Backburner Artinya Apa? Kenali Tanda Kamu Cuma Jadi Cadangan

15 May 2026
backburner adalah

Akhir-akhir ini, istilah backburner makin sering muncul di media sosial, terutama saat membahas hubungan dan percintaan.

Sebenarnya, backburner adalah istilah gaul untuk menggambarkan kondisi seseorang yang ‘disimpan’ sebagai pilihan cadangan.

Istilah ini sering muncul dalam konteks hubungan, pertemanan, atau gebetan.

Tapi masih banyak juga yang nggak tahu apa itu backburner, dan bertanya-tanya apa arti backburner.

Kenali asal-usul, contoh, dan tanda-tanda kalau kamu adalah salah satunya!

 

 

Apa Itu Backburner?

backburner adalah
Photo by Creativaimages on Freepik

 

Dalam konteks relationship, backburner adalah kondisi di mana seseorang dijadikan pilihan cadangan dalam hubungan.

Saat dekat dengan seseorang dan ditempatkan di posisi backburner artinya kamu bukanlah prioritas utamanya.

Tapi di waktu yang sama, kamu juga tetap dipertahankan agar selalu ada.

Dia bisa memberimu perhatian, komunikasi intens, dan kedekatan, tapi posisimu tetap nggak jelas.

Kamu nggak ditinggalkan, tapi juga nggak benar-benar dipilih.

Istilah ini belakangan makin populer setelah lagu “Backburner” dari NIKI menjadi hits.

Lagu ini menggambarkan konflik batin seseorang yang sadar bahwa dirinya bukan prioritas utama, tetapi memilih tetap bertahan di posisi menyakitkan.

I’ll always be in your corner.

Cause I don’t feel alive ‘til I’m burning on your backburner.

Bagian lirik ini menggambarkan seseorang yang tetap mau bersama, mendukung, dan bertahan dengan orang yang ia sayang, meskipun hanya dijadikan cadangan.

Ironisnya, dari hubungan yang nggak jelas itu, dia masih merasa punya harapan.

Inilah yang membuat istilah backburner terasa relate bagi banyak orang.

 

Asal-Usul Kata Backburner

Awalnya, backburner ini adalah bagian dari kompor.

Burner sendiri artinya ‘tungku’, sehingga back burner adalah tungku di bagian belakang.

Di beberapa negara, kompor dengan empat tungku cukup umum digunakan.

Dua tungku di depan disebut front burner sementara yang di belakang disebut back burner.

Fungsi front burner dipakai untuk sesuatu yang butuh perhatian utama, sementara back burner dipakai untuk sesuatu yang tidak terlalu perlu diperhatikan.

Agar lebih jelas, bayangkan kamu sedang memasak nasi goreng untuk menu sarapan pagi.

Di sisi lain, kamu juga menghangatkan sup ayam yang semalam kamu masukkan ke kulkas.

Nah, kamu memerlukan perhatian lebih untuk memasak nasi goreng, seperti menambahkan bumbu atau mengaduk agar tidak gosong, sehingga perlu menggunakan front burner.

Sementara, menghangatkan sup hanya perlu dicek sekali-kali sehingga bisa disimpan di back burner.

Dari sinilah makna backburner berkembang, dan sering digunakan dalam frasa ‘on the back burner’.

Menurut Cambridge Dictionary, ‘on the back burner’ artinya sesuatu ditunda dulu atau belum dilakukan sementara waktu karena tidak mendesak atau tidak terlalu penting.

 

Kenapa Fenomena Backburner Bisa Terjadi?

Dari yang sudah kita bahas, berada di posisi backburner tentu tidak menyenangkan.

Lalu kenapa ini bisa terjadi?

 

1. Ketakutan Akan Komitmen

Salah satu alasan backburner bisa terjadi adalah ketakutan akan komitmen.

Ada kondisi saat seseorang menikmati kedekatan, perhatian, dan rasa nyaman yang diberikan orang lain, tetapi ia ragu untuk memiliki status yang jelas.

 

2. Kebutuhan Validasi Emosional Tanpa Tanggung Jawab

Fenomena backburner juga terjadi saat seseorang ingin validasi emosional.

Ia senang ketika seseorang selalu ada untuknya, membalas chat, memuji, dan selalu setia menunggu.

Masalahnya, ia hanya tak punya niat membalas perhatian seseorang tersebut dengan hubungan yang serius.

 

3. Ingin Punya “Cadangan”

Backburner bisa terjadi saat seseorang tidak mau hanya memiliki satu pilihan.

Ia menjadikan orang lain sebagai cadangan jika pilihan pertama tidak berjalan baik.

 

4. Kesepian

Saat seseorang merasa sedih, kesepian, atau bosan, ia cenderung akan menghubungi seseorang yang ia tahu pasti akan merespons.

Nah, ini juga salah satu alasan terjadinya fenomena backburner; merasa kesepian.

 

Baca Juga: Cringe Artinya Apa? Ini Contoh Penggunaannya dalam Bahasa Gaul

 

Tanda-tanda Kamu Jadi Backburner

Meski mungkin kurang jelas pada awalnya, ada beberapa tanda yang menunjukkan kamu sedang ditempatkan pada posisi backburner.

