Saat anak mulai bosan di rumah, gadget sering jadi pilihan paling cepat untuk menghibur mereka.
Padahal ada banyak permainan seru di rumah yang bisa dilakukan dengan alat sederhana dan tetap bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.
Moms & Dads bisa memanfaatkan benda-benda yang sudah ada di rumah, seperti botol bekas, kertas, balok, bola, atau board game sederhana.
Di artikel ini, kita akan bahas manfaat bermain di rumah dan juga membagikan ide permainan anak di rumah yang menarik dan bisa menjadi game keluarga.
Manfaat Bermain di Rumah untuk Anak
Kegiatan bermain anak tak perlu mahal atau harus keluar rumah.
Bermain di rumah pun sudah memberi banyak manfaat.
Menurut NAEYC, bermain dapat mendukung perkembangan kognitif, bahasa, fisik, sosial-emosional, dan kemampuan problem solving anak.
Berikut ini penjelasan lengkap tentang apa manfaat bermain di rumah untuk anak:
- Melatih kreativitas dan imajinasi anak: Anak bisa mengarang cerita, peran, atau aturan main sendiri saat bermain.
- Meningkatkan kemampuan berpikir dan problem solving: Permainan seperti puzzle, treasure hunt, LEGO, dan board game membuat anak terlatih mencari solusi.
- Mengembangkan motorik halus dan kasar: Beberapa game anak bisa melatih tangan dan jari seperti origami, balok, dan puzzle. Ada juga yang melatih koordinasi tubuh seperti bowling dan obstacle course.
- Melatih kemampuan bahasa dan komunikasi: Permainan seperti role play membantu anak menggunakan kata-kata sesuai perannya.
- Mengurangi ketergantungan pada gadget: Mainan yang seru di rumah menjadi alternatif agar anak tidak terus-menerus mencari hiburan di HP.
- Membangun bonding antara anak dan keluarga: Permainan keluarga membuat anak punya waktu berkualitas bersama orang tua dan saudara.
- Melatih kesabaran dan sportivitas: Permainan bergiliran seperti ular tangga dan monopoli mengajarkan anak menunggu giliran dan menerima hasil permainan dengan sportif.
- Meningkatkan rasa percaya diri anak: Saat berhasil menyelesaikan origami atau menang dalam permainan monopoli, anak belajar merasa bangga pada usahanya.
- Membantu anak mengenal minatnya: Dari berbagai permainan, orang tua bisa melihat preferensi anak, apakah aktivitas fisik, seni, komunikasi, atau tantangan logika.
Ide Permainan Anak di Rumah yang Menyenangkan
Setelah mengetahui manfaatnya, Moms & Dads tidak perlu bingung mencari aktivitas yang rumit.
Berikut beberapa ide permainan anak di rumah yang mudah dilakukan, menyenangkan, dan tetap bermanfaat untuk tumbuh kembang si Kecil.
1. Bermain Peran (Role Play)

Salah satu permainan seru di rumah yang mudah dilakukan adalah role play.
Misalnya menjadi dokter, koki, kasir, atau guru.
Bermain peran membantu anak melatih imajinasi, komunikasi, dan kemampuan memahami peran orang lain.
Misalnya bermain dokter-dokteran, anak belajar bertanya, menjawab, dan menjelaskan sesuatu dengan kalimat sederhana.
2. Simon Says
Permainan Simon Says melatih anak mendengar instruksi.
Cara mainnya sederhana, orang tua memberi perintah seperti “Simon says touch your head”, atau “Simon says walk,”.
Anak hanya boleh mengikuti perintah jika ada kata “Simon says…”
Jika tidak ada kata “Simon says…”, tetapi anak bergerak, maka dianggap gugur.
Jadi orang tua menyelingi juga dengan perintah tanpa “Simon says..”.
Misalnya hanya “Touch your cheek”.
Permainan ini melatih fokus, kemampuan mendengar, dan kontrol diri.
Anak juga belajar memahami instruksi secara cepat tanpa merasa sedang dalam proses belajar.
Permainan Simon Says adalah salah satu cara menyenangkan untuk melatih kemampuan listening bahasa Inggris anak.
Pendekatan seperti ini juga digunakan di Sparks English.
Anak belajar bahasa Inggris melalui games, storytelling, role play, dan aktivitas interaktif yang disesuaikan dengan usia serta levelnya.
Kelasnya semi-private, dibimbing tutor bersertifikasi Cambridge TKT, hingga native teacher.
Moms & Dads bisa coba kelas trial gratisnya dulu untuk melihat metode pembelajaran Sparks English secara langsung!
Selagi ada promo lho Moms & Dads!
3. Berburu Harta Karun (Treasure Hunt)
Permainan Treasure Hunt dilakukan dengan menyembunyikan mainan kecil, stiker, atau camilan di suatu tempat.
Lalu orang tua memberi petunjuk sederhana seperti “Cari benda warna hijau di dekat kursi!” kepada anak.
Permainan seperti ini melatih anak untuk berpikir, memahami petunjuk, mengingat informasi dan memecahkan masalah.
Petunjuknya juga bisa dibuat menjadi tulisan jika anak sudah bisa membaca.
4. Membangun Balok atau Lego
Bermain balok atau Lego memberi anak kesempatan untuk membangun apa saja sesuai imajinasinya, bisa membuat rumah, menara, kendaraan, atau bentuk lainnya.
Permainan ini membantu melatih motorik halus anak, kreativitas, serta kemampuan berpikir spasial.
Jika susunan bangunannya roboh, anak juga belajar untuk mencoba strategi baru
5. Membuat Origami
Jika anak suka aktivitas tenang dan kreatif, orang tua bisa mengajak anak membuat origami.
Untuk awal, bisa mulai dengan bentuk sederhana seperti perahu, topi, atau pesawat.
Permainan origami melatih fokus, koordinasi mata dan tangan, kesabaran, kemampuan mengikuti arahan, hingga kerapian.
Baca Juga: 10 Ide Mainan Edukasi Anak 3 Tahun, Jangan Salah Pilih!
Permainan Seru di Rumah bersama Keluarga
Permainan yang seru di rumah juga bisa dilakukan bersama dengan keluarga.
Contohnya seperti dalam daftar berikut ini:
1. Monopoli dan Ular Tangga
Monopoli dan ular tangga bisa menjadi game pilihan keluarga yang seru dimainkan saat akhir pekan bersama-sama.
Anak belajar melempar dadu, menghitung langkah, menunggu giliran, dan mengikuti aturan permainan.
Karena permainan ini mengajarkan konsep menang-kalah, orang tua bisa menekankan bahwa yang penting bukan hanya menang tetapi juga berani bermain dengan sportif.
2. Tahan Tawa
Permainan sederhana lainnya yang bisa membuat suasana rumah menjadi lebih hangat adalah Tahan Tawa.
Cara mainnya, satu orang membuat jokes atau ekspresi lucu, sementara pemain lain harus berusaha tidak tertawa.
Walaupun terlihat ringan, permainan ini bisa membantu anak melatih kontrol diri, fokus, dan ekspresi emosi.
3. Puzzle

Puzzle adalah salah satu permainan yang bagus untuk melatih konsentrasi anak.
Anak bisa belajar mengamati bentuk, warna, pola, dan mencari bagian yang cocok.
Selain melatih kemampuan visual, puzzle juga membantu anak belajar kesabaran dan ketelatenan menyelesaikan tantangan sedikit demi sedikit.
Untuk anak yang lebih kecil, pilih puzzle dengan potongan besar dan potongan lebih sedikit.
4. Tebak Gaya
Permainan lain yang seru dilakukan meskipun tanpa alat adalah tebak gaya.
Cara mainnya, satu orang memperagakan kata tertentu, lalu anggota keluarga lain menebaknya.
Permainan ini melatih kreativitas anak, keberanian anak untuk tampil, komunikasi secara nonverbal, dan kemampuan memahami makna kata.
5. Truth or Challenge
Permainan legendaris Truth or Challenge juga bisa dibuat menjadi versi anak-anak yang aman dan positif.
Untuk pilihan truth, orang tua bisa memberi pertanyaan seperti “Apa makanan favoritmu?” atau “Hal apa yang membuatmu senang hari ini?”
Sedangkan untuk challenge, pilih tantangan ringan seperti menyanyi satu lagu bahasa Inggris, menirukan suara hewan, atau menyebutkan tiga benda berwarna kuning di dalam rumah
Permainan ini membantu anak lebih berani bicara mengekspresikan diri dan bonding dengan anggota keluarga dengan cara yang menyenangkan.
