Expressing Prohibition: 8 Bentuk Penggunaan & Contoh Kalimat

5 February 2026
ungkapan prohibition dalam bahasa inggris

Prohibition adalah bentuk ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan larangan. 

Konsep ini sering muncul dalam aturan, rambu, instruksi, hingga percakapan sehari-hari.

Penting untuk kamu memahami pengertian prohibition secara tepat. 

Dengan memahaminya, kamu bisa menggunakan expressing prohibition secara benar dan tidak keliru dalam berbagai konteks.

Ayo simak lebih detail!

 

Apa Itu Prohibition?

Prohibition adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan larangan.

Dalam Cambridge Dictionary, prohibition digunakan dengan tujuan untuk mencegah suatu yang tindakan tidak boleh dilakukan. 

Kalau kamu pernah lihat tulisan seperti “Don’t touch”, “No smoking”, atau “You must not enter this area”, itu semua adalah contoh prohibition. 

Jadi, prohibition artinya larangan dan biasanya dipakai saat ada aturan, batasan, atau peringatan yang perlu dipatuhi.

 

Penggunaan Modals dan Frasa dalam Kalimat Prohibition

Pola Kalimat Fungsi Contoh Kalimat
Must not Larangan sangat tegas, wajib dipatuhi. Guests must not bring outside food into the venue. (Tamu dilarang membawa makanan dari luar ke dalam tempat acara.)
Cannot / Can’t Larangan karena aturan atau kondisi tertentu. You can’t use flash photography in this museum. (Anda tidak boleh menggunakan lampu flash di museum ini.)
Should not / Shouldn’t Larangan berupa saran. You shouldn’t ignore warning signs on the trail. (Kamu sebaiknya tidak mengabaikan tanda peringatan di jalur itu.)
No + Noun / Verb-ing Larangan singkat, biasanya di rambu/pengumuman. No outside drinks (Dilarang membawa minuman dari luar.)
Do not / Don’t Larangan langsung. Don’t remove this label. (Jangan lepaskan label ini.)
Not allowed to Larangan berdasarkan aturan resmi. Staff members are not allowed to access client data without approval. (Staf tidak diperbolehkan mengakses data klien tanpa persetujuan.)
Not permitted to Versi lebih formal dari not allowed to. Users are not permitted to modify system settings. (Pengguna tidak diizinkan mengubah pengaturan sistem.)
Prohibited to Larangan resmi, hukum, regulasi. It is prohibited to operate heavy machinery without a license. (Dilarang mengoperasikan alat berat tanpa lisensi.)
Forbidden to Larangan mutlak, otoritas kuat. It is forbidden to distribute classified materials. (Dilarang mendistribusikan materi rahasia.)

 

Ungkapan larangan sering disampaikan dengan modal verb seperti “must”, “can”, “should”, dan beberapa frasa khusus. 

Modal verb berfungsi menunjukkan tingkat ketegasan sebuah larangan, mulai dari yang wajib dipatuhi sampai yang sekadar anjuran. 

Selain modal verb, frasa tertentu juga umum dipakai untuk menyampaikan larangan secara jelas, terutama dalam aturan dan konteks formal.

 

1. Must not

“Must not” digunakan untuk larangan yang sangat tegas, wajib dipatuhi, dan biasanya muncul dalam aturan atau situasi yang menyangkut keselamatan. 

Sederhananya, “must not” dipakai untuk mengatakan bahwa sesuatu dilarang keras.

Struktur kalimat:

Subject + must not + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • You must not use your phone during the exam. (Anda dilarang menggunakan telepon selama ujian.)
  • Visitors must not enter this area. (Pengunjung dilarang masuk ke area ini.)

 

2. Cannot / Can’t

“Cannot (can’t)” digunakan untuk larangan yang berkaitan dengan aturan atau kondisi tertentu. 

Bentuk ini sangat umum di kehidupan sehari-hari.

Struktur kalimat:

Subject + cannot / can’t + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • You can’t park here. (Anda tidak boleh parkir di sini.)
  • Students cannot bring food into the library. (Siswa tidak boleh membawa makanan ke perpustakaan.)

 

3. Should not / Shouldn’t

Should not menyatakan larangan yang sifatnya anjuran kuat atau saran, bukan aturan keras. 

Masih bisa dilakukan, tapi sebaiknya dihindari.

Struktur kalimat:

Subject + should not / shouldn’t + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • You shouldn’t open suspicious links. (Kamu sebaiknya tidak membuka tautan mencurigakan.)
  • He should not drive when he’s tired. (Dia sebaiknya tidak mengemudi saat lelah.)

 

4. No + Noun / Verb-ing

Ini bentuk yang sering kamu lihat di tempat umum.

Singkat, jelas, dan langsung ke intinya. 

Bentuk pola ini adalah cara umum untuk menyatakan larangan tertulis.

Walaupun tanpa subjek dan verb lengkap, maknanya tetap kuat, yaitu “dilarang”.

Struktur kalimat:

  • No + Noun

  • No + Verb-ing

Contoh kalimat prohibition:

  • No smoking (Dilarang merokok)
  • No entry (Dilarang masuk)
  • No parking (Dilarang parkir)

 

5. Do not / Don’t

“Do not (don’t)” adalah bentuk larangan yang paling fleksibel. 

Bisa dipakai di aturan tertulis formal maupun percakapan sehari-hari. 

Nada kalimatnya tergantung konteks dan intonasi.

Struktur kalimat:

Do not / Don’t + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • Don’t touch that button. (Jangan menyentuh tombol itu.)
  • Do not leave the door open. (Jangan biarkan pintu terbuka.)

