Segala sesuatunya pasti ada sebab akibat, atau yang dalam bahasa Inggris cause and effect.
Konsep ini ternyata sering digunakan dalam membaca, menulis, dan berbicara.
Mengingat fungsinya yang penting, mari simak penjelasannya!
Pengertian Cause and Effect
Cause and effect merupakan konsep yang menggambarkan hubungan sebab (cause) dan akibat (effect), di mana suatu peristiwa atau tindakan menjadi penyebab terjadinya hasil tertentu.
Cause artinya “penyebab” atau “alasan”, sementara effect berarti “dampak” atau “hasil”.
Konsep ini sangat penting dalam pembelajaran bahasa Inggris, mengutip dari ProWritingAid, hubungan ini tidak hanya terbatas pada sains, tetapi merupakan dasar dari cara kita bercerita dan berargumen dalam kehidupan sehari-hari.
Tanpa cause and effect, sebuah cerita akan terasa hambar karena tidak ada kesinambungan antar kejadian.
Apa Fungsi Cause dan Effect?
Cause and effect memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
1. Membantu Memahami Bacaan
Banyak teks bahasa Inggris seperti cerita, dongeng bahasa Inggris, dan teks pendek menggunakan pola sebab akibat.
Dengan memahami cause and effect, kita bisa menjawab pertanyaan seperti:
- Why did it happen?
- What happened because of it?
2. Melatih Pola Pikir Logis
Mempelajari cause dan effect membuat kita mengerti bahwa setiap kejadian memiliki alasan dan konsekuensi.
Ini akan sangat membantu dalam penulisan esai atau menyampaikan opini.
3. Membantu Menyusun Kalimat dan Cerita
Fungsi cause and effect juga dapat akan sangat membantu ketika menulis.
Nantinya kita dapat menjelaskan:
- Apa yang terjadi
- Mengapa hal itu terjadi
- Apa akibatnya
Dengan ini kita dapat membuat tulisan lebih jelas.
Jenis Hubungan Sebab Akibat
Hubungan cause and effect bisa bersifat langsung, serta bisa juga bercabang, berikut penjelasannya:
1. Direct Relationships (Hubungan Langsung)
Pada jenis hubungan ini satu penyebab bisa menghasilkan satu akibat secara langsung.
Contohnya: She didn’t wear a jacket, so she felt cold. (Dia tidak memakai jaket, akibatnya dia merasa kedinginan.)
- Cause: She didn’t wear a jacket
- Effect: She felt cold
2. Complex Relationships (Hubungan Kompleks)
Jenis hubungan ini terjadi ketika satu penyebab memicu rangkaian akibat (reaksi berantai), atau beberapa penyebab menghasilkan satu akibat.
Contohnya: Because he stayed up late and didn’t eat breakfast, he felt tired at school. (Karena dia tidur larut dan tidak sarapan, akibatnya dia merasa lelah di sekolah.)
- Causes: stayed up late + didn’t eat breakfast
- Effect: felt tired at school
Baca Juga: Apa Itu Complex Sentence? 4 Fungsi dan Contoh Terlengkap
Signal Words dalam Hubungan Cause and Effect
Signal words adalah kata penghubung yang menandakan hubungan sebab akibat.
Kata-kata ini berfungsi sebagai “petunjuk” bagi pembaca bahwa sebuah hubungan logis sedang dijelaskan.
Signal Words untuk Cause (Sebab)
Beberapa kata yang menunjukkan sebab:
- because
- because of
- due to
- since
- owing to
- caused by
- created by
- result from
- stem from
- as
Contoh: The boy stayed at home because he was sick. (Anak laki-laki itu tinggal di rumah karena dia sakit.)
Signal Words untuk Effect (Akibat)
Beberapa kata yang menunjukkan akibat:
- so
- therefore
- as a result
- consequently
- thus
- hence
- as a consequence
- resulting in
- in order to
- outcome
Contoh: It was raining, so we canceled the picnic. (Sedang hujan, akibatnya kami membatalkan piknik.)
Baca Juga: Apa Itu Descriptive Text? Struktur, 4 Kaidah Kebahasaan dan Contohnya
Struktur Kalimat Cause and Effect
Ada dua pola dasar yang sering digunakan dalam menyusun kalimat cause and effect:
- Sentence + Signal Word + Noun Phrase/Clause
Contoh: She studied hard, so she passed the test. (Dia belajar dengan giat, jadi dia lulus ujian.)
- Signal Word + Cause, + Effect
Contoh: He was late because he missed the bus. (Dia terlambat karena ketinggalan bus.)
Contoh Cause and Effect
Berikut beberapa contoh cause and effect yang bisa dipelajari.
- Cause: The cat was hungry. (Kucing itu lapar.)
Effect: It meowed loudly. (Ia mengeong dengan keras.)
Kalimat Lengkap: The cat meowed loudly because it was hungry.
- Cause: Dina ate too much candy. (Dina makan terlalu banyak permen.)
Effect: She got a toothache. (Dia sakit gigi.)
Kalimat Lengkap: Dina ate too much candy; consequently, she got a toothache.
- Cause: The sun came out. (Matahari muncul.)
Effect: The ice cream melted. (Es krimnya mencair.)
Kalimat Lengkap: The ice cream melted due to the hot sun.
Baca Juga: Apa Itu Simple Sentence? Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya
Itulah pembahasan mengenai cause and effect, materi ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara dalam bahasa Inggris secara jelas dan logis.
Agar materi satu ini bisa mudah diterima, cobalah sampaikan dengan contoh sederhana dan metode interaktif.
Atau bisa juga dengan bergabung di tempat kursus bahasa Inggris Sparks English.
Sparks English menggunakan metode pembelajaran yang menyesuaikan dengan tumbuh kembang anak, jadi tiap jenjang usia akan menggunakan pendekatan yang berbeda, dengan begini materi bisa lebih mudah diterima.
Tenaga pengajar pun sudah berpengalaman dan didukung juga oleh guru native speaker di dalam kelas.
Harganya terjangkau mulai Rp70 ribu per kelas, bisa untuk usia mulai 3-18 tahun!
Jika ingin merasakan pengalamannya, bisa lho daftar free trial class lebih dulu!