Baca Juga: 15 Kegiatan Anak SD di Rumah yang Seru dan Anti Bosan
Permainan Seru di Rumah yang Melibatkan Fisik
Untuk anak yang aktif bergerak, atau sering terlihat gelisah karena terlalu lama duduk, orang tua bisa memilih permainan yang melibatkan fisik.
Aktivitas-aktivitas ini membantu anak menyalurkan energi dengan cara yang aman dan bermanfaat.
1. Bowling
Jika di rumah ada banyak botol bekas, bisa dimanfaatkan sebagai pin bowling.
Gunakan bola plastik atau bola kain sebagai bola bowlingnya.
Permainan ini melatih koordinasi mata dan tangan, kekuatan lemparan, fokus, serta kemampuan berhitung saat anak menghitung berapa jumlah botol yang berhasil ia jatuhkan.
Selain itu ia juga belajar untuk memanfaatkan ulang barang bekas menjadi permainan yang seru.
2. Lempar Tangkap Bola
Lempar tangkap bola adalah permainan sederhana yang bisa dilakukan di ruang keluarga atau halaman rumah.
Gunakan bola yang lembut agar aman terutama jika dimainkan di dalam rumah, misalnya dengan boneka berbentuk bola.
Aktivitas ini membantu anak melatih refleks koordinasi tangan dan mata serta kerja sama.
Anak juga belajar memperhatikan arah jarak dan giliran saat bermain bersama orang lain
3. Obstacle Course
Obstacle course atau halang rintang bisa dibuat dari benda-benda aman yang ada di rumah, seperti bantal, kursi kecil, kardus, dan selimut.
Orang tua bisa membuat jalur sederhana, misalnya anak harus merangkak di bawah meja, kemudian melompati bantal, dan berjalan zigzag.
Permainan obstacle course melatih keseimbangan koordinasi tubuh dan kemampuan mengikuti instruksi.
Anak juga menyalurkan energinya dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat.
Baca Juga: 10 Mainan Edukasi Anak 5 Tahun yang Kreatif dan Seru untuk Belajar
4. Menari dan Karaoke

Permainan lainnya yang cukup mudah dilakukan tapi tetap seru adalah menari dan karaoke.
Orang tua bisa memutar lagu favorit anak lalu mengajak anak bernyanyi dan bergerak bersama.
Untuk melatih kemampuan bahasa Inggris, terutama listening, pelafalan, dan belajar kosakata baru, orang tua juga bisa menggunakan lagu bahasa Inggris.
Aktivitas menari dan karaoke membantu anak mengekspresikan emosi melatih ritme meningkatkan mood dan membangun rasa percaya diri.
5. Lompat Tali
Permainan fisik klasik tapi yang masih relevan untuk dimainkan hingga saat ini salah satunya lompat tali.
Permainan ini cocok untuk anak yang sudah mampu menjaga keseimbangan tubuh.
Manfaatnya adalah melatih koordinasi kaki dan tangan, kekuatan otot, stamina, serta fokus.
Agar lebih seru, ajak anak menghitung jumlah lompatan, atau membuat tantangan kecil lainnya sesuai kemampuan anak.
Untuk berbagai permainan fisik tadi, selalu perhatikan untuk memilih area yang cukup luas, menjauhkan benda tajam atau mudah pecah, dan mendampingi anak selama bermain.
Baca Juga: 5 Kegiatan Seru Belajar Bahasa Inggris di Rumah Bareng Anak
Moms & Dads ingin anak tetap belajar hal baru tanpa kehilangan waktu bermainnya?
Coba kenalkan bahasa Inggris lewat kursus bahasa Inggris Sparks English!
Di Sparks English anak belajar dengan metode fun & interactive learning yang dikombinasikan dengan games, conversation practice, dan aktivitas seru sesuai usia anak.
Dengan proses yang menyenangkan, anak akan lebih mudah mengenal kosakata baru, berlatih speaking, dan membangun rasa percaya diri saat menggunakan bahasa Inggris.
Lebih dari 25.000 students sudah buktikan hasilnya, pastikan si Kecil jadi yang berikutnya!
Coba kelas trial gratisnya sekarang dan klaim promonya sebelum berakhir!



