Dalam proses belajar, tidak jarang anak melakukan berbagai kesalahan bahasa Inggris yang sebenarnya sangat umum terjadi.
Kesalahan ini merupakan bagian alami dari proses pembelajaran dan dapat menjadi kesempatan yang baik untuk memahami aturan bahasa dengan lebih mendalam.
Bagi orang tua dan guru, mengenali kesalahan dalam bahasa Inggris yang sering dilakukan anak dapat membantu memberikan koreksi yang tepat dan membangun fondasi bahasa yang lebih kuat.
Berikut beberapa common mistake yang sering ditemukan pada anak saat belajar bahasa Inggris.
Kesalahan Grammar yang Sering Dilakukan
Grammar atau tata bahasa merupakan salah satu aspek yang paling menantang bagi anak-anak yang sedang belajar bahasa Inggris.
Banyak aturan yang berbeda dengan bahasa Indonesia sehingga sering menimbulkan kebingungan.
1. Salah Menggunakan Is, Am, dan Are
Salah satu kesalahan bahasa Inggris yang paling sering terjadi adalah penggunaan to be yang tidak sesuai dengan subjek.
Contoh salah:
- I is happy.
- She are my friend.
Contoh benar:
- I am happy.
- She is my friend.
Cara mudah mengingat:
| Subjek | To Be |
| I | Am |
| You, We, They | Are |
| He, She, It | Is |
2. Salah Menggunakan Have dan Has
Banyak anak masih tertukar antara have dan has saat berbicara maupun menulis.
Contoh salah:
- She have a cat.
- They has two books.
Contoh benar:
- She has a cat.
- They have two books.
Aturan sederhana:
- Has digunakan untuk he, she, it.
- Have digunakan untuk I, you, we, they.
Kesalahan dalam bahasa Inggris seperti ini sering muncul karena anak menerjemahkan langsung dari bahasa Indonesia yang tidak memiliki perubahan bentuk kata kerja berdasarkan subjek.
3. Penggunaan Much dan Many
Much dan many sama-sama berarti “banyak”, tetapi penggunaannya berbeda.
Contoh salah:
- I have much friends.
- There are many water bottles.
Contoh benar:
- I have many friends.
- There is much water in the bottle.
Perbedaannya:
| Much | Many |
| Untuk benda yang tidak dapat dihitung | Untuk benda yang dapat dihitung |
| Water, milk, sugar | Books, friends, pencils |
Memahami konsep benda yang dapat dan tidak dapat dihitung akan membantu anak menghindari common mistake ini.
4. Memilih Preposisi (In, On, At)
Preposition sering menjadi sumber kesalahan bahasa Inggris karena penggunaannya berbeda dengan bahasa Indonesia.
Contoh salah:
- I study at Monday.
- She is in the bus stop.
Contoh benar:
- I study on Monday.
- She is at the bus stop.
Panduan singkat:
| Preposisi | Penggunaan |
| In | Bulan, tahun, kota, negara |
| On | Hari dan tanggal |
| At | Waktu spesifik dan lokasi tertentu |
Contoh:
- In July
- In Indonesia
- On Friday
- At 7 o’clock
Baca Juga: Perbedaan In, On, dan At dan Contoh Penggunaannya
Kesalahan Vocabulary
Selain grammar, pemilihan kosakata juga sering menyebabkan kesalahan dalam bahasa Inggris.
Banyak kata yang terlihat mirip tetapi memiliki arti atau fungsi yang berbeda.
1. Bingung antara Affect dan Effect
Affect dan effect sering membingungkan bahkan bagi pelajar tingkat lanjut.
Affect biasanya digunakan sebagai kata kerja.
Contoh:
The rain affects our plan.
Effect biasanya digunakan sebagai kata benda.
Contoh:
The effect of the rain was significant.
Cara mudah mengingat:
- Affect = Action (kata kerja)
- Effect = End result (hasil)
2. Borrow vs Lend
Ini termasuk common mistake yang sangat sering ditemukan pada anak-anak.
Borrow berarti meminjam dari orang lain.
Contoh:
Can I borrow your pencil?
Lend berarti meminjamkan kepada orang lain.
Contoh:
Can you lend me your pencil?
Cara mengingat:
- Borrow = menerima pinjaman
- Lend = memberikan pinjaman
3. Penggunaan Say, Tell, Speak, dan Talk
Keempat kata ini sama-sama berkaitan dengan berbicara, tetapi penggunaannya berbeda.
| Kata | Penggunaan |
| Say | Mengatakan sesuatu |
| Tell | Memberitahu seseorang |
| Speak | Berbicara secara formal atau kemampuan bahasa |
| Talk | Berbicara atau mengobrol |
Contoh:
- She said hello.
- He told me the story.
- I can speak English.
- We talked for an hour.
Kesalahan dalam bahasa Inggris sering muncul ketika anak menggunakan tell tanpa objek atau menggunakan say saat sebenarnya membutuhkan tell.
4. Lose vs Loose
Karena ejaan yang hampir sama, banyak anak sering tertukar antara lose dan loose.
Lose berarti kehilangan.
Contoh:
- Don’t lose your bag.
- Loose berarti longgar.
Contoh:
My shoes are loose.
Perbedaan satu huruf dapat mengubah arti kalimat secara drastis.
Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri membaca dan menulis kosakata dengan teliti.
Baca Juga: 10 Teks Bahasa Inggris untuk Latihan Speaking Beginner–Advanced
Melakukan kesalahan bahasa Inggris merupakan hal yang wajar dalam proses belajar.
Tapi, kabar baiknya kesalahan ini bisa diperbaiki dengan bimbingan langsung oleh tutor bersertifikasi Cambridge TKT dan native speaker di kursus Bahasa Inggris Sparks English!
Bukan cuma itu, Sparks English juga menerapkan kurikulum berbasis CEFR sehingga kamu akan belajar grammar, vocabulary, speaking, listening, reading, dan writing sesuai level.
Kamu juga akan sering berlatih daily expression dan conversation dalam kelas semi-private.
Semua fasilitas tersebut bisa didapatkan dengan biaya mulai 70 ribu aja per kelas!
25.000+ students sudah berhasil lebih fasih berbahasa Inggris dalam 6 bulan bersama Sparks English!
Coba free trial class sekarang dan ambil promo spesialnya sebelum habis!