 

6. Not Allowed to / Not Permitted to

Kedua frasa (phrase) ini menekankan bahwa larangan berasal dari aturan, bukan pendapat pribadi. 

Perbedaannya adalah “not permitted to” terdengar lebih formal.

Struktur kalimat:

  • Subject + be (am/is/are) + not allowed to + Verb 1

  • Subject + be (am/is/are) + not permitted to + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • Students are not allowed to use calculators. (Siswa tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator.)
  • Visitors are not permitted to take photos. (Pengunjung tidak diizinkan mengambil foto.)

 

7. Prohibited to

“Prohibited to” adalah bentuk larangan yang sangat formal dan hampir selalu muncul di konteks hukum atau regulasi. 

Jarang dipakai di percakapan santai.

Struktur kalimat:

It is prohibited to + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • It is prohibited to bring weapons into the building. (Dilarang membawa senjata ke dalam gedung.)
  • It is prohibited to disclose personal data without consent. (Dilarang mengungkapkan data pribadi tanpa persetujuan.)

 

8. Forbidden to

Frasa ini maknanya mirip dengan “prohibited”, tapi “forbidden” sering terasa lebih tegas dan langsung.

“Forbidden to” digunakan untuk larangan yang sangat tegas, bersifat resmi, dan sering terkait aturan institusional, hukum, atau kewenangan tertentu.

Struktur kalimat:

  • It is forbidden to + Verb 1

  • Subject + be (am/is/are) + forbidden to + Verb 1

Contoh kalimat prohibition:

  • Employees are forbidden to disclose confidential company information to third parties. (Karyawan dilarang mengungkapkan informasi rahasia perusahaan kepada pihak ketiga.)
  • It is forbidden to enter the restricted zone without official clearance. (Dilarang memasuki zona terlarang tanpa izin resmi.)

 

Contoh Kalimat Prohibition

Supaya makin paham, ayo simak contoh kalimat expressing prohibition yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut:

  • Passengers must not open the emergency exit unless instructed by the crew. (Penumpang dilarang membuka pintu keluar darurat kecuali atas instruksi awak kabin.)
  • You can’t enter the server room without special permission. (Anda tidak dapat memasuki ruang server tanpa izin khusus.)
  • You shouldn’t share your password with anyone. (Kamu sebaiknya tidak membagikan kata sandimu kepada siapa pun.)
  • No littering in this area. (Dilarang membuang sampah sembarangan di area ini.)
  • Don’t interrupt the speaker during the presentation. (Jangan menyela pembicara selama presentasi.)
  • Employees are not allowed to use personal devices during working hours. (Karyawan tidak diperbolehkan menggunakan perangkat pribadi selama jam kerja.)
  • It is not permitted to record the meeting without prior approval. (Dilarang merekam rapat tanpa persetujuan sebelumnya.)
  • It is prohibited to dump hazardous waste into the river. (Dilarang membuang limbah berbahaya ke sungai.)
  • Visitors are forbidden to enter the laboratory without protective equipment. (Pengunjung dilarang memasuki laboratorium tanpa alat pelindung.)
  • No talking while the examination is in progress. (Dilarang berbicara selama ujian berlangsung.)

 

Contoh Dialog Expressing Prohibition

 

1. Dialog expressing prohibition di perpustakaan

Librarian: “No talking, please. Other people are studying”. (Dilarang berbicara, ya. Orang lain sedang belajar.)

Student: “Sorry, I’ll keep my voice down”. (Maaf, saya akan berbicara lebih pelan.)

 

2. Dialog expressing prohibition di tempat umum

Security: “Visitors are not allowed to bring food inside the gallery”. (Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan ke dalam galeri.)

Visitor: “Oh, okay. I’ll leave it outside”. (Oh, baik. Saya akan meninggalkannya di luar.)

 

3. Dialog expressing prohibition di sekolah

A: “You shouldn’t run in the hallway”. (Kamu sebaiknya tidak berlari di lorong.)

B: “Sorry, I was in a hurry”. (Maaf, saya sedang terburu-buru.)

A: “Please walk next time”. (Tolong berjalan saja lain kali.)

 

4. Dialog expressing prohibition di pesawat

A: “Ladies and gentlemen, you must not use electronic devices during takeoff”. (Hadirin sekalian, Anda dilarang menggunakan perangkat elektronik selama lepas landas.)

B: “Even in airplane mode?” (Bahkan dalam mode pesawat?)

A: “Yes, please wait until the seatbelt sign is turned off”. (Ya, mohon tunggu sampai tanda sabuk pengaman dimatikan.)

 

Baca Juga: Asking for Permission, Cara Merespons, dan 6 Contoh Dialog

 

Banner sparks english for kids

 

Sekarang kamu tahu prohibition adalah cara menyatakan larangan dalam bahasa Inggris dengan tingkat ketegasan yang berbeda-beda.

Kalau mau grammar-mu nggak cuma paham di teori tapi juga kepakai pas ngomong, gabung di kursus bahasa Inggris anak Sparks English aja!

Di Sparks English, kamu nggak cuma belajar grammar, tapi langsung memakainya lewat diskusi, role play, dan speaking practice bareng tutor dan native teacher. 

Pelan-pelan bahasa Inggrisnya jadi kebiasaan dan skill kamu pasti meningkat pesat.

Jangan khawatir soal biaya, di Sparks English harga kursusnya mulai Rp70 ribu per sesi aja yang tentunya terjangkau!

Kamu bisa mulai dari free trial class dan rasain sendiri proses belajarnya. 

Kuotanya terbatas, jadi ayo daftar sekarang juga!

Author:

Topik:

Share article: