Roblox menjadi salah satu game online yang banyak digemari anak-anak.
Dengan berbagai pilihan permainan dan dunia virtual yang menarik, tak heran jika si kecil betah menghabiskan waktu di platform ini.
Namun, apa itu Roblox sebenarnya?
Roblox adalah platform game online yang memungkinkan penggunanya bermain, membuat permainan sendiri, dan berinteraksi dengan pemain lain.
Selain menawarkan hiburan, Roblox juga memiliki sejumlah manfaat untuk perkembangan anak.
Yuk, Moms & Dads, kenali fitur, manfaat, serta tips aman bermain Roblox!
- Apa Itu Roblox?
- Apakah Roblox Gratis?
- Apa Saja yang Bisa Dilakukan Anak di Roblox?
- Apa Manfaat Roblox untuk Anak?
- Apakah Roblox Aman untuk Anak?
- Tips Bermain Roblox dengan Aman untuk Anak
Apakah Roblox Gratis?
Ya, Roblox bisa dimainkan secara gratis. Moms & Dads tidak perlu membayar untuk membuat akun atau mengakses sebagian besar permainan di dalamnya.
Namun, Roblox menyediakan mata uang virtual bernama Robux yang dapat dibeli menggunakan uang asli.
Robux biasanya digunakan untuk:
- Membeli pakaian dan aksesori avatar.
- Mendapatkan item atau fitur tambahan dalam game.
- Mengakses konten berbayar tertentu.
- Membeli akses ke server privat pada permainan tertentu.
Meskipun tidak wajib, pembelian Robux bisa membuat anak tertarik mengeluarkan uang untuk mendapatkan item yang diinginkan.
Karena itu, Moms & Dads sebaiknya mengatur batas pengeluaran dan memastikan anak meminta izin sebelum melakukan pembelian.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan Anak di Roblox?
Roblox menawarkan berbagai aktivitas yang membuat anak tertarik untuk terus mengeksplorasi platform ini.
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan anak saat bermain Roblox.
1. Bermain Berbagai Jenis Game
Roblox memiliki banyak pilihan permainan dengan konsep berbeda, mulai dari petualangan, simulasi kehidupan, balapan, hingga permainan strategi.
Contohnya, anak bisa mencoba permainan rintangan atau obby, membangun bisnis virtual dalam game tycoon, hingga menjelajahi dunia fantasi.
Pilihan game yang beragam memungkinkan anak menemukan permainan sesuai minatnya.
Namun, Moms & Dads tetap perlu memastikan game yang dipilih sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak.
2. Membuat Dunia atau Game Sendiri
Selain bermain, anak juga bisa membuat dunia virtual sesuai imajinasinya.
Misalnya, membangun rumah, mendesain taman bermain, atau menciptakan arena petualangan dengan berbagai tantangan.
Aktivitas ini membantu anak memahami bagaimana sebuah permainan dirancang.
Anak juga bisa belajar menyusun ide, merencanakan desain, dan mencoba berbagai cara agar dunia virtual buatannya berfungsi sesuai keinginan.
3. Berinteraksi dan Bermain Bersama Teman
Roblox memungkinkan anak bermain bersama teman dalam satu permainan online.
Mereka bisa bekerja sama menyelesaikan misi, menjelajahi dunia virtual, atau mengikuti permainan kelompok.
Beberapa pengalaman Roblox juga menyediakan fitur komunikasi yang penggunaannya bergantung pada usia, kelayakan akun, dan pengaturan keamanan.
Meski menyenangkan, interaksi dengan pemain lain tetap perlu diawasi karena tidak semua pengguna Roblox merupakan anak-anak.
4. Mengeksplorasi Kreativitas melalui Roblox Studio
Roblox Studio adalah aplikasi gratis yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan game di Roblox.
Melalui aplikasi ini, anak yang sudah siap belajar dapat mencoba membuat karakter, menyusun lingkungan permainan, hingga mengatur cara kerja objek dalam game.
Roblox Studio juga mengenalkan penggunaan kode pemrograman Luau untuk menciptakan fitur interaktif.
Namun, Roblox Studio digunakan melalui komputer Windows atau Mac, bukan langsung melalui aplikasi Roblox di HP.
Dengan pendampingan yang tepat, anak bisa mulai mengenal proses pembuatan game dari ide sederhana hingga menjadi permainan yang dapat dicoba.
Apa Manfaat Roblox untuk Anak?
Roblox tidak hanya menawarkan hiburan.
Beberapa aktivitas di dalamnya juga berpotensi membantu anak mengembangkan keterampilan tertentu.
Berikut manfaat Roblox untuk anak jika dimainkan dengan bijak dan didampingi orang tua.
1. Mengembangkan Kreativitas
Roblox memberikan ruang bagi anak untuk menuangkan imajinasi melalui karakter, bangunan, dan dunia virtual.
Misalnya, saat membuat rumah dalam game, anak perlu memilih desain, menentukan tata letak, serta memadukan berbagai objek.
Proses ini bisa melatih anak berpikir kreatif dan mencoba ide baru.
Terutama ketika menggunakan Roblox Studio, anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk menghasilkan karya sesuai imajinasinya.
2. Melatih Kemampuan Memecahkan Masalah
Beberapa permainan Roblox mengharuskan pemain menyelesaikan tantangan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Anak mungkin harus mencari jalan keluar dari labirin, melewati rintangan, atau menyusun strategi untuk memenangkan permainan.
Ketika gagal, anak bisa mencoba pendekatan berbeda sampai menemukan solusi.
Aktivitas seperti ini berpotensi melatih kemampuan berpikir logis, kesabaran, dan pemecahan masalah.
3. Mengenalkan Coding dan Game Development
Bagi anak yang tertarik dengan teknologi, Roblox Studio bisa menjadi tempat untuk mulai mengenal dunia coding dan game development.
Anak dapat belajar tentang desain game, logika pemrograman, hingga cara membuat objek bergerak atau bereaksi terhadap perintah tertentu.
Misalnya, anak bisa mencoba membuat pintu yang terbuka ketika pemain mendekat.
Meski membutuhkan proses belajar, aktivitas ini dapat menjadi pengenalan awal terhadap keterampilan digital.
4. Melatih Kolaborasi dan Komunikasi
Beberapa game Roblox mengharuskan pemain bekerja sama untuk menyelesaikan misi.
Dalam permainan kelompok, anak bisa belajar membagi tugas, menyampaikan ide, dan memahami strategi teman.
Anak juga mungkin menemukan instruksi atau kosakata bahasa Inggris seperti start, jump, build, dan finish.
Moms & Dads bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenalkan arti kata dan mengajak anak mempraktikkannya dalam percakapan sederhana.
Apalagi mengenalkan bahasa Inggris sejak dini seperti ini sangat baik, karena usia dini merupakan periode ketika anak lebih peka terhadap bunyi dan pola bahasa baru.
Dengan paparan yang konsisten, anak punya kesempatan lebih besar untuk terbiasa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris secara natural.
Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya memberikan exposure bahasa Inggris ketika anak sudah beranjak dewasa.
Padahal, kesempatan untuk membangun fondasi bahasa sejak kecil bisa dimanfaatkan jauh lebih awal.
Jangan sampai kesempatan membangun kemampuan bahasa Inggris sejak dini justru terlewat begitu saja!

Di Sparks English, si kecil belajar bahasa Inggris lewat metode fun & interactive learning, dengan aktivitas yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak.
Menggunakan kurikulum berbasis standar internasional CEFR, sehingga anak bisa mengembangkan kemampuan vocabulary, pronunciation, reading, hingga speaking secara bertahap sesuai level.
Biaya kelasnya juga ekonomis, mulai Rp70 ribuan sudah bisa dapat kelas semi-private dibimbing native teacher dan Cambridge TKT certified teacher langsung lho!
Lebih dari 25.000 students telah berhasil lebih percaya diri berbahasa Inggris dalam 6 bulan, kini saatnya giliranmu!
Yuk, daftar free trial class sekarang dan manfaatkan diskon yang tersedia sebelum kuotanya habis!
Apakah Roblox Aman untuk Anak?
Roblox bisa dimainkan anak dengan lebih aman jika orang tua mengatur fitur keamanan dan mendampingi aktivitas mereka.
Namun, Roblox tidak sepenuhnya bebas risiko karena sebagian besar kontennya dibuat oleh pengguna, tidak semua permainan cocok untuk anak-anak.
Beberapa risiko yang perlu Moms & Dads perhatikan antara lain:
- Konten tidak sesuai usia: Beberapa game mengandung unsur kekerasan, horor, atau tema dewasa.
- Cyberbullying: Anak berpotensi menerima ejekan atau perlakuan tidak menyenangkan dari pemain lain.
- Interaksi dengan orang asing: Anak bisa berkomunikasi dengan pengguna yang tidak dikenalnya, tergantung fitur dan pengaturan akun.
- Pembelian dalam game: Anak mungkin tergoda membeli Robux atau item virtual.
- Waktu bermain berlebihan: Bermain terlalu lama dapat mengganggu waktu belajar, tidur, dan aktivitas fisik.
Roblox juga menyediakan sistem moderasi, pemeriksaan usia untuk fitur tertentu, serta parental controls untuk membantu melindungi pengguna muda.
Meski begitu, fitur keamanan saja tidak cukup.
Moms & Dads tetap perlu mengetahui apa yang dimainkan anak dan dengan siapa mereka berinteraksi.
Baca Juga: 7 Bahaya Game Roblox bagi Anak dan Cara Mengatasi Kecanduan
Tips Bermain Roblox dengan Aman untuk Anak
Moms & Dads tidak harus langsung melarang anak bermain Roblox.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar aktivitas bermain tetap aman tidak mengganggu rutinitas sehari-hari.
Berikut tipsnya!
1. Perhatikan Konten yang Dimainkan Anak
Tidak semua game di Roblox dibuat untuk anak-anak.
