek & predikat sendiri, tapi tidak bisa berdiri sendiri. |
| Conjunction yang digunakan | Pakai coordinating conjunction kalau predikat majemuk. | Menggunakan subordinating conjunction seperti untuk menghubungkan klausa dependen. |
| Fungsi | Menyampaikan satu ide secara jelas dan sederhana. | Menyampaikan ide utama dan informasi tambahan seperti alasan, kondisi, waktu, dan lain-lain. |
Contoh Simple Sentence
Berikut adalah beberapa contoh simple sentence dan terjemahannya:
- The teacher explains the lesson clearly. (Guru itu menjelaskan pelajaran dengan jelas.)
- My friends and I draw pictures every Saturday. (Teman-temanku dan aku menggambar setiap hari Sabtu.)
- The bus arrives at seven o’clock. (Bus tiba pukul tujuh.)
- Tom, Jerry, and Lucy feed the cats in the garden. (Tom, Jerry, dan Lucy memberi makan kucing-kucing di kebun.)
- We practice piano after school. (Kami berlatih piano setelah sekolah.)
- The baby cries loudly at night. (Bayi itu menangis keras di malam hari.)
- I write emails and send messages every day. (Aku menulis email dan mengirim pesan setiap hari.)
- She works in a bakery every day. (Dia bekerja di sebuah toko roti setiap hari.)
Baca Juga: Apa Itu Relative Clause? Ini 2 Jenisnya & Contoh dalam Kalimat!
Gimana? Dapat dipahami dengan mudah, kan?
Kalau kamu mau belajar materi bahasa Inggris lainnya dengan gampang, ayo ikut les bahasa Inggris Sparks English.
Belajar bahasa Inggris di Sparks English jadi lebih gampang karena semuanya diajarkan dengan contoh nyata sehari-hari.
Di kelas, kamu juga sekaligus practice speaking dengan native teacher yang siap membantu skill-mu berkembang cepat.
Dengan harga terjangkau mulai Rp70 ribu per kelas, kamu bisa belajar dengan cara yang lebih seru dan efektif!
Coba dulu free trial class sekarang dan lihat sendiri serunya belajar di Sparks English!



