Subjunctive adalah salah satu bentuk verba dalam bahasa Inggris yang sering membingungkan.
Kita menggunakannya untuk menyatakan hal-hal hipotesis, keinginan, saran, atau situasi tidak nyata.
Bagaimana maksudnya? Mari simak penjelasannya dalam artikel ini!
Apa itu Subjunctive?
Subjunctive adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak nyata (unreal), seperti pengandaian, harapan (wish), keraguan, atau situasi yang berlawanan dengan fakta saat ini.
Berbeda dengan kalimat pernyataan biasa (Indicative Mood), subjunctive sering menggunakan bentuk base verb (kata kerja dasar tanpa -s, -ed, atau to be bentuk lampau).
Ini berbeda dari tenses normal karena fokus pada “kemungkinan bukan kenyataan”.
Dalam grammar, subjunctive termasuk ke dalam subjunctive mood.
Contoh sederhana: I wish I were taller.
(Aku berharap aku lebih tinggi)
Kata “were” di sini adalah ciri khas subjunctive.
Subjunctive Berdasarkan Tenses
Subjunctive bisa disesuaikan dengan tenses, meski bentuknya mirip base form.
Berikut rumus dan contoh mendalam.
1. Past Subjunctive
Digunakan untuk mengungkapkan penyesalan atau pengandaian tentang sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu.
Rumus Umum: Subject + wish + Subject + Had + Verb 3 (Past Perfect)
Contoh: Ani wishes she had studied harder for the test yesterday. (Kenyataannya: Ani tidak belajar giat kemarin).
2. Future Subjunctive
Digunakan untuk menyatakan keinginan tentang sesuatu yang diharapkan terjadi di masa depan.
Rumus Umum: Subject + wish + Subject + Would/Could + Verb 1
Contoh: I wish it would stop raining soon. (Harapan agar hujan berhenti nanti).
3. Present Subjunctive
Digunakan untuk saran, permintaan resmi, atau perintah.
Biasanya muncul setelah kata kerja tertentu, seperti suggest, recommend, insist, demand, ask.
Rumus Umum: Subject + verb 1 (tanpa -s bahkan untuk he/she/it)
Contoh: I suggest that he go now. (Saya sarankan dia pergi sekarang—bukan goes).
Contoh Frasa Subjunctive Mood
Berikut adalah frasa subjunctive mood yang paling umum digunakan:
|
Frasa Subjunctive Mood |
Contoh Kalimat |
Makna/Interpretasi Umum |
| Wish (that) + past | I wish it were sunny today. | Keinginan hipotetis sekarang (seandainya). |
| If only + past | If only I had more time! | Penyesalan kuat (andai saja!). |
| Suggest/Recommend (that) + base verb | We suggest you try this game. | Saran sopan (coba ini). |
| Demand/Insist (that) + base verb | She insists he apologize. | Tuntutan formal (harus minta maaf). |
| It is important/essential (that) + be | It is essential the child be safe. | Kewajiban penting (anak harus aman). |
| As if/As though + past | He acts as if he were king. | Seolah-olah (pura-pura seperti). |
| God save/bless + noun | God bless America! | Doa/berkat formal (standar ungkapan). |
| Be that as it may | Be that as it may, we continue. | Walau bagaimanapun (penghubung hipotetis). |
| Lest + should + base verb | Study lest you fail. | Supaya tidak (takut gagal). |
| Whether (or not) + base verb | Call whether he comes or not. | Apakah pun (tak peduli). |
Baca Juga: Apa Itu Complex Sentence? 4 Fungsi dan Contoh Terlengkap
Nah, sekarang kamu sudah mengerti apa itu subjunctive yang digunakan untuk menyatakan hal yang tidak nyata.
Coba gunakan ini saat menulis kalimat bahasa Inggris.
Jika ingin mengasah bahasa Inggris dengan cara yang seru, coba kursus bahasa Inggris di Sparks English sekarang!
Di sini, kamu nggak cuma belajar grammar, tapi langsung praktik juga lewat diskusi, role play, dan speaking practice bareng tutor dan native teacher.
Dengan biaya mulai dari Rp70 ribu per sesi, sudah dapat tempat les berkualitas dan modern!
Setiap sesi dirancang agar kamu bisa berpikir dan berbicara bahasa Inggris dengan cepat dan natural.
Bisa coba free trial class juga sekarang, kuota terbatas lho!