Karena itu, orang tua perlu memeriksa jenis permainan sebelum mengizinkan si kecil bermain.
Roblox memiliki kategori tingkat kematangan konten atau content maturity yang membantu pengguna mengetahui kesesuaian isi permainan.
Moms & Dads bisa memeriksa deskripsi game, kategori konten, dan jenis aktivitas di dalamnya.
Sesekali, cobalah bermain bersama anak agar lebih memahami game yang mereka sukai.
2. Dampingi Interaksi Anak dengan Pengguna Lain
Roblox memiliki fitur komunikasi yang memungkinkan pengguna berinteraksi sesuai ketentuan usia dan pengaturan akun.
Roblox juga menerapkan pemeriksaan usia untuk mengakses fitur chat tertentu. Namun, pendampingan orang tua tetap penting.
Ajarkan anak untuk tidak langsung memercayai orang yang baru dikenal secara online.
Jika ada pemain yang mengirim pesan tidak pantas, meminta informasi pribadi, atau membuat anak tidak nyaman, ajarkan mereka untuk berhenti berinteraksi serta menggunakan fitur block dan report.
Pastikan anak juga merasa nyaman bercerita kepada Moms & Dads ketika mengalami sesuatu yang mengganggu saat bermain.
3. Gunakan Parental Controls
Roblox menyediakan fitur parental controls atau kontrol orang tua untuk membantu mengatur aktivitas bermain anak.
Melalui fitur ini, Moms & Dads dapat mengelola sejumlah pengaturan, seperti:
- Membatasi akses ke game berdasarkan tingkat kematangan konten.
- Mengatur fitur komunikasi sesuai usia anak.
- Memblokir game atau pengguna tertentu.
- Memantau durasi bermain.
- Mengelola pembelian dan notifikasi pengeluaran sesuai ketentuan usia akun.
Untuk mengaksesnya, buka Settings > Parental Controls pada Roblox.
Orang tua dapat menghubungkan akun mereka dengan akun anak atau menggunakan mode orang tua yang tersedia.
Pengaturan yang dapat dikelola berbeda-beda berdasarkan usia anak.
4. Ajarkan Anak Menjaga Informasi Pribadi
Anak perlu memahami bahwa tidak semua informasi boleh dibagikan kepada orang lain di internet.
Ajarkan si kecil untuk tidak memberikan:
- Nama lengkap dan alamat rumah.
- Nomor telepon pribadi atau orang tua.
- Nama sekolah dan lokasi kegiatan sehari-hari.
- Kata sandi akun Roblox.
- Foto atau informasi pribadi kepada orang yang tidak dikenal.
Ingatkan juga agar anak tidak membuka tautan mencurigakan atau tergoda tawaran Robux gratis dari orang asing.
Kebiasaan sederhana ini bisa membantu anak lebih berhati-hati saat menggunakan platform digital.
5. Batasi Waktu dan Pengeluaran saat Bermain
Roblox memiliki banyak pilihan game sehingga anak bisa terus tertarik mencoba permainan baru.
Karena itu, Moms & Dads perlu membuat aturan waktu bermain yang jelas.
Misalnya, tentukan jadwal bermain setelah tugas sekolah selesai dan pastikan anak tetap memiliki waktu untuk beristirahat, berolahraga, serta berinteraksi dengan keluarga.
Untuk pembelian Robux, buat kesepakatan bahwa setiap transaksi harus mendapatkan izin orang tua.
Moms & Dads juga bisa memanfaatkan fitur pengaturan waktu bermain dan pengawasan pengeluaran yang tersedia di Roblox sesuai usia akun anak.
Dengan aturan yang konsisten, anak dapat belajar menggunakan teknologi secara lebih bertanggung jawab.
Selain memberikan hiburan, Roblox juga berpotensi membantu anak mengembangkan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan keterampilan digital.
Namun, manfaat tersebut tetap bergantung pada jenis permainan, durasi bermain, serta pendampingan orang tua.
Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak dan Remaja
Nah, jika si kecil suka mencoba tantangan, mengenal karakter baru, dan belajar melalui permainan, Moms & Dads juga bisa mengarahkannya ke kegiatan edukatif seperti belajar bahasa Inggris.

Di kursus bahasa Inggris Sparks English, anak usia 3–18 tahun bisa belajar bahasa Inggris melalui metode yang fun, interaktif, dan sesuai dengan tahap tumbuh kembang usianya.
Melalui berbagai aktivitas seperti games, storytelling, dan praktik speaking, anak didorong untuk aktif berkomunikasi sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.
Ada bonus free extra sessions bareng native teacher yang yang bikin ruang belajar bahasa Inggris makin variatif dan menyenangkan.
Fasilitas selengkap ini nggak mungkin bisa didapatkan di tempat lain, apalagi harganya ekonomis ramah banget di kantong!
Coba kelas trialnya untuk rasakan pengalaman belajarnya langsung!
Ayo booking instan sekarangl!