Waspada, ya!

 

1. Komunikasi Nggak Konsisten

Salah satu tanda yang paling gampang kamu sadari adalah komunikasi yang nggak konsisten antara kamu dan dia.

Suatu waktu dia selalu menjawab pesan dengan cepat, selalu ada saat ingin mengobrol, dan sangat perhatian.

Kamu seakan-akan bagian penting di hidupnya.

Namun di waktu lain, ia akan tiba-tiba sulit dihubungi, membalas pesan seperlunya, dan baru muncul lagi saat butuh sesuatu. 

Satu hari dia bilang kangen kamu, tapi besoknya ia menghilang seharian.

Minggu ini dia seolah tertarik denganmu, minggu depannya ia acuh tak acuh kembali.

Pola seperti ini membuat kamu bingung, atau biasa disebut mixed signal.

 

2. Tidak Pernah Diajak Rencana Jangka Panjang

Biasanya, obrolan kalian sehari-hari hanya obrolan ringan.

Ia tidak pernah membicarakan obrolan mengenai hubungan kalian, atau rencana ke depan.

Ia hanya menghabiskan waktu untuk bercanda denganmu, mengobrol, main console game bersama, jalan-jalan, atau makan siang bareng.

Namun ketika kamu meminta kepastian, ia menghindar.

 

3. Status Hubungan Selalu Abu-abu

Kamu dekat dengannya, kalian jalan bersama, saling berkomunikasi, nonton film bareng, bahkan chattingan intens.

Tapi, ia tidak menyebutmu atau memperkenalkan kamu sebagai pasangannya.

Meski menghindar saat ditanya mengenai hubungan, ia tak mau kamu pergi darinya.

Ia tidak mau memberimu kepastian, tapi menginginkanmu selalu ada.

Akibatnya, kamu merasa hubungan ini terlalu dekat untuk dibilang sekadar teman, tapi terlalu ‘abu-abu’ untuk disebut hubungan serius.

Kalau kamu terus-terusan dibuat menunggu dan bingung, maka saatnya tanyakan dirimu sendiri apakah hubungan ini worth it untuk dipertahankan.

 

Contoh Kalimat dengan Kata Backburner

Setelah kita tahu apa itu backburner, ayo lihat beberapa contoh kalimat dalam bahasa Inggris yang menggunakan kata ‘backburner’:

  1. He keeps texting me, but he never commits. I think I’m just on the backburner.

Arti: Dia terus mengirimiku pesan, tapi tidak mau berkomitmen. Sepertinya aku hanya jadi cadangan.

  1. She only comes back when her relationship doesn’t work out. I feel like I’m on the backburner.

Arti: Dia hanya kembali saat hubungannya sedang berantakan. Aku merasa seperti jadi cadangannya.

  1. If he truly likes you, he won’t keep you on the backburner.

Arti: Kalau dia benar-benar menyukaimu dia tidak akan menjadikanmu cadangan.

  1. I realized I was on his backburner when he never introduced me to his friends.

Arti: Aku sadar aku hanya jadi cadangannya karena ia tidak pernah memperkenalkanku pada teman-temannya.

  1. She kept her ex on the backburner even after she started dating someone new.

Arti: Dia tetap menjadikan mantannya sebagai cadangan meskipun sudah berpacaran dengan orang baru.

 

Sebenarnya, backburner tidak hanya digunakan pada konteks relationship, kata backburner atau frasa on the backburner bisa digunakan dalam konteks lainnya.

Ini beberapa contoh penggunaan kata backburner/on the backburner dalam percakapan sehari-hari lainnya.

  1. I had to put my vacation plans on the backburner because I needed to save money.

Arti: Aku harus menunda rencana liburanku karena aku perlu menabung.

  1. She put her career on the backburner after having children.

Arti: Dia menunda kariernya setelah memiliki anak.

  1. The renovation plans are on the backburner until we have a bigger budget.

Arti: Rencana renovasi itu ditunda sampai kami punya anggaran yang lebih besar.

  1. My plan to learn violin has been on the backburner for months.

Arti: Rencanaku untuk belajar biola sudah tertunda berbulan-bulan.

  1. Our friendship was put on the backburner when we got busy with school.

Arti: Pertemanan kami jadi kurang diprioritaskan ketika kami sibuk sekolah.

 

Baca Juga: Yapping Artinya Apa? Ini Penggunaannya dalam Bahasa Gaul!

 

Very New Banner SEO Sparks English 2026 (1)
Belajar kata-kata gaul kayak gini bisa bikin skill bahasa Inggris kamu makin mantap, lho!

Di Sparks English, kamu bisa belajar banyak vocabulary baru lewat metode yang  fun dan interaktif, pastinya nggak akan ngebosenin!

Akan banyak juga aktivitas seru kayak roleplaying, storytelling, dan latihan speaking yang bikin kamu semakin percaya diri.

Kursus bahasa Inggris di Sparks English sudah pakai kurikulum CEFR, kelas semi-private, serta didampingi tutor profesional bersertifikat Cambridge TKT dan native teacher.

Jangan nunggu nanti, ambil kelas trial gratisnya sekarang juga karena kuota terbatas!

Author:

Topik:

Share article: