Ketika kita belajar bahasa Inggris, kita akan menemukan gabungan kata kerja dan kata kecil seperti up, on, off, atau out.
Gabungan ini disebut phrasal verb.
Walaupun terlihat sederhana, phrasal verb sering membuat bingung karena artinya tidak selalu bisa diterjemahkan satu per satu.
Artikel kali ini akan membahas lebih dalam phrasal verb lengkap dengan contoh, mari simak!
Apa Itu Phrasal Verb?
Phrasal verb adalah gabungan antara verb (kata kerja) dan particle, yaitu preposition (in, on, at) atau adverb (up, out, away).
Kombinasi ini menciptakan makna baru yang sering berbeda dari arti harfiah verb-nya.
Misalnya, “look” berarti melihat, tapi “look after” berarti merawat.
Kapan Menggunakan Phrasal Verb?
Phrasal verb umum digunakan dalam percakapan sehari-hari, cerita anak, film, dan lagu berbahasa Inggris.
- Percakapan Sehari-hari (Spoken English): Phrasal verb membuat percakapan bahasa Inggris yang natural. Native speakers jauh lebih sering menggunakan “give up” daripada “surrender” dalam obrolan santai.
- Penulisan Informal (Informal Writing): Sangat cocok digunakan dalam pesan teks, email ke teman, caption media sosial, atau blog pribadi.
- Fiksi dan Cerita Anak: Karena sifatnya yang deskriptif dan aktif, phrasal verb sering ditemukan dalam buku cerita anak-anak.
Jenis-Jenis Phrasal Verb
Phrasal verb dibagi menjadi empat jenis utama, berikut ini penjelasannya:
1. Transitive Phrasal Verbs
Jenis ini membutuhkan objek agar kalimatnya memiliki makna yang jelas.
Tanpa objek, kalimat tersebut akan terdengar menggantung.
Contoh: Turn down (menolak/mengecilkan).
Kalimat: Please turn down the music. (Objeknya adalah “the music”).
2. Intransitive Phrasal Verbs
Jenis ini tidak membutuhkan objek.
Kalimat sudah lengkap dan dapat dimengerti hanya dengan subjek dan phrasal verb itu sendiri.
Contoh: Wake up (bangun).
Kalimat: I usually wake up at 6 AM. (Tidak perlu objek setelah kata kerja).
Baca Juga: Apa Itu Stative Verb? Ini 6 Jenisnya Lengkap dengan Contoh
3. Separable Phrasal Verbs
Di dalam jenis ini kata kerja dan partikelnya bisa dipisahkan oleh objek.
Artinya, objek bisa diletakkan di tengah-tengah frasa.
Contoh: Turn on (menyalakan).
Kalimat 1 (Menyatu): Please turn on the lamp.
Kalimat 2 (Terpisah): Please turn the lamp on.
Dua contoh kalimat ini benar.
4. Inseparable Phrasal Verbs
Jenis satu ini, objek harus diletakkan setelah partikel, tidak bisa dipisah.
Contoh: Look after (merawat).
Kalimat Benar: She looks after her brother.
Kalimat Salah: She looks her brother after.
Baca Juga: Adjective Phrase: Pengertian, 5 Penggunaan & Contoh Kalimat
Menerapkan Word Order yang Tepat dalam Phrasal Verb
Urutan kata (word order) krusial di phrasal verb, terutama separable dan inseparable.
Berikut adalah aturan yang perlu diingat:
Jika Objek adalah Kata Benda (Noun)
Kita bisa memisahkan phrasal verb atau menyatukannya.
- Pick up the toy. (Benar)
- Pick the toy up. (Benar)
Jika Objek adalah Kata Ganti (Pronoun – it, them, me, us, you)
Kita wajib memisahkan phrasal verb dan meletakkan pronoun di tengahnya.
- Pick it up. (Benar)
- Pick up it. (Salah)
Baca Juga: Verb Conjugations: Pengertian, 3 Jenis, Penggunaan & Contoh
Contoh Phrasal Verb
Berikut ini beberapa contoh phrasal verb yang sering digunakan:
|
Phrasal Verb |
Arti |
Contoh Kalimat |
| Break down | Rusak/menangis | The car broke down on the way to school. (Mobil rusak di jalan ke sekolah.) |
| Bring up | Sebutkan/membesarkan | Don’t bring up that old story! (Jangan sebut cerita lama itu!) |
| Call off | Batalkan | They called off the picnic because of rain. (Mereka batalkan piknik karena hujan.) |
| Carry on | Lanjutkan | Carry on with your drawing. (Lanjutkan gambarnya.) |
| Come across | Menemukan secara tak sengaja | I came across your toy under the bed. (Saya temukan mainanmu di bawah tempat tidur.) |
| Cut down | Kurangi | Cut down on sweets to stay healthy. (Kurangi permen agar sehat.) |
| Do over | Ulangi | Do over your homework if it’s messy. (Ulangi PR-mu kalau berantakan.) |
| Drop off | Tinggalkan/antuk | Drop off your bag at school. (Tinggalkan tasmu di sekolah.) |
| Figure out | Pahami | I figured out the puzzle! (Saya pahami teka-tekinya!) |
| Fill in | Isi (formulir) | Fill in the blanks with colors. (Isi bagian kosong dengan warna.) |
| Get along | Akur | Do you get along with your brother? (Apakah kamu akur dengan kakakmu?) |
| Get over | Sembuh dari | Get over your cold soon. (Sembuh dari pilekmu segera.) |
| Give up | Menyerah | Don’t give up on learning English! (Jangan menyerah belajar Inggris!) |
| Go on | Teruskan/lanjut | Go on, tell the story! (Lanjutkan, ceritakan kisahnya!) |
| Hold on | Tunggu | Hold on while I tie your shoes. (Tunggu sebentar sambil saya ikat sepatumu.) |
| Look forward to | Menantikan | I look forward to the class party. (Saya nantikan pesta kelas.) |
| Make up | Berdamai/ciptakan | Let’s make up and play together. (Mari berdamai dan main bareng.) |
| Pick out | Pilih | Pick out your favorite ice cream. (Pilih es krim favoritmu.) |
| Put off | Tunda | Don’t put off cleaning your room. (Jangan tunda bersihkan kamarmu.) |
| Run into | Bertemu secara tak sengaja | I ran into my friend at the mall. (Saya bertemu teman di mal.) |
| Set up | Siapkan | Set up the board game. (Siapkan permainan papan.) |
| Show up | Muncul/datang | Why didn’t you show up to practice? (Kenapa kamu tak datang latihan?) |
| Take off | Lepas (pakaian)/terbang | Take off your wet shoes. (Lepas sepatu basahmu.) |
| Think over | Pikirkan baik-baik | Think over your answer. (Pikirkan jawabanmu baik-baik.) |
| Turn down | Tolak/turunkan volume | Turn down the music, it’s too loud. (Turunkan musiknya, terlalu kencang.) |
| Use up | Habiskan | We used up all the crayons. (Kita habiskan semua krayon.) |
| Work out | Berhasil/olahraga | Let’s work out the math problem. (Mari selesaikan soal matematika.) |
| Break out | Keluar tiba-tiba | The cat broke out of the box. (Kucing keluar dari kotak.) |
| Cheer up | Bersemangat | Cheer up, tomorrow is a new day! (Semangat, besok hari baru!) |
| Hang out | Bergaul | Let’s hang out after school. (Mari bergaul setelah sekolah.) |
Baca Juga: Linking Verb: Pengertian, Fungsi, Jenis, & Contoh Kalimat
Memahami phrasal verb menjadi bagian penting dalam belajar bahasa Inggris.
Akan lebih menarik jika materi ini disampaikan dengan contoh sederhana, konteks cerita, dan praktik langsung agar kamu tidak hanya hafal, tapi juga paham cara menggunakannya.
Inilah metode yang akan didapatkan di kelas les bahasa Inggris Sparks English.
Nggak hanya itu, kelas juga akan dipandu oleh guru profesional hingga native speaker yang bikin kemampuan speaking-mu meningkat cepat.
Nggak perlu khawatir masalah biaya, karena biaya les di Sparks English terjangkau, mulai dari Rp70 per sesi.
Ayo daftar free trial class sekarang biar kamu buktiin sendiri bedanya belajar di Sparks English!



